Search Articles & Publications

Showing 4015 articles found for "Dari"

Optimalisasi Market Place Sebagai Peluang Bisnis Online Dalam Meningkatkan Pendapatan Di Desa Lau Gumba

Hermansyah, Hermansyah, Wahyuni, Sri, Tarigan, Ruth Riah Ate
Abstract: Abstract : Housewives usually only do activities around the house, such as washing, sweeping, cooking, taking care of children and others. The income received in the household is usually only waiting for the husband's income,… come, which may be mediocre. Like the activities carried out by the people in Berastagi Kab. Karo who only depends on the income of her husband. Even though the opportunity to get additional income is very large, such as in the tourism & agricultural sector. With the internet, mothers can do online business as a sideline. Online business can include promotion of lodging, sales of accessories/souvenirs, sales of fruit, vegetables, etc. However, the situation analysis obtained by the PKM team found that the Lau Gumba community lacked knowledge, especially mothers, about the use of science and technology and online business. Therefore, the PKM program by optimizing online business opportunities carried out by housewives makes it possible to increase additional income during the current covid pandemic.   Keywords: online business; housewife; internet.   Abstrak : Para ibu rumah tangga biasanya hanya mengerjakan kegiatan di seputaran lingkungan rumah, seperti mencuci, menyapu, memasak, mengurus anak dan lain sebagianya. Pendaptan yang diterima dalam rumah tangga biasanya hanya menunggu penghasilan suami yang mungkin pas-pasan. Seperti kegiatan yang dilakukan oleh para ibu di Berastagi Kab. Karo yang hanya bergantung dari pendapatan para suaminya. Padahal peluang untuk mendapatkan pendapatan tambahan sangatlah besar seperti pada sektor wisata & pertaniannya. Dengan adanya internet maka para ibu dapat melakukan bisnis online sebagai pendapatan sampingan. Bisnis online dapat meliputi promosi tempat penginapan, penjualan asesories/cendramata, penjualan buah, sayuran dll. Namun analisa situasi yang di peroleh tim PKM mendapatkan minimnya pengetahuan masyarakat Lau Gumba khususnya para ibu tentang pemanfatan IPTEK dan bisni Online. Maka dari itu program PKM dengan mengoptimalkan peluang bisnis online yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga memungkinkan untuk meningkatkan pendapatan tambahan di masa pendemi Covid-19 seperti sekarang ini. Kata Kunci : bisnis online; ibu rumah tangga; internet.

Optimalisasi Teknologi Pakan Lokal Dengan Pengolahan Jerami Jagung Di Desa Klambir Lima Kebun

Sari, Dini Julia, Setyaningrum, Sri, warisman, Warisman
Abstract: Abstract : Klambir Lima Kebun Village has excellent potential in the form of availability of agricultural land and livestock, as a center for beef cattle development, large amounts of agricultural waste such as corn straw… w and the majority of the community work as plantation employees, farming and raising livestock. The abundant corn straw in the village of Klambir Lima Kebun can be stored and used when there is a shortage of green fodder, such as a long dry season. To maintain the stability of animal feed, it is necessary to optimize local feed technology by processing fermented corn straw and silage which aims to determine the potential of fermented corn straw and silage which can be used as ruminant animal feed and to determine the capacity of livestock from the potential of fermented corn straw and silage in village of Klambir lima Kebun, Hamparan Perak, Deli Serdang. The implementation method used in this community service is a training method which will then be followed by discussions and hands-on practice on the manufacture of fermented corn straw and silage as well as direct feeding of fermented corn straw and silage to livestock. The results of the activity show that the village of Klambir Lima Kebun has the potential to produce ruminant feed based on local agricultural waste, namely corn straw. Keywords: corn straw; fermentation; silage; feed; livestock  Abstrak : Desa Klambir Lima Kebun memiliki potensi unggulan berupa tersedianya lahan pertanian dan peternakan, sebagai sentra pengembangan ternak sapi potong, banyaknya limbah pertanian contohnya jerami jagung dan mayoritas masyarakat bekerja sebagai karyawan perkebunan, bertani dan beternak. Jerami jagung yang melimpah di desa Klambir Lima Kebun dapat disimpan kemudian digunakan pada saat kekurangan pakan penghijauan seperti musim kemarau panjang.  Untuk menjaga kestabilan pakan ternak dibutukan optimalisasi teknologi pakan lokal dengan pengolahan jerami jagung fermentasi dan silase yang bertujuan   untuk mengetahui potensi dari jerami jagung fermentasi dan silase yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminasia dan mengetahui kapasitas tampung ternak dari potensi jerami jagung fermentasi dan silase di desa Klambir lima Kebun, Hamparan Perak, Deli Serdang. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan diskusi serta praktek langsung tentang pembuatan jerami jagung fermentasi dan silase serta pemberian langsung jerami jagung fermentasi dan silase pada ternak. Hasil kegiatan diketahui bahwa desa Klambir Lima Kebun sangat berpotensi menghasilkan pakan ternak ruminansia berbasis limbah lokal pertanianya yaitu jerami jagung. Kata kunci: fermentasi; jerami jagung; pakan; silase; ternak.

Optimalisasi Pengelolaan Media Informasi Di Organisasi Pramuka Man 2 Banyumas

Andhita, Pundra Rengga, Suminar, Ratna, Vianka, Meyra Nanda
Abstract: Abstract: The Scout Movement is one of the major organizations in Indonesia. However, this greatness can fade if young people are not familiar with the scouting movement. This condition is currently being experienced by… the Ambalan Scout Organization of Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Although participation is mandatory, the number of those who remain in this organization is decreasing. The scouting movement is considered less popular than others. Based on this, the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas collaborated with the Communication Studies Program at University of Amikom Purwokerto to optimize the management of their information media (website, social media and wall magazines) through comprehensive training with the group achievement method. A mentoring method that emphasizes efforts to build group productivity by referring to input from group members and the achievement of output targets that were prepared jointly between the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas and the Communication Studies Program at the University of Amikom Purwokerto. The training, which was held on February 5, 2022, was a success with more than 39 participants. The final result of this activity shows that the participants' cognitive needs regarding media management have begun to be fulfilled, the ability of participants to develop media content and distribute it appropriately, and the formation of members' commitment to maintaining the continuity of media management has begun. However, to achieve even better results, this activity requires continuous training, particularly related to aspects of media technology and media visibility strategies. Keywords: Communication; Madrasah; Media; Organization; Scout             Abstrak: Gerakan pramuka merupakan salah satu organisasi besar di Indonesia. Namun kebesaran tersebut berpotensi pudar jika anak muda mulai tidak mengenal gerakan pramuka. Kondisi inilah yang dialami Organisasi Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Meski keikutsertaannya bersifat wajib namun diisinyalir jumlah yang bertahan di organisasi ini semakin menurun. Gerakan pramuka dinilai kalah populer dibandingkan lainnya. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya pengelolaan media informasi. Berdasarkan hal tersebut, Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh MAN 2 Banyumas menggandeng Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto untuk melakukan optimalisasi pengelolaan media inofrmasinya (website, media sosial dan mading) melalui pelatihan komprehensif dengan metode group achievement. Sebuah metode pendampingan yang menekankan upaya membangun produktivitas kelompok dengan mengacu pada input dari anggota kelompok dan pencapaian target output yang disusun bersama antara mitra dan anggota kelompok. Pelatihan yang diadakan tanggal 5 Februari 2022 ini berjalan sukses dengan diikuti oleh lebih dari 39 peserta. Hasil akhir kegiatan ini memperlihatkan mulai terpenuhinya kebutuhan kognisi peserta mengenai pengelolaan media, terbentuknya kemampuan peserta dalam menyusun konten media serta mendistribusikannya dengan tepat, dan terbentuknya komitmen anggota untuk menjaga kontinuitas pengelolaan medianya. Kata Kunci: Komunikasi; Madrasah; Media; Organisasi; Pramuka

Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Nila Menggunakan Media Kolam Terpal

Sjahruddin, Herman, Hasmawati, Hasmawati, Data, Umar, Abu, Mursida, Darman, Darman, Farhan, Muhammad
Abstract: Abstract: The implementation of this PkM was carried out for ± 9 months in several stages, starting with observation and ending with a business feasibility analysis. This activity is held through a partnership program with… ith village-owned enterprises (BUMDes) Borong Pa'la'la and several residents who own ponds.  Tilapia cultivation in this PkM uses tarpaulin pond media (biofloc). The results of the business feasibility analysis provide evidence that there are four cost components (other than land) namely tarpaulin, seeds, fish feed, equipment and electricity costs which in total cost required for the cultivation period for four months, which is Rp. 2,560,000, - / 214 kg. (1500 tails) which are cultivated can generate sales in the range of Rp.26.000,- for each kilogram, thus generating Rp. 5.226.000,- which is obtained from 201 kg x Rp. 26.000,-. The results of tilapia cultivation carried out by villagers, BUMDes and service groups have been proven to provide additional income for residents, amounting to Rp. 2,666,000, - (Rp. 666,500, - / month). This result is relatively small if it is used as an economic support for the villagers, but can be used as an additional income for the residents so that the residents through the results of this PkM are given recommendations only as additional income that is oriented towards utilizing vacant land owned by the villagers Keywords: borong pa'la'la; business feasibility; cultivation; tilapia Abstrak: Pelaksanaan PkM ini di laksanakan selama ± 9 bulan dalam beberapa tahapan,  yang dimulai dengan observasi dan diakhiri dengan analisis kelayakan usaha. Kegiatan ini diselenggarakan melalui program kemitraan dengan badan usaha milik desa (BUMDes) Borong Pa’la’la dan beberapa  warga pemilik kolam.  Budidaya ikan nila dalam PkM ini menggunakan media kolam terpal (bioflok). Hasil analisis kelayakan usaha memberikan bukti jika terdapat empat komponen biaya (selain lahan) yaitu terpal, bibit, pakan ikan, peralatan dan biaya listrik yang secara keseluruhan biaya yang dbutuhkan untuk masa budidaya selama empat bulan yaitu sebesar Rp.2.560.000,- /  214 kg. (1500 ekor) yang dibudidayakan dapat menghasilkan  penjualan pada kisaran harga Rp.26.000,- untuk setiap kilogramnya, sehingga menghasilkan Rp 5.226.000,- yang diperoleh dari 201 kg x Rp. 26.000,-. Hasil budidaya ikan nila yang dilakukan warga desa, BUMDes dan kelompok pengabdi terbukti dapat memberikan pendapatan tambahan warga, sebesar Rp.2,666.000,- (Rp.666.500,-/bulan). Hasil ini tergolong kecil jika digunakan sebagai penopang ekonomi warga desa, namun dapat digunakan sebagai tambahan pendapatan warga sehingga kepada warga melalui hasil PkM ini diberikan rekomendasi hanya sebagai pendapatan tambahan yang berorientasi untuk memanfaatan lahan kosong yang dimiliki warga desa. Kata kunci: borong pa’la’la; budi daya;  ikan nila; kelayakan usaha

Optimalisasi Pelayanan Keperawatan Jiwa Di Panti Rehabilitasi Nyaman Jiwo Basung Pancuranmas Secang Magelang

Amin, Muhammad Khoirul, Pujihastusi, Noviyana, Nugrahani, Apridira Diar, Aigustina, Esti Ria, Agustina, Mardiyana
Abstract: Abstract: Based on a preliminary survey with the owner of the rehab, it was found that the Nyaman Jiwo Rehab has a total of 35 patients being treated, 6 nurses who take care of patients with mental disorders every day. The… he owner of the rehab stated that the foundation already has a concept plan for developing vocational therapy skills including making agricultural land (vegetables, secondary crop), animal husbandry (cows, goats, ducks), sewing skills and cooking/cooking skills. It is hoped that through the rehabilitation services at the Nyaman Jiwo Rehab, the patient will be able to be independent "Migunani Tumraping Liyan" meaning that it is useful for others. The purpose of the Integrated Community Service (PPMT) is to increase the knowledge of nursing home nurses so that they can be used as a provision in encouraging the realization of one of the missions of the Nya-man Jiwo Rehabilitation Institution, which is to provide physical, psychosocial, spiritual therapy and skills/productive economic efforts. This service method uses 4 stages, namely preparation, socialization, training and also assistance in the application of MPKP, assistance in patient independence activities, and also assistance in morning exercise activities. This activity received a good response from the owner of the orphanage and also the nurses. Participants were very enthusiastic about the activities given to them.              Keywords: psychiatric nursing; rehab; services   Abstrak: Berdasarkan survei pendahuluan dengan pemilik panti, di dapatkan bahwa Panti Rehabilitasi Nyaman Jiwo ini memiliki sejumlah 35 pasien yang dirawat, 6 perawat yang setiap harinya merawat pasien-pasien dengan gangguan jiwa. Pemilik Panti mengemukakan bahwa, yayasan sudah memiliki rencana konsep pengembangan vokasional terapi ketrampilan meliputi pembuatan lahan pertanian (sayur mayor, polo wijo), peternakan (sapi, kambing, bebek), ketrampilan menjahit dan tata boga/memasak. Diharapkan melalui layanan rehabilitasi di Yayasan Panti Rehabilitasi Nyaman Jiwo, pasien mampu mandiri “Migunani Tumraping Liyan “artinya bermanfaat bagi yang lain. Tujuan Pengabdian pada Masyarakat Terpadu (PPMT) adalah untuk meningkatkan pengetahuan perawat Panti sehingga bisa digunakan sebagai bekal dalam mendorong terwujudnya salah satu misi Panti Rehabilitasi Nyaman Jiwo yaitu memberikan terapi fisik, psikososial, spiritual dan ketrampilan/ usaha ekonomi produktif. Metode pengabdian ini menggunakan 4 tahapan yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan dan juga pendampingan dalam penerapan MPKP, pendampingan dalam kegiatan kemandirian pasien, dan juga pendampingan dalam kegiatan senam pagi. Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang baik dari pemilik panti dan juga perawat yang ada. Peserta sangat antusias dengan kegiatan yang diberikan kepada mereka.  Kata kunci: keperawatan jiwa; panti rehabilitasi; pelayanan

Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Sukorejo Melalui Pemberdayaan Dan Edukasi Kepada Kader Posyandu

Handayani, Estrin, Saumaningrum, Melda Handayani, Ulya, Nia Afifatul Handayani, Arunita, Aziza Vira Handayani, Oktavia, Finna Sela Handayani, Fadhilah, Vita Handayani
Abstract: The high incidence of stunting is of concern to the government. Some of the causes of stunting are the lack of intake that is absorbed by the body from still in the womb until after birth, lack of access to health services,… es, and lack of access to clean water and sanitation. Therefore, it is necessary to prevent stunting by improving diet, parenting, and sanitation. With the problem of stunting cases being still high in the Magelang Regency area and it was noted that in the Sukorejo Village area, Tegalrejo District, there were still around 17.95% of stunting cases, the Integrated Community Service team, Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Magelang, will conduct training for Posyandu cadres in the village. Sukorejo. The team will implement Cadre Empowerment and Education in managing Posyandu as an effort to revitalize Posyandu for specific nutrition interventions for children. The purpose of this activity is to reduce the number of stunting cases in the Sukorejo Village, Tegalrejo District, Magelang Regency. Keywords: cadre; catfish nuggets; child nutrition; stunting; posyandu.   Abstrak: Pemerintah prihatin dengan banyaknya kasus stunting. Beberapa penyebab stunting sendiri adalah kurangnya nutrisi yang diserap tubuh setelah lahir di dalam kandungan, kurangnya pelayanan kesehatan, kurangnya air bersih dan sanitasi. Oleh karena itu perlu untuk mencoba mencegah penurunan dengan meningkatkan gizi, pelatihan dan kebersihan. Dikarenakan permasalahan kasus Stunting yang masih tinggi di Kabupaten Magelang, ditemukan bahwa wilayah Desa Sukorejo di Tegalrejo masih memiliki kasus Stunting sekitar 17,95 persen. maka tim Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang, akan melaksanakan pelatihan bagi para kader Posyandu di Desa Sukorejo. Tim PPMT FIKES UNIMMA ini akan menerapkan Pemberdayaan dan Edukasi Kader di dalam mengelola Posyandu sebagai upaya merevitalisasi Posyandu untuk intervensi gizi spesifik pada anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengurangi angka kasus stunting di wilayah Desa Sukorejo Kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang. Kata Kunci: gizi anak; nugget lele; posyandu; stunting

Meningkatkan Volume Penjualan Pedagang Pasar Melalui Implementasi E-Commerce

Candra, Yudas Tadius Andi, Wafa, Zaenal, Musawir, Musawir
Abstract: The economic disruption makes conventional traders experience a decrease in sales turnover because they cannot compete with online traders. Most traders at Pakem market only sell in the conventional way because they do not… ot have knowledge in terms of buying and selling online. This resulted in the turnover of traders who increasingly decreased day by day. The purpose of this service is to increase the sales volume of Pakem Market traders through the implementation of e-commerce. The service team started counseling and assistance in introducing social media and the marketplace as one of the sales channels that could be utilized by traders. After that, the service team began to guide traders in creating good marketing content by implementing the AIDA concept (Awerness, Interest, Desire, Action). Then the marketing content will be used as sales content in making sales on social media and also in the marketplace. This counseling and assistance has been carried out online and offline. In practice, Pasar Pakem traders are directly involved in creating marketing content and immediately try to put it into practice. This service runs smoothly and the purpose of this service can be achieved because of the cooperation and participation of all parties. Keywords: AIDA; e-commerce; market marketing Abstrak: Disrupsi ekonomi ini membuat pedagang konvensional mengalami penurunan omset karena kalah dengan pedagang online. Hal ini juga terjadi pada para pedagang di Pasar Pakem. Sebagian besar pedagang hanya berjualan dengan cara konvensional saja karena mereka tidak memiliki pengetahuan dalam hal jual beli secara online. Hal ini mengakibatkan omset pedagang yang semakin hari semakin mengalami penurunan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan volum penjualan pedagang Pasar Pakem melalui implementasi e-commerce. Tim pengabdi memulai penyuluhan dan pendampingan dalam mengenalkan sosial media dan      marketplace sebagai salah satu saluran penjualan yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang. Setelah itu tim pengabdi mulai membimbing para pedagang dalam pembuatan konten marketing yang baik dengan mengimplementasikan konsep AIDA (Awerness, Interest, Desire, Action). Konten marketing tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai materi dalam melakukan penjualan di sosial media dan juga di marketplace. Penyuluhan dan pendampingan ini dilakukan secara online dan offline. Dalam pelaksanaannya pedagang Pasar Pakem secara langsung terlibat dalam pembuatan konten marketing dan langsung mencoba mempraktekkannya. Pengabdian ini berjalan dengan lancar dan tujuan pengabdian ini bisa tercapai karena kerjasama dan partisipasi dari semua pihak. Kata kunci: AIDA; e-commerce; pasar; marketing

Penerapan Lubang Biopori Sebagai Sistem Drainase Untuk Pengendalian Banjir Di Desa Senganan Tabanan

Dharmaputri, Ni Kadek Diah, Parasari, Nyoman Sri Manik, Ferari, Aldo Wilyam, Kusuma, Nata, Dharma, Dwi Yudiasana
Abstract: Abstract : The condition of waste management in Senganan Village has not been managed properly. This waste can accumulate and cause environmental pollution. One of them is the accumulation of garbage that can cause flooding.… ing. The condition of the Senganan Village area which is in the highlands causes high rainfall in the area. To minimize the occurrence of flooding in the Senganan Village Area, the community must start managing the waste they produce by sorting the waste first. Such as organic waste that can be converted into compost which is useful for fertilizing plants. The general objective of this research is to find out how to overcome the accumulation of organic waste in Senganan Village to minimize the occurrence of flood disasters. The research method that we use in this report is the method of observation and socialization. Based on field observations, many people do not know about biopore technology as an alternative in minimizing flooding and helping reduce the burden of organic waste originating from households. We carried out socialization related to biopore technology and immediately implemented it at the Senganan Village office page. Key words : Organic waste, Biopore Infiltration Hole, Flood, Compost Abstrak : Kondisi pengelolaan sampah di Desa Senganan belum terkelola dengan baik. Sampah tersebut dapat menumpuk dan menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Salah satunya penumpukan sampah yang dapat menyebabkan bencana banjir. Kondisi wilayah Desa Senganan yang berada di dataran tinggi menyebabkan curah hujan yang tinggi di Kawasan tersebut. Untuk meminimalisir terjadinya banjir di Kawasan Desa Senganan, masyarakat harus mulai mengelola sampah yang mereka hasilkan dengan cara memilah sampah terlebih dahulu. Seperti sampah organik yang dapat diubah menjadi pupuk kompos yang berguna untuk menyuburkan tanaman. Tujuan umum pada kegiatan ini adalah untuk mengetahui cara menanggulangi penumpukan sampah organik di Desa Senganan, serta meminimalisir terjadinya bencana banjir. Metode kegiatan yang digunakan dalam pemecahan masalah tersebut adalah pemasangan lubang biopori. Berdasarkan observasi lapangan, banyak masyarakat yang belum mengetahui teknologi biopori sebagai alternatif dalam meminimalisir terjadinya banjir dan membantu mengurangi beban sampah organik yang berasal dari rumah tangga. Kami mengadakan sosialisasi terkait teknologi biopori dan langsung mengimplementasikannya di halaman kantor Desa Senganan. Kata kunci :  Banjir; Kompos; Lubang Resapan Biopori; Sampah organik

Pelatihan Penggunaan Educandy Sebagai Game Edukatif Di Sd Muhammadiyah 08 Plus Jakarta Timur

Rahmanto, Muhammad Arifin, Bunyamin, Bunyamin, Noviyanti, Kiky
Abstract: Dalam Proses Pembelajaran, tentunya seorang guru harus mempersiapkan media  agar para peserta didik mudah memahami materi yang dapat meningkatkan hasil belajar mereka dan tercapainya tujuan dalam pendidikan. Tantangan seorang… eorang guru adalah menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan agar pada saat proses pembelajaran berlangsung mampu memitigasi peserta didik yang kurang melibatkan diri secara aktif dan cenderung pasif.  Begitupun guru harus memahami bahwa untuk mengevaluasi pembelajaran tidak selalu  dengan cara ujian atau menjawab latihan soal yang memiliki kesan monoton dan membosankan. Umumnya, pengevaluasian terhadap peserta didik berbentuk soal PG dan Esai saja, sehingga bentuk evaluasi yang digunakan  kurang menarik para peserta didik. Dari permasalahan diatas, Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan Pelatihan penggunaan Educandy sebagai Game Edukasi di SD Muhammadiyah 8 Plus Jakarta. Aplikasi ini merupakam game edukasi yang dapat membuat pembelajaran menjadi bervariasi dan menyenangkan. Sehingga, peserta didik tidak merasa bosan dan termotivasi untuk belajar lebih giat lagi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru dalam mengajarkan suatu materi terhadap peserta didik dan mengevaluasinya. Sehingga, pembelajaran akan berjalan lebih efektif dan menjadikan guru lebih professional. Kegiatan pelatihan ini, nantinya akan berlangsung secara Offline lebih difokuskan kepada seorang guru dengan metode diskusi panel dan praktek langsung dalam pemanfaatan Game Educandy. Kata Kunci: Media, Educandy, evaluasi

Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Di Sdn Kedungpeluk 2 Sidoarjo

Mahliatussikah, Hanik, Puspita Wardani, Ayu Windyawati, Nurcahyanti, Rosa Meilina, Aryani, Dian Fitra
Abstract: Abstract: The Implementation of the campus teaching independent learning program from the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia Batch II provides opportunities for students to add insight and gain… n experience in helping the teaching and learning process in elementary schools. Among the target partners is SDN Kedungluk 2, Candi District, Regency. Based on initial observations and direct interaction with students in classroom learning, it is known that students are less enthusiastic and less motivated in learning, making it difficult for teachers to deliver material. This resulted in the condition of the class being not conducive. That's why the PBL (Project Based Learning) model is applied because this model has proven to be successful in making students enthusiastic and competitive in their learning because it involves more exploration, interpretation, synthesis and information to produce various forms of learning outcomes which apparently get a positive response from students. PBL activities carried out included, among others, compiling a cooperation tree, learning the properties of light, collage of heroes, education about covid-19, providing life skill materials, teaching students to use laptops & Microsoft word. Learning that involves a lot of student activities is proven to make students more enthusiastic in learning. Learning by doing is in line with this PBL learning.   Keywords: Merdeka Belajar; Learning Model; Project Based Learning   Abstrak: Pelaksanaan kampus mengajar program merdeka belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Angkatan II memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah wawasan dan mendapatkan pengalaman membantu proses belajar mengajar di sekolah dasar. Di antara mitra sasarannya adalah SDN Kedungpeluk 2 Kecamatan Candi Kabupaten. Berdasarkan observasi awal dan interaksi langsung dengan siswa dalam pembelajaran di kelas, diketahui bahwa peserta didik kurang  bersemangat dan kurang termotivasi dalam belajar sehingga menyulitkan guru dalam menyampaikan materi. Hal itu mengakibatkan kondisi kelas menjadi tidak kondusif. Karena itulah model pembelajaran PBL (Project Based Learning) diterapkan karena model ini terbukti berhasil membuta siswa bersemangat dan kompetitif dalam belajarnya karena lebih melibatkan eksplorasi, interpretasi, sintesis dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar yang terrnyata mendapat respon positif dari peserta didik. Kegiatan PBL yang dilakukan anatara lain, menyusun pohon kerjasama, pembelajaran sifat-sifat cahaya, kolase pahlawan, edukasi tentang covid-19, memberikan materi life skill, mengajarkan siswa menggunakan laptop & microsoft word. Pembelajaran dengan banyak melibatkan aktivitas siswa ini terbukti membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar. Learning by doing menjadi sejalan dengan pembelajaran PBL ini.   Kata kunci: Merdeka Belajar; Model Pembelajaran; Project Based Learning