Abstract:Introduction: WHO's global health sector strategy 2022–2030 on HIV goals to reduce HIV infections from 1.5 million by 2020 to 335,000 by 2030, and deaths from 680,000 in 2020 to below 240,000 by 2030. The Southeast Asia…
sia Regional Action Plan (RAP) for HIV (2017–2021) provides a clear vision of "zero new infections, zero HIV-related deaths, and zero discrimination" and a goal to "End the AIDS epidemic as a health threat by 2030". Methods: Qualitative research by understanding the phenomenon of what the research subjects experienced, In this study, the authors used a descriptive method, which aims to describe the facts of the Indonesian government's policy and the Thai government's policy in tackling HIV AIDS cases in each country. Results: People diagnosed with HIV should be offered and associated with antiretroviral treatment (ART) as soon as possible after diagnosis and monitored periodically using clinical and laboratory parameters, including tests to measure the virus in the blood (viral load). Indonesia's policies in dealing with HIV AIDS are: Government Policy, Treatment, treatment and support for PLHIV, Conducive Environment, Sustainability of Countermeasures. Meanwhile, Thailand's state policy is: Prevention, Treatment and treatment, Cooperation in countermeasures and creating a conducive environment for PLHIV. Conclusion: It is known that in principle, the prevention and treatment of HIV AIDS refers to the world health organization and is developed based on the needs of each local government by looking at several ethnicities, races and religions as strategies in accelerating their prevention
Abstract:Berkembangnya kondisi digital sudah menciptakan kemudahan pada banyak kondisi kehidupan, salah satunya pada aktivitas jual beli online melalui platform e-commerce. Namun, aktivitas ini juga menghadirkan tantangan, seperti…
i risiko penipuan dan pelanggaran hak konsumen. Penelitian ini membahas pertanggungjawaban hukum pada pelaku usaha yang merugikan konsumen serta bentuk perlindungan hukum ditawarkan kepada konsumen pada transaksi jual beli di e-commerce, khususnya melalui platform seperti TikTok Shop. Metode penelitian yang pakai ialah metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil analisis mengatakan bahwa setara dengan Pasal 19 Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), pelaku usaha bertanggung jawab mengganti produk konsumen akibat produk yang tidak sesuai. Pemerintah telah menciptakan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) untuk menyelesaikan sengketa serta memberikan perlindungan hukum kepada konsumen. Upaya perlindungan konsumen juga mencakup pemberian informasi yang faktual dan transparan, menambah pemantauan terhadap pelaku usaha, serta pemaparan hukuman bagi pelaku penipuan. Perlindungan hukum ini bertujuan memberikan kepastian hukum, mencegah kerugian konsumen, dan membuat keadaan jualan online aman serta terpercaya. Kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan konsumen sangat penting untuk mengatasi permasalahan yang timbul dalam transaksi di e-commerce.
Abstract:Dalam era digital di zaman sekarang, media sosial telah menjadi alat utama yang terpenting untuk berbagi informasi dan berinteraksi dengan masyarakat. Namun, di sisi lain, globalisasi juga membawa tawaran yang menggoda berupa…
erupa kebebasan tanpa batas, individualisme, pragmatisme, budaya instan, hedonisme, konsumerisme, serta budaya kapitalisme yang bersifat global, sehingga nilai-nilai kearifan tradisional yang bersifat lokal seolah tercampur menjadi satu. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif berbasis teks hadits dan relevansi kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk membahas hadits Nabi dalam etika dalam bermedia sosial. Hadits Nabi memberikan panduan universal dalam menjaga etika di media sosial. Prinsip-prinsip ini relevan untuk mengatasi tantangan digital di era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip etika dalam hadits Nabi, seperti amar ma’ruf nahi munkar, tabayyun (klarifikasi), dan menjaga kehormatan orang lain, memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi tantangan etika di era digital. Implementasi nilai-nilai ini diharapkan dapat membentuk perilaku bermedia sosial yang lebih sehat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan tuntunan Islam.
Abstract:Persinggungan antara kebudayaan dan hukum kewarisan yang bersumber dari hukum islam merupakan sebuah realita tak terbantahkan. Hal ini membawa implikasi bahwa hukum waris yang berlaku di Indonesia secara resmi haruslah mampu…
ampu untuk menengahi persinggungan tersebut. Hukum kewarisan pada penelitian ini berfokus pada Kompilasi Hukum Islam (KHI), tepatnya pada pasal 183. Oleh karena itu, penelaahan terhadap Relevansi KHI terhadap sistem kekerabatan di Indonesia perlu dikaji. Mengingat, bahwa hukum waris islam di Indonesia dituntut untuk menyesuaikan kondisi sosio-antropologis di Indonesia, maka tepat untuk mengetahui tinjauan Islam Progresif terkait keberadaan pasal 183 KHI. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Oleh karena itu peneliti akan mengkaji pelbagai buku, jurnal, karya ilmiah, dan bahan kepustakaan lainnya untuk menunjang pembahasan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasal 183 KHI relevan penerapannya dalam menghadapi sistem kekerabatan di Indonesia yang beragam. Keberadaan pasal 183 KHI telah menunjukan komitmen pemerintah untuk menciptakan tawaran progresifitas kepada masyarakat. Keragaman latar sosial antropologis yang berbeda pada masyarakat Indonesia telah mengindikasikan tuntutan keberadaan hukum yang membawa kemaslahatan umum yang kaitannya dengan waris, Sehingga, keberadaan pasal tersebut memungkinkan kemaslahatan para pihak dapat tercapai. Pasal 183 KHI sejalan dengan Islam Progresif. Pasal tersebut menjadi bukti bahwa hukum waris islam di Indonesia memiliki karakter islam progresif. Hal ini adalah bukti bahwa islam rahmatan lil ‘alamiin.
Abstract:Hukum Islam merupakan sistem hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah, berkembang sejak era Nabi Muhammad SAW hingga zaman modern. Sebagai pedoman hidup yang holistik, hukum ini tidak hanya mengatur aspek keagamaan,…
, tetapi juga mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan politik, menjadikannya relevan dalam berbagai konteks sejarah dan budaya. Penelitian ini membahas perjalanan hukum Islam mulai dari penerapan langsung di masa Nabi, perkembangan mazhab-mazhab hukum pada era klasik, hingga tantangan globalisasi di era modern. Mekanisme ijtihad yang diterapkan para ulama menjadi kunci fleksibilitas hukum Islam dalam menanggapi perubahan zaman, memungkinkan sistem ini tetap adaptif tanpa kehilangan esensi dasarnya. Pada era klasik, hukum Islam berkembang melalui pembentukan institusi peradilan yang terstruktur dan karya-karya ulama besar, seperti Al-Muwatta dan Al-Umm. Sementara itu, era modern menunjukkan upaya kodifikasi seperti Majallah al-Ahkam al-Adliyyah, yang menjadi model bagi integrasi hukum Islam dalam sistem hukum nasional di berbagai negara. Selain itu, konsep keadilan restoratif dan perlindungan hak asasi manusia yang ditawarkan oleh hukum Islam berkontribusi pada pembentukan norma hukum internasional yang berkeadilan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka untuk memahami fleksibilitas hukum Islam dan potensinya dalam memperkaya sistem hukum global. Temuan ini menunjukkan bahwa hukum Islam mampu tetap relevan di tengah perubahan sosial dan tantangan global, menjadikannya salah satu elemen penting dalam menciptakan keadilan universal.
Abstract:Banyak permasalahan yang dialami oleh seseorang akan menyembabkan ketidak seimbangan hormonal yang dimiliki, sehingga, penyebabnya disebabkan oleh beberapa faktor baik itu individu, keluarga, pendidikan dan hal lainnya.…
Begitu halnya dengan mahasiswa kost babus shofa, terutama pada mahasiwa tingkat akhir dan fresh graduate. Mereka merasakan beberapa tekanan dimana hal ini manajemen stress menjadi peran utama. Salah satu yang dilakukan mereka yaitu dengan mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung didalam a-qur’an, seperti dalam surat al-baqarah ayat 286. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pendekatan studi kasus, sehingga untuk mendapatkan informasi terkait permasalahan dilakukan dengan wawancara dan observasi secara langsung. Hasil penelitia ini menunjukkan bahwa adanya keterkaitan antara makna surat al-baqarah ayat 286 dalam manajemen stress dan peningkatan kuliatas hidup yang dirasakan mahasiswa kost babus shofa, dalam mengimplementasikan makna ayat tersebut ada hal yang dilakukan dengan memahami bahwa allah tidak akan membabani seseoarang kecuali dengan kesanggungannya, yaitu dengan mengelola stress dengan baik yaitu pertama dengan memahami faktor yang dapat mempengaruhi stress itu sendiri, yang kemudian menyelesaikannya. Dalam islam juga diajarkan beberapa hal yang harus dilakukan untuk manajemen stress yaitu dengan niat yang ikhlas, sholat dan doa, bersyukur, serta bertawakkal hal ini semua juga dirasakan para narasumber untuk menyelsaikan permasalahan mereka.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensi berkunjung kembali para wisatawan domestik di DIY dengan menguji determinan intensi berkunjung kembali yaitu kepuasan merek, dan pengalaman merek. Sampel yang digunakan adalah…
dalah wisatawan domestik yang berkunjung di DIY sejumlah 228 responden. Metode penelitian adalah survei, dan data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa semua determinan intensi berkunjung kembali terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Temuan penelitian ini memperkaya pemahaman teoritis tentang pentingnya city branding untuk wisatawan domestik, dan memberikan saran pemasaran dan manajemen untuk pengembangan destinasi wisata kota.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk keripik kentang dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Aleza di Medan. Dalam konteks bisnis UMKM, pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi…
ngaruhi kepuasan pelanggan menjadi krusial untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan responden yang merupakan pelanggan tetap UMKM Aleza. Wawancara dilakukan untuk mengeksplorasi aspek-aspek seperti kualitas produk, harga, pelayanan, dan pengalaman keseluruhan yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kualitas produk, variasi rasa, kemasan, pelayanan pelanggan, harga, dan kemudahan akses melalui layanan online sangat memengaruhi kepuasan pelanggan. Mayoritas responden menyatakan kepuasan dengan kualitas dan variasi produk yang ditawarkan oleh Aleza, meskipun beberapa mencatat adanya area yang memerlukan perbaikan, seperti kapasitas produksi, waktu pengiriman, dan konsistensi kualitas pelayanan. Penelitian ini menyoroti pentingnya UMKM dalam memahami preferensi dan ekspektasi pelanggan untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan dan area yang memerlukan perbaikan, UMKM Aleza dapat meningkatkan layanannya dan memenuhi ekspektasi pelanggan secara lebih efektif. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa UMKM perlu terus berinovasi dan beradaptasi untuk mempertahankan posisinya dalam pasar yang kompetitif.
Abstract:UMKM kuliner memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah, termasuk di Kabupaten Soppeng. Namun, pemanfaatan digital marketing oleh pelaku UMKM masih belum optimal, ditandai dengan rendahnya konsistensi promosi, keterbatasan…
terbatasan analisis data, serta kurangnya pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan solusi inovatif berupa AI Marketing Assistant berbasis WhatsApp guna meningkatkan efektivitas pemasaraWhatsappn digital dan daya saing UMKM kuliner. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM kuliner di Kabupaten Soppeng. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan utama UMKM terletak pada sistem yang sederhana, mudah digunakan, serta mampu memberikan rekomendasi pemasaran secara otomatis dan berbasis data. Solusi yang ditawarkan berupa AI Marketing Assistant berbasis WhatsApp yang memiliki fitur respon otomatis, rekomendasi konten promosi, serta analisis waktu unggah yang efektif. Implementasi sistem ini diharapkan mampu meningkatkan konsistensi promosi, mempercepat respon pelanggan, serta meningkatkan omzet UMKM. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi AI berbasis platform yang familiar menjadi pendekatan strategis dalam mendukung transformasi digital UMKM secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini menganalisis efektivitas pemeriksaan pajak daerah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas makanan dan minuman di Kabupaten Bogor. Kajian ini berangkat dari kesenjangan…
antara meningkatnya potensi penerimaan dan menurunnya indikator kepatuhan pelaporan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas unsur BAPPENDA, petugas pemeriksa, tim pemeriksa, dan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan pajak daerah mampu meningkatkan kepatuhan formal dan material, tetapi efektivitasnya belum optimal. Realisasi penerimaan melampaui target pada 2022-2024, namun persentase realisasi menurun dari 115,06% menjadi 102,63%, sementara rata-rata wajib pajak yang melaporkan omzet turun dari 93,06% menjadi 90,63%. Efektivitas pemeriksaan terkendala oleh implementasi standar operasional yang belum konsisten, keterbatasan pemeriksa, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, frekuensi pemeriksaan yang belum merata, serta penegakan sanksi yang belum konsisten. Strategi yang ditawarkan adalah pemeriksaan berbasis risiko yang diperkuat kapasitas sumber daya manusia, sistem digital terintegrasi, komunikasi transparan, frekuensi pemeriksaan yang konsisten, dan tindak lanjut yang tegas.