Search Articles & Publications

Showing 188 articles found for "Sina"

Sinergitas Orang Tua dan Guru Sekolah Minggu dalam Pembinaan Iman Anak Berdasarkan Ulangan 6:6-7

Shekinah Theofany, Wahyu Wijiati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami sinergitas antara orang tua dan guru Sekolah Minggu dalam pembinaan iman anak berdasarkan Ulangan 6:6-7. Fokus penelitian diarahkan pada pola komunikasi antara orang tua dan guru Sekolah… ekolah Minggu serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pertumbuhan iman anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pembinaan iman anak dalam keluarga dan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, rutin, dan berkesinambungan antara orang tua dan guru Sekolah Minggu mampu menciptakan kerja sama yang harmonis dalam pembinaan iman anak. Selain itu, keterlibatan orang tua melalui pendampingan rohani, pengulangan pengajaran firman Tuhan di rumah, dan pemberian teladan hidup Kristen memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan iman anak. Sinergitas antara keluarga dan gereja membantu anak memperoleh pembinaan iman yang lebih konsisten, terpadu, dan sesuai dengan nilai-nilai Kristiani berdasarkan prinsip Ulangan 6:6-7.   This study aims to understand the synergy between parents and Sunday School teachers in children’s faith development based on Deuteronomy 6:6–7. The focus of the study is directed toward the communication patterns between parents and Sunday School teachers, as well as parental involvement in supporting children’s spiritual growth. This study employs a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation to obtain an in-depth understanding of children’s faith development within the family and church contexts. The results of the study indicate that open, regular, and continuous communication between parents and Sunday School teachers is able to create harmonious cooperation in children’s faith development. In addition, parental involvement through spiritual guidance, reinforcement of God’s Word at home, and the provision of Christian role models has a positive influence on children’s spiritual growth. The synergy between family and church helps children receive faith development that is more consistent, integrated, and aligned with Christian values based on the principles of Deuteronomy 6:6–7.  

Laporan Kasus Terapi Generalis Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran Pada Pasien S

Tri Rahayu Nur Jannah, Mamnuah
Abstract: Gangguan jiwa merupakan perubahan persepsi terhadap stimulus baik internal maupun eksternal yang disertai dengan respon yang berkurang, berlebihan atau terdistorsi. gejala gangguan jiwa kadang-kadang bisa kembali atau memburuk… mburuk yang lebih dikenal dengan istilah "kambuh". Metode yang digunakan adalah laporan kasus dengan melakukan asuhan keperawatan pada pasien jiwa dari tahap pengkajian sampai dengan tahap evaluasi. Subjek laporan ini adalah pasien dengan gangguan jiwa dengan diagnosa gangguan persepsi sensori pendengaran. Instrumen yang digunakan dalam asuhan keperawatan ini adalah format ceklist kemampuan pasien dalam terapi generalis (menghardik, bercakap-cakap dengan orang yang dipilih, melakukan aktivitas yang disukai dan patuh minum obat). Jumlah populasi pada asuhan keperawatan adalah 1 pasien dengan kriteria pasien bersedia menjadi subjek, pasien kooperatif, mau mengikuti kegiatan dan pasien tidak memiliki keterbatasan fisik. Hasil penelitian menunjukan setelah dan sebelum dilakukan intervensi terdapat perbedaan pada pasien halusinasi pendengaran. Setelah dilakukan intervensi terapi generalis (menghardik, bercakap cakap dengan orang yang dipilih, melakukan aktivitas yang disukai dan patuh minum obat) terjadi peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi pendengaran dan penurunan tanda gejala. Penanganan yang dilakukan menunjukkan tanda dan gejala sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Setelah dilakukan intervensi mengalami penurunan tanda gejala dan peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi serta mampu memberikan dampak positif terhadap perbaikan kondisi pasien setelah melakukan terapi yang sudah diajarkan. Saran untuk penelitian lebih lanjut agar melakukan penelitian lebih dari 1 pasien, bina hubungan saling percaya (BHSP) lebih lama dengan pasien, mengkaji permasalahan yang dialami pada pasien dengan masalah halusinasi pendengaran, serta bisa melakukan pendekatan jangka panjang yang melibatkan dukungan keluarga dalam proses penyembuhan pasien.

Hubungan Persepsi Masyarakat Tentang Vaksinasi Booster Covid-19 Terhadap Tingkat Kecemasan Pre-Vaksinasi Booster 2 Di RW 007 Kutabaru

Amanda Putri, Solihati, Zahra Maulidia Septimar
Abstract: Latar belakang : Persepsi adalah salah satu aspek psikologis terpenting bagi manusia, karena mereka bereaksi terhadap berbagai aspek dan gejala di sekitarnya. Persepsi masyarakat terhadap vaksinasi dapat mempengaruhi kecemasan… emasan dan partisipasi mereka dalam melakukan vaksinasi. Salah satu sumber kecemasan masyarakat terhadap vaksin COVID-19 adalah keamanan dan efektivitas vaksinasi, efek samping vaksin, kesalahpahaman kebutuhan akan vaksinasi, kurangnya kepercayaan pada sistem kesehatan, dan juga kurangnya informasi tentang penyakit COVID-19 yang dapat dicegah dengan vaksin. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi masyarakat tentang vaksinasi booster covid-19 terhadap tingkat kecemasan pre-vaksinasi booster 2 di rw 007 kutabaru. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan cara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat dewasa rw 007 Kutabaru Kab. Tangerang yang berjumlah 155 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : hasil dari pengolahan data responden menggunkan chi-square menunjukkan Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kerentanan (p-value 0,000), persepsi keseriusan (p-value 0,006), persepsi manfaat (p-value 0,000), persepsi hambatan (p-value 0,000), isyarat untuk bertindak (p-value 0,000) dengan tingkat kecemasan pada masyarakat di RW 007 Kutabaru. Kesimpulan : hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi dengan tingkat kecemasan karena kecemasan saat mengikuti vaksinasi covid-19 dapat terjadi karena munculnya pikiran-pikiran yang ragu mengenai vaksin, dalam hal ini munculnya persepsi negatif terhadap vaksin dapat menimbulkan stress dan cemas. Sebaliknya, dengan terbentuknya persepsi yang positif terhadap vaksin akan mengurangi kemungkinan terjadinya kecemasan pada individu dalam mengikuti vaksinasi covid-19.

Overview of Knowledge of Mothers Who Have New Babies Born 0 -7 Days About Maintenance Umbilical Cord Surgery at Partner Clinic St. Elisabeth College of Health Sciences Medan in 2025

Kezia Ananta Fortuna Napitupulu, Desriati Sinaga
Abstract: Newborns are a crucial transition period from life in the womb to life outside the womb. One important aspect of newborn care is hygienic and proper umbilical cord care, to prevent infections such as neonatal tetanus and&#8230; accelerate the natural process of umbilical cord separation. Mothers' knowledge of umbilical cord care plays a crucial role in the success of such care. This study aims to determine the knowledge of mothers with babies aged 0–7 days regarding umbilical cord care at the Mitra Kerja Clinic of the Santa Elisabeth Health Sciences College in Medan. This study used a quantitative descriptive design with a purposive sampling technique, with 30 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed univariately. The results showed that most mothers had sufficient knowledge (50%), good (36.7%), and poor (13.3%). The majority of respondents were aged 20–35 years (96.7%), <20 years (3.3%), primigravida (56.7%), multigravida (43.3%) and had a high school education (70%), bachelor's degree (16.7%), and diploma (13.3%). Conclusion: Most mothers have sufficient knowledge about umbilical cord care. It is recommended that clinics conduct regular outreach sessions to improve mothers' understanding, and that further research be conducted by adding variables such as occupation and source of information

The Influence of the Project Based Learning Model on Learning Outcomes PPKN On Fourth Grade Students

Anggun Anugrah Manurung, Eva Pasaribu, D. Yuliana Sinaga
Abstract: This  research  aim  For  knowThe  Influence  of  the  Project  Based  Learning  Model  on  Learning Outcomes PPKN On Students of Class IV of UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar.Research design implementedis  Pre-Experimental &#8230; is  Pre-Experimental  Designs  method  is  appropriate  with  limitations  amount  samples  to  be researched.This research will was held at the UPTD of State Elementary School 122350 Pematangsiantar.The time study implemented in the even semester May of the Year Academic Year 2023/2024. Based on results  research  and  discussion  that  has  been  put  forward  can  taken  conclusion  that  from  pretest  results,obtained the average value is 46.35 which is classified as in category low.While average value of results Study posttest students, namely 85.52, which indicates that results after given treatment increase with such a  range  big.From  the  average  pretest  and  posttest  scores  there  are  difference  of  39.17  and  based  on hypothesis test results with level significant = 0.05 and ttable of 2.034, thitung of 14.737. With thus thitung> ttable 14.737> 2.034, then can concluded that there is the influence of the Project Based Learning Model on results learning PPKN for students  Class IV of UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar.Maka based  on  Hypothesis  Test  Results   is  rejected  and accepted  which  indicates  that  existence  the influence of the Project Based Learning Model is significant to results learning PPKN for students  Class IV of UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar.

Overview of Midwives' Attitudes Regarding Loving Care for Mothers During Childbirth at Partner Clinics School St. Elisabeth College of Health Sciences Medan2025

Aprilita Br Sitepu, Asnita Rouli Simanjuntak, Ermawaty Siallagan, Desriati Sinaga
Abstract: The maternal mortality rate in Indonesia remains a serious issue, primarily due to the lack of quality childbirth services. One approach applied is the loving care for mothers, which is a service approach that respects the&#8230; he rights, comfort, and wishes of mothers during the childbirth process. Research objective: To understand the attitudes of midwives regarding loving care for mothers during childbirth. Research method: This type of research is descriptive. The research locations are Lidya Clinic, Katarina Clinic, Kasih Bunda Clinic, Pratama Bertha Clinic, Pratama Romauli Clinic. Research results: The results indicate that 21 respondents (70%) have a positive attitude, while 9 respondents (30%) have a negative attitude. Conclusion: Based on the research results, it shows that midwives have a positive attitude to awards maternal affection care during labor. The researchers suggest that midwives at Collaborative Clinics of Santa Elisabeth Health Sciences College Medan should maintain their positive attitude in providing services

Negotiating Tradition: Hidden Resistance of Batak Toba Women to Marpariban Arranged Matchmaking

Royda Sagala, Danyel Julfan Sinaga, Rofan Aceh, Dandy Tambunan
Abstract: The purpose of this article is to investigate the methods by which Batak Toba women in Habeahan Naburahan Village, Samosir Regency, resist the concealed practice of marpariban matchmaking. As part of the Batak Toba kinship&#8230; ip structure, Marpariban matching is a traditional practice that places women in a position where they are unable to select their life partners. A form of resistance that is not overtly articulated has emerged as a result of this. Information was gathered using descriptive qualitative methods such as in-depth interviews, documentation, and observation. Relevant data and information are provided by informants who are Batak Toba women in the village of Habeahan Naburahan who have firsthand experience with the Marpariban matchmaking practice and family members who participate in the customary matchmaking procedure. The findings and analysis revealed that the Batak Toba women in this hamlet oppose this matchmaking practice through covert resistance. Some of these behaviors are putting off arranged marriages for school or work reasons, using religious legitimacy as a reason to say no without directly confronting the person, formally accepting arranged marriages with a passive attitude and little emotional involvement, and not talking openly about marriage plans. James C. Scott's theory of resistance says that these activities show that there is concealed resistance, or a sort of resistance that happens while people follow the rules. This suggests that Batak Toba women tend to use subtle opposition as a tactic to preserve their independence inside the patriarchal system rather than openly rejecting the Marpariban norm

Penerapan Metode MAUT Dalam Menentukan Sunscreen Terbaik Di Kalangan Mahasiswa

Heri Irawan, Nur Adila, Andrey Aisyandra
Abstract: Penggunaan sunscreen kini menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit, khususnya bagi mahasiswa yang memiliki mobilitas tinggi dan sering terpapar sinar matahari. Namun, banyaknya pilihan produk sunscreen di pasaran&#8230; asaran seringkali membuat mahasiswa kesulitan menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam memilih sunscreen terbaik dengan menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Penilaian dilakukan berdasarkan empat kriteria utama, yaitu harga, tekstur, kandungan SPF, dan daya tahan produk. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Universitas Royal yang kemudian dianalisis untuk menghasilkan peringkat produk. Dari sepuluh merek yang dianalisis, Skintific menempati posisi teratas dengan nilai 0,6570 sebagai produk paling direkomendasikan, sedangkan Emina mendapat skor terendah dengan nilai 0,3750