Abstract:Salah satu upaya yang dilakukan dalam menurunkan masalah status gizi balita adalah meningkatkan partisipasi ibu dalam kunjungan ke posyandu. Studi pendahuluan mengatakan bahwa ibu yang tidak aktif ke posyandu tidak dapat…
mendeteksi dini bila terjadi gangguan gizi, ibu pun mengalami kekurangan informasi dalam menunjang kesehatan status gizi balita. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat partisipasi ibu ke posyandu dengan status gizi balita di Posyandu Bogenvil Puskesmas Tinggede Kec. Marawola Kab. Sigi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu yang memiliki balita dan terdaftar sebagai peserta posyandu di Posyandu Bogenvil Puskesmas Tinggede Kec. Marawola Kab. Sigi Sulawesi Tengah yang berjumlah 73 ibu, teknik dalam pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah 42 ibu. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Kesimpulannya adalah ada hubungan antara tingkat partisipasi ibu ke posyandu dengan status gizi balita di posyandu bogenvil puskesmas tinggede kec. Marawola kab. Sigi sulawesi tengah. Saran bagi masyarakat secara khusus ibu yang memiliki balita untuk memberikan perhatian penuh terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita di masa golden age dengan membawa balita ke posyandu agar status gizinya dapat terpantau dengan baik.
Abstract:Syekh Musthafa Husein Nasution adalah seorang figur ulama yang terkenal dan memiliki pengaruh luas dalam penyebaran agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap riwayat hidup Syekh Musthafa Husein Nasution serta…
a perannya dalam gerakan keagamaan. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode sejarah, yang melibatkan tahapan berikut: (1) Heuristik, yaitu pengumpulan sumber-sumber primer dan sekunder. (2) Kritik internal dan eksternal terhadap data yang diperoleh. (3) Interpretasi. (4) Historiografi, yang merupakan penulisan eksplanasi sejarah dalam bentuk karya ilmiah. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa hal penting. Pertama, Syekh Musthafa Husein Nasution lahir pada tahun 1886 sebagai anak ketiga dari sembilan bersaudara dari pasangan H. Husen Nasution dan Hj. Halimah Lubis. Ia menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (Volk School) di Kayu Laut. Kedua, beliau dikenal di masyarakat karena aktif dalam kegiatan pengajian dan dakwah di berbagai lokasi di Mandailing Natal. Dalam bidang sosial, beliau juga aktif dalam berbagai organisasi masyarakat, termasuk menjadi Ketua Syarikat Islam cabang Tanobato pada tahun 1915, Penasehat Majelis Islam Tinggi Sumatera Utara pada tahun 1945, serta Anggota Komite Naional Pusat di Sipaholan. Pada tahun 1952, beliau diangkat sebagai anggota Syuriah NU pusat. Selain itu, Syekh Musthafa Husein Nasution terkenal sebagai seorang ulama dan Syekh di Mandailing Natal, terutama di Purba Baru tempat beliau mendirikan Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Mandailing Natal yang masih berdiri hingga saat ini.
Abstract:Kesehatan reproduksi pada remaja menjadi salah satu permasalahan isu yang penting karena dapat berdampak pada kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial mereka. Selain itu, kepribadian juga memiliki peran yang signifikan…
dalam membentuk perilaku seksual seorang remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan kepribadian dengan perilaku seksual pada usia remaja di SMK Negeri 2 Palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 1.126 siswa(i) dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampiling sampel sebanyak 92 siswa(i). Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan reproduksi, kepribadian, dan perilaku seksual. Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai pengetahuan reproduksi dan kepribadian p = 0,000 p =<0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan kepribadian dengan perilaku seksual pada usia remaja di SMK Negeri 2 Palu. Saran agar sekolah meningkatkan program pendidikan seksual yang mencakup aspek pengetahuan kesehatan reproduksi, nilai-nilai seksual, dan keterampilan pengambilan keputusan yang sehat.
Abstract:Respon time perawat sangat mempengaruhi mutu pelayanan keperawatan, waktu tanggap yang baik apabila memiliki respontime kurang dari 5 menit, Complaint handling dapat mempengaruhi kepuasan dan persepsi pasien terhadap mutu…
u pelayanan, complaint handling dapat ketahui dengan bagaimana cara menangani keluhan dari pasien. Tujuan penelitian ini teranalisisnya Hubungan Respon Time Perawat terhadap Complaint handling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode Penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1016 orang Tahun 2023. Sampel berjumlah 87 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian Respon time tepat waktu berjumlah 60 orang (69%), Complain handling puas berjumlah 56 orang (64,4%) hasil Uji Wilcoxon Ada Hubungan Respon Time Perawat terhadap Complaint handling di Ruang IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Simpulan Ada Hubungan Respon Time Perawat terhadap Complaint handling di Ruang IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Saran diharapkan dengan diketahuinya faktor yang mempengaruhi Complain handling kepuasan pasien diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi rumah sakit untuk menyusun kebijakan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan dalam hal daya tanggap dan empati petugas dalam melayani pasien yang datang.
Abstract:Sasaran keselamatan pasien merupakan indikator terpenting dalam sistem pelayanan kesehatan, dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan mengurangi cidera pada pasien. Ada beberapa…
faktor dalam pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit yaitu pengetahuan dan sikap perawat serta perilaku perawat. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien di ruangan ICU & ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan desain analitik menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada tanggal 10 agustus hingga 18 agustus 2023. Populasi adalah semua perawat yang ada di ruangan ICU dan ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah pada saat penelitian berlangsung dengan jumlah sampel 38 orang menggunakan rumus total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan dari 38 responden sebagian besar memiliki pengetahuan baik 24 orang (63,2%), pengetahuan cukup 14 orang (36,8%).sikap cukup 15 orang(39.5%) dan sikap baik 23 orang (60.5%), sebagian perilaku cukup 18 orang (47.4%) dan perilaku baik 20 orang (52.6%). Hasil uji bivariate didapatkan nilai p= 0,003 (p-value<0,05). Simpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien. Upaya yang harus dilakukan perawat yaitu harus lebih meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam penerapan patient safety.
Abstract:Masalah kesehatan dapat dinilai dari angka kematian ibu dan bayi yang terus menerus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Angka kematian bayi beberapa diantaranya dipengaruhi dipengaruhi oleh terjadinya kasus Bayi Berat Lahir…
ahir Rendah (BBLR). Perawatan metode kanguru merupakan suatu metode yang digunakan dalam merawat bayi yang lahir dengan BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perawatan Metode Kanguru (PMK) terhadap peningkatan suhu tubuh pada BBLR di Kamar Bayi RSU Anutapura Palu Jenis penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest postest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki bayi BBLR di kamar bayi RSU Anutapura Palu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 responden. menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (mean) suhu tubuh bayi BBLR sebelum perawatan metode kanguru yaitu 36.10 dan rata-rata (mean) suhu tubuh bayi BBLR setelah perawatan metode yaitu 36.67. Hasil uji statistik didapatkan p value = 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh perawatan metode kanguru terhadap peningkatan suhu tubuh pada BBLR di Kamar bayi RSU Anutapura Palu. Disarankan bagi RSU Anutapura Palu agar meningkatkan dukungan bagi ibu maupun petugas kesehatan dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan perawatan metode kanguru sehingga bayi BBLR yang mengalami gangguan suhu tubuh (hipertermi) dapat teratasi.
Abstract:Tujuan penelitian untuk mengetahui Pola Komunikasi Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Deli Serdang Dalam Meminimalisir Efek Negatif Tik-Tok Dikalangan Remaja Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, untuk mengetahui…
engetahui media serta hambatan yang dialami oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Dengan teknik analisis data reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian adalah menunjukkan bahwa (1) Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Deli Serdang menggunakan beberapa bentuk-bentuk Pola Komunikasi dalam Meminimalisir Efek Negatif Tik-Tok Dikalangan Remaja Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. (2) Dalam hal ini Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Deli Serdang memanfaatkan media komunikasi untuk melaksanakan program kegiatan yang positif serta bermanfaat bertujuan memotivasi kalangan remaja dalam memanfaatkan penggunaan aplikasi Tik-Tok dengan baik serta mengisi kesehariannya dengan hal yang bermanfaat. (3) Setiap pergerakan tidak luput dari beberapa hambatan yang alami. (4) Tindakan ini salah satu bentuk upaya Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Deli Serdang dalam menjaga regenerasi bangsa dikalangan remaja agar tidak terpengaruh dengan efek negatif Tik-Tok dan budaya-budaya asing yang menjadikan generasi bermental lemah tidak memiliki jiwa kepemimpinan untuk menyiapkan diri menjadi pemimpin dimasa yang akan mendatang.
Abstract:Diare adalah keadaan buang air besar tidak normal, lebih cair dari biasanya terjadi minimal 3 kali dalam 24 jam. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah upaya untuk terus meningkatkan dan melindungi hidup bersih serta…
rta mengantisipasi karya gerakan lingkungan bersih. Seiring berjalannya waktu, anak usia sekolah sibuk mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga dapat dilakukan perubahan untuk meningkatkan (PHBS) di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gambaran (PHBS) dengan kejadian penyakit diare di SMPN 3 Cikupa. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan analisis kuantitatif. Penelitian ini dilakukan secara cross-sectional. Teknik Sampel: Yang digunakan penelitian ini adalah probability sampling dengan cara simple random sampling. Jumlah Sampel: Sampel pada penelitian ini berjumlah 109 responden. Analisis data: menggunakan chi-square. Hasil penelitian: Ini menunjukkan adanya hubungan Tekanan Orang Tua dengan Tingkat Stres dimana nilai P= 0,000 dan menunjukkan adanya hubungan Tekanan Orang Tua dengan Tingkat Stres. Kesimpulan: Yang dilakukan di SMPN 3 cikupa, bahwa ada hubungan antara gambaran (PHBS) dengan kejadian penyakit diare memiliki p-value sebesar (0.000) Banyak siswa penderita diare yang jarang mencuci tangan dan sering makan jajanan sembarangan di SMPN 3 Cikupa.
Abstract:Masalah gizi pada balita di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo pada tahun 2022 mengalami peningkatan dimana ada 43 masalah gizi balita yang terdiri dari 23 kasus gizi kurang, 17 kasus stunting dan 3 kasus gizi buruk. Sedangkan…
ngkan tahun 2021 masalah gizi hanya sebanyak 37 kasus terdiri dari 21 kasus gizi kurang, 15 kasus stunting dan 1 kasus gizi buruk. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan pengetahuan orang tua dan dukungan keluarga dengan status gizi balita di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode deskripsi analitik dan meggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah semua orang tua yang balitanya yang dirawat inap dan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. Sampel berjumlah 43 sampel, dengan teknik purposive sampling. Variabel independen yang di teliti adalah pengetahuan dan dukungan keluarga, dan variabel dependen yang di teliti status gizi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki pengetahuan cukup dan kurang tentang kebutuhan gizi pada balita yaitu masing-masing 18 orang 41,9%. Sebagian besar memiliki dukungan keluarga yang baik yaitu 28 orang 65,1%. Sebagian besar memiliki balita dengan gizi baik yaitu 31 orang 72,1%. Hasil uji gamma menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan (p-value = 0,002) dan dukungan keluarga (p-value = 0,000) dengan status gizi balita. Simpulan ini adalah terdapat hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan status gizi balita yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. Saran yaitu kepada pihak Rumah Sakit agar perawat memberikan edukasi kepada orang tua balita terkait kebutuhan gizi pada balita dan hal-hal yang berhubungan dengan gizi balita agar dapat menambah pemahaman orang tua sehingga dapat melakukan upaya pencegahan gizi kurang atau gizi lebih pada balita.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kabupaten Konawe yang memiliki banyak potensi dan daya tarik wisata yang perlu untuk dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Namun sektor pariwisata masih memiliki beberapa…
erapa kendala sehingga diperlukan adanya strategi pengembangan pariwisata oleh pemerintah daerah terhadap pendapatan asli daerah. Strategi pengembangan pariwisata di Kabupaten Konawe terdiri dari; pengembanan destinasi wisata, pengembangan pemasaran, dan pengembangan kelembagaan dan sumberdaya manusia. Fokus Penelitian ini adalah, 1) Menganalisis kontribusi pendapatan dari sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Konawe dan 2) Merumuskan strategi yang perlu dilakukan untuk mengembangkan sektor pariwisata sehingga mampu mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Konawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Sumber data yang diperoleh adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pengembangan pariwisata yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Konawe dapat dikatakan bahwa strategi yang dilakukan tidak semua terlaksana dengan maksimal dikarenakan saat ini obyek wisata masih dikelola oleh beberapa pihak, seperti masyarakat dan juga pihak perhutani, sedangkan faktor yang paling mendukung dalam pengembangan pariwisata di Konawe adalah faktor dari strategi pemasaran melalui media sosial yang dapat menarik minat wisatawan dan juga meningkatkan kunjungan wisata. Namun pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata belum dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan daerah.