Showing 122 articles found for "Melalui"

Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Tindak Pidana Pornografi Menggunakan Media Internet

Fransisca Medina Alisaputri, Rina Arum Prastyanti, Widi Nugrahaningsih
Abstract: Kemudahan dalam mengakses internet dan  media sosial merupakan salah satu dampak positif dari perkembangan teknologi dan informasi. Hal tersebut berimbas kepada semakin meningkatnya pengguna internet. Laporan We Are Social… ial menunjukkan dari 77% populasi Indonesia menjadi pengguna internet aktif atau  mencapai 212,9 juta orang pada Januari 2023. Disamping itu, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga menimbulkan dampak negatif yaitu munculnya cybercrime salah satunya adalah cyberporn. Kasus pornografi cenderung lebih merugikan perempuan jika dibandingkan dengan laki-laki. Perempuan seringkali menjadi pihak yang paling dipersalahkan sekaligus paling dirugikan..Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui problematika dalam pelaksanaan perlindungan hukum terhadap perempuan korban tindak pidana pornografi menggunakan media internet di tingkat penyidikan di unit PPA Polres Sukoharjo dan upaya perlindungan terhadap perempuan korban tindak pidana pornografi menggunakan media internet. Hasil dari penelitian ini yaitu problematika dalam pelaksanaan perlindungan terhadap perempuan korban tindak pidana pornografi menggunakan media internet di tingkat penyidikan di Unit PPA Polres Sukoharjo yaitu: 1. Gadget (media untuk membuat, menyimpan, dan/atau menyebarkan) rusak atau dijual, 2. Keberatan jika gadget disita, 3. Korban merasa itu aib, 4. Korban dan pelaku hanya saling mengenal melalui sosmed atau dating app, saat akan dilacak akun sudah dihapus dan 5. Sarana dan Prasarana yang kurang memadai. Upaya perlindungan terhadap perempuan korban tindak pidana pornografi menggunakan media internet diwujudkan melalui kehadiran berbagai peraturan dan perundang-undangan. Peraturan terkait tindak pidana pornografi sejauh ini telah mendapatkan aturan secara khusus dalam Undang-Undang ITE dan Undang-Undang Pornografi. Kejahatan kesusilaan juga telah diatur dalam Bab XIV KUHP.

Peningkatan Akses Layanan Antar Jemput Tabungan dan Pembiayaan oleh BMT NU Cabang Grujugan kepada Nasabah

Sherly Handayani Safitri, Safitri, Devi, Kholifah, Siti
Abstract: Pelayanan atau yang sering disebut dengan service excelent merupakan sebuah hal atau kemampuan yang pasti dimiliki setiap instansi atau perusahaan. Maka hal tersebut pasti dilaksanakan dan dikembangkan oleh sebuah instansi… si ataupun perusahaan tersebut demi kemajuan ataupun keberlangsungan perusahaan kedepannya menjadi lebih baik dan mampu bersaing dengan kompetitor lainnya. Artikel ini dibuat sebagai bentuk hasil dari pengabdian penulis terhadap masyarakat melalui BMT NU Jawa Timur cabang Grujugan. BMT NU Jawa Timur adalah sebuah instansi yang bergerak di bidang lembaga keuangan dengan menggunakan system koperasi yang berbasis syari’ah, yang mana pada instansi tersebut terdapat produk tabungan dan pembiayaan sebagai produk dari instansi tersebut. Dengan adanya service excelentlah instansi tersebut akan tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, tanpa service excelent atau yang sering disebut dengan pelayanan yang prima BMT NU Jawa Timur tidak akan mampu tumbuh dan berkembang serta bersaing dengan kompetitornya di era 5.0 saat ini. Metode yang penulis gunakan dalam memperoleh hasil dan pembahasan yaitu dengan metode survei. Yang mana penulis terjun langsung kelapangan untuk memberikan pertanyaan kepada responden ( nasabah ) di BMT NU cabang Grujugan.

Penerapan Metode Vikor pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Laptop untuk Belajar Pemrograman Web dan Aplikasi

Andi Akbar, Rizky, Helmy Syahdana, Rizky Ramadhan
Abstract: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat pada era digital seperti saat ini telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan. Melalui pokok pembahasan pada penelitian kali ini bertujuan untuk… uk untuk dapat mengeksplorasi serta menerapkan metode VIKOR dalam proses pemilihan laptop ideal yang dapat menunjang kegiatan belajar pemrograman di Universitas Royal. Dengan menggunakan metode ini, maka penelitian kali ini akan mengevaluasi beberapa pilihan laptop berdasarkan sejumlah kriteria utama yang telah ditetapkan, antara lain seperti Harga Laptop (Rp), Spesifikasi Prosesor, Ukuran Layar, Storage RAM, Storage Penyimpanan dan Ukuran Kapasitas Baterai. Dan selain itu juga, untuk bagian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode pengambilan keputusan multikriteria, yaitu metode VIKOR. Berdasarkan hal tersebut pulah, maka penelitian kali ini menunjukkan hasil terhadap pengelolaan data laptop ideal untuk belajar bahasa pemrogramman dan untuk hasilnya antara lain seperti terdapat 3 peringkat laptop yang paling ideal yaitu pada peringkat pertama di isi oleh laptop  INBook X2 dengan nilai Q sebesar 0,785, lalu untuk peringkat ke duanya di isi oleh laptop Axioo Slimbook 14 S1 dengan nilai Q sebesar 0,365 dan untuk peringkat ke tiga di isi oleh laptop Soulmate H4 dengan nilai Q sebesar 0,365

Pendampingan Orangtua Untuk Mengembangkan Kreatifitas Dan Bakat Anak Berkarya Seni Rupa (Mewarnai)

Yona Syaida Oktira, Jauhari Kumara Dewi, Kristian Burhan
Abstract: Orang tua sebagai penentu dalam mengembangkan kreatifitas anak, pendampingan orangtua yang sangat dekat dan akrab dengan anak nya dapat berpengaruh terhadap kreatifitas dan bakat anak dalam berkarya seni rupa, penelitian… ini bertujuan untuk mengalisis sejauh mana pentingnya pendampingan orangtua untuk mengembangkan kreatifitas dan bakat anak berkarya seni rupa (mewarnai), kegiatan mewarnai pada seni rupa berfungsi untuk mengasah otak anak, meningkatkan daya imanjinasi anak, menambah wawasan anak terhadap bentuk warna dan estetika serta menumbuhkan daya kreatifitas anak, minat dan bakat anak, selain itu, menumbuh rasa percaya diri anak terhadap karya mewarnai yang mereka rancang. Objek penelitian pada anak berusia 4 sampai 8 tahun  di Rumah Seni cemara ceria. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif fenomologi dimana peneliti melihat secara fenomena yang terjadi dilapangan selain itu penelitian juga membuktikan dengan dokumentasi agar hasil penelitian ini lebih akurat, hasil penelitian ini untuk menunjukan melalui pendampingan orang tua, dimana orang tua terlibat langsung dalam mengembangkan kreatifitas dan bakat telihat secara langsung. Dengan adanya orangtua disamping anak, anak merasa lebih nyaman, lebih percaya diri, kretifitas nya lebih terlihat dari pada tidak ada orangtua disamping anak, anak terlihat takut, dan malas serta menangis. Hal ini memperlihatkan perndampingan orangtua sangat penting dalam tumbuh kembang anak dan mengembangkan kreatifitas dan bakat anak dalam mewarnau seni rupa. Dengan adanya pendampingan orangtua, orang tua langsung memberikan pendidikan  kepada anak pentingnya kerjasama, berkerja teliti dalam mewarna, serta belajar untuk sabar dalam memberi warna pada gambar karna sejatinya pendidikan pertama pada anak buka terletak pada guru disekolah, tetapi pada orangtua anak.

Hakikat Dan Inovasi Kewirausahaan Dakwah Di Era Disruptif

Muhammad Farid Abi Ardiansyah, Cecep Castrawijaya
Abstract: Melihat perkembangan komunikasi dan teknologi yang semakin maju menjadi tantangan yang berat bagi dakwah, umumnya para da’i ini perlu memahami Hakikat dan filosofi inovasi dalam melakukan langkah-langkah dakwah. Secara kondisi… kondisi ini di sisi lain menjadi suatu peluang juga bagi para da’i berdakwah dengan pendekatan kewirausahaan melalui lembaga dakwah atau semacamnya. Secara masa era Dirupsi ini lah pantasnya kita mengembangkan diri, secara Indonesia merupakan nega yang amat padat penduduk dan memilki keanekaragaan suku, ras, budaya dan bahasa. Kebutuhan kohesi sosial ini menjadi tanggung jawab untuk kita merefleksikan diri sebagai seorang da’i untuk menerapkan nilai-nilai yang rahmataan lil alamien. Penelitian ini menitik beratkan pada bagaimana Hakikat dan inovasi dalam kewirausahaan Lembaga atau individu dakwah di era Dirupsi. Terkait era dirupsi, pendekatan dakwah akan memerlukan perubahan dan penyusuaian, baik dari segi bentuk, media, isi (peran) maupun paradigma yang mendasarinya. Penulis menawarkan beberapa strategi yang menyimpulkan penguatan kekuluargaan, menumbuhkan kesamaan presepsi antar kelompok masyarakat dengan memperkuat nilai-nilai universal dan mengembangkan sistem informasi yang mampu menjangkau secara luas dan menumbuhkan komunikasi yang efektif dan humoris.

Pemanfaatan Metode Topsis dalam Menentukan Smartphone yang Paling Banyak Digunakan Oleh Mahasiswa

Bella Puspita, Khairunnisa, Anggriani, Risma
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan smartphone yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa Universitas Royal dengan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode… TOPSIS dipilih karena mampu memberikan hasil yang objektif dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang saling memengaruhi. Lima kriteria utama dalam penelitian ini meliputi harga, kualitas kamera, kapasitas baterai, kapasitas RAM, dan desain. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Universitas Royal yang dipilih secara acak, dengan tujuan untuk mengetahui preferensi dan persepsi mereka terhadap berbagai merek smartphone yang umum digunakan. Tahapan analisis melibatkan normalisasi matriks keputusan, pembobotan kriteria, penentuan solusi ideal positif dan negatif, perhitungan jarak terhadap solusi ideal, serta penentuan nilai preferensi. Berdasarkan hasil analisis, smartphone merek Samsung (A3) memperoleh nilai preferensi tertinggi dibandingkan alternatif lainnya, sehingga dinyatakan sebagai smartphone yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa Universitas Royal. Temuan ini menunjukkan bahwa metode TOPSIS efektif digunakan dalam mengidentifikasi pilihan terbaik berdasarkan kriteria yang relevan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak kampus, pengembang teknologi, maupun peneliti lain dalam memahami tren penggunaan perangkat teknologi di lingkungan pendidikan tinggi

Pengembangan Program Edukasi Manajemen Jaringan Komputer Pada Siswa Di MA Al Washliyah Dalam Menghadapi Era Digital

Mohd Siddik, Mardalius Mardalius, Endra Saputra
Abstract: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan edukasi manajemen jaringan komputer di MA Al-Washliyah Kisaran dalam rangka mempersiapkan siswa menghadapi era digital yang terus berkembang pesat. Permasalahan… ahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap dasar-dasar jaringan komputer, konfigurasi perangkat keras, keamanan jaringan, dan troubleshooting. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan praktis dan interaktif yang mencakup pengenalan konsep dasar jaringan, serta penerapan langsung melalui simulasi dan praktik langsung di lapangan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis siswa, memperluas wawasan mereka tentang pentingnya jaringan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja, serta mempersiapkan mereka agar mampu bersaing di era digital. Selain itu, program bertujuan mendukung pengembangan keahlian yang relevan dan mendorong inovasi di bidang teknologi informasi. Target luaran dari kegiatan ini meliputi publikasi jurnal nasional terakreditasi minimal Sinta 6 dan muncul dalam media massa, serta peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep jaringan komputer. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu mengelola dan memanfaatkan jaringan komputer secara efektif dan aman, serta memiliki kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan teknologi di masa depan. Pendekatan sistematis dan evaluasi keberlanjutan menjadi bagian integral dari pelaksanaan program ini.

Mentransformasikan Kebiasaan Lama Melalui Festival Anak Soleh Studi Desa Pulo Bandring Kabupaten Asahan

Adnan Buyung Nasution, Hasan Basri, Abdul Muhyi
Abstract: Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, desa-desa di Indonesia, termasuk Desa Pulo Bandring di Kabupaten Asahan, tidak terlepas dari pengaruh  modernisasi dan globalisasi yang membawa dampak signifikan terhadap… gaya hidup masyarakat, khususnya anak-anak. Di Desa Pulo Bandring, pendidikan agama Islam memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Namun, dengan semakin dominannya pengaruh budaya pop dan hiburan modern, banyak kebiasaan lama yang berkaitan dengan pengajaran agama, seperti salat berjamaah, menghafal doa, serta mempelajari adab-adab Islami, mulai terkikis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengemas kembali kebiasaan lama dalam bentuk kegiatan yang lebih menarik dan relevan bagi anak-anak zaman sekarang, salah satunya melalui Festival Anak Soleh. Festival ini dirancang sebagai sarana untuk mentransformasikan kebiasaan lama yang mengandung nilai-nilai agama dan budaya melalui pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan edukatif. Festival ini bertujuan agar anak-anak merasa senang dan tertarik untuk mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan mereka. Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode kualitatif untuk mengkaji bagaimana Festival Anak Soleh di Desa Pulo Bandring dapat menjadi sarana efektif dalam mentradisikan kebiasaan lama yang bernilai agama, serta untuk memahami dampaknya terhadap pembentukan karakter dan pemahaman agama anak-anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai bagaimana penerimaan masyarakat terhadap acara tersebut dan sejauh mana festival ini dapat menciptakan perubahan positif dalam kehidupan sosial dan keagamaan anak-anak di Desa Pulo Bandring. Melalui festival ini, generasi muda di Desa Pulo Bandring dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, lebih memahami nilai-nilai agama, serta lebih peduli terhadap sesama, yang pada akhirnya akan membawa dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.

Tinjauan Yuridis Terhadap Hak-Hak Pekerja Akibat Kepailitan Perusahaan

Hidayah, Nurul, Amanda, Aprilia, Az – Jahra , Syabrina, Dinda Rahmayanti, Selvia
Abstract: Pailit adalah posisi atau keadaan debitur tidak mampu membayarkan utangnya kepada para kreditur. Pengusaha dapat melakukan PHK terhadap pekerja/buruh karena perusahaan pailit (bangkrut), dalam pemutusan kerja tentunya ada… a resiko yang harus ditanggung oleh perusahaan yaitu pemenuhan hak-hak atas pekerja/buruh. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji dan mengetahui bagaimana tindakan perusahaan terhadap para pekerja jika perusahaan mengalami kepailitan berdasarkan hukum positif dan akibat hukum yang timbul terhadap perusahaan yang mengalami kepailitan namun tidak memenuhi kewajibannya terhadap hak-hak pekerja. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah yuridis normatif. Hasil penelitian, pekerja/buruh berhak atas uang pesangon sebesar 1 (satu) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2), uang penghargaan masa kerja sebesar 1 (satu) kali ketentuan Pasal 156 ayat (3) UU Ketenagakerjaan dan uang penggantian hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (4) UU Ketenagakerjaan. Berdasarkan ketentuan PP No. 35 tahun 2021, perusahaan yang pailit wajib memberikan uang pesangon sebesar 0,5, uang penghargaan masa kerja 1 kali, dan uang penggantian hak. Akibat yang timbul jika perusahaan tetap tidak membayarkan hak pesangon pekerja maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat diselesaikan dengan dua cara penyelesaian yaitu dengan cara non-litigasi (di luar pengadilan) dan litigasi (melalui pengadilan). Kesimpulan, kewajiban atas pekerja untuk mendapatkan hak nya diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003, Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021, dan peraturan terkait lainnya. Akibat dari pengingkaran kewajiban adalah pekerja dapat menyelesaikan melalui cara non litigasi dan litigasi, sejak dinyatakan pailit pengurusan dan penguasaan harta kekayaan si pailit (perusahaan) beralih ke tangan kurator atau Balai Harta Peninggalan.

Sistem Deteksi Kebakaran Pada Rumah Dengan Notifikasi Whatsapp Berbasis IoT

Amalia Rahman, Lalu Delsi Samsumar, Muhammad Nasirudin Karim
Abstract: Kebakaran adalah bencana paling umum di Indonesia yang terjadi di rumah-rumah. Dalam beberapa situasi, pemilik rumah mungkin tidak menyadari kebakaran. Salah satu contohnya adalah jika kebakaran terjadi pada saat pemilik… rumah tidak berada di rumah. Untuk menyelesaikan masalah ini, diperlukan sistem yang dapat memberi tahu pemilik rumah tentang gejala dini kebakaran. Selanjutnya, sistem pendeteksi kebakaran dini berbasis IoT dibangun dengan menggunakan bot WhatsApp untuk memberikan informasi. Metode prototipe digunakan untuk mengembangkan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem deteksi kebakaran rumah yang menggunakan notifikasi WhatsApp berbasis IoT bekerja dengan baik dengan bagian yang digunakan. Sistem ini menggunakan sensor gas dan api untuk mendeteksi potensi kebakaran, dilengkapi dengan buzzer sebagai alarm suara dan fitur water pump untuk penanganan awal. Selain itu, sistem ini mengirimkan notifikasi otomatis melalui WhatsApp saat kondisi berbahaya terdeteksi.