Search Articles & Publications

Showing 932 articles found for "Muda"

PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA MELALUI PELATIHAN OLAHAN TAHU DI RAJABASA JAYA RT 009 KOTA BANDAR LAMPUNG

Puspita, Elfa Verda, Eliyana, Rahmi, Agustiani, Kristina, Putri, Nadisa Theresia
Abstract: Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan pembuatan makanan olahan tahu pada ibu- ibu rumah tangga di lingkungan RT 009 Rajabasa Jaya. Adapun tujuan dari pelatihan ini agar dapat menciptakan jiwa wirausaha para… a ibu-ibu rumah tangga, meningkatkan keterampilan dalam bidang pengolahan pangan, terutama dalam hal pembuatan olahan tahu, sehingga mampu memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga. Olahan tahu cukup prospektif karena makanan favorit di masyarakat. Tahu mengandung protein yang cukup tinggi, sehingga berpotensi diolah menjadi produk pangan yang bergizi. Bahan dan cara pembuatan olahan tahu mudah diperoleh dan dipraktekkan. Metode pelaksanaan pelatihan dengan metode langsung praktek. Hasil evaluasi pelatihan membuat pangan olahan tahu ini terlaksana dengan baik dan peserta ibu ibu rumah tangga sudah mempunyai kreatifitas dan inovasi dalam membuat olahan tahu.

Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Isu Lingkungan Pada Media Online Indonesia

Stefanus Roger Kusuma Limbong, Redi Panuju, Farida
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan isu lingkungan pada media online Indonesia menggunakan model framing Robert N. Entman. Penelitian berfokus pada dua berita lingkungan yang dipublikasikan oleh… eh media online Indonesia, yaitu berita Detik.com mengenai persoalan sampah di Jakarta dan berita RRI mengenai gaya hidup ramah lingkungan generasi Z. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis framing Robert N. Entman yang terdiri dari define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi teks berita dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media memiliki konstruksi realitas yang berbeda dalam membingkai isu lingkungan. Detik.com membingkai isu lingkungan sebagai persoalan krisis pengelolaan sampah yang membutuhkan intervensi kebijakan pemerintah dan perubahan perilaku masyarakat. Sementara itu, RRI membingkai isu lingkungan sebagai bagian dari perubahan gaya hidup generasi muda yang semakin sadar terhadap keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa media online memiliki peran penting dalam membentuk pemaknaan publik terhadap isu lingkungan melalui pemilihan sudut pandang, narasi, dan solusi yang ditonjolkan dalam pemberitaan

Perancangan Sistem Informasi Laporan Kegiatan Harian Bidang PPKL Berbasis Website Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi

Retno Pebriana, M.Hanif Adani, Nabilatul Fadliah, Ahadi Joehan, Citra Abdullah
Abstract: Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi masih melakukan pelaporan kegiatan harian secara manual sehingga kurang efektif dan berisiko menimbulkan keterlambatan serta… a kesalahan data. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Informasi Laporan Kegiatan Harian berbasis website untuk mendukung pengelolaan laporan secara lebih efektif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, serta pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mempermudah pengelolaan laporan, monitoring kegiatan, serta penyusunan data secara lebih cepat, akurat, dan terstruktur. The Pollution and Environmental Damage Control Division (PPKL) of the Jambi City Environmental Agency still manages daily activity reports manually, resulting in inefficiencies and increasing the risk of delays and data errors. This study aimed to design a web-based Daily Activity Reporting Information System to improve the effectiveness of report management. Data were collected through observation, interviews, and literature review, while the system was developed using the Waterfall method. The results show that the proposed system facilitates report management, activity monitoring, and data processing in a faster, more accurate, and structured manner.

Pelestarian Nilai Keramat Kanemoton sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Adat Suku Wambon di Kabupaten Boven Digoel

David Laiyan, Welhelmina Jeujanan, Antonius Nggewaka, Syahrabudin Husein Enala, Nikolaus Aneyap
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelestarian nilai keramat Kanemoton pada masyarakat adat Suku Wambon di Kampung Tinggam, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel. Kanemoton merupakan warisan… isan budaya yang memiliki makna sakral sebagai pedoman kehidupan masyarakat adat dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia, leluhur, alam, dan Tuhan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dipilih secara purposive yang terdiri atas kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat adat Suku Wambon. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian Kanemoton masih dilakukan melalui pewarisan nilai secara lisan, pelaksanaan ritual adat, penghormatan terhadap kawasan keramat, penerapan hukum adat, serta pembinaan oleh tokoh adat kepada generasi muda. Tokoh adat memiliki peran sentral sebagai penjaga nilai budaya sekaligus penyelesai konflik adat. Namun demikian, pelestarian Kanemoton menghadapi berbagai tantangan berupa modernisasi, globalisasi, masuknya budaya luar, berkurangnya regenerasi pemangku adat, serta minimnya dokumentasi budaya. Di sisi lain, meningkatnya kesadaran masyarakat dan dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya menjadi peluang untuk menjaga keberlangsungan nilai Kanemoton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian Kanemoton memerlukan sinergi antara masyarakat adat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan generasi muda melalui dokumentasi budaya, pendidikan berbasis kearifan lokal, serta penguatan kelembagaan adat agar nilai budaya tersebut tetap lestari sebagai identitas masyarakat Suku Wambon di tengah dinamika perubahan sosial

Kontribusi Popprov Papua Selatan II terhadap Pembinaan Atlet Muda: Studi pada Cabang-Cabang Unggulan

sari, kartika, Yuyun Meisaroh, Aisyah Kurnia Sugiarto, Eca Nurma Aprilia, Wiwik Rahayu, Ana M.F Kasihiuw, Gerson Picaulima, Hironimus Terrin
Abstract: Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Papua Selatan II/2025 berperan penting dalam mengembangkan dan mengidentifikasi bakat atlet muda di provinsi baru Papua Selatan. Penelitian ini menggunakan studi literatur untuk meninjau… fungsi Porprov sebagai wadah pembinaan yang selaras dengan UU No. 11 Tahun 2022 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga indikator efektivitas pembinaan kabupaten serta sarana memperkuat sportivitas, persatuan, dan identitas daerah. Dengan demikian, Porprov berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia dan penguatan ekosistem olahraga Papua Selatan

Tradisi Lisan dan Kearifan Lokal: Kajian Cerita Rakyat Masyarakat Anim Ha di Kabupaten Merauke

Syahrabudin Husein Enala, Ekfindar Diliana, Syahfitriani Br Ginting, Ricardo Goncalves Klau
Abstract: Penelitian ini mengkaji cerita rakyat masyarakat Anim Ha (Marind) di Kabupaten Merauke sebagai bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pendidikan moral, pelestarian budaya, serta penguatan identitas sosial.… . Dengan menggunakan pendekatan etnografi dan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña untuk menelaah tema, nilai moral, serta kearifan lokal yang terkandung dalam cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Marind memuat pesan-pesan universal seperti kesetiaan, persahabatan, keadilan, keberanian, kemandirian, serta penghormatan terhadap alam. Cerita-cerita seperti Janji Ajaib Seorang Sahabat, Kisah Nona dari Salor, Kutukan Alamem di Tanah Domande dan Kalibian, dan Qaraipe memperlihatkan nilai solidaritas, keadilan sosial, kesadaran ekologis, serta pentingnya ketabahan menghadapi diskriminasi. Selain itu, unsur magis dan simbolisme alam dalam cerita memperkuat relasi spiritual masyarakat dengan lingkungannya. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi lisan masyarakat Anim Ha memiliki relevansi dengan isu kontemporer, terutama dalam pendidikan karakter, pelestarian budaya, mitigasi bencana, dan literasi lingkungan. Oleh karena itu, cerita rakyat Marind penting untuk didokumentasikan serta diintegrasikan dalam pendidikan formal guna menjaga identitas budaya lokal sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur pada generasi muda Papua Selatan. Kata kunci: Cerita Rakyat Marind, Kearifan Lokal, Pendidikan Karakter

Pemberdayaan Pemuda Melalui Organisasi Kepemudaan Di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis

Yane Sujani, Liesdiana, Regi Refian Garis, Ii Sujai
Abstract: Empowerment of Youth through Karang Taruna Organization in Dewasari Village, Cijeungjing Sub-District, Ciamis Regency. This research aims to evaluate youth empowerment through Karang Taruna in Dewasari Village, Cijeungjing… ng Sub-District, Ciamis Regency. The research method employed was qualitative with a descriptive approach, involving 12 informants including village officials and Karang Taruna administrators. The findings indicate that youth empowerment by Karang Taruna in Dewasari Village has been initiated but not yet optimal according to empowerment theory. Challenges identified include low youth interest in training, lack of awareness about the importance of organizations, and constraints in entrepreneurship and funding. Efforts to address these barriers involve more intensive approaches, enhanced socialization and networking, and knowledge enhancement through seminars, workshops, and training sessions. Additionally, providing financial support is crucial to enhance empowerment effectiveness. This study provides insights into real challenges faced in enhancing youth participation in community development. By implementing appropriate strategies, it is expected that youth empowerment through Karang Taruna will become more effective and significantly contribute to Dewasari village's progress.

Peran Pemuda dalam Mendukung E-Government di Era Pemerintahan Berbasis Digital 5.0

Umiyati Haris, Syahrabudin Husein Enala, Syahruddin, Nurjalal
Abstract: This research examines the role of youth in supporting e-government in the era of digital-based government 5.0, highlighting how the younger generation can be the main agent in the digital transformation of government. In… n this context, youth not only act as users of technology, but also as developers of innovations that support the efficiency, transparency, and responsiveness of public services. Secondary data collected through document searches of literature, journal articles, government reports, and other official documents form the basis of this research analysis. The descriptive-analytical qualitative method is used to describe and criticise various aspects of the role of youth in e-government. Case studies such as "LAPOR!" and "Qlue," as well as hackathon initiatives, show how youth directly contribute to the development of digital solutions. In addition, their participation in e-participation platforms such as "Musrenbang Online" shows active engagement in technology-based decision-making processes. Youth also play a role in digital literacy campaigns, helping less tech-savvy communities to utilise e-government services. Involvement in advocacy and research further underlines the potential of youth as a source of innovative ideas and solutions. The results of this study confirm that the contribution of youth in supporting e-government is significant and covers various aspects, from technology development, participation in policy processes, to education and advocacy. Thus, youth are the main key in accelerating the digital transformation of government, ensuring that technology can be maximally utilised to improve the quality of public services and meet the needs of society in the digital era 5.0. Keywords: Youth, E-Government, Digital 5.0, Digital Transformation

Guru sebagai Agen Sosialisator JSN`45

Basuki, Kosasih , U. Suhendar, Saepudin, Asep
Abstract: Penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi semakin mendesak di tengah menurunnya semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Melalui program penyebarluasan Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai (JSN) 1945, dilakukan serangkaian… aian kegiatan sosialisasi dan edukasi yang diselenggarakan oleh Agen Sosialisator JSN`45 (Guru). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, semangat kebangsaan, serta prinsip-prinsip JSN ’45 kepada para siswa di SMKN 1 Cikalongkulon Cianjur, dengan total 39 peserta, dan dilaksanakan di SMKN 1 Cikalongkulon Cianjur pada tanggal 31 Oktober 2025. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman, sikap, dan kesiapan siswa  terhadap sejarah kemerdekaan, implementasi Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari, serta isu-isu kebangsaan seperti radikalisme dan korupsi setelah kegiatan sosialisasi mencerminkan keberhasilan awal dari proses internalisasi nilai-nilai Jiwa, Semangat, dan Nilai Juang 1945

Menggugah Semangat Kebangsaan: Penyebarluasan JSN 1945 oleh Legiun Veteran Republik Indonesia

Saepudin , Asep, Rujiono, Sundari, Sri, Sulasdiarso, Catur, Diponogoro, Dodi, Susilo, Tonny, Agus, Asril, Setiawan, Andika Gatot
Abstract: Penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi urgensi di tengah menurunnya semangat nasionalisme generasi muda. Melalui program penyebarluasan Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai (JSN) 1945,. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini… merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh DPP LVRI dan  DPD LVIRI Jawa Barat dalam memberikan materin asionalisme, semangat kebangsaan dan nilai-nilai JSN 45 kepada anggota LVRI, PPM dan para guru dengan jumlah 35 peserta dan dilaksanakan di Villa GBK Puncak Bogor Jawa Barat pada tanggal 21-27 September 2025. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa peningkatan signifikan dalam pemahaman, sikap, dan kesiapan peserta untuk menjadi agen perubahan. Dengan demikian, program ini tidak hanya melestarikan nilai-nilai perjuangan, tetapi juga memperkuat fondasi karakter bangsa di tengah tantangan global saat ini.