Search Articles & Publications

Showing 5590 articles found for "Dengan"

Sosialisai Strategi Optimalisasi Kinerja Pemasaran BUMDesa MHU Mart Melalui Integrasi Ekonomi Kreatif dan Pemasaran Digital

Vivy Kristinae, Erwin Prasetya Toepak, Bambang Supriyono, Kembara Sopather
Abstract: Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) merupakan instrumen vital dalam akselerasi ekonomi perdesaan, namun seringkali menghadapi tantangan dalam hal kapasitas pemasaran. Studi kasus pada BUMDesa MHU Mart di Kecamatan Mentaya Hilir… ilir Utara, Kotawaringin Timur, menunjukkan adanya keinginan untuk bertransformasi dari metode pemasaran yang sangat terbatas, hanya mengandalkan status WhatsApp, ke strategi yang lebih komprehensif dan berdaya saing. Ketergantungan pada metode pasif ini menghambat jangkauan pasar dan potensi pertumbuhan unit usaha minimarket yang dikelola. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan (1) meningkatkan pemahaman konseptual pengelola BUMDesa mengenai strategi pemasaran digital yang efektif, (2) memperkenalkan dan menanamkan prinsip-prinsip ekonomi kreatif sebagai fondasi untuk menciptakan keunggulan kompetitif, dan (3) memfasilitasi perumusan rencana aksi awal untuk implementasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif partisipatif melalui sosialisasi dan diskusi terfokus dengan para pegawai BUMDesa MHU Mart. Pendekatan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif, mengidentifikasi tantangan kontekstual, dan membangun rasa kepemilikan atas solusi yang dihasilkan. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini adalah peningkatan literasi digital dan wawasan ekonomi kreatif para pengelola, yang terukur melalui analisis diskusi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasilnya menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta, yang merasa program ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru. Melalui kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa model intervensi berbasis diskusi partisipatif efektif sebagai katalisator perubahan pola pikir dan pendorong adopsi awal inovasi pemasaran di tingkat BUMDesa.

Promosi Kesehatan Di Sekolah: Upaya Pencegahan Penyakit Diare Melalui Penyuluhan Interaktif

Listy Handayani
Abstract: Tingginya angka kejadian diare di Kota Kendari mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian melalui penyuluhan interaktif sebagai upaya promosi kesehatan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan siswa… terkait gejala, penyebab, dan pencegahan diare, serta kurangnya fasilitas sanitasi yang memadai di sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penyakit diare dan mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kendari pada bulan Juni 2025. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas X yang berjumlah 20 orang. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah interaktif disertai sesi diskusi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan peserta dengan kategori pengetahuan baik dari 55% menjadi 65%, serta penurunan jumlah peserta dalam kategori pengetahuan kurang dari 10% menjadi 5%. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang diare dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan dalam upaya pencegahan penyakit diare di lingkungan sekolah.

Sosialisasi Sila Ke-4 Pancasila Dalam Mewujudkan Partisipasi Aktif Siswa Di Sekolah Dasar Negeri Biru 2 Majalaya

Ghaziyah Rukhiyah Shofa, Rifa Alfiatu Rohmatin, Putri Aulia Azahra, M. Rizky Ferdiansyah, Novia Fadilah Akbar, M. Rasya Anugrah Putra Rafa, Siti Wahyuni, Aldan Nugraha, Satria Wiguna, Muhammad Rafi Akmal, Hilmanul Hamdi Muhammad, Muhammd Iqbal Mulana, Dian Herdiana
Abstract: Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila menjadi sangat krusial di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi yang memengaruhi perilaku generasi muda. Sila keempat Pancasila, yang menekankan prinsip musyawarah… syawarah dan kebijaksanaan, relevan untuk ditanamkan sejak pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi nilai-nilai demokratis dalam mendorong partisipasi aktif siswa di SDN Biru 2 Majalaya. Menggunakan metode pendekatan participant research, data diperoleh melalui observasi partisipasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual (CTL) diterapkan untuk menghubungkan materi dengan kehidupan nyata siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa diskusi kelompok, kerja sama, dan pengambilan keputusan bersama mampu meningkatkan keberanian siswa, sikap tanggung jawab, dan kemampuan menghargai perbedaan. Guru berperan penting sebagai fasilitator demokratisasi kelas. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan sarana dan ketimpangan rasa percaya diri siswa, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap model pembelajaran karakter yang aplikatif dan demokratis.

Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar Negeri 04 Banjarsari

Zahra Asifa, Rifa Aulia, Muhammad Julian Ar-Raffy, Tia Siti Aisyiyah, Rindra Puspita, Sri Ernawati, M. Zaid Lazuardi, Suci Nurhamidah, Asep Mawarudin, Dian Herdiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan SDN 04 Banjarsari. Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan panduan moral bangsa… gsa diharapkan menjadi landasan dalam pembentukan karakter peserta didik sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diintegrasikan dalam berbagai aktivitas sekolah, seperti upacara bendera, kegiatan belajar mengajar, serta interaksi antar warga sekolah. Implementasi sila pertama hingga kelima tercermin dalam sikap religius, toleransi, musyawarah, kerja sama, hingga semangat keadilan sosial yang ditanamkan guru kepada siswa. Meskipun demikian, ditemukan pula beberapa tantangan dalam penerapannya yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari pihak sekolah dan orang tua. Secara umum, SDN 04 Banjarsari telah menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari pendidikan karakter

Penerapan Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari

Rudiyanto, Nayla S Lestari, Qonita Syamila Q, Aisyah Asiyah, Azahrah Tsaniya Maualani, Adhwa Fadhiyah, Ira Fauzhia, Wildan Zakaria, Fajri Agustian Nurfachri, Muhamad Salik Ruqy, Muhammad Akbar Septiansyah Gojali, Dian Herdiana
Abstract: Pancasila merupakan asas yang dipegang tegus oleh bangsa Indonesia dalam menjalani kehidupannya sebagai warga negara. Pancasila mengatur bagaimana seorang warga negara bermasyarakat dalam lingkungannya, pancasila mengatur… r bagaimana pemerintah itu harus dijalankan demi mensejahterakan rakyat. Didalam pancasila ada berbagai aspek yang yang bisa diterapkan oleh seorang warga negara, seperti warga negara itu harus menjunjung keadilan, warga negara itu harus mampu berkontribusi dalam membangun bangsa dengan cara belajar dengan sungguh-sungguh. Maka dari itu pentingnya sekiranya untuk memberikan pemahaman kepada setiap warga negara sejak dini untuk bisa mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Salah satu cara untuk memberikan pemahaman kepada setiap warga negara akan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya adalah dengan Sosialisasi dan pengenalan sejak dini, hal itulah yang telah kami lakukan. Pada kegiatan sosialisasi tersebut kami membuat beberapa kegiatan, diantaranya kegiatan upacara bendera, dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air. Yang kedua adalah Sholat Duha Bersama dengan tujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai keimanan dan ketuhanan dalam diri mereka, dan hal ini sesuai dengan sila pertama. Ketiga pemberian materi kepada para siswa tentang nilai-nilai Pancasila.

Pemberian Layanan Bimbingan Konseling Karier Siswa Kelas X Di SMAN 2 Kota Makassar

Andi Keisya Aulia Jamil, Andi Reski Nurul Safitri S, M. Ahkam Alwi, Imran Gusmangati, Ira Hawa, Luthfia Nur Amin
Abstract: Permasalahan utama yang dihadapi oleh siswa SMA, khususnya kelas X, adalah kurangnya pemahaman mengenai pilihan karier yang sesuai dengan potensi dan minat mereka. Hal ini menyebabkan kebingungan dalam menentukan jurusan… serta perencanaan masa depan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan karier siswa melalui layanan bimbingan konseling berbasis Tes RIASEC. Tes RIASEC digunakan untuk memetakan minat dan tipe kepribadian siswa agar dapat menentukan pelajaran peminatan yang sesuai. Sebanyak 422 siswa kelas X SMAN 2 Makassar mengikuti asesmen ini, yang diadaptasi dari instrumen terbuka Glints Indonesia dan dimodifikasi sesuai konteks lokal. Pelaksanaan tes dilakukan secara klasikal dengan pendampingan guru BK dan mahasiswa Psikologi. Hasil menunjukkan bahwa tipe kepribadian Social mendominasi (42%), diikuti oleh Artistic (19%) dan Realistic (13%). Konseling lanjutan bersama siswa dan orang tua dilakukan untuk membahas hasil tes serta membantu siswa menentukan pelajaran peminatan yang selaras dengan minat dan potensinya. Refleksi kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep diri, kepercayaan diri, serta motivasi dalam perencanaan karier. Oleh karena itu, penerapan layanan bimbingan berbasis RIASEC perlu dilakukan secara berkelanjutan dalam sistem pendidikan.

Psikoedukasi Melalui Poster Di Platform Media Sosial Instagram Sebagai Upaya Membangun Hubungan Yang Sehat

Nur Alifah Syahrani, Imelda, Ahmad Amirul Sir, Mawar Fauzia R, Ramadhani Abustan, Sitti Murdiana
Abstract: Psikoedukasi melalui poster di media sosial bertujuan memberikan pemahaman terkait pentingnya pencegahan terhadap hubungan yang tidak sehat.Metode yang digunakan adalah dengan melakukan psikoedukasi melalui beberapa fase,… , yaitu fase persiapan, implementasi, dan evaluasi. Fase persiapan meliputi pelaksanaan studi pustaka dan tinjauan literatur komprehensif tentang hubungan yang sehat, pengembangan konten edukatif, serta perancangan pamflet dan materi visual. Sedangkan fase implementasi berfokus pada diseminasi materi edukasi melalui distribusi poster di media sosial Instagram. Sementara itu, fase evaluasi mencakup pengukuran efektivitas dan dampak dari materi psikoedukasi. Psikoedukasi dilaksanakan selama 1 hari melalui platform sosial media Instagram. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa psikoedukasi memperoleh respon positif dari warganet. Selain itu, psikoedukasi juga memberikan perubahan pemahaman yang signifikan pada responden.

Penerapan Psikoedukasi untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Efektif dalam Mengurangi Stres Kerja Karyawan

Abdul Rahmat, Isa Ulandari, Sitti Tasya Nurul Ihza
Abstract: Kurangnya komunikasi yang efektif sering menjadi masalah yang dialami karyawan dan berkontribusi pada timbulnya stres kerja. Kondisi serupa juga ditemukan di perusahaan Hyundai Urip Sumoharjo, di mana survei awal menunjukkan… kkan bahwa 30,43% karyawan mengalami kendala dalam komunikasi dan koordinasi antar tim. Menanggapi hal ini, diadakan kegiatan psikoedukasi berupa webinar dengan tema “Peran Komunikasi Efektif dalam Mengelola Stres”. Tujuan dari webinar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman karyawan mengenai pentingnya komunikasi yang sehat sebagai salah satu strategi dalam mengelola stres kerja. Kegiatan tersebut dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh 25 peserta dari PT Bumi Investa Utama, termasuk 7 peserta dari cabang Hyundai Urip. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi berbentuk webinar. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa puas, menganggap topik yang disampaikan relevan dengan situasi kerja mereka (57%), serta mampu memahami materi dengan baik (71%). Selain itu, peserta menunjukkan adanya peningkatan kesadaran untuk memperbaiki cara berkomunikasi dan menerapkan strategi manajemen stres dalam aktivitas kerja sehari-hari. Kegiatan ini berhasil memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman dan keterampilan interpersonal peserta, serta mendorong perubahan pola komunikasi yang lebih jelas dan mendukung di lingkungan kerja. Oleh sebab itu, webinar ini dianggap sebagai solusi edukatif yang praktis untuk mengatasi permasalahan stres kerja yang disebabkan oleh miskomunikasi.

Psikoedukasi Menciptakan Work-Life Balance Di PT. Sinar Sosro Gunung Slamat

Ahmad Razak, Friza Ainy Ratu Salzabila, Salwa Muftihaturrahmah, Nurmaya Fathanah R
Abstract: Work-life balance (WLB) merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan, khususnya di lingkungan kerja yang memiliki beban dan tekanan tinggi seperti PT Sinar Sosro Gunung Slamat.&#8230; . Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam menciptakan keseimbangan antara peran pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek terdiri atas 14 karyawan unit produksi berusia 23–35 tahun yang bekerja dalam sistem shift. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi selama 120 menit dengan materi meliputi konsep WLB, work-life harmony, teknik regulasi emosi, psychological detachment–reattachment, serta manajemen waktu dengan teknik batching dan time blocking. Analisis data menggunakan paired sample t-test melalui IBM SPSS Statistics 25 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test (p < 0,05) pada sebagian besar item pertanyaan, yang mencerminkan peningkatan pemahaman peserta terhadap definisi, manfaat, dan strategi penerapan WLB. Hasil ini menunjukkan bahwa psikoedukasi secara efektif dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan karyawan dalam menerapkan WLB secara terintegrasi. Dengan demikian, program ini direkomendasikan sebagai bentuk intervensi psikologis yang berkelanjutan guna mendukung budaya kerja yang sehat dan humanistik.

Optimalisasi Rekrutmen Karyawan Melalui Tes Tatap Muka dan Daring: Pengabdian Masyarakat Di Sektor Logistik

Fulki Shafa Kamilah Rahmat, Nasya Inayah, Irdianti
Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode rekrutmen karyawan yang paling efektif dalam sektor logistik, khususnya dengan membandingkan tes seleksi berbasis daring dan tatap muka. Metode yang&#8230; ang digunakan adalah pendekatan studi pustaka (library research) untuk menggali pengoptimalisasian rekrutmen karyawan melalui tes tatap muka  dan daring di perusahaan logistik. Melalui pendampingan dan simulasi proses rekrutmen pada perusahaan yang bergerak dalam bidang logistik di Kota Makassar, ditemukan bahwa metode rekrutmen tatap muka lebih unggul dan memberikan hasil yang lebih komprehensif dan akurat daripada rekrutmen daring. Tes tatap muka memungkinkan perekrut untuk menilai komunikasi non-verbal, etika kerja, dan kesiapan fisik kandidat secara langsung, aspek yang sulit diperoleh melalui seleksi daring. Meskipun tes daring menawarkan efisiensi dari sisi waktu dan biaya, pendekatan tatap muka terbukti lebih efektif dalam menjaring calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri logistik. Namun, rekrutmen tatap muka masih terdapat beberapa kelemahan. Dengan demikian, rekrutmen secara hybrid direkomendasikan sebagai metode utama dalam optimalisasi seleksi tenaga kerja di sektor logistik.