Search Articles & Publications

Showing 2019 articles found for "Tara"

Pengaruh Lingkungan Dan Gaya Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Batangkuis

Sukarman Purba, Beny Trias Irvanda, Andrew Nikanor, Ahmad Supriansah
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh lingkungan terhadap motivasi belajar siswa, untuk mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap motivasi belajar siswa, untuk mengetahui pengaruh lingkungan dan gaya belajar… elajar terhadap motivasi belajar siswa . Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang di lakukan pada sekolah SMA Negeri Batangkuis . Hasil analisis regresi berganda yaitu Y= 8,413 + 0,530X1 + 0,855 X2 + e yang menunjukan lingkungan dan gaya belajar berpengaruh positif terhadap notivasi belajar siswa  . Sedangkan hasil uji (t) atau uji parsial menunjukan bahwa lingkungan berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dimana dapat kita lihat pada t hitung 4,988> t tabel 2,02439, serta variabel gaya belajar juga berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dimana dapat kita lihat nilai t hitung 4,387> t tabel 2,02439. Hasil koefisien determinasi dengan nilai regresi korelasi sebesar 0,776, artinya secara bersamaa-sama lingkungan dan gaya belajar terhadap motivasi belajar memiliki kontribusi pada taraf positif. Kemudian koefisien determinasi (R) sebesar 0,610 (61%). Sehingga dapat dikatakan bahwa 61% variasi variabel bebas yaitu lingkungan dan gaya belajar pada model dapat menjelaskan variabel motivasi belajar siswa sedangkan sisanya sebesar 39% dipengaruhi oleh variabel lain. Hal ini berarti tinggi rendahnya motivasi belajar siswa ikut di tentukan oleh lingkungan dan gaya belajar , oleh karena itu semakin baik lingkungan dan gaya belajar yang ada maka akan semakin meningkat motivasi belajar siswa

Konstruksi Pelanggaran dan Perlindungan Hak Cipta Karya Visual Artificial Intelligence

Ajeng Dania Mada Dewi, Ahmad Kisna Mukti, Muhammad Ainun Na’im, Dimas Pangestu, Rizal Aludya Danu Siswanto, Augista Nurhiqma Sandriana Putri
Abstract: Berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (AI), semakin banyak karya visual yang dibuat oleh sistem AI. Fenomena ini menimbulkan tantangan baru dalam ranah hukum, terutama yang berkaitan dengan pelanggaran hak cipta dan… perlindungan hak cipta. Penelitian ini juga menyelidiki bagaimana konsep hak cipta konvensional diterapkan pada karya visual yang dibuat oleh AI dan bagaimana kerangka hukum harus berubah untuk menangani tantangan yang ditimbulkan oleh fenomena ini.Penelitian ini menunjukkan bahwa hukum hak cipta saat ini harus diubah atau disesuaikan untuk mengakomodasi penciptaan AI, termasuk memperjelas hak dan tanggung jawab antara pengembang AI, pengguna, dan entitas AI itu sendiri.

Kebijakan Moneter Pada Bank Sentral di Indonesia

Fefriya Wanda Nuraini, Bety Risqiyah
Abstract: Kebijakan moneter memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari kebijakan moneter terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Metode… yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mengambil data dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang tepat dapat membantu mengendalikan tingkat inflasi, mengatur suku bunga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya koordinasi antara bank sentral dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan moneter yang efektif untuk mencapai stabilitas ekonomi yang diinginkan.

Hubungan Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Dengan Kinerja Guru SMK Negeri 2 Medan

Sukarman Purba, Anugrah Imanuel, Glory Natalia Siahaan, Pahothon Gultom
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan : 1) Motivasi kerja dan kepuasan kerja dengan kinerja guru, 2) Motivasi kerja dengan kinerja guru, 3) Kepuasan kerja dengan kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian… tian kuantitatif dengan metode korelasi, populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 2 Medan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji prasyarat analisis, uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru. 2) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepuasan kerja dengan kinerja guru. 3) Terdapat hubungan positif dan signifikan secara bersama-sama motivasi kerja, kepuasan kerja dengan kinerja guru.

Memperkuat Pendidikan Inklusi Melalui Kemitraan Strategis Dan Kolaborasi Berkelanjutan

Gresida Ira Yuni B, Habibatus Saadah L, Regita Dwi Anugerah, Fanny Nelviandra, Dea Mustika
Abstract: Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang menjanjikan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, penerapan pendidikan inklusi bukanlah… ukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan upaya kolaboratif dari berbagai pihak. Artikel ini mengeksplorasi pentingnya membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusi.Pertama, artikel ini menekankan kolaborasi antara guru, staf sekolah, dan orang tua sebagai kunci utama. Keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan anak-anak mereka sangat penting untuk memahami kebutuhan individual dan menyediakan dukungan yang diperlukan. Di sisi lain, kolaborasi antar guru dan staf memungkinkan berbagi pengalaman, strategi, dan sumber daya yang bermanfaat. Selanjutnya, artikel ini menyoroti peran penting kemitraan dengan profesional dan organisasi di luar lingkungan sekolah. Kerja sama dengan ahli terapi, psikolog, dan penyedia layanan masyarakat dapat memperkaya layanan pendukung bagi siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, kemitraan dengan lembaga pendidikan tinggi dan penelitian berpotensi meningkatkan pengembangan profesional guru dan memajukan praktik terbaik dalam pendidikan inklusi. Terakhir, artikel ini mengeksplorasi tantangan dalam membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif, seperti hambatan komunikasi, perbedaan perspektif, dan keterbatasan sumber daya. Dengan memberikan rekomendasi dan strategi praktis, artikel ini bertujuan untuk membantu sekolah, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengatasi tantangan tersebut dan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi semua siswa.

Membangun Kolaborasi Dan Kemitraan Dalam Mendukung Keberhasilan Pendidikan Inklusi

Kikis Eka Suyono Putri, M. Rika Wahyuni, Widya Fitriani Hasibuan, Dea Mustika
Abstract: Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang menjanjikan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, penerapan pendidikan inklusi bukanlah… ukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan upaya kolaboratif dari berbagai pihak. Artikel ini mengeksplorasi pentingnya membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusi.Pertama, artikel ini menekankan kolaborasi antara guru, staf sekolah, dan orang tua sebagai kunci utama. Keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan anak-anak mereka sangat penting untuk memahami kebutuhan individual dan menyediakan dukungan yang diperlukan. Di sisi lain, kolaborasi antar guru dan staf memungkinkan berbagi pengalaman, strategi, dan sumber daya yang bermanfaat. Selanjutnya, artikel ini menyoroti peran penting kemitraan dengan profesional dan organisasi di luar lingkungan sekolah. Kerja sama dengan ahli terapi, psikolog, dan penyedia layanan masyarakat dapat memperkaya layanan pendukung bagi siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, kemitraan dengan lembaga pendidikan tinggi dan penelitian berpotensi meningkatkan pengembangan profesional guru dan memajukan praktik terbaik dalam pendidikan inklusi. Terakhir, artikel ini mengeksplorasi tantangan dalam membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif, seperti hambatan komunikasi, perbedaan perspektif, dan keterbatasan sumber daya. Dengan memberikan rekomendasi dan strategi praktis, artikel ini bertujuan untuk membantu sekolah, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengatasi tantangan tersebut dan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi semua siswa.

Tanggap Darurat K3 Terhadap Kebakaran Di Industri Migas : Literature Review

Zahwatul Hasanah Siregar, Abdurrozaq Hasibuan
Abstract: Industri minyak dan gas (migas) memiliki risiko kebakaran yang tinggi akibat proses kerja dan bahan yang mudah terbakar. Artikel ini meninjau literatur mengenai tanggap darurat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap… ap kebakaran di industri migas. Penelitian ini mengidentifikasi faktor risiko kebakaran dan mengevaluasi langkah-langkah tanggap darurat yang efektif. Berdasarkan analisis 10 jurnal yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2024, ditemukan bahwa kurangnya pelatihan, sistem keamanan yang tidak memadai, dan perilaku kerja yang tidak aman menjadi penyebab utama kebakaran di industri migas. Temuan ini menunjukkan perlunya penerapan sistem tanggap darurat yang lebih baik untuk mengurangi risiko kebakaran dan dampaknya. Peningkatan komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja, implementasi teknologi deteksi kebakaran, serta pelatihan rutin dan evaluasi berkala adalah langkah-langkah yang direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas tanggap darurat kebakaran di industri migas.

Evaluasi Dan Penilaian Yang Adil Dalam Konteks Pendidikan Inklusi

Kikis Eka Suyono Putri, M. Rika Wahyuni, Widya Fitriani Hasibuan, Dea Mustika
Abstract: Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang menjunjung tinggi keberagaman dan kesetaraan dalam lingkungan belajar. Dalam konteks ini, evaluasi dan penilaian yang adil menjadi aspek krusial untuk memastikan bahwa setiap… siswa memiliki kesempatan yang sama dalam menunjukkan potensi dan pencapaian akademiknya. Artikel ini mengeksplorasi tantangan dan strategi dalam merancang evaluasi dan penilaian yang adil dan inklusif. Berbagai faktor seperti kebutuhan khusus, latar belakang budaya, dan gaya belajar siswa dipertimbangkan untuk menciptakan lingkungan penilaian yang akomodatif dan meminimalkan bias. Selain itu, dibahas pula pentingnya memodifikasi alat penilaian, menyediakan akomodasi yang sesuai, dan melatih pendidik untuk memahami serta mengimplementasikan praktik penilaian yang sensitif dan adil. Tujuan utama artikel ini adalah untuk memberikan panduan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan sistem evaluasi dan penilaian yang inklusif, sehingga setiap siswa memiliki kesempatan yang setara untuk mengekspresikan pengetahuan dan keterampilan mereka secara optimal

Manajemen Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi pada Lembaga Pendidikan Islam

Ayusuhada, Sakinatunnafsi, Dea Mustika
Abstract: Penelitian mengenai manajemen penyelenggaraan pendidikan inklusi di Lembaga Pendidikan Islam mengungkap beberapa temuan penting. Tenaga pendidik menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya pendidikan inklusi, namun pemahaman… haman mereka mengenai konsep dan praktik inklusi masih terbatas. Meskipun beberapa lembaga telah mengadakan pelatihan, hasilnya belum cukup membekali guru dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan. Kurikulum mulai mengintegrasikan prinsip inklusi dengan adaptasi untuk memenuhi kebutuhan individu peserta didik, namun implementasinya belum merata. Metode pembelajaran inklusif seperti pembelajaran berbasis proyek dan diferensiasi instruksi mulai diterapkan, tetapi belum secara konsisten di semua lembaga.   Hasil penelitian menekankan perlunya pelatihan yang lebih mendalam dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga pendidik. Kurikulum inklusif harus diimplementasikan secara konsisten di semua lembaga dengan penyesuaian materi, metode pengajaran, dan penilaian yang mempertimbangkan kebutuhan individual peserta didik. Investasi dalam infrastruktur yang mendukung pendidikan inklusi sangat penting, termasuk penyediaan fasilitas fisik dan teknologi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga Pendidikan Islam telah mulai mengadopsi prinsip-prinsip pendidikan inklusi, tetapi masih banyak tantangan yang harus diatasi untuk mencapai penyelenggaraan yang optimal. Diperlukan upaya yang lebih fokus pada pelatihan tenaga pendidik, pengembangan kurikulum, peningkatan fasilitas, serta kolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Melalui pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan, Lembaga Pendidikan Islam dapat memberikan pendidikan yang adil dan setara bagi semua peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Kendala Dan Solusi E-Court Pajak: Menuju Sistem Perpajakan Yang Modern Dan Berkualitas

Bilqis Dewi Purnomo, Yasmine Erlisa Maharani, Cherisanda NesyaHukum
Abstract: Perkembangan teknologi informasi memaksa lembaga peradilan di berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk beradaptasi dengan penggunaan teknologi informasi dalam berbagai layanannya demi peningkatan pelayanan publik. Sebelumnya,… lumnya, administrasi perkara di pengadilan dilakukan secara manual, sehingga proses pelayanan menjadi lambat dan mahal. Oleh karena itu, penerapan teknologi informasi menjadi solusi untuk masalah tersebut. Dengan pengembangan layanan perkara berbasis teknologi informasi, diharapkan proses administrasi perkara dapat menjadi lebih cepat, mudah, dan murah. Sementara itu, Pasal 2 ayat (4) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman mengamanatkan bahwa peradilan harus dilaksanakan secara sederhana, cepat, dan dengan biaya ringan. Oleh karena itu, perlu adanya pembaruan dalam administrasi dan persidangan untuk mengatasi kendala dalam proses peradilan. Salah satu tekad Mahkamah Agung dalam misinya adalah memberikan pelayanan berkeadilan bagi para pencari keadilan. Pelayanan yang unggul tidak bisa lepas dari penggunaan teknologi dalam administrasi dan proses berperkara. Selain itu, perkembangan zaman menuntut adanya layanan administrasi perkara dan persidangan yang lebih efektif dan efisien di pengadilan.