Search Articles & Publications

Showing 5700 articles found for "Dalam"

Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM ) Di UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatra Barat

Aulya Ramadhani, Yelly Martaliza
Abstract: Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) adalah komponen kunci dalam kurikulum program studi PGSD dan PG-PAUD di STKIP Widyaswara Indonesia. PKM bertujuan untuk memberikan pengalaman mengajar praktis bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan… nyelesaikan studi mereka. Pelaksanaan PKM ini dilakukan di SD Negeri 02 Sikumbang, di mana penulis mengajar di kelas 1 dengan jumlah siswa 23 orang. Metode yang digunakan mencakup observasi non-partisipatif dan pengajaran terbimbing yang dilanjutkan dengan pelatihan mengajar mandiri. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun terdapat beberapa tantangan, seperti menjaga konsentrasi siswa, metode pengajaran yang interaktif terbukti efektif. Selain itu, keterlibatan guru dan orang tua berperan dalam memantau perkembangan siswa, sehingga PKM ini memberikan pengalaman penting dalam mengembangkan keterampilan mengajar.

Penerapan Inovasi Pembelajaran Menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi di UPT SD Negeri 15 Kampai

Azizi Zuhaira, Fitriani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan hasil belajar pada pendidikan sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan pada kelas V di UPT SD Negeri 15 Kampai,… , di mana dirancang dan diimplementasikan media pembelajaran berbasis teknologi untuk mendukung pembelajaran matematika khususnya pada topik Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran berbasis teknologi secara signifikan meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penggunaan fitur multimedia interaktif seperti permainan spinner meningkatkan partisipasi dan semangat siswa dalam menjawab pertanyaan sehingga menghasilkan pengalaman belajar yang lebih efektif. Kajian tersebut menunjukkan bahwa penggabungan media pembelajaran berbasis teknologi dapat berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan sekolah dasar, khususnya matematika. Temuan penelitian ini berimplikasi pada pengembangan metode pengajaran inovatif dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran siswa di Indonesia.

Keefektifan Ice Breaking Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Peserta Didik di UPT SD Negeri 15 Kampai

Ardy Melyen, Fitriani
Abstract: Ice breaking salah satu media pembelajaran yang meyenangkan dengan mengedepankan unsur inovatif, kreatif, futuristik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan ice breaking dalam meningkatkan motivasi belajar… peserta didik. Para peserta didik sering kali mengalami kejenuhan selama proses belajar mengajar. Ini adalah hal yang biasa terjadi, terutama karena mereka masih dalam usia bermain. Oleh karena itu, guru perlu mempelajari metode ice breaking. Ice breaking adalah strategi yang digunakan untuk menghangatkan suasana agar tercipta kondisi yang lebih kondusif dalam kegiatan pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, ice breaking artinya suatu kegiatan yang dilakukan dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk mencairkan suasana yang menegangkan atau membosankan. Penggunaan variasi teknik dan metode yang beragam sangat diperlukan dalam pembelajaran saat ini. Seorang guru harus mampu membuat semua siswanya merasa nyaman selama proses pembelajaran. Hal ini bertujuan agar tujuan dari pembelajaran dapat tercapai. Tujuan pembelajaran dapat tercapai jika siswa dapat memahami materi apa yang disampaikan oleh guru. Salah satu komponen penting dalam belajar adalah bagaimana minat belajar seseorang dalam suatu hal.

Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar Sebagai Pembentuk Guru Profesional Di UPT SDN 09 Kepala Bukit

Annisah Fitriah, Afrimon
Abstract: Program Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) adalah suatu program dalam pendidikan prajabatan guru, yang dirancang untuk melatih mahasiswa atau calon guru menguasai kemampuan keguruan yang utuh dan terintegrasi, sehingga… setelah menyelesaikan pendidikannya mahasiswa siap secara mandiri mengemban tugas sebagai guru. Kemampuan untuk melaksanakan tugas inilah yang dibentuk melalui PKM. PKM dapat dideskripsikan sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam rangka pembentukan profesionalisme guru yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) sesuai tuntutan Undang-Undang Pendidikan Nasional. PKM adalah suatu program yang mempersyaratkan kemampuan aplikasi dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam program pelatihan, berupa kinerja dalam semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya. Kegiatan-kegiatan itu diselenggarakan secara bertahap dan terpadu dalam bentuk orientasi lapangan, pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri, yang terjadwal secara sistematis yang difasilitasi oleh Dosen Pembimbing dan Guru Pamong secara kolaboratif. Dengan demikian, pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam mempersiapkan calon guru yang berkualitas dan siap untuk menghadapi berbagai tantangan dalam dunia pendidikan.

Observasi Lapangan Melalui Kegiatan Latihan Terbimbing Dan Mandiri Di Sekolah Dasar Negeri 24 Lundang Berdasarkan

Anggun Mayang Sari, Erna Warnelis
Abstract: Program Pemantapan Kemapuan Mengajar {PKM} STKIP Widyaswara Indonesia yang dilaksanakan pada semester VI tahun 2024 yang dimulai dari tanggal 20 Mei 2024 sampai dengan 29 Agustus 2024 memberikan kesempatan kepada mahasiswa… wa untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya dalam bidang pendidikan. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran disekolah ,memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal ,mempelajari dan menghayati permasalahan disekolah ataupun lembaga terkait dengan proses pembelajaran,meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang ia kuasai. Program PKM ini meliputi pelaksanaan latihan terbimbing sebanyak 6 {enam }kali dan latihan mandiri sebanyak 3 {tiga} kali. Pelaksanaan latihan terbimbing dan latihan mandiri ini meliputi pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran ,penyiapan media pembelajaran ,melaksankan pembelajaran ,dan melakukan evaluasi pembelajaran. Pada pelaksanaan program PKM di SDN 24 lundang berjalan cukup baik.Dengan dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak terutama pihak sekolah sangat membantu lancarnya proses pelaksanaan program pemantapan kemampuan mengajar ini di sekolah.

Meningkatkan Minat Belajar Siswa Menggunakan Media Power Point Di Kelas 3 SD Negeri 02 Sikumbang

Anisa Nusma Dwi Lestari, Yelly Martaliza
Abstract: Penggunaan media power point memiliki dampak positif dalam meningkatkan minat dan semangat belajar siswa. Siswa di SD Negeri 02 Sikumbang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran dengan menggunakan power point. Media power… r point memiliki peran penting dalam menjelaskan materi dan menyampaikan informasi kepada siswa. Menggunakan alat bantu power point dalam pembelajaran dikelas merupakan satu hal yang dapat mempengaruhi minat belajar siswa. Power point adalah salah satu media pembelajaran yang sudah lama digunakan dalam proses pembelajaran.  Dimana dengan penggunaan media power point siswa akan lebih tertarik dan berminat untuk mengikuti kegiatan belajar. Sehingga dengan penggunaan media power point ini akan meningkatkan keefektifan kegiatan belajar siswa.

Penerapan Model Pembelajaran Based Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V SDN 12 Batang Lawe

Ahmad Al Akbar, Dian Sarmita
Abstract: Dalam rangka memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran dan managerial di sekolah, untuk melatih dan mengembangkan keguruan, serta keterampilan mengajar. Maka diadakan sebuah program untuk meningkatkan… ingkatkan kualitas mahasiswa sebagai calon guru yakni program PKM (Pemantapan Kemampuan Mengajar). Program ini bertujuan untuk melatih calon guru melalui praktek mengajar secara nyata di sekolah. Program PKM ini dilakukan melalui beberapa tahapan yakni tahap pengamatan proses pembelajaran, latihan terbimbing dan latihan mandiri. Hasil dari program PKM umumnya berjalan dengan baik sesuai dengan program dan kegiatan yang telah dirancang. Mahasiswa mampu mengetahui proses pembelajaran secara langsung, dapat merencanakan pembelajaran dan melaksanakan proses belajar mengajar di kelas serta meningkatkan keterampilan mengajar. Dapat disimpulkan bahwa melalui program PKM, mahasiswa mampu meningkatkan hard skill maupun soft skill dalam mengajar.

Pengembangan Kreativitas Melalui Pelatihan Buket Kawat Bulu Untuk Siswa Kelas 6 SD Negeri Sumurboto

Ghifarina Izza Hafida Milla, Muhammad Fadhil Wathani, Nova Hikayatul Asiroh, Irfan Maulana Ahmad, Puji Lestari
Abstract: Kreativitas berperan penting dalam memfasilitasi ekspresi diri dan memberikan kepuasan pribadi, terutama bagi anak-anak yang merupakan masa depan bangsa. Pengembangan kreativitas sejak usia dini sangatlah penting. Penelitian… tian ini fokus pada pelatihan pembuatan buket dari kawat bulu (pipe cleaner) di SD Negeri Sumurboto, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kreativitas siswa kelas 6. Metode pelatihan yang digunakan bersifat kualitatif, dengan pendekatan terstruktur dan terorganisir, dilakukan pada 25 Juli 2024. Pelatihan ini melibatkan 56 siswa yang dibagi menjadi 14 kelompok, dengan setiap kelompok didampingi oleh anggota tim pengabdian. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik pembuatan buket bunga dari kawat bulu sebagai sarana peningkatan kreativitas. Alat dan bahan yang digunakan meliputi kertas cellophane, floral foam, tusuk sate, kawat bulu, selotip, pita, gunting, dan lem tembak. Proses pelatihan mencakup pembuatan pola bunga dari kawat bulu, perakitan dengan tusuk sate, wrapping dengan kertas cellophane, dan penyelesaian dengan pita. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi, kemampuan mereka dalam merancang dan menciptakan karya seni meningkat. Program ini tidak hanya mendorong kreativitas siswa tetapi juga menyediakan bekal keterampilan yang dapat diterapkan dalam peluang usaha di masa depan. Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa dapat menyalurkan ide-ide kreatif mereka secara efektif dan memperoleh keterampilan baru yang berharga untuk perkembangan pribadi dan profesional mereka.

Meningkat Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Gerakkan Penghijauan

Eva Suryani, Tri Yanti
Abstract: Pohon sebagai bentuk dari pelestarian lingkungan yang perlu dibudidayakan mulai dari lingkungan sekitar Timbulun Ulu Sungai Suliti melalui Gerakan Penghijauan dengan penanaman 1.500 bibit tanaman pohon yang terdiri dari… pohon mahani, bayu, durian dan jengkol yang melibatakan masyarakat Timbulun ulu Suliti. Target yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah meningkatakan sumber daya manusia yang sadar akan pentinya program gerakkan penghijauan dilakukan, dan diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga bisa memberikan efek yang positif bagi masyarakat di Timbulun Ulu Suliti kenagarian Persiapan pakan Rabaa Utara Duo khususnya dan Kabupaten Solok Selatan Umumnya. Dari hasil kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan : (1) Stake holder kampus dalam hal ini Dosen dan mahasiswa STIE Widyaswara Indonesia bekerjasama dengan pihak pemerintah dan masyarakat Timbulu Ulu Suliti terlibat langgsung dalam kegiatan penanaman pohon mahoni, durian, jengkol, bayu. (2) Kegiatan penenaman pohon sudah terlaksanak dengan baik ditandai dengan penenam 1.500 bibit pohon tanaman pohon mahoni, durian, jengkol, bayu di Timbulun Ulu Sungai Suliti Kenagarian Persipan Pakan Rabaa Utar Duo Kabupaten Solok Sleatan. Saran yang dapat diberikan adalah pembinaan dan pengelolaan penanaman pohon secara berkelanjutan sebagau upaya mewujudkan kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat.

Pemberdayaan Masyarakat Taat Hukum Dalam Membuat Sertifikat Halal Bagi Umkm Di Kecamatan Batam Kota, Kota Batam

Mulyanto
Abstract: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Batam Kota, Kota Batam terhadap pentingnya sertifikasi halal sebagai bagian… an dari kepatuhan hukum dan jaminan kualitas produk. Sertifikat halal menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun internasional, terutama di tengah semakin tingginya tuntutan konsumen terhadap kehalalan produk yang dikonsumsi. Program ini dirancang untuk memberdayakan pelaku UMKM melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan teknis dalam proses pengurusan sertifikat halal. Kegiatan dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak terkait seperti lembaga sertifikasi halal, dinas perindustrian, serta praktisi hukum yang kompeten dalam bidang halal dan regulasi UMKM. Metode pelaksanaan program mencakup tiga tahap utama: (1) sosialisasi mengenai urgensi dan manfaat sertifikasi halal, (2) pelatihan prosedur teknis dan regulasi yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi, dan (3) pendampingan langsung bagi UMKM yang ingin mengajukan sertifikat halal. Peserta program juga diberikan akses informasi terkait persyaratan administrasi, persiapan dokumen, serta konsultasi berkelanjutan selama proses sertifikasi. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman di kalangan pelaku UMKM tentang pentingnya sertifikat halal dan bagaimana prosedur pengurusannya. Selain itu, beberapa UMKM telah berhasil mengajukan permohonan sertifikat halal setelah mengikuti program ini. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran hukum di kalangan pelaku UMKM serta mendorong mereka untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas produk agar lebih kompetitif di pasar yang lebih luas. Ke depan, diharapkan semakin banyak UMKM di Batam Kota yang memiliki sertifikat halal, sehingga dapat memperluas akses pasar dan memberikan jaminan kepercayaan bagi konsumen.