Search Articles & Publications

Showing 432 articles found for "Kelompok"

Efektivitas Produk Pembiayaan UGT Multiguna Tanpa Agunan (MTA) Pada Perkembangan Usaha Mikro Nasabah di BMT UGT Capem tanggul

Rufaidah Kallita Omega, Noviatus Shaleha, Hikmatul Hasanah
Abstract: Penelitian ini menganalisis penerapan produk Multiguna Tanpa Agunan (MTA) di BMT UGT Capem Tanggul serta dampaknya terhadap usaha mikro. MTA memberikan akses pembiayaan tanpa jaminan, membantu pelaku usaha meningkatkan modal,… odal, memperluas bisnis, dan menghindari pinjaman berbunga tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan studi dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTA meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi nasabah. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan manajerial, minimnya pendampingan teknis, serta faktor eksternal seperti fluktuasi pasar. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan dan pendampingan yang lebih komprehensif diperlukan agar manfaat MTA optimal. Strategi yang lebih efektif diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. 

Generasi Jujur : Membangun Karakter Antikorupsi Sejak Dini

Linda Wahyu Marpaung, Afrizal, Irvan Rolyesh Situmorang, Desma Erica Maryati M, Petrus Loo, Albert Herlambang, Jefri
Abstract: Kejujuran adalah salah satu nilai paling fundamental dalam kehidupan manusia. Nilai ini tidak hanya mencerminkan karakter seseorang, tetapi juga menjadi pondasi utama dalam membangun masyarakat yang bebas dari korupsi. Kejujuran… ejujuran dan sikap antikorupsi memiliki hubungan yang erat, karena pada dasarnya, korupsi adalah bentuk ketidakjujuran yang dilakukan demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu. Korupsi bukan hanya masalah tetapi lebih dari itu korupsi telah menggerogoti ketahanan bangsa dan negara disemua bidang. Saat ini korupsi merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Praktik korupsi merusak struktur sosial, ekonomi, dan pemerintahan, serta menghambat pembangunan nasional. Salah satu solusi jangka panjang untuk memerangi korupsi adalah dengan membangun karakter antikorupsi pada generasi muda sejak dini. Artikel ini membahas mengenai pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Rantau Utara Labuhan Batu yang dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2024. Kegiatan ini di ikuti oleh 30 orang siswa. Kegiatan dilaksanakan dalam pelatihan dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai sikap antikorupsi yang harus di mulai sejak dini. Metode pelatihan yang digunakan selain pemberian materi juga melakukan permainan dengan menggunakan aplikasi Kahoot!. Tujuan dari hasil pelatihan ini adalah agar peserta pelatihan mendapat pemahaman bahwa sikap antikorupsi harus dimiliki oleh setiap orang untuk Indonesia lebih baik. 

Pelatihan Olah Data Penelitian Kuantitatif Menggunakan Aplikasi Olahdata Statistik SPSS, AMOS, JASP, EVIEWS, Dan SMART-PLS kepada Dosen Dan Mahasiswa STIE Ganesha

Sofyan, Mohammad, Saefullah, Aep
Abstract: Pelatihan olah data penelitian kuantitatif merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademik dosen dan mahasiswa dalam analisis data. Kegiatan ini dilaksanakan… di STIE Ganesha dengan fokus pada penggunaan aplikasi statistik seperti SPSS, AMOS, JASP, EVIEWS, dan SMART-PLS. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, serta uji kompetensi guna memastikan pemahaman peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 90% peserta memahami dasar penggunaan aplikasi statistik, sementara 85% berhasil menyelesaikan studi kasus dengan baik. Kendala utama yang dihadapi adalah perbedaan tingkat pemahaman peserta dan keterbatasan waktu untuk eksplorasi mendalam pada aplikasi tertentu. Umpan balik peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan menyarankan adanya pelatihan lanjutan dengan fokus yang lebih spesifik. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi analisis data kuantitatif bagi peserta dan diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dalam mendukung kualitas penelitian akademik di STIE Ganesha.

Menciptakan Lingkungan Sekolah Yang Aman Melalui Sosialisasi Anti Bullying Di Mi Darul Ulum, Desa Rowo Gempol

Ufi’atun Nur Faizah, Dewi A'issyatur Rohmah, Virgie Ramadhani Z, Eli Masnawati, Masfufah, Siti Kholidatur Rodliyah, Yuliastutik, Laila Badriyah
Abstract: Perundungan atau bullying merupakan fenomena yang mengganggu keharmonisan lingkungan pendidikan. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada individu yang menjadi korban, tetapi juga merusak dinamika kelompok secara keseluruhan.… luruhan. Lingkungan sekolah idealnya menjadi tempat yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal, baik akademik maupun sosial. Namun kenyataannya di lapangan, beberapa peserta didik masih menghadapi tantangan berupa tindakan bullying yang mampu mengganggu proses belajar mereka. Hal tersebut menjadi urgensi, sehingga penerapan program anti bullying perlu di implementasikan guna mencegah dan mengatasi permasalahan tersebut. Melihat kondisi ini, MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, menginisiasi pelaksanaan sosialisasi anti-bullying yang digagas oleh mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya. Sosialisasi anti-bullying ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mampu mendukung perkembangan peserta didik. Kegiatan ini juga memfokuskan pada peningkatan keterampilan guru dalam mengidentifikasi dan menangani kasus bullying, serta melibatkan orang tua untuk  mendukung anak mereka dalam menghadapi dan mencegah perilaku bullying. Objek kegiatan ini ditujukan untuk seluruh peserta didik MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, dengan melibatkan partisipasi aktif dari kepala sekolah, guru dan juga orang tua. Metode yang dipilih guna pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol yakni Participatory Action Research (PAR), dengan langkah berikut: 1) identifikasi masalah, 2) perencanaan, 3) implementasi, 4) evaluasi dan refleksi, 5) diseminasi, serta 6) keberlanjutan. Hasil dari pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum Desa Rowo Gempol menunjukkan pelaksanaan kegiatan sosialisasi anti-bullying di MI Darul Ulum telah berhasil  mencapai tujuan utamanya yakni menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Melalui sosialisasi yang komprehensif, peserta didik, guru dan orang  tua mendapatkan pemahaman mendalam terkait bentuk bullying beserta dampaknya, baik secara fisik maupun psikologis. Selain itu juga mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih inklusif dan saling menghargai satu sama lain, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan dari orang tua dan guru dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekitar, khususnya sekolah. Dari kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif bagi perkembangan siswa.

Pengembangan Kreativitas Melalui Pelatihan Buket Kawat Bulu Untuk Siswa Kelas 6 SD Negeri Sumurboto

Ghifarina Izza Hafida Milla, Muhammad Fadhil Wathani, Nova Hikayatul Asiroh, Irfan Maulana Ahmad, Puji Lestari
Abstract: Kreativitas berperan penting dalam memfasilitasi ekspresi diri dan memberikan kepuasan pribadi, terutama bagi anak-anak yang merupakan masa depan bangsa. Pengembangan kreativitas sejak usia dini sangatlah penting. Penelitian… tian ini fokus pada pelatihan pembuatan buket dari kawat bulu (pipe cleaner) di SD Negeri Sumurboto, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kreativitas siswa kelas 6. Metode pelatihan yang digunakan bersifat kualitatif, dengan pendekatan terstruktur dan terorganisir, dilakukan pada 25 Juli 2024. Pelatihan ini melibatkan 56 siswa yang dibagi menjadi 14 kelompok, dengan setiap kelompok didampingi oleh anggota tim pengabdian. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik pembuatan buket bunga dari kawat bulu sebagai sarana peningkatan kreativitas. Alat dan bahan yang digunakan meliputi kertas cellophane, floral foam, tusuk sate, kawat bulu, selotip, pita, gunting, dan lem tembak. Proses pelatihan mencakup pembuatan pola bunga dari kawat bulu, perakitan dengan tusuk sate, wrapping dengan kertas cellophane, dan penyelesaian dengan pita. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi, kemampuan mereka dalam merancang dan menciptakan karya seni meningkat. Program ini tidak hanya mendorong kreativitas siswa tetapi juga menyediakan bekal keterampilan yang dapat diterapkan dalam peluang usaha di masa depan. Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa dapat menyalurkan ide-ide kreatif mereka secara efektif dan memperoleh keterampilan baru yang berharga untuk perkembangan pribadi dan profesional mereka.

Psikoedukasi Dalam Peningkatan Teamwork Pada Pegawai UPT BKD Provinsi Sulawesi Selatan

Nurfitriany Fakhri, Putry Arisandy, Putri Ghefira Alifah Taswil, Amanda Baharani
Abstract: Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak lepas dari interaksi bersama lingkungannya. Dalam lingkungan kerja, individu juga akan saling bahu membahu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan agar pekerjaan yang dihadapi dapat… t terselesaikan sesuai dengan tujuan suatu perusahaan. Dalam dasar itu, Teamwork berperan penting sebagai satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Individu membentuk kelompok kecil atau besar sesuai dengan tujuan pekerjaannya agar memudahkan tercapainya suatu target yang telah ditetapkan. Team work adalah suatu penggambaran antara dua individu atau lebih dalam prosesnya berkomunikasi dan mencapai kesepakatan bersama. Pada penelitian ini, dilakukan Psikoedukasi yang berbasis Seminar dengan pemberian materi kepada pegawai UPT BKD Provinsi Sulawesi Selatan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman upaya membangun super tim dalam lingkungan pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 9 Desember 2024 dan diikuti oleh 24 pegawai yang ada di lingkungan BKD Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test yang menunjukkan angka 0.001 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada peserta seminar sebelum dan setelah diberikan Psikoedukasi.

Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Wonogiri bersama KKN 68 UNTIDAR 2024 : Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi dan Demo Masak Makanan Bergizi

Pradipa Saraswati Annafi’Ah, Ana Munazirotul, Tardho Hakim, Vianka Eka Saputra, Bunga Cinta, Ellyn Khumairo, Dina Prihastuti, Faris Rifki Fauzi, Muhammad Gibrail, Efi Nur Fitriya, Rizqa Ula Fahadha
Abstract: Wilayah Kabupaten Magelang masih berfokus pada intervensi penurunan angka stunting. Dalam pelaksanaannya yang dibutuhkan oleh masyarakat yaitu edukasi terkait bagaimana stunting ini dapat dicegah. Seperti masyarakat di Desa… esa Wonogiri, Kajoran memiliki antusiasme yang cukup tinggi terhadap edukasi pencegahan stunting. Melalui kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh Kelompok 68 KKN Untidar di Desa Wonogiri, ibu dan balita stunting telah berpartisipasi aktif dan memiliki ketertarikan yang tinggi untuk mencegah stunting bagi keluarganya. Saat dilakukan wawancara maupun dalam diskusi pencegahan stunting, individu atau kelompok ibu dengan balita stunting dapat menggali informasi terkait pengetahuan stunting dan cara mencegahnya. Dalam upaya untuk menurunkan angka stunting, peran kader posyandu untuk mendampingi dan ibu balita sendiri sangat penting untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibuktikan dengan pengolahan makanan untuk anak yang sesuai dengan gizi balita. Selain dari keterampilan pembuatan makanan untuk anak, dengan pola atau perilaku hidup masyarakat yang sehat juga perlu ditingkatkan. Dengan begitu, baik dari gizi yang masuk dalam tubuh ibu hamil maupun balita dapat selaras dengan pola perilaku hidup sehat yang menunjang kesehatan balita dan mencegahnya dari terkena stunting.

Unlocking Team Potential With Effective Communication: Seminar Komunikasi Efektif Karyawan CV. Kreasi Pisang Indonesia

Andi Azizah Kusuma Dewi, Arzety Dinda Syafiqa, Afriani Taufik, Andi Halimah
Abstract: Komunikasi memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Komunikasi menjadi hal yang penting dalam keberlangsungan interaksi, baik dalam ranah formal maupun non formal. Suatu organisasi tidak akan berjalan dengan baik… tanpa adanya komunikasi. Peranan komunikasi dalam organisasi sebagai pondasi untuk bisa menjalankan fungsi-fungsi dan tujuan yang akan dicapai suatu organisasi. Berdasarkan survey engagement yang dilakukan oleh departemen HCGA pada area komunikasi ditemukan hasil yang lebih rendah dari area lain. Pada Perusahaan CV. Kreasi Pisang Indonesia masih sering terjadi kesalahan dalam komunikasi baik kantar individu maupun kelompok. Sehingga, dilakukan seminar sebagai bentuk upaya yang dapat membantu karyawan juga perusahaan dalam menyelesaikan permasalahannya. Seminar “Unlocking Team Potential Team with Effective Communication” berisikan hal-hal penting seputar komunikasi yang efektif bagi karyawan dalam berinteraksi dalam ranah kerja. Seminar dilakukan dalam rangka membantu memfasilitasi karyawan dalam bentuk intervensi dari pemberian materi mengenai komunikasi efektif. Untuk mengukur perubahan dan peningkatan karyawan sebelum dan sesudah seminar, diberikan pretest dan posttest. Hasil dari seminar yang dilakukan yakni terdapat perbedaan pengetahuan oleh karyawan sebelum dan setelah diberikan seminar yang dibuktikan dari hasil pre-posttest yang dikerjakan.

Pengendalian Dan Pemberantasan Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) Pada Ternak Sapi Di Kelurahan Sendang Mulyasari Kecamatan Tonggauna Kabuptaen KonawePengendalian Dan Pemberantasan Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) Pada Ternak Sapi Di Kelurahan Sendang Mulyasari K

Abu Rahman, Suharjo Suharjo, Endang Sumiratin, Dadin Rahman, Syarif, Syarif, Yonas Kandoro
Abstract: Kelurahan Sendang Mulyasari berada di Kecamatan Tonggauna Kabupaten Konawe, salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara. Mata pencaharian penduduk kelurahan Wawonggole sebagian adalah petani Peternak… dan sebagian lainnya pegawai negeri dan wiraswasta. Komoditas ternak sapi yang banyak dihasilkan di kelurahan tersebut salah satunya adalah ternak sapi bali. Pencegahan penyakit mulut dan kuku dengan melaluli sosialisasi kepada petani peternak kepada masyarakat Kelurahan sandang mulyasasri  sangat perlu diinformasikan teknologi pencegahan mulut dan kuku  ini guna menambah pengetahuan dan ketrampilan terkait kesehatan ternak sapi. Metode dilakukan dengan memberikan penyuluhan, pelatihan dan diskusi kepada petani peternak RW 02 (Kelompok Dasa Wisma RW 01) tentang proses vaksinasi pada ternak sapi .  Penyampaian materi dilakukan dengan pelatihan serta praktek langsung dengan petani peternak sapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kelurahan sendang mulyasari yan berkedudukan di Kecamatan Tonggauna   telah berjalan dengan lancar sesuai rencana. Hal ini dapat dilihat dari antusiasnya masyarakat petani peternak mengikuti pelatihan serta membawa ternak untuk di lakukan vaksin ini,. Masyarakat petani peternak sangat tertarik dengan teknologi pengendalian penyakit mulut dan kuku dengan teknologi melalui vaksin  . Pengenalan dan penerapan teknologi ini sudah dapat menyentuh salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam membantu usaha petani peternak sapi bali terkait kesehatan ternak yang mereke pelihara.

Sosialisasi Pemanfaatan E-Commerce Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Momea

Heriswanto, Melati, Liswatin, Liswatin, Izharuddin Pagala, Welis Raldianingrat
Abstract: Pelaksanaan pengabdian  kepada masyarakat ini melibatkan satu  Mitra yaitu  Kelompok UKM Mitra ini bertempat di Desa Momea, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe. Kelompok ini memiliki aneka usaha, antara lain aneka kuliner,… liner, pakaian, laundry, kesehatan dan kerajinan. Namun, Karena kurang nya pengalaman membuat  kurangnya promosi dan penjualan produk yang masih dilakukan secara tradisional serta kemampuan manajemen atau pengelolaan yang kurang profesional, hal tersebut yang menyebabkan kurang berkembangnya usaha bahkan beberapa diantaranya gulung tikar. Ada lagi yang karena tetap ingin memperoleh pendapatan tetap menjualnya kepada pedagang besar tanpa merk, sehingga banyak yang produknya diakui sebagai produk orang lain. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menerapkan e-commerce terhadap penjualan aneka produk UKM yang ada di Kelurahan Latoma dengan maksud mengenalkan dan meningkatkan omset penjualannya, sedangkan metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode parsitipatif, penyuluhan, pendampingan dan pelatihan. Hasil   yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan   adanya bantuan pelatihan dan aplikasi e-commerce dapat meningkatkan motivasi bagi mitra untuk melaksanakan pemasaran terhadap produknya supaya omsetnya meningkat agar mampu meningkatkan ekonomi keluarga.