Search Articles & Publications

Showing 259 articles found for "Muncul"

Antara Fleksibilitas dan Akuntabilitas: Dilema Hukum Pasca Penghapusan Status Penyelenggara Negara bagi Organ BUMN dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025

Monica Hermala Rahayu
Abstract: Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 yang selanjutnya disebut UU 1/2025 menyebutkan Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN yang selanjutnya disebut Organ Persero di BUMN bukan merupakan Penyelenggara Negara,… , lantas hal ini tidak membuat Organ Persero di BUMN tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban. Dalam tindakannya menjalankan BUMN Organ Persero di BUMN dapat terhindar dari pertanggungjawabannya jika memenuhi kriteria business judgemnet rule. Muncul kekhawatiran  UU 1/2025 jika Organ Persero di BUMN tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban karena telah spesifik menyebutkan “bukan penyelenggara negara”. Terlepas dari kata “penyelenggara negara” Organ Persero di BUMN tetap dapat dimintakan pertanggungjawaban atas dasar UU 31/1999 jo. UU 20/2001. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dari sudut legal formal yang menelaah peraturan perundang-undangan atau norma hukum dengan berbagai teori dan asas hukum untuk mendapatkan pemahaman yuridis. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa bentuk kriminalisasi yang dilakukan oleh APH karena kurang pemahaman terhadap “tindakan” dan “akibat kerugian negara” yang menjadi salah satu alasan Organ Persero di BUMN menghilangkan frasa “penyelenggara negara” dalam UU 1/2025. Petanggungjawaban Organ Persero di BUMN tetap dapat dilakukan berdasarkan UU 31/1999 jo. UU 20/2001 jika memenuhi unsur yang tertuang dalam UU tersebut.

PENDAMPINGAN PENERAPAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS NON-FINANSIAL BUMDES BERBASIS DASHBOARD LAPORAN KINERJA DAN LAYANAN PUBLIK

A. Jenni Indriakati, Nur Achriaty Achmar, A. Zulkifli Nusri, Asnia Minarti, Umar
Abstract: BUMDes memegang peran penting dalam penguatan ekonomi desa, namun tantangan yang sering muncul adalah keterbatasan sistem pelaporan non-finansial (kinerja layanan, kualitas program, dampak sosial, kepuasan masyarakat, dan… n tata kelola) yang mudah dipahami publik. Kondisi ini dapat menurunkan kepercayaan sosial dan menyulitkan pengambilan keputusan berbasis data. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi BUMDes dalam menerapkan transparansi dan akuntabilitas non-finansial melalui penyusunan indikator kinerja, SOP pelaporan, serta pengembangan dashboard sederhana yang menampilkan capaian kinerja dan layanan publik secara periodik. Metode pelaksanaan meliputi: (1) asesmen awal kebutuhan dan kesiapan data; (2) penyusunan indikator kinerja non-finansial dan format laporan; (3) pelatihan pengelola BUMDes; (4) pembangunan dan uji coba dashboard; (5) pendampingan pengisian data dan publikasi ringkasan informasi; serta (6) evaluasi pemahaman dan keberterimaan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya dokumen indikator kinerja non-finansial, SOP dan template pelaporan, serta dashboard yang dapat digunakan untuk monitoring internal dan transparansi publik. Peserta (pengurus BUMDes, perangkat desa, dan perwakilan masyarakat) menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai transparansi dan akuntabilitas, serta kemampuan mengoperasikan dashboard untuk input dan rekap laporan bulanan. Rekomendasi tindak lanjut meliputi penguatan disiplin input data, penetapan jadwal publikasi informasi, dan integrasi layanan pengaduan/aspirasi masyarakat.

Penerapan Algoritma Apriori Untuk Menentukan Pola Permintaan Jasa Security Pada Pt Asperindo Dutta Service

Syahputra, Rizky, Sary , Yoshida
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola permintaan jasa security berdasarkan data transaksi klien menggunakan algoritma Apriori. Data yang dianalisis merupakan data transaksi permintaan layanan jasa security yang… g telah tercatat dan dipersiapkan oleh perusahaan, tanpa melibatkan data rekrutmen atau pengelolaan sumber daya manusia. Analisis difokuskan pada keterkaitan antar atribut permintaan, meliputi jenis tempat atau klien, jenis layanan pengamanan, lama kontrak, serta jumlah personel pengamanan.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik data mining. Proses analisis dilakukan melalui tahapan seleksi data, pembersihan data, transformasi data, penerapan algoritma Apriori, serta evaluasi pola asosiasi berdasarkan nilai support, confidence, dan lift. Untuk mendukung proses analisis, dirancang sebuah sistem berbasis web yang berfungsi sebagai alat bantu pengolahan data dan visualisasi hasil pola permintaan jasa security.Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Apriori mampu mengidentifikasi pola permintaan jasa security yang sering muncul dalam data transaksi. Pola asosiasi yang dihasilkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi perusahaan dalam memahami kecenderungan permintaan layanan serta mendukung pengambilan keputusan operasional secara lebih terstruktur dan berbasis data.

PENINGKATAN KEAMANAN DATA CLOUD MENGGUNAKAN ENKRIPSI HYBRID AES-RSA DI PT PERTAMINA RU V BALIKPAPAN

Assyva Abdul Rokhim, Muhammad Ibnu Ramadhan, Yustian Servanda, Pramudya Prima Insan Prayitno
Abstract: PT Pertamina RU V Balikpapan sebagai bagian dari BUMN besar di Indonesia semakin mengandalkan sistem informasi berbasis cloud untuk mendukung operasional bisnisnya, termasuk dalam pengelolaan data logistik, produksi, keuangan,… angan, dan pelanggan. Namun, ketergantungan terhadap cloud menyebabkan munculnya risiko keamanan yang signifikan seperti data leakage, serangan man-in-the-middle, ransomware, dan akses tidak sah terhadap informasi sensitif. Saat ini, sistem keamanan yang diterapkan di PT Pertamina masih menggunakan enkripsi tradisional seperti SSL/TLS dan enkripsi simetris statis, yang dinilai rentan terhadap serangan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelemahan sistem keamanan data yang ada, mendalami penerapan teknik enkripsi hybrid yang menggabungkan algoritma AES (simetris) dan RSA (asimetris), serta merancang pendekatan enkripsi hybrid yang dapat diimplementasikan secara langsung oleh tim teknologi informasi PT Pertamina. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode problem-solving melalui tinjauan dokumen internal, analisis studi kasus, dan telaah literatur dari jurnal ilmiah terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode enkripsi hybrid (AES + RSA) berhasil menyeimbangkan antara kecepatan enkripsi dan tingkat keamanan, dengan peningkatan kecepatan enkripsi sebesar 40% dibandingkan penggunaan RSA murni. Implementasi hybrid juga menunjukkan peningkatan keamanan terhadap serangan brute-force dan man-in-the-middle karena kunci sesi tidak disimpan secara terbuka. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan platform manajemen kunci terpercaya, penerapan kebijakan key rotation otomatis, serta pelatihan bagi staf TI mengenai praktik keamanan siber terbaik.

Analisis Risiko Keamanan Data Pribadi Pada Sistem Clound Computing

Fadila, Beby, Irwan Padli Nasution, Muhammad
Abstract: Perkembngan pesat teknologi clound computing telah mendorong berbagai sektor untuk beralih dari infrastuktur lokal ke platfrom berbasis awan. Perpindahan ini memberikan kemudahaan pengelolaan data, namun di sisi lain memunculkan… unculkan risiko keamanan yang kompleks, terutama berkenaan dengan perlindungan data pribadi pengguna. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis berbagi risiko keamanan data pribadi pada sistem clound computing, serta meruuskan rekomendasi mitigasi yang relevan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis yang berfokus pada keamanan clound, pemasaran digital, dan transformasi teknologi informasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ancaman utama meliputi kebocoran data, akses tidak sah, serangan Dos/DDoS, snooping, attack, dan penyalahgunaan infrastruktur multi-tenancy. Mekanisme keamanan efektif mencakup enkripsi tingkat lanjut (AES-256, TLS 1.3), manajeman akses berbasis peran, autentikasi multi faktor,serta pemanatauan ancaman secara real-time. Kolaborasi atara penyediaan layanan clound dan pengguna terbukti menjadi faktor kunci dalam menurunkan insiden keamanan hingga 30%. Penelitian ini memberikan kerangka analitis yang dapat diadopsi oleh organisasi dalam merencanakan tata kelola keamanan informasi berbasis clound.  

Analisis Proses Pembentukan Realitas Melalui influencer dalam Budaya konsumsi Mahasiswa Universitas Jember

M. Imam Syafii, Muhammad Ali Fikri, Galih Ganda Johansyah, Ahmad Hakim Ariehan
Abstract: Perkembangan media sosial mengubah cara individu memperoleh informasi, membangun identitas, dan memaknai realitas sosial di sekitarnya. Dalam hal ini, influencer muncul sebagai individu memiliki kemampuan mempengaruhi opini,… ini, preferensi, serta perilaku konsumsi pengikutnya melalui konten yang di upload di media sosial. Realitasnya pada saat ini bekembang di Kabupaten Jember, influencer di Jember mempromosikan lifestyle, kuliner, hingga fashion. Konten mereka tidak menampilkan informasi, tetapi menjadi referensi mahasiswa menentukan pilihan konsumsi, gaya hidup, dan sesuatu yang sedang booming. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan realitas sosial mahasiswa melalui peran influencer dalam membentuk budaya konsumsi di kalangan mahasiswa Universitas Jember. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang berfokus memahami dan menganalisis proses pembentukan realitas yang terjadi melalui pengaruh influencer di lingkungan mahasiswa Universitas Jember. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi yang berfokus pada upaya memahami dan mendeskripsikan makna yang dibangun oleh individu berdasarkan pengalaman hidup yang mereka alami.

Analisis Konseptual Pembelajaran Geometri Bangun Datar Melalui Pendekatan Etnomatematika di Sekolah Dasar

Dinda Agustina Nasution, Safrida Napitupulu, Dinda Yarshal, Isnan Nisa Nasution, Sutarini
Abstract: Pembelajaran geometri bangun datar pada jenjang sekolah dasar berperan penting dalam membentuk kemampuan berpikir spasial, visualisasi, dan pemahaman struktur matematis siswa. Dalam praktiknya, penyampaian materi masih sering… ering berfokus pada penerapan rumus dan prosedur perhitungan sehingga siswa kurang memperoleh pemahaman terhadap makna konseptual dari setiap bentuk geometri. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah etnomatematika, yaitu pendekatan yang memanfaatkan unsur budaya sebagai konteks dalam menjelaskan konsep matematika formal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis konseptual terhadap pembelajaran geometri bangun datar melalui pendekatan etnomatematika di sekolah dasar. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional yang relevan dengan tema kajian. Analisis difokuskan pada landasan teoretis, bentuk implementasi pembelajaran berbasis budaya, serta tantangan yang muncul dalam penerapannya. Hasil sintesis menunjukkan bahwa berbagai artefak budaya, seperti struktur bangunan tradisional, kerajinan anyaman, motif tekstil daerah, dan permainan tradisional, memiliki keterkaitan dengan konsep bangun datar dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman konseptual siswa. Meskipun demikian, keberhasilan penerapan pendekatan ini bergantung pada kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang sistematis dan kontekstual.

Implementasi CSA Report Untuk Mencegah Fraud Dan Temuan Audit Di PT. Abdi Budi Mulia

Irvan Rolyesh Situmorang, Frenky Situmorang, Yonson Pane
Abstract: Temuan audit internal yang muncul secara berulang menunjukkan bahwa mekanisme pengendalian yang diterapkan organisasi belum sepenuhnya mampu mendorong kepatuhan prosedur secara konsisten pada seluruh unit kerja. Kondisi… tersebut berpotensi meningkatkan risiko kesalahan operasional dan penyimpangan apabila tidak diantisipasi melalui pendekatan pengendalian yang bersifat preventif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kemampuan staf dan manajemen PT. Abdi Budi Mulia dalam menerapkan Checklist Self Assessment (CSA) Report sebagai instrumen evaluasi mandiri untuk mendukung pencegahan fraud dan mengurangi temuan audit internal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan penyusunan CSA Report, pendampingan implementasi, dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengendalian internal, manajemen risiko, dan pentingnya pengawasan mandiri dalam aktivitas operasional. Selain itu, peserta mampu menyusun indikator pengendalian, melakukan identifikasi risiko secara lebih sistematis, serta mengimplementasikan CSA Report sesuai dengan kebutuhan unit kerja masing-masing. Penerapan CSA Report juga mendorong terbentuknya mekanisme pengawasan yang lebih proaktif sehingga potensi kesalahan dan ketidaksesuaian prosedur dapat dikenali lebih awal sebelum menjadi temuan audit. Dengan demikian, implementasi CSA Report dapat menjadi alternatif solusi dalam memperkuat sistem pengendalian internal dan mendukung upaya pencegahan fraud secara berkelanjutan pada lingkungan perusahaan  Recurring internal audit findings indicate that existing control mechanisms have not fully ensured consistent procedural compliance across all work units. Such conditions may increase the risk of operational errors and irregularities if preventive control measures are not adequately implemented. This community service program aimed to enhance the knowledge and capabilities of staff and management at PT. Abdi Budi Mulia in implementing a Checklist Self Assessment (CSA) Report as a self-evaluation instrument to support fraud prevention and reduce internal audit findings. The program employed a participatory approach consisting of problem identification, CSA Report training, implementation assistance, and activity evaluation. The results demonstrated that participants gained a better understanding of internal control, risk management, and the importance of self-monitoring in operational activities. Participants were also able to develop relevant control indicators, identify operational risks more systematically, and implement CSA Reports according to the specific needs of their respective work units. Furthermore, the implementation of CSA Reports encouraged a more proactive monitoring mechanism, enabling potential errors and procedural non-compliance to be identified before becoming audit findings. Therefore, CSA Report implementation can serve as an effective alternative for strengthening internal control systems and supporting sustainable fraud prevention efforts within the organization

HISTORIOGRAFI GENDER: MENGHADIRKAN SUARA YANG TERPINGGIRKAN

Tuti Wahyuni, Musafir Pabbabari
Abstract: Historiografi gender adalah pendekatan penulisan sejarah yang berupaya memperkenalkan kembali pengalaman kelompok-kelompok yang telah lama terpinggirkan, khususnya perempuan, ke dalam narasi sejarah. Studi ini bertujuan… untuk menganalisis bagaimana historiografi gender berkembang sebagai kritik terhadap historiografi tradisional, yang cenderung androsentris dan patriarkal. Metode penelitian yang digunakan adalah riset pustaka, yang melibatkan pengumpulan berbagai dokumen akademis yang relevan dengan studi historiografi gender. Temuan menunjukkan bahwa historiografi konvensional sebagian besar menempatkan laki-laki sebagai aktor utama dalam sejarah, sementara perempuan seringkali hanya digambarkan sebagai tokoh pelengkap dalam narasi sejarah. Munculnya historiografi gender merupakan upaya untuk merekonstruksi sejarah dengan cara yang lebih inklusif dengan memasukkan pengalaman perempuan, kelompok-kelompok yang terpinggirkan, dan hubungan kekuasaan dalam masyarakat. Historiografi gender tidak hanya meneliti perempuan sebagai objek sejarah tetapi juga mengeksplorasi konstruksi sosial, budaya, politik, dan ekonomi yang membentuk ketidaksetaraan gender sepanjang perkembangan sejarah. Oleh karena itu, historiografi gender berfungsi sebagai pendekatan penting dalam menciptakan penulisan sejarah yang lebih adil, kritis, dan representatif bagi semua kelompok dalam masyarakat.

DAMPAK TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) SAMPAH TERHADAP SOSIAL MASYARAKAT DI DESA KLEGEN, KECAMATAN GRABAG, KABUPATEN MAGELANG

Prafita Aulia Candra Wardani, Hasti Widyasamratri
Abstract: Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah seringkali menimbulkan dinamika sosial yang kompleks bagi masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak sosial yang ditimbulkan oleh keberadaan… eradaan dan operasional TPA Klegen terhadap masyarakat Desa Klegen, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengintegrasikan pendekatan Social Impact Assessment (SIA), Stigma Sosial, dan Konflik Sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling, serta studi dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas operasional TPA memicu masuknya sampah dalam skala besar yang menyebabkan dampak lingkungan berupa bau menyengat, pencemaran air, dan gangguan akses jalan. Dampak lingkungan tersebut berkembang menjadi dampak sosial secara langsung, seperti terganggunya aktivitas warga, terhambatnya mobilitas, dan kekhawatiran terkait kesehatan. Lebih lanjut, hal ini memunculkan keluhan dan persepsi negatif di masyarakat, serta ketimpangan distribusi manfaat ekonomi yang hanya dirasakan oleh kelompok tertentu saja (seperti pemulung). Kondisi ini menyebabkan perubahan citra wilayah Desa Klegen dari lingkungan yang alami dan bersih menjadi desa dengan label negatif yang berujung pada terbentuknya stigma sosial di mata masyarakat luar. Kesimpulannya, dampak keberadaan TPA tidak bersifat tunggal, melainkan membentuk rangkaian proses dinamika sosial yang kompleks dan berkelanjutan dari aspek lingkungan hingga sosial kemasyarakatan.