Search Articles & Publications

Showing 4517 articles found for "Tujuan"

Ecobrick: Solusi Inovatif Pemanfaatan Limbah Plastik Anorganik Dan Membangun Kebiasaan Hidup Siswa Zero Waste Di Jakarta

Arum Sanjayanti, Ferry Fauzi
Abstract: Sampah plastik anorganik menjadi permasalahan serius di Indonesia yang sedang terus menerus diupayakan akan kebermanfaatannya, secara signifikan berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Metode… de yang digunakan dalam pengabdian masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dalam bentuk sosialisasi ecobrick di wilayah sekolah Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian untuk memanfaatkan sampah plastik dengan cara mendaur ulang botol plastik melalui ecobrick melalui program sosialisasi disekolah, siswa diperkenalkan pada konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan lebih spesifik pada recycle yaitu mendaur ulang. Proses ini melibatkan pemadatan plastik bekas dan bungkus makanan/minuman ringan ke dalam botol plastik kosong, sehingga menghasilkan "brik" atau bata plastik yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan ini siswa dilatih membuat ecobrick, yang tidak hanya mengurangi sampah plastik tetapi juga membentuk kebiasaan hidup siswa menjadi zero waste. Penerapan kebiasaan hidup zero waste berarti melakukan dan membuat keputusan sehari-hari dengan meminimalkan sampah dan dampak lingkungan yang signifikan. Hasil yang diperoleh adalah siswa dapat memahami pemanfaatan limbah sampah plastik dengan baik, meningkatkan kesadaran hidup zero waste serta mampu membuat produk bermanfaat dari ecobrick seperti hasil kreativitas siswa dengan membuat pot tanaman dan kursi. Peran ecobrick tidak hanya untuk menghancurkan sampah plastik melainkan memberi kesempatan sampah untuk tetap ada namun dikelola menjadi suatu barang berguna yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang dibuang ke lingkungan

Penerapan Teknologi Untuk Meningkatkan Literasi Siswa Di SMP Negeri 5 Kisaran

Suci Andriyani, Zulfan Efendi, Chitra Latiffani
Abstract: Peningkatan literasi siswa di era digital memerlukan pendekatan yang inovatif dan adaptif, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi. kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan teknologi dalam meningkatkan literasi… erasi siswa di SMP Negeri 5 Kisaran. Metode yang digunakan meliputi penggunaan platform e-learning, aplikasi pembelajaran interaktif, dan alat digital lainnya yang terintegrasi dalam kurikulum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti penggunaan platform pembelajaran online (Google Classroom, Moodle), aplikasi literasi (Duolingo, Grammarly), dan video pembelajaran, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan membaca, menulis, dan pemahaman teks siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknologi dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung proses belajar mengajar dan meningkatkan literasi siswa, dengan catatan perlunya pelatihan yang memadai bagi guru dan siswa serta infrastruktur yang mendukung.

Implementasi Kampus Mengajar Di SDN 12 Batang Lawe Kabupaten Solok Selatan

Roy Rahmadi Putra, Nurdawani Putri Insyani
Abstract: Abstrak merupakan ringkasan singkat dari makalah untuk membantu pembaca cepat memastikan masalah utama pengabdian, solusi dari penyelesaian masalah yang ditemui, tujuan pengabdian serta hasil sementara pengabdian yang bisa… sa berupa angka/persentase sesuai dengan kebutuhan pengabdian. Abstrak harus jelas dan informatif, memberikan pernyataan untuk masalah yang diteliti serta solusinya. Panjang abstrak antara 90 hingga 230 kata. Hindari singkatan yang tidak biasa dan definisikan semua simbol yang digunakan dalam abstrak. Menggunakan kata kunci yang terkait dengan topik pengabdian direkomendasikan

Penerapan Analisis SWOT Dalam Mendukung UMKM Pasca Pandemi Covid-19 Di Jabodetabek

Anggun Pratiwi, Syahfitri Suryaningsi Welkom, Ditha Riyansa, Kuncoro Hadi
Abstract: Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada UMKM yang ada di Indonesia, terutama pada wilayah Jabodetabek. Pelaku UMKM merasakan turunnya penjualan dan minat beli dari konsumen. Selain itu kurangnya pengetahuan para pelaku UMKM… KM dalam pengelolaan bisnis mereka. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini berkontribusi untuk melakukan penelitian dengan pendekatan Analisis SWOT yang bertujuan agar UMKM khususnya pada wilayah Jabodetabek mampu mengidentifikasi, merumuskan dan menganalisis aspek internal dan eksternal dari usaha mereka agar mampu bertahan dan memanfaatkan peluang serta mampu bersaing dengan bisnis yang ada saat ini. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini harapannya dapat diimplementasikan oleh para pelaku bisnis UMKM dalam menentukan strategi yang efektif.

Unlocking Team Potential With Effective Communication: Seminar Komunikasi Efektif Karyawan CV. Kreasi Pisang Indonesia

Andi Azizah Kusuma Dewi, Arzety Dinda Syafiqa, Afriani Taufik, Andi Halimah
Abstract: Komunikasi memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Komunikasi menjadi hal yang penting dalam keberlangsungan interaksi, baik dalam ranah formal maupun non formal. Suatu organisasi tidak akan berjalan dengan baik… tanpa adanya komunikasi. Peranan komunikasi dalam organisasi sebagai pondasi untuk bisa menjalankan fungsi-fungsi dan tujuan yang akan dicapai suatu organisasi. Berdasarkan survey engagement yang dilakukan oleh departemen HCGA pada area komunikasi ditemukan hasil yang lebih rendah dari area lain. Pada Perusahaan CV. Kreasi Pisang Indonesia masih sering terjadi kesalahan dalam komunikasi baik kantar individu maupun kelompok. Sehingga, dilakukan seminar sebagai bentuk upaya yang dapat membantu karyawan juga perusahaan dalam menyelesaikan permasalahannya. Seminar “Unlocking Team Potential Team with Effective Communication” berisikan hal-hal penting seputar komunikasi yang efektif bagi karyawan dalam berinteraksi dalam ranah kerja. Seminar dilakukan dalam rangka membantu memfasilitasi karyawan dalam bentuk intervensi dari pemberian materi mengenai komunikasi efektif. Untuk mengukur perubahan dan peningkatan karyawan sebelum dan sesudah seminar, diberikan pretest dan posttest. Hasil dari seminar yang dilakukan yakni terdapat perbedaan pengetahuan oleh karyawan sebelum dan setelah diberikan seminar yang dibuktikan dari hasil pre-posttest yang dikerjakan.

Pelatihan Manajemen Emosi Pada Pegawai UPT Penilaian Potensi Dan Kompetensi BKD Provinsi Sulawesi Selatan

Ismarli Muis, Zahir Alfattah Darussalam, Rafilah Nabila Muchlis, Ria Inayah Aulia Paletari
Abstract: Berbagai tuntutan yang dihadapi oleh pegawai menimbulkan dampak kurangnya kemampuan dalam mengontrol emosi. Emosi sendiri merupakan salah satu aspek yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan manusia. Manajemen emosi yang&#8230; ang baik dapat membantu individu dalam meningkatkan efektivitas kerja pada individu. Pelatihan manajemen emosi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman 17 pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penilaian Potensi dan Kompetensi (PPK) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Sample Pre-Post Test Design dengan instrumen pre-test dan post-test yang mengukur pemahaman mengenai manajemen emosi dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon signed-rank test, diperoleh nilai signifikansi p = 0,002 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test. Maka, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan manajemen emosi efektif dalam meningkatkan pemahaman manajemen emosi pada 17 pegawai UPT-PPK BKD Provinsi Sulawesi Selatan.

Memahami Dan Mengontrol Cinta Dengan Efektif Di Kalangan Remaja

Ridfah, Ahmad, Sirajuddin, Nursani, Hasrun, Dilva Anastasya, Arif, Firda
Abstract: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai cinta yang efektif pada siswa SMA X Makassar. Kegiatan ini menggunakan metode psikoedukasi dengan menekankan sesi diskusi disertai pemberian pre-test dan post-test.&#8230; test. Teknik analisis dalam kegiatan ini menggunakan uji Wilcoxon melalui program SPSS. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang sangat signifikan (p=0,000), dimana rata-rata skor pre-test adalah 12,2 dan rata-rata skor post-test adalah 17,4. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor pemahaman setelah pemberian psikoedukasi.

Strategi Manajemen Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Guru SMA Kartika XX-1 Makassar

Angel, Sulistiawati, Nurhadijah, Ridfah, Ahmad
Abstract: Keberhasilan tercapainya tujuan pembelajaran individu bukan hanya karena pengelolaan kelas yang dilakukan guru, melainkan juga karena motivasi individu. Guru mempunyai peluang untuk meningkatkan motivasi siswa. Oleh karena&#8230; na itu, psikoedukasi menjadi salah satu kegiatan yang diimplementasikan sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai strategi manajemen kelas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada guru SMA Kartika XX-1 Makassar. Tahapan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi pembukaan, pemberian pre-test, pemaparan materi, sesi diskusi, dan pemberian post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.000) antara rata-rata skor pre-test (6,11) dengan rata-rata post-test (8,19). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang mengindikasikan bahwa pemberian psikoedukasi dapat meningkatkan pemahaman peserta.

Manajemen Stres Bagi Pelaku Umkm Di Rumah Kreatif Bumn Makassar

Resekiani Mas Bakar, Kurniati Zainuddin, Aliyah Hidayah Madjid, Nabila Ramadhani Imran, Ni Made Kausalya Devi Utami
Abstract: Berbagai tekanan dan beban tanggung jawab yang dialami oleh pelaku UMKM seperti kondisi ekonomi yang tidak stabil, persaingan yang ketat sesama pelaku UMKM, kurangnya pengetahuan SDM, sulitnya mengembangkan inovasi yang&#8230; baru dan tekanan-tekanan lain yang dialami oleh pelaku UMKM. Sehingga, sangat rentan mengalami kondisi stress. Kondisi stress merupakan tanggapan diri sendiri dalam proses internal atau eksternal yang mencapai pada ketegangan fisik dan psikologis seseorang. Tujuan utama dari pelatihan ini ialah agar pelaku UMKM dapat mengatasi kondisi stres yang dialami dengan memberikan pengetahuan mengenai manajemen stres dan teknik relaksasinya. Manajemen stress merupakan cara untuk berpikir dan bereakasi yang ditunjukkan untuk mengatasi tekanan atau transaksi yang menyakitkan diakibatkan stres. Edukasi ini menyasar pelaku UMKM Kota Makassar yang telah mendaftar di event Rumah BUMN Makassar. Metode yang digunakan dalam kegiatan psikoedukasi ini yaitu dengan pemberian materi yang disertai dengan teknik relaksasi Box Breathing dan pemberian Coaching Game Point Of You berupa beberapa kartu bergambar yang dapat merangsang pikiran subjek. Kegiatan psikoedukasi ini mendapatkan feedback positif dari para peserta dan pihak Rumah BUMN. Kegiatan psikoedukasi ini memiliki manfaat bagi pelaku UMKM seperti mengetahui secara lebih jelas tentang stress yang dialaminya dan cara mengolah stress dengan baik. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan, pelaku UMKM terlihat memiliki antusias yang tinggi berdasarkan observasi dan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan kepada pemateri.

Hypnoparenting: Pola Asuh Anak Dan Remaja Di Era Digital

Ninies Eryadini, Yayuk Chayatun Machsunah, Ety Youhanita
Abstract: Peran orang tua sangat penting dalam membimbing anak dan remaja di era digital ini. Era digital tidak mungkin dihindari sehingga penting bagi orang tua untuk beradaptasi. Orang tua harus menerapkan pola asuh anak dan remaja&#8230; aja yang tepat agar terhindar dari permasalahan dan konflik. Penyuluhan mengenai hypnoparenting dan pola asuh anak dan remaja di era digital (PAAREDI) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya pola asuh yang tepat sehingga dapat menjadi support system bagi keluarga. Penyuluhan ini diadakan di desa Plosowahyu hasil kerjasama Tim Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Adi Buana dengan Pemerintahan Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan. Penyuluhan dilaksanakan secara klasikal tatap muka, dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi hypnoparenting. Dengan demikian peserta tidak hanya memperoleh teori pengasuhan anak, akan tetapi juga pengalaman langsung mengenai hypnoparenting. Peserta merespon positif dan antusias mengikuti kegiatan, Diharapkan setelah mengikuti penyuluhan ini peserta dapat menerapkan pola asuh yang tepat bagi keluarganya serta menyebarluaskan informasi penting ini kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing