Search Articles & Publications

Showing 320 articles found for "Langka"

METODE WEIGHTED MOVING AVERAGE DALAM M-FORECASTING

Nasution, Akmal
Abstract: Abstract: M-Forecasting or Mobile Forecasting can be interpreted as mobile-based forecasting. Forecasting here means predicting a situation in the future. The use of mobile technology in forecasting is considered appropriate… iate to improve the efficiency of forecasting to be carried out, this is supported by the development of increasingly mobile technology, where digital marketing marketing research institutions estimate that in 2018 the number of active smartphone users in Indonesia is more than 100 million people. This fantastic amount can be utilized by the development of mobile-based information systems for forecasting. Predictions of a forecast can be realized by using several methods. The Weighted Moving Average method is one of them. This method provides predictions for the future by utilizing previous data and giving different weights for each data used. The level of confidence in forecasting can be determined by measuring the error percentage of the forecasting obtained. The higher the error rate can be interpreted that the forecasting results obtained are increasingly unreliable or inaccurate, and vice versa. This forecasting technique can be applied in various fields of work, including in forecasting rubber production. By obtaining forecasting data on rubber production in the future, of course, it can provide an overview of future work steps, so that it can increase the company's work productivity. Based on this, the researchers intend to build a mobile-based forecasting application system, so that it can be installed in a mobile device later, especially mobile technology with the Android operating system.   Keywords: Forecasting, Mobile, Android, Weighted Moving Average.   Abstrak: M-Forecasting atau Mobile Forecasting dapat diartikan sebagai peramalan berbasis mobile. Peramalan disini berarti memprediksi suatu keadaan dimasa mendatang. Penggunaan teknologi mobile dalam peramalan dianggap tepat untuk meningkatkan efisiensi peramalan yang akan dilakukan, hal ini didukung dengan perkembangan teknologi mobile yang kian pesat, dimana lembaga riset digital marketing emarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang.  Jumlah yang fantastis ini dapat dimanfaatkan dengan pengembangan sistem informasi berbasis mobile untuk peramalan. Prediksi dari sebuah peramalan dapat terwujud dengan penggunaan beberapa metode. Metode Weighted Moving Average adalah salah satunya. Metode ini memberikan prediksi masa depan dengan memanfaatkan data-data terdahulu dan memberikan bobot yang berbeda-beda untuk setiap data yang digunakan. Tingkat kepercayaan peramalan dapat diketahui dengan mengukur persentase eror dari peramalan yang diperoleh. Semakin tinggi tingkat eror dapat diartikan bahwa hasil peramalan yang diperoleh semakin tidak dapat dipercaya atau tidak akurat, begitu juga sebaliknya. Teknik peramalan ini dapat diterapkan diberbagai bidang pekerjaan, termasuk dalam peramalan produksi karet. Dengan memperoleh data peramalan produksi karet dimasa mendatang tentunya dapat memberikan gambaran untuk langkah-langkah kerja kedepannya, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja perusahaan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud membangun sebuah sistem aplikasi peramalan berbasis mobile, sehingga dapat dipasang diperangkat mobile nantinya, khususnya teknologi mobile dengan sistem operasi android. Kata Kunci:    Forecasting, Mobile, Android, Weighted Moving Average.

IMPLEMENTASI METODE SAW DALAM MENENTUKAN MEDIA PROMOSI (STUDI KASUS PADA LPP LPS KOMPUTER AIR JOMAN)

Rahayu, Elly, Handayani, Masitah, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Abstrak: Lembaga Pendidikan dan Pelatihan LPS Komputer   Air Joman berdiri sejak tahun 2010 dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. Ditinjau dari sisi letaknya yang berada diantara Kota Kisaran dengan Kota Masya… asya Tanjung Balai maka LPP LPS Komputer Air Joman harus bekerja lebih keras untuk dapat  menarik minat konsumen  untuk belajar di lembaga tersebut. Untuk itu perlu   pemilihan media promosi yang tepat. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana mengimplementasikan metode SAW dalam menentukan media promosi terbaik bagi LPP LPS Komputer Air Joman. Tujuannya adalah mengimplementasikan media SAW dalam menentukan media promosi yang tepat bagi LPP LPS Komputer Air Joman. Pemilihan media  promosi dilakukan dengan metode Simple Additive Weithing (SAW). Langkah-langkah yang dilakukan adalah: menentukan  nilai kriteria masing-masing alternativ , menentukan bobot , melakukan normalisasi matrik dan   melakukan proses normalisasi matriks keputusan ke skala yang dibandingkan dengan semua rating alternative. Hasil Penelitiannya adalah bauran promosi dengan alternative Promosi Penjualan sebagai media yang terbaik dengan nilai 1,75.   Kata Kunci : Metode SAW, Promosi,  Media Promosi, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan, LPS       Abstract: Education and Training Institute LPS Computer Air Joman established since 2010 under the auspices of the Asahan District Educational Office.  It is Located between Kisaran City and Kota Madya Tanjung Balai then LPP LPS Computer Air Joman must work harder to be able to attract consumers to study at the institution. For that we need the right promotion media to be informs that institusion.  The formulation problem in this research is how to implement SAW method in determining the best promotion media for LPP LPS Computer Air Joman. The goal is to implement SAW media in determining the right media promotion for LPP LPS Computer Air Joman. The selection of promotion media is done by Simple Additive Weithing (SAW) method. The steps taken are: determine the criteria value of each alternative, determine the weight, normalize the matrix and perform the process of normalizing the decision matrix to the scale compared with all the alternative rating. The result of the research is promotion mix with Sales Promotion alternative as the best media with value 1.75.   Keywords: SAW Method, Promotion, Media Promotion, Institute of Education and Training, LPS

Electronics Module Development Using Heyzine Flipbook on Materials that Change Energy Form

Lutfia Alfina Iskandar, Yuyun Elizabeth Patras, Tustiyana Windiyani
Abstract: This research aims to create teaching materials on energy conversion for fourth graders at SDN Cilangkap 08 Elementary School in Depok. The development of these materials uses the ADDIE model (Analysis, Design, Development,… nt, Implementation, Evaluation). It started with analyzing the needs, studying the students, designing the product, developing the e-module, getting expert validation, and then testing the e-module on energy transformation. The results from the experts in media, language, and subject matter showed that the e-module using Heyzine flipbooks was valid for use, with an average percentage of 96%. In the testing phase, 32 students provided responses that were highly suitable for use, with an average percentage of 96%. Based on the research results, it can be concluded that the e-module learning material using Heyzine flipbooks on the topic of energy transformation developed in this study is proven to be valid, easy, and engaging for students to use, and highly suitable for study.

Manajemen Sekolah Dalam Penanaman 6 Pondasi Gerakan Transisi Paud – SD Di Kelas Awal SDN Lokpaikat 1 Dan SDN Bitahan 1 Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin

Lina Mailida, Muhammad Yuliansyah, Husnul Madihah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran manajemen sekolah dalam penanaman 6 pondasi gerakan transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) di kelas awal, dengan fokus pada SDN Lokpaikat 1 dan… an SDN Bitahan 1 di Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, termasuk perbedaan tingkat kesiapan anak, tantangan sumber daya manusia, dan kesulitan dalam menyesuaikan kurikulum antara PAUD dan SD. Dalam mengatasi tantangan ini, manajemen sekolah menunjukkan inisiatif kreatif, kondisi kurikulum, dan mengintensifkan komunikasi dengan orang tua sebagai strategi penting.Kolaborasi yang erat antara sekolah, guru, dan orang tua adalah kunci keberhasilan dalam mendukung transisi anak-anak dari PAUD ke SD di kedua lembaga pendidikan tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkuat pemahaman tentang manajemen peran sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan inklusif bagi anak-anak selama fase transisi krusial dari PAUD ke SD. Jenis Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang ada. Hasil penelitian tentang manajemen sekolah dalam penanaman 6 pondasi gerakan transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) di kelas awal di SDN Lokpaikat 1 dan SDN Bitahan 1, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, menunjukkan komitmen manajemen sekolah dalam mempersiapkan anak-anak untuk transisi yang sukses. Langkah-langkah seperti kolaborasi yang efektif dengan semua pemangku kepentingan, peran proaktif kepala sekolah dan guru, serta keterlibatan orang tua menjadi kunci dalam mendukung proses transisi. Tantangan seperti perbedaan kesiapan anak, hambatan sumber daya manusia, dan kesulitan dalam menyelaraskan kurikulum antara PAUD dan SD diatasi melalui upaya kreatif manajemen sekolah. Kolaborasi erat antara sekolah, guru, dan orang tua terbukti penting dalam membantu anak-anak menghadapi transisi ini dengan percaya diri dan sukses.

Examining The Feasibility Of The Housing Provision Policies For Low-Income Communities In Indonesia: A Case Study Of The Tapera Program

Dhiraj Kelly Sawlani
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas Program Tapera dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode… studi kasus untuk menganalisis dampak program dan implementasinya sebagai kebijakan publik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai manajemen dan hasil program.Studi ini menggunakan purposive sampling dengan teknik bola salju untuk memilih informan, termasuk administrator program, pembuat kebijakan, penerima manfaat berpenghasilan rendah, pejabat pemerintah daerah, dan lembaga keuangan. Analisis data mengikuti model interaktif, yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data, dengan triangulasi yang digunakan untuk memastikan validitas dan reliabilitas.  Temuan-temuan tersebut mengungkapkan bahwa meskipun Program Tapera telah membuat langkah signifikan dalam mendorong pemerataan dan keberlanjutan perumahan, masih ada tantangan dalam hal keterjangkauan, kesenjangan antar wilayah, dan transparansi. Isu-isu ini menyoroti perlunya reformasi strategis, seperti mekanisme keuangan yang lebih baik, perluasan jangkauan, dan peningkatan tata kelola.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Tapera memiliki potensi untuk secara signifikan mengurangi ketimpangan perumahan dan mendorong kesetaraan sosial, asalkan tantangan-tantangan utama dapat diatasi melalui inovasi dan kolaborasi.Penelitian ini berkontribusi pada wacana evaluasi kebijakan publik, dengan menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan aksesibilitas perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Respon Mahasiswa Terhadap Penggunaan Benang Gigi

Manginar Sidabutar, Simamora, Friska D., Azriel D.M.G Tupitu
Abstract: Sisa makanan yang menempel pada bagian interproksimal terutama pada gigi berjejal sulit dijangkau dan dibersihkan menggunakan sikat gigi saja. Sisa makanan yang tidak dibersihkan secara sempurna dapat menyebabkan terjadinya… nya penumpukan plak, terbentuknya karang gigi (kalkulus), dan dapat memicu terjadinya penyakit gusi (gingivitis) dan kerusakan pada jaringan pendukung gigi (periodontitis), benang gigi merupakan metode yang paling direkomendasikan untuk menghilangkan plak di bagian interproksima. Penggunaan Benang gigi merupakan solusi untuk membersihkan sisa makanan yang masih menempel di celah-celah gigi, menggunakan benang gigi bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga Kesehatan mulut agar terhindar dari karang gigi (kalkulus), penyakit gusi (gingivitis), dan periodontitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat penggunaan benang gigi pada mahasiswa  dan bagaimana tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan benang gigi.        Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang menggambarkan respon mahasiswa terhadap penggunaan benang gigi seperti alasan tidak menggunakannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang mau menggunakan benang gigi 44,8%  alasan responden menggunakan benang gigi dominannya karena responden merasa penggunaan benang gigi itu penting responden mengatakan bahwa responden merasa nyaman saat menggunakan benang gigi dan benang gigi membuat celah-celah gigi lebih bersih dibandingkan menggunakan tusuk gigi. Dominan responden yang tidak mau menggunakan benang gigi 55,12%  alasan responden tidak menggunakan benang gigi dominanya yaitu karena biaya yang mahal sehingga responden tidak mampu membeli benang gigi,  dan lingkungan yang tidak terbiasa menggunakan benang gigi, dan responden mengatakan penggunaan benang gigi membutuhkan waktu yang lama sehingga responden malas menggunakan benang gigi.   Kesimpulan penelitian yaitu Sebagian besar Responden tidak menggunakan benang gigi, responden tidak menggunakan benang gigi dikeranakan kurangnya pemahaman tentang teknik penggunaan benang gigi yang benar, dan belum terbiasa untuk menggunakan benang gigi sehingga responden merasa sulit saat menggunakan benang gigi ini dikarenakan kurangnya promosi.

Eksplorasi Konsep Moderasi dalam Al-Qur'an sebagai Alternatif Solusi Rasisme Antar Suku di Sosial Media

moch ubaidillah, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Fenomena rasisme berbasis suku di media sosial, seperti diskriminasi terhadap Suku Madura yang sering dikaitkan dengan stereotip negatif, menunjukkan urgensi solusi berbasis nilai untuk meredam konflik sosial. Artikel ini… i mengeksplorasi konsep moderasi (wasathiyah) dalam Al-Qur'an sebagai pendekatan alternatif untuk menangani permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur dengan pendekatan kualitatif, menelaah ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan seperti Al-Baqarah: 143 dan Al-Hujurat: 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi, seperti toleransi, keadilan, dan inklusivitas, memberikan panduan praktis untuk menciptakan harmoni sosial di media sosial. Studi kasus diskriminasi terhadap Suku Madura memperkuat pentingnya pendekatan ini dalam menghilangkan stereotip negatif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa nilai moderasi dapat diterapkan melalui kampanye edukasi, moderasi konten, dan dialog lintas komunitas. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan konseptual untuk mengatasi rasisme di media sosial sekaligus mempromosikan interaksi yang inklusif.

Analisis Kriminologi Terhadap Fenomena Love Scamming

Rahayu Sri Utami, Farrah Rahma Azarine, Apriara Vonnie Kartika
Abstract: Peristiwa love scamming atau penipuan berbasis hubungan asmara di dunia maya telah menjadi perhatian serius dalam kajian kriminologi, terutama pada era digital saat ini. Pelaku love scamming sering kali memanfaatkan platform… form digital, seperti media sosial dan aplikasi kencan, agar dapat membentuk hubungan emosional palsu dengan korban. Dengan identitas palsu dan cerita yang telah dirancang dengan apik, pelaku kemudian berhasil membohongi korban, mendapat kepercayaan para korban, kemudian akan meminta bantuan berupa uang. Dalam pandangan kriminologi, peristiwa ini menggambarkan adanya kejahatan berbasis teknologi yang memainkan kepekaan emosional setiap individu. Unsur-unsur seperti kesepian, perasaan untuk dicintai, serta kurangnya literasi digital korban ikit serta berfungsi dalam meningkatkan kerentanannya terhadap penipuan ini. Selain itu, sifat tidak beridentitas serta jarak fisik dalam interaksi digital memungkinkan pelaku bertindak tanpa diketahui, sehingga menyulitkan proses penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena love scamming melalui sudut pandang kriminologi yang fokus pada unsur- unsur pendorong, dampak psikis, serta langkah pencegahan yang dapat diambil. Pendidikan serta peningkatan literasi digital menjadi kunci dalam pencegahan kasus ini, selain penguatan regulasi terhadap platform daring yang digunakan oleh pelaku. Kerjasama antar negara juga sangat dibutuhkan untuk menangani love scamming, mengingat kejahatan ini sering melibatkan jaringan lintas negara yang kompleks, sulit dilacak, serta memiliki dampak jangka panjang pada korban dan Masyarakat.

Hiperealistis: Memahami Fantasi Dan Realistis Pada Karya Seni Patricia Piccinini

Pattiwael, Fragranthia Jennifer, Bulu, Rutnanda Inne, Lieandani, Vera
Abstract: Fenomena pelestarian lingkungan yang kerap kali menjadi topik hangat bagi banyak orang menjadi titik inspirasi dari setiap kekaryaan Patricia Piccinini yang diungkapkan melalui karya seni patung dengan tema Hiperealistis.… . Patricia mengeksplorasi hubungan dengan manusia, mesin dan alam sebagai  makhluk hybrid. Karya-karya seni patung interaktif dengan menembus batas yang ada masih sangat langka diciptakan oleh seniman perempuan, sehingga studi ini memiliki peluang besar untuk dapat dibahas. Permasalahan yang diusung dalam penelitian ini untuk mengetahui proses penciptaan karya seni oleh Patricia. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui, mendeskripsikan serta mendokumentasikan proses kekaryaan particia.  Metode dalam studi ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tahapannya melalui studi literatur, observasi melalui kunjungan ke pameran seniman tersebut, identifikasi dan reduksi data, dan analisis.  Temuan dari penelitian ini, seniman Patricia Piccinini dalam proses penciptaannya memanfaatkan bahan-bahan organik dan teknologi. Hasilnya karya seni yang didisplay menyampaikan pesan refleksi kritis terhadap makna kemanusiaan di era modern dan kondisi manusia saat ini.

Akulturasi Islam Dengan Buadaya Lokal Perspektif Sejarah Kebudayaan Islam

Amelda Zakiyya
Abstract: Makalah ini mengkaji proses akulturasi Islam dengan budaya lokal di Nusantara melalui perspektif sejarah kebudayaan Islam. Akulturasi ini menghadirkan harmoni antara tradisi lokal dan ajaran Islam, tanpa menghilangkan nilai-nilai… lai-nilai keislaman masyarakat. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka untuk menganalisis berbagai bentuk akulturasi, seperti perubahan dalam tradisi adat, seni, dan arsitektur. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan, termasuk pergeseran pemimpin upacara dari dukun ke tokoh agama, penggantian sesajen dengan doa kepada Allah SWT, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam tradisi lokal. Selain menguatkan identitas keislaman, proses ini juga mempererat solidaritas sosial dan menciptakan karakteristik Islam Nusantara yang khas. Akulturasi ini membuktikan kemampuan Islam untuk beradaptasi dengan budaya lokal tanpa kehilangan esensi, menjadikannya contoh keberagaman budaya yang harmonis.