Search Articles & Publications

Showing 1643 articles found for "Kualitatif"

Fenomena Perang Salib, Mongol, Dan Reconquista Terhadap Perkembangan Peradaban Islam

Susanti, Susi, Dahlan, Zainil
Abstract: Studi ini bertujaan untuk mendeskripsikan tentang Sejarah Perang Salib, Mongol, dan reconquest. Perang Salib menyebabkan banyak kerugian dikalangan umat Islam terutama dalam aspek politik. Imperium Islam dihancurkan secara… ra sistematik. Belum lagi kedatangan orang-orang Mongol yang membawa malapetaka dan benaca terhadap umat Islam melalui pembantaian, sistem perbudakan dan beban pajak yang tinggi. Serangan pasukan Salib dan Pasukan Mongol mewakili serangan dari luar yang hasilnya seacara jelas menujukkan penurunan signitikan kekuatan umat islam. Serangan Mongol sama sekali tak mampu diimbangkan oleh umat islam, dengan pengecualian perang Ayn al Jalut. Kedua peristiwa ini dalam porsinya sendiri mengantarkan Dunia Islam ke masa kemandekan Abad Pertengahan. Adapun fokus kajian dalam makalah ini adalah bagaimana femone Perang Salib, Mongol, dan Reconquista terhadap perkembangan peradaban Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif yang berbasis library research. Hasil Makalah ini menunjukkan bahwa serangan yang paling signifikan secara hostoris adalah yang dilakukan oleh pasukan salib dan pasukan Mongol

Urgensi Pendidikan Akhlak Dalam Pandangan Imam Al Zarnuni

Mauzunin Musyarafah, Adiyono Adiyono
Abstract: Pendidikan akhlak merupakan hal yang penting dalam Islam. Akhlak yang baik merupakan fondasi utama kehidupan seorang muslim, yang menjamin keselamatan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Imam Al-Zarnuni merupakan seorang… g sufi terkemuka yang dikenal dengan penekanannya pada pendidikan akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pandangan Imam Al-Zarnuni tentang pendidikan akhlak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Sumber data penelitian ini adalah kitab-kitab karya Imam Al-Zarnuni, terutama kitab Ta'dibuna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Al-Zarnuni memandang pendidikan akhlak sebagai hal yang paling penting dalam kehidupan. Beliau berpendapat bahwa pendidikan akhlak harus dimulai sejak dini, dan harus dilakukan secara komprehensif, meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku. Imam Al-Zarnuni juga menekankan pentingnya keteladanan dalam pendidikan akhlak. Beliau berpendapat bahwa keteladanan merupakan faktor yang paling penting dalam membentuk karakter seseorang. Penemuan penelitian ini memiliki relevansi dengan tantangan moral yang dihadapi umat Islam saat ini. Pemikiran Imam Al-Zarnuni tentang pendidikan akhlak dapat menjadi solusi dan inspirasi dalam mengembangkan sistem pendidikan yang komprehensif, sekaligus mengembalikan kejayaan peradaban Islam yang berlandaskan akhlak mulia.

Penggunaan Tanda Seru Dan Tanda Hubung Dalam Bahasa Arab Dan Bahasa Indonesia: Analisis Komparatif

Rizki Hapizahtun Nisa, Adil Fathi Nasution, Puji Aulia Ananta, Rifki Bunayya Barus, Firyal Nafilah Az zahra, Sahkholid Nasution
Abstract: Penggunaan tanda baca, menurut Miranti. Pada jurnalnya pungtuasi merupakan pelambangan penulis dalam suatu kalimat untuk mencapai tujuan penyampaian seorang pembaca dengan mengikuti peraturan pembacaan tekas berdasarkan… pada tanda baca yang dtuliskan dan sesuai dengan EYDjuka dalam bahasa indonesia dan juga ‘Alāmah  Al-Tarkīm jika dalam bahasa arab baik itu karya tulis dalam bahasa arab dan juga karya tulis dalam bahasa indonesia Jenis penelitian ini adalah library research, yakni penelitian yang dilakukan dengan menganalisis dan menjadkan literatur tertulis sebagai sumber utama baik dari berupa buku, jurnal ilmiah maupun surat kabar. Penelitian ini bersifat kualitatif, yaitu penelitian yang menekankan analisis terhadap data-data yang sudah ada terlebih dahulu. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan penulis mengenai perbedaan penggunaan tanda seru dan tanda hubung dalam penulisan bahasa arab dan bahasa indonesia, masing-masing memiliki penggunaan yang berbeda meski keduanya memiliki kesamaan dalam segi bentuk atau pelambangan. Dalam tulisan ini penulis tidak menemukan kesamaan dalam penggunaan tanda seru dan tanda hubung baik dalam bahasa arab maupun bahasa indonesia, disebabkan karena adanya perbedaan fungsi penggunaan tanda baca antara bahasa arab dan bahasa indonesia.

Representasi Hubungan Cinta Dalam Novel Azzamine Karya Sophie Aulia

Kurniasih Lestari, Fayakuni, Sagita, Silva Wulan, Kurniawan, Eva Dwi
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk melihat adanya hubungan cinta pada tokoh Azzam & Jasmine dalam novel Azzamine karya Sophie Aulia. Masalah penelitian ini adalah seberapa besar hubungan cinta pada tokoh Azzam dan Jasmine yang… terkandung dalam novel Azzamine. Metode yang digunakan menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra menggunakan teori Baron & Byrne. Data dalam penelitian ini adalah data tertulis berupa teks cerita yang berhubungan dengan analisis hubungan cinta  dalam novel Azzamine karya Sophie Aulia. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua cara yaitu dengan baca dan catat. Temuan yang diperoleh menunjukan banyak Faktor yang terkandung dalam sebuah hubungan cinta pada tokoh Azzam dan Jasmine yaitu diantaranya dari faktor kedekatan, faktor kemenarikan fisik, faktor kesamaan dan kebutuhan saling melengkapi dan seseorang yang mencintai orang yang mencintai dirinya.

Kontekstualisasi Konsep Pendidikan Pada Masa Khulafaur Rasyidin Dengan Pendidikan Modern

Ayu Amalia Insani, Mochammad Iskarim, Failasuf fadli
Abstract: Konsep pendidikan pada masa Khulafaur Rasyidin dan pendidikan modern dapat dikontekstualisasikan dengan mempertimbangkan perbedaan sistem, metode, dan filosofi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkontekstualisasikan… asikan konsep pendidikan pada masa Khulafaur Rasyidin dengan pendidikan modern melalui pentingnya pendidikan ajaran Islam, pembentukan karakter, dan keterlibatan masyarakat. Selain itu pendidikan modern juga dapat mengambil manfaat dari memasukkan ajaran dan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum pendidikan yang ada. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Validitas data yang digunakan dengan meninjau sumber-sumber relevan, termasuk jurnal terakreditasi, artikel ilmiah dan buku-buku terkait. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan pada masa Khulafaur Rasyidin sangat penting dan berimplikasi pada pendidikan modern. Hal ini dibuktikan dengan kurikulum merdeka pada konsep pendidikan modern di adopsi dari konsep pendidikan pada masa Khulafaur Rasyidin. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk mengadopsi konsep pendidikan yang ada. Karena kontekstualisasi konsep pendidikan tersebut dapat memberikan wawasan berharga bagi pendidikan modern dengan menekankan ajaran dan nilai-nilai Islam, mengedepankan pembelajaran berbasis masyarakat serta dapat menjawab tantangan dunia pendidikan pada era modern ini.

Pendekatan Kolaboratif Guru Dan Orang Tua Di Era Society 5.0

Adiyono, Nana Al Husna
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi dan dampak kerjasama antara guru dan orang tua dalam membina akhlak peserta didik di MTs 1 Paser di era Society 5.0. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi… kasus, penelitian ini menganalisis praktik kolaboratif, dampak positif yang dihasilkan, dan hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam proses kerjasama. Teori Kolaborasi Pendidikan, Teori Pengembangan Karakter, dan Teori Society 5.0 menjadi landasan teoretis yang mendukung penelitian ini. Hasilnya diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang efektivitas kerjasama guru dan orang tua dalam membentuk karakter peserta didik, khususnya dalam konteks perkembangan teknologi dan transformasi masyarakat. Hipotesis penelitian mengindikasikan bahwa terdapat hubungan positif antara kolaborasi guru dan orang tua dengan perkembangan akhlak peserta didik di era Society 5.0. Penelitian ini dapat memberikan panduan praktis bagi lembaga pendidikan dan pemerintah dalam merancang strategi kolaboratif yang efektif, sekaligus menjadi sumbangan kontributif dalam pengembangan pendidikan karakter di tengah dinamika era Society 5.0.

Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Sanksi Pidana Terhadap Residivis Yang Memperjualbelikan Narkotika Golongan I

Nopeyan Smith, Aswin Surapati, Bonny Triatna, Jimmi Santoso, Zainudin Hasan
Abstract: Narkotika sintetis dan semi-sintetis baik yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman dapat mengurangi kesadaran, rasa, nyeri, dan ketergantungan. Penyalahgunaan narkotika merupakan tindakan ilegal. Penelitian ini mengkaji… gkaji tentang apa yang menyebabkan residivis narkotika golongan I melakukan residivis, seperti pada Putusan Nomor: 483/Pid.Sus/2021/PN Mgl, dan bagaimana hakim menentukan sanksi pidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dan empiris dengan menggunakan data sekunder dan primer. Studi kepustakaan menghasilkan data sekunder, sedangkan studi lapangan dan wawancara menghasilkan data primer. Analisis data yang digunakan adalah analisis hukum kualitatif. Berdasarkan Putusan Nomor: 483/Pid.Sus/2021/PN Mgl, (1) Faktor Internal: faktor mental dan hilangnya kepercayaan mendorong pelaku untuk kembali menggunakan dan mengedarkan narkotika sehingga menimbulkan ketergantungan dalam jangka panjang. Faktor Eksternal: Masalah keluarga (komunikasi dan pengawasan yang buruk). Kembali ke pergaulan penyalahguna narkotika. (3) Kegagalan pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp. 2.000.000,00 karena menjual narkotika golongan I tanpa izin. Putusan Nomor: 483/Pid.Sus/2021/PN Mgl berdasarkan Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika dan faktor non yuridis bahwa perbuatan terdakwa sangat berdampak pada kesehatan fisik dan mental masyarakat.

Tipologi Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam (Studi Kasus Di Pesantren Jagat Arsy)

, Meiza Fajar Akbar, family, Januri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipologi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dengan fokus pada pesantren Jagat Arsy. tentang tipologi lembaga pendidikan Islam yang memiliki ciri khas keagaman yang berbeda… a dengan pesantren lainnya. Pesantren ini bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga wadah untuk pembentukan karakter, pengembangan keterampilan, dan integrasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data. Data yang dihasilkan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren Jagat Arsy memiliki karakteristik yang berbeda dari pesantren salaf dan modern. Pesantren Jagat Arsy memiliki ciri khas dalam pengembangan kurikulum, metode pengajaran, dan pengelolaan lembaga. Pesantren Jagat Arsy juga memiliki peran penting dalam pengembangan masyarakat sekitar dan menjaga keberlangsungan budaya lokal.

Pemikiran Konstruktivisme Jean Piaget dalam Filsafat Pendidikan Islam

Insani, Ayu Amalia, M. Sugeng Sholehuddin, Abdul Khobir
Abstract: Konsep konstruktivisme Jean Piaget dapat diaplikasikan dalam pendidikan Islam dengan memahami bahwa anak-anak membangun pengetahuan mereka sendiri melalui interaksi dengan lingkungan. Dalam konteks pendidikan Islam, hal… ini dapat diinterpretasikan sebagai pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk aktif terlibat dalam memahami ajaran Islam dan mengaitkannya dengan pengalaman mereka. Pendekatan pembelajaran konstruktivis dapat digunakan untuk membantu siswa membangun pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam melalui refleksi, diskusi, dan eksplorasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengadopsi pemikiran konstruktivisme Jean Piaget dalam pendidikan Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Validitas data yang digunakan dengan meninjau sumber-sumber relevan, termasuk jurnal terakreditasi, artikel ilmiah dan buku-buku terkait. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran konstruktivisme Jean Piaget sangat penting dan berimplikasi dalam pendidikan Islam. Hal ini dibuktikan dengan kurikulum merdeka pada konsep pendidikan P5 dan pembelajaran berdiferensiasi. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk mengadopsi konsep pendidikan yang ada. Karena kontekstualisasi konsep pemikiran konstruktivisme Jean Piaget tersebut dapat memberikan wawasan berharga bagi pendidikan Islam dengan menekankan ajaran dan nilai-nilai agama dan moral, mengedepankan pembelajaran berbasis masyarakat serta dapat menjawab tantangan dunia pendidikan pada era modern ini.

Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Yang Memberikan Keterangan Palsu Di Atas Sumpah

Sapriadi, Zulfikar Arifin, M Ariansyah Kurniawan, Fadillah Benjamin Ismutaji
Abstract: Kejahatan mengenai sumpah dan keterangan palsu diatur pada Pasal 242 KUHP. Tindak pidana keterangan palsu ini di atas sumpah ini merupakan suatu perbuatan memberikan suatu pernyataan secara sengaja di atas sumpah tentang… keadaan yang berbeda dari yang sebenarnya terjadi. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu : apakah faktor penyebab terjadinya pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/Pid.B/2021/PN Mgl dan bagaimanakah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/Pid.B/2021/PN Mgl. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, kemudian data primer diperoleh melalui studi lapangan dengan cara observasi dan wawancara. Kemudian analisis data dilakukan dengan analisis yuridis kualitatif. Hasil penelitian yaitu faktor penyebab terjadinya pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/Pid.B/2021/PN Mgl yaitu berasal dari faktor internal, yaitu motif perbuatan curang, merekayasa suatu peristiwa atau untuk menutupi aib dan faktor eksternal disebabkan jabatannya sebagai Anggota DPRD sehingga pelaku berusaha menjaga nama baiknya. Kemudian pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/ Pid.B/2021/PN Mgl, yaitu pertimbangan yuridis berupa keterangan terdakwa, keterangan saksi, alat bukti surat dan barang bukti, dakwaan Jaksa Penuntut Umum, unsur-unsur yang didakwakan sebagaimana dalam Pasal 242 ayat (1) KUHP serta pertimbangan non-yuridis berupa latar belakang dan akibat perbuatan terdakwa dan selanjutnya Pelaku yang bersalah melakukan tindak pidana keterangan palsu dijatuhi sanksi pidana penjara selama 7 (tujuh) bulan. Saran yang dapat dikemukakan yaitu hendaknya masyarakat menyadari bahwa memberikan keterangan palsu di atas sumpah merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat diancam dengan pidana penjara. Anggota DPRD selaku wakil rakyat hendaknya dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Kemudian hendaknya Hakim dapat menjatuhkan sanksi pidana yang maksimal kepada pelaku tindak pidana memberikan keterangan palsu di atas sumpah, sebab hal ini dapat merugikan orang lain dan kemudian orang yang tidak bersalah dapat terkena sanksi pidana.