Abstract:Konsep konstruktivisme Jean Piaget dapat diaplikasikan dalam pendidikan Islam dengan memahami bahwa anak-anak membangun pengetahuan mereka sendiri melalui interaksi dengan lingkungan. Dalam konteks pendidikan Islam, hal…
ini dapat diinterpretasikan sebagai pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk aktif terlibat dalam memahami ajaran Islam dan mengaitkannya dengan pengalaman mereka. Pendekatan pembelajaran konstruktivis dapat digunakan untuk membantu siswa membangun pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam melalui refleksi, diskusi, dan eksplorasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengadopsi pemikiran konstruktivisme Jean Piaget dalam pendidikan Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Validitas data yang digunakan dengan meninjau sumber-sumber relevan, termasuk jurnal terakreditasi, artikel ilmiah dan buku-buku terkait. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran konstruktivisme Jean Piaget sangat penting dan berimplikasi dalam pendidikan Islam. Hal ini dibuktikan dengan kurikulum merdeka pada konsep pendidikan P5 dan pembelajaran berdiferensiasi. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk mengadopsi konsep pendidikan yang ada. Karena kontekstualisasi konsep pemikiran konstruktivisme Jean Piaget tersebut dapat memberikan wawasan berharga bagi pendidikan Islam dengan menekankan ajaran dan nilai-nilai agama dan moral, mengedepankan pembelajaran berbasis masyarakat serta dapat menjawab tantangan dunia pendidikan pada era modern ini.
Abstract:Karakter merupakan hal yang penting bagi setiap individu. Karakter yang baik akan menjadikan seseorang menjadi pribadi yang unggul dan bermanfaat bagi lingkungannya. Salah satu mata pelajaran yang berperan dalam pembentukan…
kan karakter siswa adalah mata pelajaran akidah akhlak. Mata pelajaran ini mengajarkan tentang nilai-nilai agama dan moral yang dapat menjadi pedoman bagi siswa dalam bersikap dan berperilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru akidah akhlak dalam meningkatkan karakter Islami siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana peran guru akidah akhlaq dalam pendidikan karakter siswa? (2) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi peran guru akidah akhlaq dalam meningkatkan karakter siswa? (3) Bagaimana cara guru akidah akhlaq meningkatkan karakter siswa melalui pembelajaran yang efektif?. Dengan merumuskan masalah ini, penelitian akan mengarahkan pada analisis mendalam tentang peran guru akidah akhlaq dan strategi yang digunakan dalam meningkatkan karakter siswa pada pendidikan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Abstract:Dalam dunia pendidikan, pengalaman magang telah menjadi komponen integral dalam membentuk mahasiswa menjadi individu yang siap terjun ke dunia kerja. Salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan dalam konteks ini adalah lingkungan…
ingkungan kerja magang, yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap motivasi dan kinerja mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis secara mendalam bagaimana faktor-faktor lingkungan kerja magang, seperti supervisi, kerjasama tim, dan fasilitas, dapat mempengaruhi tingkat motivasi dan kinerja mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik penelitian kepustakaan atau tinjauan pustaka. Sesuai hasil penelitian maka didapatkan hasil bahwa lingkungan kerja magang memiliki dampak positif yang signifikan pada tingkat motivasi mahasiswa. Faktor-faktor seperti dukungan tim, kesempatan pengembangan keterampilan, dan interaksi dengan mentor memainkan peran kunci dalam membentuk motivasi mahasiswa
Abstract:Secara konseptual teori belajar konstruktivisme dengan merdeka belajar merupakan suatu kerangka yang sangat baik sebagai upaya untuk mengembangkan potensi peserta didik. Akan tetapi dalam prakteknya ditemukan beberapa permasalahan…
rmasalahan yang menghambat pelaksanaan konsep merdeka belajar dan teori belajar konstruktivimse. Selain itu, pemahaman guru dan sekolah terkait konsep merdeka belajar dan teori belajar konstruktivisme juga belum terlalu jelas. artikel ini akan mencoba menjabarkan terkait dengan konsep teori belajar konstruktivisme dan pendidikan Agama Islam dalam merdeka belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research, atau kepustakaan. yakni penulis mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur terkait konsep teori belajar konstruktivisme, merdeka belajar dan pendidikan agama Islam. Dalam teori konstruktivisme pembelajaran tidak hanya guru memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi siswa juga harus berperan aktif dalam membangun sendiri pengetahuan yang ada di dalam memori otaknya. Merdeka belajar bukan hanya guru terbebas dari tugas kesehariannya akan tetapi siswa juga memiliki kebebasan dalam menentukan ilmu mana yang dibutuhkan. Hal tersebut sesuai dengan hakikat pendidikan Agama Islam sendiri. Karena Rasulullah dalam mengajar dan mendidik para sahabat menerapkan pembelajaran yang menyenangkan dan membebaskan, menyenangkan dan bebas disini tidak boleh diartikan sebagai sebuah kesenangan dan kebebasan tanpa esensi, melainkan harus dijadikan sebagai sebuah semangat untuk menambah keilmuan.
Abstract:Essensialisme adalah aliran filsafat. Mazhab esensialisme berpendapat bahwa pandangan-pandangan yang mudah berubah, tidak mempunyai arah dan ketidakpastian, mudah goyah muncul karena pendidikan bertumpu pada landasan pandangan-pandangan…
dangan-pandangan yang fleksibel dalam segala bentuknya. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan pustaka. Sedangkan pendekatan kepustakaan adalah penelitian yang menggunakan analisis data berdasarkan dokumen teks, bahan pustaka berupa catatan terbitan, buku, jurnal, surat kabar, manuskrip, jurnal atau artikel. Pandangan esensialisme mengenai pembelajaran adalah bahwa pembelajaran dimulai dari jiwa manusia, kemudian jiwa menyesuaikan diri dengan lingkungannya kemudian ditambah dan dikurangi pada generasi berikutnya. Keuntungan dari Esensialisme adalah membantu memulihkan pokok bahasan dan mengakui perubahan dalam masyarakat. Sedangkan kelemahan aliran Esensialisme adalah orientasinya yang terikat pada tradisi, tidak adanya kesatuan pemikiran di antara para tokoh aliran ini, dan terhambatnya kreativitas di kalangan siswa
Abstract:Pembelajaran Maharah Kitabah adalah memperoleh keterampilan dan kemampuan menulis bahasa Arab dengan benar. Namun dalam penulisan Maharah Kitabah, tidak hanya kaidah bahasa Arab yang dituliskan saja, melainkan aspek lain…
in – aspek kognitif, emosional, dan psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan permasalahan dalam pembelajaran Maharah Kitabah dan pengaruh kaidah yang benar dan tepat pada mahasiswa dalam memodifikasi kaidah penulisan bahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) Pendidikan bahasa Arab (Stambuk 2022), dan objek penelitian ini adalah objek materi dan objek yang diperoleh dari hasil penelitian. Penelitian ini fokus pada permasalahan terkait tingkat kesulitan penulisan Maharah Kitabah dalam bahasa Arab. Data ini diperoleh melalui wawancara terstruktur, khususnya tinjauan pustaka dan dokumentasi temuan penelitian. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Penulisan Maharah Kitabah dengan Metode Psikomotorik. Keterampilan mahasiswa dalam Menulis Maharah Kitabah dan Dampak Menulis Kitabah Secara kognitif, melibatkan penulisan Kitabah berdasarkan struktur yang efisien
Abstract:Pendidikan karakter telah menjadi fokus utama dalam pendidikan modern untuk membentuk individu yang lebih baik secara moral dan etika. Pembelajaran matematika di tingkat SMA juga memiliki peran penting dalam mengembangkan…
n karakter siswa. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menggali hubungan antara pendidikan karakter dan pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Pendekatan metode literatur review digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis berbagai penelitian, artikel, dan sumber-sumber terkait yang membahas korelasi antara pendidikan karakter dan pembelajaran matematika. Beberapa konsep karakter yang relevan dalam konteks ini antara lain adalah integritas, kejujuran, kerja keras, kerjasama, keteladanan, dan tanggung jawab. Temuan literatur menunjukkan bahwa integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika di SMA memiliki dampak yang signifikan. Pembelajaran matematika yang berfokus pada karakter memberikan peluang bagi siswa untuk mengembangkan sikap, nilai, dan perilaku yang positif. Misalnya, penggunaan studi kasus dalam matematika dapat mempromosikan kerja sama antar siswa, sementara menekankan pentingnya kejujuran dalam menyelesaikan masalah matematika dapat membentuk integritas. Selain itu, guru memegang peran kunci dalam memfasilitasi pengembangan karakter siswa melalui pembelajaran matematika. Strategi pengajaran yang memperhatikan aspek karakter akan membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pertumbuhan holistik siswa. Kesimpulannya, terdapat hubungan erat antara pendidikan karakter dan pembelajaran matematika di tingkat SMA. Integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran matematika dapat memperkaya pengalaman belajar siswa, menghasilkan individu yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga memiliki moralitas yang kuat. Diperlukan lebih banyak penelitian dan implementasi yang mendalam untuk memperkuat hubungan ini guna meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan
Abstract:Pengangguran menjadi salah satu masalah serius di Indonesia yang masih sulit diatasi, karena pertambahan jumlah penduduk yang tinggi, tidak diimbangi dengan pertambahan lapangan kerja. Perusahaan semakin selektif menerima…
a karyawan baru, namun minat generasi muda Indonesia dalam berwirausaha saat ini relatif masih rendah. Dalam kondisi ini dunia pendidikan memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan minat berwirausaha generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode probability sampling jenis simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) materi yang di sampaikan secara langsung berpengaruh terhadap minat berwirausaha. 2) Cara penyampaian materi tidak berpengaruh secara langsung terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Hasil penelitian ini memberikan implikasi untuk perguruan tinggi yang menerapkan mata kuliah kewirausahaan dalam bentuk materi yang disampaikan maupun cara penyampaian materi kepada mahasiswanya agar dapat ditingkatkan lagi. Hasil penelitian ini memberikan wawasan bagi mahasiswa untuk melihat apakah dengan adanya mata kuliah kewirausahaan memiliki hubungan terhadap minat berwirausaha mahasiswa.
Abstract:Guidance and counseling is a service provided by schools, one of the functions of which is to help students identify various kinds of problems inherent in them in order to realize effective learning. The various problems…
faced by students in classes towards the school, adjustments to the curriculum, study habits as well as the future and aspirations obtained from the Problem Checklist filled in by students. The research was conducted using descriptive quantitative research with a sample of 109 students using the Slovin formula. The research results were analyzed using percentages and produced findings that the problems faced by students were very diverse, thus hindering the learning process.
Abstract:Pentingnya pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Adanya pembentukan karakter peduli lingkungan ini dilakukan melalui kegiatan…
egiatan pembelajaran di sekolah yang berwawasan lingkungan hidup dengan harapan dapat menyadarkan siswa agar memiliki kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitarnya, serta menyadarkan siswa akan pentingnya menjaga lingkungan untuk kelestarian kehidupan di masa mendatang. Dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan pada siswa di SMA Kartika XX-1 Makassar, tim BKP mengadakan kegiatan lomba kebersihan kelas dengan tujuan untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan bagi siswa-siswa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar, terutama di ruang kelas. Kegiatan lomba kebersihan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2023 dan bertempat di SMA Kartika XX-1 Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari semua kelas sebanyak 22 kelas. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat tiga kelas yang menjadi pemenang, yaitu kelas X MIPA 1, XI MIPA 3, dan XII IPS 2. Dari kegiatan ini, siswa merasa cukup senang mengikuti lomba kebersihan kelas karena mendapatkan manfaat berupa meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan kerja sama dengan teman sekelas. Kegiatan lomba kebersihan kelas ini juga diharapkan dapat dilaksanakan kembali di masa mendatang karena cukup banyak siswa-siswa yang antusias mengikuti kegiatan ini.