Search Articles & Publications

Showing 167 articles found for "Unggul"

Komparasi Algoritma Naive Bayes Dan Random Forest Pada Klasifikasi Kanker Payudara

Ika Indah Lestari, Ahmad Homaidi
Abstract: Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum ditemukan pada wanita dan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di seluruh dunia. Ketepatan dalam diagnosis kanker payudara menjadi sangat krusial… l untuk penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa algoritma Naive Bayes dan Random Forest dalam mengklasifikasikan kanker payudara menggunakan dataset Breast Cancer Wisconsin. Metodologi penelitian dimulai dengan pengumpulan data dari dataset Breast Cancer Wisconsin yang terdiri dari 569 sampel dengan 32 atribut. Proses preprocessing data meliputi konversi data dari format nominal ke binominal untuk atribut diagnosis. Implementasi algoritma menggunakan tools RapidMiner dengan pendekatan cross validation (k=10) untuk evaluasi model yang lebih robust. Performa kedua algoritma dibandingkan menggunakan berbagai metrik evaluasi termasuk accuracy, precision, recall, dan analisis confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memberikan performa yang lebih unggul dengan tingkat akurasi 94,91% (±5,06%), precision 95,33%, dan recall 93,90%. Sementara itu, Naive Bayes mencapai akurasi 93,51% (±5,30%), precision 93,68%, dan recall 92,67%. Random Forest juga menunjukkan keunggulan dalam mengurangi false positive, dengan hanya 8 kasus dibandingkan 15 kasus pada Naive Bayes. Analisis confusion matrix menunjukkan bahwa kedua algoritma memiliki kemampuan yang baik dalam mengklasifikasikan kasus kanker payudara, meskipun Random Forest menunjukkan performa yang lebih stabil dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua algoritma efektif untuk klasifikasi kanker payudara, dengan Random Forest menunjukkan keunggulan dalam hal akurasi dan presisi. Hasil ini dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk diagnosis kanker payudara, dimana Random Forest dapat menjadi pilihan utama ketika akurasi menjadi prioritas, sementara Naive Bayes tetap menjadi alternatif yang valid ketika kesederhanaan implementasi dan efisiensi komputasi diperlukan.

Efektivitas Penggunaan Air Nanobubble dalam Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman: A Mini Review

Mery Delvina, Abdul Razak, Skunda Diliarosta
Abstract: Pertanian merupakan sektor vital dalam ketahanan pangan global yang terus menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim, keterbatasan lahan, dan kebutuhan untuk meningkatkan produktivita. Dalam menghadapi tantangan… ngan tersebut, inovasi teknologi menjadi kunci utama untuk mengoptimalkan hasil pertanian. Jenis penelitian ini mengadopsi pendekatan studi kepustakaan yang mengedepankan proses pengumpulan data melalui penelaahan sumber-sumber literatur. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini mengikuti beberapa tahapan sistematis, meliputi pengkajian literatur, penentuan judul, penyaringan abstrak, pemilihan naskah lengkap, dan penyusunan mini-review. Hasil dari penelitian ini mengemukakan bahwa Air nanobubble merupakan inovasi teknologi yang menghadirkan gelembung berukuran 1-100 nanometer dalam media udara. Teknologi ini memiliki keunggulan berupa muatan permukaan negatif yang tinggi, stabilitas jangka panjang hingga berminggu-minggu, dan kemampuan meningkatkan kadar oksigen terlarut secara signifikan. Karakteristik uniknya mencakup modifikasi struktur molekul udara yang menciptakan sifat hidrofobik-hidrofilik, serta distribusi gelembung yang lebih merata karena ukurannya yang nano mengurangi kecenderungan penggabungan atau pengapungan. Pelepasan oksigen yang bertahap mendukung proses biologis seperti pertumbuhan akar dan aktivitas mikroorganisme. Dengan berbagai keunggulan tersebut, air nanobubble memiliki potensi besar dalam penerapan pertanian modern, terutama dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi dibandingkan sistem irigasi konvensional.

Analisis Perancangan Sistem Informasi Absensi Guru Berbasis Website Menggunakana QR Code Di MA Ibrahimy Secang Kalipuro Banyuwangi

Abrori, Syariful, Abdus Samad
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi absensi guru berbasis website menggunakan QR Code di MA Ibrahimy Secang Kalipuro Banyuwangi. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan pencatatan kehadiran… n guru yang masih dilakukan secara manual, yang rentan terhadap kesalahan dan manipulasi data. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, dan studi literatur. Perancangan sistem menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall. Sistem dirancang menggunakan diagram UML seperti use case dan activity diagram, serta perancangan database menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi absensi guru yang dirancang berhasil mengintegrasikan teknologi QR Code dengan platform berbasis website, menciptakan solusi yang inovatif dan efisien. Sistem ini menawarkan sejumlah keunggulan signifikan, termasuk proses absensi yang cepat dan akurat, peningkatan keamanan melalui penggunaan QR Code unik untuk setiap guru, serta fleksibilitas dan aksesibilitas tinggi bagi administrator sekolah. Fitur integrasi data absensi dengan jadwal pelajaran memungkinkan pemantauan yang lebih terperinci terhadap kehadiran guru, memberikan gambaran yang lebih akurat tentang pelaksanaan proses belajar mengajar di madrasah.

Evaluasi Dampak Strategi Pelatihan Dan Pengembangan SDM Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Inovasi Organisasi

Intan Masfaur Rohmah, Silvia Lailatul Anggraini, Rufita Laily Suryanti, Nurul Setianingrum
Abstract: Dalam penelitian ini tujuan organisasi bergantung pada kebiasaan kerja karyawan. Pada tahapan evaluasi ini, akan melihat apakah hasil pelatihan sesuai dengan tujuan pelatihan dengan memperhatikan penyusunan kriteria evaluasi,… uasi, tujuan evaluasi dan metode yang akan digunakan. Pengembangan sangatlah penting dalam praktiknya keberhasilan bisnis didasarkan pada standar kinerja yang tinggi dan bergantung pada kehidupan sehari-hari. Dalam metode ini menggunakan tinjaun pustaka dari penelitian sebelumnya untuk menjawab hipotesis peneliti. penelitian ini mengumpulkan data dari sumber literatur seperti jurnal, artikel, dan laporan penelitian yang membahas topik tersebut. Program pelatihan tidak hanya meningkatkan kecakapan teknik karyawan tetapi juga menumbuhkan keterampilan interpersonal dan manajerial yang penting untuk mendorong pertumbuhan organisasi selain itu manajer sumber daya manusia menciptakan budaya perusahaan yang positif serta dapat menigkatkan motivasi dan hasil kerja karyawan yang etos kerja dan kuat serta bisa diandalkan, kemudian dapat meningkatkan standar kinerja karyawan, mengurangi pergantian karyawan dan memberikan hasil yang lebih berkualitas. Dan juga, Strategi inovatif dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) berfokus pada penggunaan pendekatan baru untuk meningkatkan dan memaksimalkan kinerja karyawan di dalam perusahaan. Memaluli keterlibatan dalam perencanaan strategis, SDM dapat memastikan bahwa kebijakan dan pratiknya selaras dengan tujuan jangka panjang perusahaan. Dengan demikian, manajemen SDM tidak hanya berfokus pada aspek operasional sehari-hari tetapi juga berperan sebagai mitra strategis yang membantu organisasi dalam meraih kinerja unggul dan keunggulan kompetitif di pasar.

Membangun Kinerja Unggul Melalui Pelatihan, Pengembangan, Dan Keragaman Sumber Daya Manusia Di Era Digital

Tika Puspita Oktavianingrum, Afidatur Rizqiyah, Abdul Ghofur, Khoirul Umam, Nurul Setianingrum
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengaji pelatihan, pengembangan, dan keragaman sumber daya manusia di (SDM) di era digital yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam organisasi maupun perusahaan. Pelatihan dan pengembangan… bangan SDM adalah elemen vital untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan daya saing perusahaan. Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam manajemen SDM, termasuk penerapan teknologi canggih dan model kerja yang lebih fleksibel. Keragaman dalam SDM, meskipun memberikan peluang untuk inovasi dan pemahaman pasar yang lebih baik, juga menghadirkan tantangan yang memerlukan pengelolaan yang efektif. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan pendekatan manajemen yang tepat, termasuk perencanaan sistem kerja yang optimal dan pengembangan kemampuan karyawan. Model AMO (Ability, Motivation, Opportunity) digunakan sebagai kerangka untuk meningkatkan kinerja karyawan. Organisasi/perusahaan juga harus fokus pada analisis kebutuhan pelatihan, perancangan program, pelaksanaan, dan evaluasi untuk mencapai tujuan strategis, serta menekankan pentingnya pelatihan dan pengembangan dalam meningkatkan efisiensi dan kepuasan kerja di tengah dinamika perubahan teknologi dan tuntutan pasar yang terus berkembang.

Perbandingan Layanan Cloud Computing: Google Cloud Platform Dan Amazon Web Services Untuk Infrastruktur Web Services

Rizky Amalia, Zahra Ramadhani, Jeni Astuti, Sundari Melisa, Fenny Purwani
Abstract: Dalam era digital yang semakin berkembang, perusahaan dihadapkan pada pilihan platform cloud untuk mendukung infrastruktur web services mereka, di mana Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud Platform (GCP) merupakan… platform layanan cloud terbesar di dunia. Kedua platform ini memiliki perbedaan mendasar dalam hal efisiensi biaya, performa, fleksibilitas, skalabilitas, dan kemudahan penggunaan, sehingga masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah bagaimana memilih platform yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan menggunakan metode literature review penulis menganalisis fitur-fitur utama yang ditawarkan oleh AWS dan GCP, serta membandingkan keduanya berdasarkan lima kriteria tersebut dengan tujuan memberikan panduan yang jelas bagi perusahaan dalam membuat pilihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa GCP unggul dalam biaya dan kemudahan penggunaan, menjadikannya pilihan yang baik bagi pengguna baru dan perusahaan yang mencari solusi sederhana. Sebaliknya, AWS lebih cocok untuk perusahaan besar dengan kebutuhan fleksibilitas dan skalabilitas tinggi serta kontrol mendalam terhadap infrastruktur, terutama dalam hal keamanan melalui WAF. Sebagai saran, perusahaan yang mengutamakan biaya dan kemudahan sebaiknya mempertimbangkan GCP, sementara perusahaan dengan kebutuhan skala besar dan kontrol lebih kompleks disarankan memilih AWS, atau bahkan mempertimbangkan kombinasi dari keduanya untuk mengoptimalkan keunggulan masing-masing platform.

Pengembangan Database Manajemen Sistem Untuk Proses Pengelolaan Informasi Di SMA Negeri 4 Sumatera Barat

Nia Febriyani, Delsi K, Ainil Mardiyah
Abstract: Penelitian ini didasarkan kepada permasalahan yang dialami oleh SMN 4 Sumatera Barat dimana terdapat keluhan dalam penyampaian informasi dan data tentang keunggulan, prestasi, beasiswa, akademik dan keolahragaan serta kegiatan-kegiatan… giatan-kegiatan sekolah yang hingga hari ini belum memiliki media penyampaian yang efektif dan inovatif kepada masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Database Management System (DBMS) yang efektif menggunakan untuk pengelolaan informasi di SMA Negeri 4 Sumatera Barat. Metode penelitian yang dibangun berdasarkan metode System Development Life Cycle (SDLC) meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efektifitas pengelolaan data dan memberikan akses informasi yang lebih cepat dan akurat kepada pengguna. Selain itu, sistem ini juga meningkatkan keamanan data dan mempermudah proses pencarian serta pelaporan informasi. Dengan demikian, sistem manajemen database yang baru ini dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih baik di lingkungan sekolah.

Optimalisasi Kinerja Dan Sumber Daya Manusia Dalam Mencapai Keunggulan Kompetitif

Havana Alika Salwa, Aulia Keiko Hubbansyah
Abstract: Keunggulan kompetitif berkelanjutan merupakan kunci keberhasilan jangka panjang suatu organisasi di tengah persaingan yang semakin ketat. Artikel ini menguraikan konsep keunggulan kompetitif berkelanjutan, dengan fokus pada… ada Resource Based View (RBV) yang menekankan peran sumber daya manusia (SDM) sebagai elemen kunci. RBV menyoroti nilai, kelangkaan, ketidakmampuan untuk ditiru, dan ketidakutuhan substitusi sebagai indikator keunggulan kompetitif. Keberlanjutan keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui inovasi, keunggulan ekonomi, dan ketidakmampuan pesaing untuk meniru strategi. Manajemen sumber daya manusia (MSDM) menjadi fokus strategis dalam mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan. Praktik MSDM, seperti keamanan pekerjaan, seleksi karyawan, pembentukan tim mandiri, pelatihan ekstensif, dan pengurangan perbedaan status, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berorientasi pada prestasi. Perusahaan perlu mengembangkan, melibatkan, dan memanfaatkan sumber daya manusia secara efektif untuk mencapai keunggulan kompetitif yang bersifat jangka panjang. Melalui penerapan MSDM, organisasi dapat menciptakan tim yang memiliki keterampilan kritis dalam teknologi tertentu, menjadi sumber potensial bagi keunggulan kompetitif. Keseluruhan, artikel ini menyajikan wawasan komprehensif tentang peran MSDM dalam mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan dan mengatasi tantangan di pasar yang dinamis

Implementasi Manajemen Risiko Strategis Dalam Meningkatkan Keberlanjutan Bisnis Perusahaan

Tika Puspita Oktavianingrum, Siti Shofiatul Mukarromah, Adinda Kusuma Hati, Nurul isnainiah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses manajemen risiko strategis melalui identifikasi, evaluasi, pengendalian, dan pemantauan risiko yang dihadapi. Dengan implementasi sistem pengendalian internal yang kuat, perusahaan… usahaan dapat mengelola risiko secara proaktif dan memastikan tercapainya tujuan organisasi. Di samping itu, kepemimpinan memiliki peran yang sangat vital dalam mendorong perubahan serta inovasi yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan dalam lingkungan bisnis yang terus berkembang. Penerapan manajemen risiko strategis yang efektif tidak hanya meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga membantu perusahaan beradaptasi dengan perubahan di pasar dan teknologi, serta meraih keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Penerapan Model Fishbein Multiatribut Untuk Mengukur Sikap Konsumen Terhadap Produk Sabun Pencuci Piring Dari Cairan Eco Enzyme (Zymora)

Elly Rahmawati, Rairani Rahmasalma Dewi, Nadia Shafa Kamilah, Ahmad Ali Husen, Ronaldi Hasibuan
Abstract: Model Sikap Fishbein berfungsi sebagai kompas yang ampuh dalam riset pasar. Model ini memungkinkan bisnis untuk menavigasi perilaku konsumen, preferensi, dan proses pengambilan keputusan dengan lebih presisi. Pada prinsip-prinsip… p-prinsip pemasaran, sikap merupakan evaluasi, perasaan, dan kecenderungan seseorang yang secara konsisten menyukai atau tidak menyukai suatu objek atau gagasan(Kotler dan Amstrong, 1997:173). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap sabun cuci piring Zymora dan menentukan atribut dominan yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Survei dilakukan dengan kurang lebih 30 responden berusia 15-20 tahun, yang mengevaluasi atribut  seperti tekstur, warna, kemasan, harga, aroma, tidak membuat iritasi kulit, dan hasil pemakaian tidak mencemari lingkungan menggunakan model multiatribut Fishbein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling penting bagi konsumen adalah hasil pemakaian tidak mencemari lingkungan (4,80), tidak membuat iritasi kulit (4,73), kemasan (4,60), aroma (4,50), dan harga (4,46), mempengaruhi sikap kepercayaan konsumen. Pada peringkat pertama yaitu hasil pemakaian tidak mencemari lingkungan. Sebaliknya, pada atribut  tekstur (4,40) dan warna (3,83) kurang menjadi penilaian bagi konsumen. Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mempertahankan keunggulan dari produk sabun pencuci piring Zymora, fokus utama yaitu pada hasil pemakaian tidak mencemari lingkungan dan  tidak membuat iritasi selanjutnya mengembangkan atribut lain.