Search Articles & Publications

Showing 2694 articles found for "Anti"

Meningkat Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Gerakkan Penghijauan

Eva Suryani, Tri Yanti
Abstract: Pohon sebagai bentuk dari pelestarian lingkungan yang perlu dibudidayakan mulai dari lingkungan sekitar Timbulun Ulu Sungai Suliti melalui Gerakan Penghijauan dengan penanaman 1.500 bibit tanaman pohon yang terdiri dari… pohon mahani, bayu, durian dan jengkol yang melibatakan masyarakat Timbulun ulu Suliti. Target yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah meningkatakan sumber daya manusia yang sadar akan pentinya program gerakkan penghijauan dilakukan, dan diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga bisa memberikan efek yang positif bagi masyarakat di Timbulun Ulu Suliti kenagarian Persiapan pakan Rabaa Utara Duo khususnya dan Kabupaten Solok Selatan Umumnya. Dari hasil kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan : (1) Stake holder kampus dalam hal ini Dosen dan mahasiswa STIE Widyaswara Indonesia bekerjasama dengan pihak pemerintah dan masyarakat Timbulu Ulu Suliti terlibat langgsung dalam kegiatan penanaman pohon mahoni, durian, jengkol, bayu. (2) Kegiatan penenaman pohon sudah terlaksanak dengan baik ditandai dengan penenam 1.500 bibit pohon tanaman pohon mahoni, durian, jengkol, bayu di Timbulun Ulu Sungai Suliti Kenagarian Persipan Pakan Rabaa Utar Duo Kabupaten Solok Sleatan. Saran yang dapat diberikan adalah pembinaan dan pengelolaan penanaman pohon secara berkelanjutan sebagau upaya mewujudkan kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat.

Merancang Tabel Dan Pengetahuan Rumus Dasar Microsoft Excel Bagi Pemula

Rizaldi, Dewi Anggraeni, Hommy Dorthy Ellyany Sinaga
Abstract: Pengetahuan tentang penggunaan aplikasi Microsoft Excel ini penting dalam mengolah data apa saja dalam sebuah organisasi misalnya perusahaan atau instansi pemerintah, begitu juga pada dunia pendidikan dan disisi lain banyak… yak perusahaan dan instansi memerlukan pekerja muda yang siap kerja dengan memiliki skill dalam mengolah data administrasi, maka dengan asalan tersebut kami mengangkat bahasan tentang Microsoft Excel dan mencoba mempraktekkannya dengan peserta yaitu siswa-siswa SMA Panti Budaya sehingga dengan mengikuti pelatihan mereka mengerti bagaimana caranya menggunakan Microsoft Excel dalam mengolah data tersebut.

Ecobrick: Solusi Inovatif Pemanfaatan Limbah Plastik Anorganik Dan Membangun Kebiasaan Hidup Siswa Zero Waste Di Jakarta

Arum Sanjayanti, Ferry Fauzi
Abstract: Sampah plastik anorganik menjadi permasalahan serius di Indonesia yang sedang terus menerus diupayakan akan kebermanfaatannya, secara signifikan berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Metode… de yang digunakan dalam pengabdian masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dalam bentuk sosialisasi ecobrick di wilayah sekolah Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian untuk memanfaatkan sampah plastik dengan cara mendaur ulang botol plastik melalui ecobrick melalui program sosialisasi disekolah, siswa diperkenalkan pada konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan lebih spesifik pada recycle yaitu mendaur ulang. Proses ini melibatkan pemadatan plastik bekas dan bungkus makanan/minuman ringan ke dalam botol plastik kosong, sehingga menghasilkan "brik" atau bata plastik yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan ini siswa dilatih membuat ecobrick, yang tidak hanya mengurangi sampah plastik tetapi juga membentuk kebiasaan hidup siswa menjadi zero waste. Penerapan kebiasaan hidup zero waste berarti melakukan dan membuat keputusan sehari-hari dengan meminimalkan sampah dan dampak lingkungan yang signifikan. Hasil yang diperoleh adalah siswa dapat memahami pemanfaatan limbah sampah plastik dengan baik, meningkatkan kesadaran hidup zero waste serta mampu membuat produk bermanfaat dari ecobrick seperti hasil kreativitas siswa dengan membuat pot tanaman dan kursi. Peran ecobrick tidak hanya untuk menghancurkan sampah plastik melainkan memberi kesempatan sampah untuk tetap ada namun dikelola menjadi suatu barang berguna yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang dibuang ke lingkungan

Bimbingan Teknis Wirausaha Baru di Kabupaten Lamongan

Evi Aulia Rachma, Kuswanto, Ratna Nurdiana, Sofia Tri Septiawati, Imam Syafi’i, Nur Fitria Wiji Astutik
Abstract: Salah satu cara berwirausaha adalah terlebih dahulu kita harus mempunyai jiwa berwirausaha dan mempunyai motivasi untuk berwirausaha, oleh karena itu perlu adanya pelatihan berwirausaha ini. Pelatihan kewirausahaan tidak… hanya membekali individu dengan pengetahuan teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktis dan pandangan langsung tentang dunia bisnis. Tujuan  kegiatan  pengabdian kepada  masyarakat  ini  adalah  untuk  memberikan  bimbingan teknis wirausaha baru bagi masyarakat di Kabupaten Lamongan, agar nantinya bisa menjadi pelaku usaha  yang  mampu bersaing  supaya  bisa mencapai kesejahteraan. Dari hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat, peserta pelatihan merespon  secara  positif  dan  terlihat  puas.  Dapat  terlihat pula  antusiasme  peserta  untuk  menjadi wirausaha  yang  ditunjukkan  dengan  keaktifan  berpartisipasi  dalam  pelatihan.  .  Peserta  juga  telah menunjukkan  pemahaman  mereka  tentang  kewirausahaan  dan  pemasaran  yang  didukung  dengan berhasilnya mereka mempraktikkan secara  mandiri proses membuat produk baru, desain kemasan serta melakukan pemasaran secara digital.

Strategi Membangun Generasi Anti-Bullying Pada Remaja Di SMP Negeri X Di Kota Makassar

Anugerah Al-Munawarah, Asma Ulhuna, Faika Mutia Amelia Anugrah, Felicia Vianney Wunas, Kintan Ahrani Aurelia Rahim, Wilda Ansar
Abstract: Masa remaja adalah tahap kehidupan dengan perubahan signifikan pada aspek fisik, kognitif, sosial, dan psikologis, yang kerap memunculkan egosentrisme dan perilaku agresif seperti bullying. Bullying adalah tindakan agresif&#8230; if berulang yang bertujuan menyakiti korban secara fisik atau mental. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program psikoedukasi bertema "Membangun Generasi Anti-Bullying" di SMP Negeri X Makassar untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dan strategi pencegahannya. Metode penelitian melibatkan 73 siswa yang mengikuti kegiatan psikoedukasi meliputi materi tentang definisi, jenis, dampak, dan strategi pencegahan bullying. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Paired Samples T-Test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan pada siswa, dengan nilai rata-rata pre-test 33,4 dan post-test 56,8 (p < 0,001). Dengan demikian, psikoedukasi efektif meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying, membangun empati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung. Program ini diharapkan menjadi model strategis untuk membentuk generasi anti-bullying yang toleran dan berkontribusi positif pada masyarakat.

Pelatihan Penerapan Komunikasi Yang Baik Bagi Pegawai SMK Negeri 3 Medan Guna Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Terhadap Masyarakat Pada SMK Negeri 3 Medan

Dita Sayidina Harahap, Deliyanti Simbolon, Dian Setyorini, Fenny Afrida, Isra Rafika Sihombing, Lisa Elianti Nasution
Abstract: Komunikasi yang baik merupakan salahsatu pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, memberikan informasi dan menyelesaikan keluhan yang dialami oleh para konsumen. Berdasarkan hasil wawancara dari pihak sekolah menjelaskan bahwa&#8230; ahwa saat ini pihak sekolah menginginkan adanya peningkatan pada proses pelayanan yang baik dan juga prima bagi pegawai SMKN 3 Medan kepada Masyarakat. Pelatihan komunikasi yang baik bagi para pegawai SMKN 3 Medan bertujuan meningkatkan kualitas dan keefektivan pelayanan oleh pegawai SMKN 3 Medan kepada masyarakat, khususnya para orangtua dari calon siswa yang hendak bersekolah di SMKN 3 Medan. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan memberikan materi terlebih dahulu yang dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Materi yang diberikan berupa pelatihan komunikasi dan Bahasa, marketing, dan pelatihan teknik pendekatan kepada konsumen. Berdasarkan hasil yang diperoleh, pelatihan berhasil meningkatkan kualitas pegawai SMKN 3 Medan dalam memberikan pelayanan yang efektif terhadap Masyarakat pelanggan yang dibuktikan dari pelayanan yang diberikan secara baik, ramah, dan jelas dalam memberi informasi kepada pelanggan. Peningkatan kualitas dari pegawai secara tidak langsung meningkatkan kualitas dari manajemen dan organisasi sekolah, sehingga mampu lebih berkembang, khsususnya dalam merekrut calon siswa baru.

Pelatihan Pengelolaan SDM Di Era Digital Untuk Meningkatkan Efisiensi Dan Efektivitas Kinerja Pegawai Di SMK Negeri 3 Medan

Fenny Afrida, Lisa Elianti Nasution, Dian Setyorini, Dita Sayidina Harahap, Isra Rafika Sihombing, Deliyanti Simbolon
Abstract: Era perkembangan teknologi digital menjadi pemicu perubahan bisnis, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memicu revolusi peradaban dunia, khususnya industri sebagai penggerak perekonomian dunia (Rahmadyah, dkk&#8230; kk 2022). Maka dari itu, kemampuan untuk mengelola sumber daya manusia sesuai dengan perkembangan zaman adalah suatu hal yang mutlak dimiliki oleh Perusahaan di era digital ini (Perdana, dan Ariwan 2019). Perubahan Paradigma Manajemen SDM di dalam era pra-digital, manajemen SDM cenderung difokuskan pada administrasi kepegawaian dan pengelolaan tugas-tugas rutin. Namun, dengan munculnya era digital, paradigma ini berubah secara dramatis. Adapun tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini untuk menyajikan telaah literatur mengenai pelatihan dan pengembangan SDM. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan rujukan untuk meningkatkan pelatihan dan pengembangan SDM bagi pegawai di SMK Negeri 3 Medan. Adapun solusi dari penyelesaian masalah tersebut yaitu dengan memberikan pelatihan dasar kepada pegawai di lingkungan SMK Negeri 3 Medan mengenai tekonologi informasi dan komunikasi. Adapun hasil dari pelaksanaan program pengabdian ini dalam bidang sumber daya manusia, meningkatnya pengalaman bagi staf pegawai di SMK Negeri 3 Medan dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi khususnya penggunaan komputer dan media internet yang berguna membantu para staf pegawai dalam pekerjaan.

Workshop Pentingnya Tata Kelola Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMK Negeri 3 Medan

Deliyanti Simbolon, Dita Sayidina Harahap, Dian Setyorini, Fenny Afrida, Lisa Elianti Nasution, Isra Rafika Sihombing
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada workshop pentingnya tata kelola untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMK Negeri 3 Medan. Penentuan workshop ini dilatar belakangi oleh kurangnya tata kelola saran dan prasarana&#8230; sarana sehingga rendahnya kualitas lulusan. Dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan melalui programtata kelola, maka diperlukan kegiatan – kegiatan yang mendorong peningkatan tata kelola untuk menciptakan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya yang nyata. Salah satu kegiatan yang diadakan di SMK Negeri 3 Medan yang berlokasi di Jl. STM No.12B, Sitirejo II, Kec. Medan Amplas, Kota Medan adalah mengadakan workshop pentingnya tata kelola. Pengadaan kegiatan workshop ini juga menunjukkan bahwa pihak sekolah bertujuan menciptakan mutu pendidikan di SMK Negeri 3 yang lebih baik lagi, dengan meningkatkan tata kelola yang ada disekolah tersebut mulai dari tata kelola pengadaan buku serta sarana dan prasarana yang digunakan siswa- siswi untuk praktek. Dimana jika ditinjau dari sarana prasarana yang cukup memadai mampu meningkatkan mutu pendidikan dan mengeluarkan lulusan yang lebih berkualiatas. Target luaran yang akan dihasilkan dari PKM ini adalah berupa transfer pengetahuan mengenai tata kelola yang diterapkan SMK Negeri 3 Medan. Selain itu, kegiatan PKM ini juga diharapkan mampu mengembangkan mutu pendidikan SMK Negeri 3 Medan terhadap lulusan yang dihasilkan mendatang. Metode pelaksanaan kegiatan adalah melakukan interview, studi literatur yang relevan, menyusun rencana kegiatan pendampingan, pelaksanaan kegiatan PKM, evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan ini adanya peningkatan lulusan berkualitas. Dari kegiatan workshop, para guru dan pihak sekolah menyadari pentingnya tata kelola untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Pelatihan Pengelolaan Keuangan Pribadi Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Di Lingkungan SMK Negeri 3 Medan

Dian Setyorini, Fenny Afrida, Lisa Elianti Nasution, Dita Sayidin, Isra Rafika Sihombing, Deliyanti Simbolon
Abstract: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksakan di sekolah menengah kejuruan Negri 3 medan pada tgl 9 februari 20224 pukul 09.00 sampai dengan selesai yang dikuti 11 peserta Berbicara tentang manajemen keuangan, khususnya&#8230; susnya keuangan pribadi tentunya tidak terlepas dari manajemen gaya hidup. Seperti contoh guru dan petani sebelumnya, gaya hidup guru di perkotaan tentunya berbeda dengan gaya hidup seorang petani di pedesaan. Selain karena biaya hidup di perkotaan yang cenderung lebih mahal, kebutuhan seorang guru dan petani pun tidak dapat disamakan. Seorang petani tentunya tidak perlu membeli  pakaian formal untuk bekerja, tidak pula membutuhkan gadget yang komplit seperti laptop, smartphone dan lainnya. Akan tetapi, hal tersebut bukanlah semata-mata penyebab aset guru yang jauh lebih sedikit daripada petani. Dengan penghasilan yang lebih besar, seharusnya guru dapat lebih mengoptimalkan pemasukannya. Untuk inilah pentingnya bagi setiap individu memahami cara memanajemen keuangan. Tidak sedikit pula kasus seorang yang memiliki penghasilan lebih banyak namun memiliki utang konsumtif yang lebih banyak pula.

Pelatihan Kearsipan Bagi Pegawai Guna Untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Arsip Pada SMK Negeri 3 Medan

Lisa Elianti Nasution, Fenny Afrida, Dian Setyorini, Dita Sayidina Harahap, Isra Rafika Sihombing, Deliyanti Simbolon
Abstract: Dalam pengelolaan arsip sumber daya manusia memegang peranan penting, karena rumitnya sistem pengelolaan arsip memerlukan pengetahuan yang cukup dalam mengelola arsip, hal ini didasarkan pada tanggung jawab dan fungsi dari&#8230; ri manajemen pengelolaan arsip itu sendiri. Pada umumnya pengelolaan arsip dimasa lalu kurang mendapat perhatian yang lebih dalam sebuah organisasi, pada penempatannya seorang petugas arsip tidak dipilih berdasarkan kualifikasi yang sesuai, bahkan banyak yang beranggapan bahwa petugas pengelola arsip cukup memiliki standar pengetahuan dalam menyimpan arsip atau dokumen saja oleh karena itu kualifikasi yang dibutuhkan hanya sekedarnya saja, akan tetapi pada kenyataannya petugas kearsipan harus memiliki wawasan yang luas dalam mengelola kearsipan, tidak hanya menyimpan dan mencari arsip saja akan tetapi diperlukan pemahaman yang lebih dalam menganalisa perkembangan arsip, perencanaan dimasa mendatang, retensi arsip dan masih banyak lagi hal yang harus dipahami oleh petugas pengelola kearsipan.