Search Articles & Publications

Showing 973 articles found for "Guru"

Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Toleransi Antarumat Beragama

Muci Herliyanto, Nurdian Setiawan, Vinni Helvionita
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam membangun toleransi antarumat beragama, menganalisis tren penelitian, mengidentifikasi efektivitas, serta tantangan implementasinya.… mplementasinya. Menggunakan metode tinjauan sistematis literatur atas publikasi dalam lima tahun terakhir, studi ini menemukan peningkatan signifikan dalam perhatian akademis, mencapai puncak publikasi sembilan artikel pada 2023 dan delapan artikel pada 2025. PKn terbukti efektif menumbuhkan pemahaman kognitif tentang keberagaman, keterampilan berpikir kritis, dan sikap empatik, terutama pada mahasiswa yang umumnya menunjukkan tingkat toleransi sangat tinggi serta internalisasi nilai kerukunan. Lembaga pendidikan formal, didukung guru sebagai teladan dan fasilitator, mengintegrasikan nilai multikultural dan moderasi beragama dalam kurikulum, membentuk sikap inklusif. Namun, studi mengidentifikasi tantangan seperti kesenjangan antara pengetahuan teoretis dan perilaku praktis, munculnya sikap eksklusif pada mahasiswa, penurunan standar perilaku antaragama di beberapa periode, serta pengaruh lingkungan luar sekolah dan perbedaan latar belakang siswa. Faktor kearifan lokal dan kebijakan publik adaptif juga berperan penting. Studi ini berkontribusi dengan mensintesis literatur yang terfragmentasi, menyajikan gambaran holistik tentang dinamika PKn dalam konteks toleransi, dan menyoroti celah kunci untuk penelitian mendatang. PKn merupakan instrumen krusial, namun efektivitasnya sangat bergantung pada implementasi holistik, menuntut penelitian longitudinal dan kontekstual untuk menjembatani kesenjangan teori-praktik.

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi 'Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita?' pada Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar

Enjelina Br Ginting, Ayu Melinda Br Ginting
Abstract: Penelitian dilatarbelakang oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi "Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita?". Hal ini disebabkan oleh pembelajaran… yang masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang aktif dalam memahami konsep kebutuhan, keinginan, dan kegiatan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV Sekolah Dasar melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 25 orang. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada tes awal (pra-siklus), persentase ketuntasan klasikal hanya mencapai 44%. Setelah diterapkan model PBL pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 68%, dan pada siklus II meningkat signifikan mencapai 88%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS materi "Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita?" pada peserta didik kelas IV Sekolah Dasar.

Transformasi Pendidikan Humanis Religius Berbasis Kurikulum Cinta di Madrasah Aliyah Jam'iyyah

Fuad, Anisul, Subando, Joko
Abstract: Pendidikan nasional saat ini menghadapi tantangan besar terkait degradasi moral akibat arus kebebasan berekspresi yang kerap mengabaikan batasan etis dan religius. Sebagai respons, Kementerian Agama RI menggagas Kurikulum… m Berbasis Cinta (KBC) sebagai pendekatan humanis-moderat untuk mereorientasi pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam menanamkan nilai-nilai humanisme Islam di Madrasah Aliyah Jam'iyyah Islamiyyah melalui tiga tahapan manajemen: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta melihat proses internalisasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KBC di MA Jam'iyyah Islamiyyah mampu menanamkan tiga nilai utama humanisme Islam, kebebasan (liberty), persamaan (equality), dan persaudaraan (fraternity) melalui tahapan internalisasi yang sistematis meliputi transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Keberhasilan kurikulum ini didukung oleh iklim psikologis madrasah yang aman, keteladanan guru, serta integrasi nilai kasih sayang dalam ekosistem pembelajaran yang holistik. Pendekatan afektif ini terbukti mampu mengubah paradigma pembelajaran keagamaan yang kaku menjadi proses dialogis yang emansipatoris dan memanusiakan manusia

Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pengabdian Mahasiswa di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai

Berliana Lubis, Namyra Rahma Shafier
Abstract: Program Pengabdian Mahasiswa (PEMA) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memperkuat peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan pendidikan, sosial, dan… keagamaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kota Pari,Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai pada tanggal 12-19 Juli 2025 dengan melibatkan 18 mahasiswa.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran mahasiswa dalam mendukung proses pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengabdian Mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung kegiatan pendidikan, meningkatkan partisipasi masyarakat pada kegiatan sosial dan keagamaan,serta memperkuat hubungan kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat. Program Pengabdian Mahasiswa tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa,tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi lingkungan setempat.

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Olahraga, Pemeriksaan Kesehatan Lansia, Dan Pemanfaatan Limbah Kulit Pinang Menjadi Biobriket Di Desa Seberang Tembilahan

Nazwa Azura Yasmin, Irsan Taufik Ali, Nawa Afifah, Adelia Putri, Dea Ananda, Izhar Ibnu Fahmi, Oktavia Rahmadhani, Muhammad Genadi, Triana Suci Amanda, Tasya Nofa, Arie Styawan
Abstract: Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada… epada masyarakat. Berdasarkan hasil observasi lapangan, teridentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu rendahnya aktivitas sosial antarwarga, minimnya kesadaran kesehatan pada kelompok lanjut usia, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kulit pinang hasil perkebunan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan participatory action research dengan tiga program utama, yaitu turnamen bola voli antarkampung, pemeriksaan kesehatan lansia melalui posyandu, dan pelatihan pengolahan limbah kulit pinang menjadi biobriket. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa turnamen bola voli berhasil meningkatkan interaksi dan kebersamaan antarwarga, kegiatan posyandu lansia meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat lanjut usia terhadap layanan kesehatan, serta pelatihan biobriket memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat dalam mengolah limbah perkebunan menjadi produk bernilai ekonomi. Ketiga program tersebut saling melengkapi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dari aspek sosial, kesehatan, dan lingkungan, sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA MONO HAKWA (MONOPOLI HAK DAN KEWAJIBAN) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SD

Saputri, Jaekyin Nanda, Malyuna, Sita Isna, Fatimah, Iis Daniati
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep hak dan kewajiban serta minimnya media pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.… casila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penggunaan media Mono Hakwa (Monopoli Hak dan Kewajiban), tingkat pemahaman siswa terhadap materi hak dan kewajiban, selrta seljauh mana meldia telrselbut belrkontribusi dalam melmbelntuk karaktelr siswa kellas III selkolah dasar. Pelnellitian ini melnggunakan pelndelkatan kuantitatif delngan meltodel delskriptif. Sampell pelnellitian belrjumlah dua belas siswa kelas III UPT SD Negeri Doromukti yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berbasis skala Likert 4 pilihan yang mencakup tiga aspek, yaitu proses penggunaan media, pemahaman hak dan kewajiban, serta pembentukan karakter, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil pelnellitian melnunjukkan bahwa pelnggunaan meldia Mono Hakwa belrada pada katelgori tinggi hingga sangat tinggi, delngan nilai belrkisar antara 75% hingga 97,9% pada lima bellas itelm angkelt. Aspelk pelmbelntukan karaktelr yang melliputi tanggung jawab, keldisiplinan, keljujuran, kelrja sama, dan kelpeldulian juga belrada pada katelgori sangat tinggi, delngan 83,3% siswa belrada pada katelgori sangat tinggi dan 16,7% pada katelgori tinggi. Simpulan pelnellitian ini melnelgaskan bahwa meldia Mono Hakwa elfelktif digunakan untuk melndukung pelmahaman matelri hak dan kelwajiban selrta melmbelntuk karaktelr siswa selkolah dasar. Implikasi pelnellitian ini selcara teloreltis melmpelrkaya kajian melngelnai meldia pelmbellajaran belrbasis pelrmainan untuk pelndidikan karaktelr, seldangkan selcara praktis melmbelrikan relkomelndasi bagi guru untuk melmanfaatkan pelrmainan monopoli eldukatif guna melmbangun karaktelr siswa.

PERAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 14 LUWU TIMUR

Sultani, Muh. Iqra, Alimuddin, Alimuddin, Patawari, Firman, Pirol, Abdul, Firmansyah, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 14 Luwu Timur dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kepala sekolah… olah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 14 Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh secara langsung dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik, serta data sekunder yang berasal dari dokumen sekolah, laporan kegiatan, buku, jurnal ilmiah, artikel, dan data dari instansi terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan konfirmasi kepada informan, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran manajerial kepala sekolah di SMA Negeri 14 Luwu Timur telah berjalan secara sistematis dan terintegrasi. Peran tersebut diwujudkan melalui fungsi kepala sekolah sebagai edukator dalam mengembangkan kompetensi guru dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sebagai manajer dalam melaksanakan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program sekolah, sebagai supervisor dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap proses pembelajaran, serta sebagai pemimpin yang menerapkan kepemimpinan demokratis dalam mengarahkan, memotivasi, dan melibatkan seluruh warga sekolah. Faktor pendukung peningkatan kualitas pendidikan meliputi kerja sama warga sekolah, komitmen dan kedisiplinan guru, lingkungan sekolah yang kondusif, kepemimpinan kepala sekolah, serta budaya kerja yang positif. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, kemampuan teknologi guru yang belum merata, keterbatasan sumber daya pendidikan, serta perbedaan kesiapan guru dalam menghadapi perubahan.

PERAN STRATEGIS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI PENDAMPING SOSIAL DALAM PENCEGAHAN MURID DROP-OUT : STUDI KASUS DI SMP NEGERI SATAP MATABULU KECAMATAN NUANGAN

Paramata, Dani, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam pencegahan murid drop-out di SMP Negeri Satap Matabulu Kecamatan Nuangan, serta mengetahui harapan dan tantangan yang dihadapi… adapi guru PAI dalam menjalankan peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas Guru Pendidikan Agama Islam dan Kepala Sekolah SMP Negeri Satap Matabulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru PAI memiliki peran penting dalam mencegah murid putus sekolah, yaitu sebagai pendidik, pembimbing, motivator, teladan, dan konselor informal. Peran tersebut diwujudkan melalui pembinaan keagamaan, pemberian motivasi, pendekatan personal, komunikasi dengan orang tua, koordinasi dengan kepala sekolah dan wali kelas, serta kunjungan rumah. Upaya tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kehadiran, kedisiplinan, keterbukaan, dan motivasi belajar murid. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti kondisi ekonomi keluarga, kurangnya perhatian orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan, jarak rumah ke sekolah, keterbatasan fasilitas, dan rendahnya motivasi belajar murid. Oleh karena itu, pencegahan drop-out memerlukan kerja sama antara guru, sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah.

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENURUNAN MINAT SISWA PADA MADRASAH TSANAWIYAH AL-MAWASIR PADANG KALUA LAMASI KABUPATEN LUWU

Baharuddin, Nurlianti Andi, Mustafa, Mustafa, Firmansyah, Firmansyah, Nursaeni, Nursaeni, Baderiah, Baderiah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang menyebabkan penurunan minat siswa pada Madrasah Tsanawiyah Al-Mawasir Padang Kalua Lamasi Kabupaten Luwu. Penurunan jumlah peserta didik… ik selama lima tahun terakhir, dari 105 siswa pada Tahun Pelajaran 2021/2022 menjadi 56 siswa pada Tahun Pelajaran 2025/2026, menjadi indikator awal adanya permasalahan yang perlu ditelusuri secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu kepala madrasah, dua orang guru, dan empat informan masyarakat atau orang tua yang memilih menyekolahkan anaknya di sekolah lain. Data sekunder berasal dari dokumen jumlah peserta didik, data sarana dan prasarana, serta profil madrasah. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang berkaitan dengan penurunan minat siswa adalah keterbatasan variasi program akademik tambahan dan ekstrakurikuler, sarana pendukung olahraga dan kegiatan siswa yang belum memadai, serta keterbatasan media pembelajaran berbasis teknologi. Faktor eksternal meliputi persaingan dengan sekolah lain yang memiliki program dan fasilitas lebih beragam, pengaruh lingkungan pertemanan dari sekolah dasar, peran informasi dari mulut ke mulut, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat yang turut memengaruhi pertimbangan biaya dan aksesibilitas.

EFEKTIFITAS PEMBERIAN DANA TUNJANGAN PROFESI GURU DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KAB. BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Andaria, Ronald
Abstract: Peningkatan kompetensi guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan, salah satunya melalui pemberian Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian TPG… PG dalam meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada lima kepala sekolah dan lima belas guru PAI jenjang SD dan SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPG cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi sosial dan kepribadian guru, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap keteladanan. Faktor pendukung antara lain motivasi internal guru dan dukungan kepala sekolah, sementara faktor penghambat meliputi kurangnya pengawasan dan keterbatasan akses pelatihan. Penelitian ini menyarankan perlunya strategi manajerial dalam pengelolaan TPG yang lebih terencana, terorganisir, dan akuntabel guna mendorong peningkatan profesionalitas guru secara berkelanjutan.