Abstract:Learning motivation is the drive that encourages individuals to remain enthusiastic about learning. Previous research has explained various forms of motivation, such as internal and external motivation. One aspect of internal…
ernal motivation is self-awareness or Mindfulness. However, research on Mindfulness as a factor influencing learning motivation, particularly in Generation Z, is still quite limited. Therefore, this study aims to examine the role of Mindfulness in enhancing learning motivation in Generation Z. This research uses purposive sampling to select samples that meet the research criteria. The participants involved are Generation Z individuals aged between 12 and 27 years, residing in Banten, and currently enrolled as active students. To measure the level of learning motivation, the Academic Motivation Scale (AMS) is used, while the Five Facet Mindfulness Scale (FMMQ-10) is used to measure the level of Mindfulness. The results of the study show a significant positive relationship between Mindfulness and learning motivation, with a regression coefficient of 0.152. This means that the higher an individual's level of Mindfulness, the higher their learning motivation will be. These findings suggest that Mindfulness can play an important role in improving learning motivation, especially when applied alongside other supporting factors such as social support, emotional regulation, and a conducive learning environment. This study provides evidence that a Mindfulness-based approach has the potential to be applied in strategies to enhance learning motivation. Therefore, the development of programs integrating Mindfulness practices into students' daily lives, particularly among Generation Z, could be an effective step in improving the quality of their learning experience.
Abstract:Kurungkambing Village, located in Mandalawangi District, Banten, has significant local potential that remains underutilized due to the lack of structured data and limited village planning capacity. The gap between local…
resource mapping and strategic planning poses a major challenge in achieving sustainable development. To address this issue, the Community Service Program (PkM) of Universitas Terbuka was designed to strengthen the capacity of village officials through training and mentoring in village potential mapping based on village planning worksheets. This approach follows four key stages: input, process, output, and impact, aimed at establishing a more systematic, data-driven, and sustainable village development plan. The PkM activities include field surveys, socialization, technical training, mentoring, and monitoring and evaluation. The primary objective of this program is to develop a village potential database as a foundation for formulating more accurate policies and development strategies. Village officials can create more effective and strategic data-driven policies with this database. The program's sustainability requires synergy between academics, local government, and the village community to ensure data-driven development that enhances community welfare.
Keywords: database, planning capacity, strategic planning, sustainable development, village potential.
Abstrak: Desa Kurungkambing, Kecamatan Mandalawangi, Banten, memiliki potensi lokal yang belum optimal karena keterbatasan data terstruktur dan kapasitas perencanaan desa. Untuk mengatasi permasalahan ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka dirancang untuk memperkuat kapasitas aparatur desa melalui pelatihan dan pendampingan dalam pemetaan potensi desa berbasis lembar perencanaan desa. Pendekatan ini mengacu pada empat alur utama: masukan, proses, hasil, dan dampak, yang bertujuan untuk mewujudkan perencanaan pembangunan desa yang lebih sistematis, berbasis data, dan berkelanjutan. Kegiatan PkM ini melibatkan serangkaian tahapan, termasuk survei lapangan, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Tujuan utama program ini adalah mengembangkan database potensi desa sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan strategi pembangunan yang lebih akurat. Dengan adanya database ini, aparatur desa dapat merumuskan kebijakan berbasis data yang lebih efektif dan strategis. Keberlanjutan program membutuhkan sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa guna memastikan pembangunan berbasis data yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kata kunci: database, kapasitas perencanaan, perencanaan strategis, pembangunan berkelanjutan, dan potensi desa.
Abstract:Abstract: This study discusses the delivery information system for the minimarket 212 Mart. Minimarket 212 Mart is a modern retail business. The purpose of this research is to simplify and shorten the process of computerized…
ized goods distribution services to prevent data input errors, reduce disappointment due to customer service errors, expedite, and simplify service procedures between operational goods owners, and make it easier for the owner to receive a summary of shipping information. The research method used is the waterfall model. The problem with ordering goods is that customers are still using Whatsapp and those who order are still in the local area, not far from the mini market, thereby reducing sales. In addition, standard writing instruments are still used to record the delivery and receipt of goods. When delivering goods, customers buy directly from the convenience store, and it is difficult for customers to track the location of the goods ordered. Therefore, it must be built and designed with a software system that facilitates transportation registration, the processing of sales invoices, and the preparation of reports. Program design modeling applies to data flow diagrams and entity relationship diagrams. The software used is the PHP programming language and the MySQL database. The research artificial achieved are a web-based goods delivery service system that must overcome the problems that exist in goods delivery services at 212 Mart Serang-Banten Minimarket.
Keywords: Information System, Delivery Service, Waterfall, Web
Abstrak: Penelitian ini membahas sistem informasi pengiriman barang minimarket 212 Mart. Minimarket 212 Mart merupakan salah satu usaha ritel modern. Maksud dari riset ini adalah untuk mempermudah dan mempersingkat proses pelayanan pendistribusian barang secara terkomputerisasi untuk mencegah terjadinya kesalahan input data, mengurangi kekecewaan akibat kekeliruan pelayanan atas pelanggan dan melancarkan serta mempermudah prosedur servis antar operasional pemilik barang serta memudahkan owner menerima ringkasan informasi pengiriman. Metode riset yang dipakai adalah model waterfall. Kendala pemesanan barang masih menggunakan Whatsapp, pelanggan yang memesan masih berada di area lokal yang tidak jauh dari mini market, sehingga mengurangi penjualan. Selain itu, alat tulis standar masih digunakan untuk mencatat pengiriman dan penerimaan barang. Saat mengirimkan barang, pelanggan membeli langsung dari minimarket, dan sulit bagi pelanggan untuk melacak lokasi barang yang dipesan. Oleh sebab itu, harus dibangun dan merancang sistem perangkat lunak yang memudahkan pendaftaran pengangkutan, pengerjaan faktur penjualan, dan penyusunan laporan. Pemodelan desain program menerapkan Data Flow Diagram dan Entity Relationship Diagram. Perangkat lunak yang dipergunakan adalah bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Artifisial penelitian yang dicapai merupakan sistem layanan pengiriman barang berbasis web yang harus melampaui permasalahan yang ada pada layanan pengiriman barang di minimarket 212 Mart Serang-Banten.
Kata kunci: Sistem Informasi, Delivery Service, Waterfall, Web
Abstract:Penelitian ini menganalisis kesenjangan realisasi anggaran pendapatan daerah (APD) di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten pada tahun 2023. DKI Jakarta menunjukkan tingkat realisasi APD yang lebih tinggi dibandingkan…
Banten, yang dipengaruhi oleh kapasitas fiskal yang lebih beragam. Sebaliknya, Banten mengalami kesulitan dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) karena terbatasnya infrastruktur ekonomi dan kapasitas administrasi. Faktor-faktor seperti kebijakan fiskal, basis ekonomi, dan dinamika sosial-ekonomi lokal berperan penting dalam perbedaan kinerja anggaran antara kedua provinsi. Penelitian ini menyarankan strategi pengelolaan keuangan yang lebih adaptif, peningkatan efisiensi PAD, serta pemanfaatan dana perimbangan untuk mendukung pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Abstract:This study examines the complex consequences of industrial area development on both the national and regional economies of Indonesia, with a specific focus on the interaction between these two domains. This research employs…
oys a comprehensive case study methodology to examine the policies crucial for ensuring sustainable economic growth in the aftermath of the pandemic. Industrial expansion's direct and indirect effects on job creation, economic diversification, technological advancement, and resource distribution are all examined in this analysis. Considering the varying degrees of development and infrastructure across Indonesia's regions, the study also identifies the distinct impacts of economic disparities across these areas. The results emphasize the need for tailored policy interventions that consider regional discrepancies and foster fair economic growth post-pandemic. Contributing to the economic recovery of the nation, the study finds sectors of the Indonesian economy with potential for expansion in the post-pandemic period. Employing the shift-share analysis and qualitative descriptive method, help determine if any changes have occurred in the configuration of the economic system during the post-pandemic period. The findings indicate that each of the five provinces, namely Bali, Riau Islands, Banten, East Borneo, and Yogyakarta, possesses distinct competitive advantages that are unique to their respective regions. However, none of the industries in these five areas possesses a significant degree of expertise in any particular industry. The research also emphasizes the lack of dedicated business activities focused on a specific industry.
Abstract:Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di Indonesia memerlukan pengendalian melalui program Keluarga Berencana (KB). Namun, partisipasi pria dalam program KB masih sangat rendah, khususnya di Provinsi Banten, sehingga…
beban reproduksi tetap dominan pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran partisipasi pria dalam program KB, menilai responsivitas gender dalam implementasi kebijakan, serta mengidentifikasi kesenjangan antara desain dan praktik di tingkat daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen sebagai sumber data utama, meliputi laporan BKKBN, BPS, dan dokumen kebijakan daerah terkait KB. Analisis dilakukan dengan mengorganisir, mengkoding, dan mengidentifikasi tema utama sesuai kerangka Gender Responsiveness Theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kebijakan KB nasional dan daerah sudah peka gender, tetapi implementasinya masih bersifat women-centric, dengan layanan dan sosialisasi lebih fokus pada perempuan. Faktor budaya patriarki, keterbatasan akses layanan untuk pria, dan kurangnya target khusus menyebabkan partisipasi laki-laki tetap rendah. Studi ini merekomendasikan penguatan kebijakan dan program berbasis gender-responsive, peningkatan akses layanan KB pria, serta kampanye edukasi yang menargetkan pria untuk mendorong kesetaraan peran reproduksi dan efektivitas program KB di Provinsi Banten.
Abstract:Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui seberapa besar dampak yang diberikan transformasi digital terhadap kunjungan wisatawan. Data yang diperoleh dalam penelitian adalah data primer dengan metode pengumpulan data menggunakan…
gunakan kuesioner yang disebar kepada pengunjung Masjid Agung Banten. Jumlah sampel 32 responden. Analisis berupa analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan Transformasi Digital berdampak positif terhadap Kunjungan Wisatawan Masjid Agung Banten.
Abstract:Latar belakang penelitian ini didorong oleh pentingnya pemahaman terhadap etika bisnis syariah yang dapat membantu meningkatkan kualitas transaksi bisnis serta mendukung keberlanjutan ekonomi umat dalam konteks pasar tradisional.…
disional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi terhadap pedagang di pasar tradisional, serta analisis konten dari dokumen-dokumen terkait etika bisnis syariah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis syariah dalam perdagangan pasar tradisional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang sudah menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis syariah, seperti kejujuran, keadilan, dan larangan riba, meskipun masih ada tantangan dalam mengoptimalkan implementasinya secara menyeluruh. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan etika bisnis syariah di pasar tradisional Ciruas Serang Banten dapat memperbaiki praktik perdagangan, namun diperlukan edukasi lebih lanjut kepada pelaku pasar agar nilai-nilai syariah dapat diterapkan secara konsisten.
Abstract:Latar Belakang : Dalam rangka mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal maka dibutuhkan perawatan kesehatan masyarakat, dimana perawatan kesehatan masyarakat itu sendiri adalah bidang keperawatan yang merupakan perpaduan…
uan antara kesehatan masyarakat dan perawatan yang didukung peran serta masyarakat dan mengutamakan pelayanan promotif dan preventif secara berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara menyeluruh. Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dimulai dari indvidu, kelompok sampai tingkat RT 04 dan RW 01. Di wilayah RW 01 KP. Gebang Sangiang Kota Tangerang terdiri dari 4 RT dengan jumlah 300 KK. Tujuan : Memberikan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas di RT 04 RW 01 Kecamatan Sangiang Kota Tangerang Banten. Metode : Ketidakefektifan kesehatan dengan melakukan tindakan skrining kesehatan, ketidakefektifan manajement kesehatan dengan melakukan tindakan senam hipertensi, defisiensi kesehatan komunitas dengan melakukan edukasi kesehatan tentang hipertensi dan PHBS. Hasil : Saat skrining kesehatan ada 35 warga (71%) hipertensi, 8 warga (23%) ISPA, 2 warga (6%) DBD. Sebelum senam ada 9 warga (60%) dengan tekanan darah >150 mmHg, setelah senam ada 4 warga (27%) mengalami penurunan tekanan darah. Sebelum edukasi ada 30 warga memiliki pengetahuan buruk, setelah dilakukan edukasi ada 22 warga (73%) memiliki pengetahuan baik.
Abstract:Pembelajaran ialah tindakan sadar untuk mengirim ilmu dan menerima ilma, diera sekarang ini pembelajaran tidak bisa diajarkan dengan biasa saja, perlu adanya inovasi-inoasi agar tercapainya tujuan yang diinginkan. Penulis…
s memberikan gambaran pembelajaran untuk dijadikan refenrensi pengajar selanjutnya yaitu menggunakan model serta media yang baru. Salah satu yang perlu dilakukan inovasi ialah pembelajaran matematika, karena semuanya abstrak. Siswa yang masih sulit menerima hal tersebut tentunya guru harus sadar, terutama materi porogapit. Penulis memakai model problem based learning berbantu media porogapit board mempunyai keinginan peningkatan hasil belajar siswa dan meningkatkan literasi siswa.