Abstract:Hypertension is a chronic condition characterized by increased blood pressure on the artery walls, which can lead to serious complications such as stroke, kidney failure, and heart disease. This study aimed to determine…
the effect of deep breathing relaxation techniques on lowering blood pressure in elderly people in Bate Linteng and Lambunot Villages, Aceh Besar. This quantitative study used a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest. The study was conducted from August 26 to August 31, 2024, with a population and sample of 16 elderly respondents with a history of hypertension. Data collection was conducted through observation using an observation sheet and the provision of deep breathing relaxation techniques. The results showed that the average blood pressure before the intervention was 148/90 mmHg with a standard deviation of 9.674, while after the intervention, it decreased to 143/87 mmHg with a standard deviation of 9.050. The statistical test results using the Paired Sample t-Test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect between deep breathing relaxation techniques and blood pressure reduction. The results of this study are expected to provide information for hypertension sufferers and their families that deep breathing relaxation techniques are a form of non-pharmacological therapy that can be performed independently to control blood pressure.
Abstract:The mass media, as a means of providing information, plays an important role in disseminating issues that arise in society. More specifically, the mass media has the power to spread public opinion. This study aims to analyze…
lyze the extent to which mass media exposure can influence the formation of public opinion regarding government policies in the Social Services Agency of Gowa Regency and to determine the extent to which public opinion influences the implementation of government policies in the Social Services Agency of Gowa Regency. This study uses a quantitative approach with a data collection technique, namely a questionnaire, administered to 100 respondents. The focus of this study is the extent to which mass media exposure can influence the formation of public opinion regarding government policies at the Social Services Agency. The data analysis techniques used in this study were simple linear regression, T-test (partial), F-test (simultaneous), and coefficient of determination. The results of the study show that, partially, the mass media has a positive and significant effect on public opinion, while public opinion has a negative effect on the implementation of government policies.
Abstract:Dyslexia is a neurodevelopmental disorder that specifically affects an individual's ability to process phonological and orthographic information, thereby hindering the development of basic literacy skills. In inclusive education…
ducation systems at the elementary level, these limitations are often not addressed through pedagogical approaches that align with the neurocognitive needs of learners. The problem addressed in this study is the effectiveness of the multisensory learning approach in improving the reading skills of children with dyslexia in inclusive elementary education settings. This research was conducted through a systematic literature review using a descriptive qualitative approach, drawing upon scholarly sources published in nationally and internationally accredited journals over the past decade. Thematic analysis was employed to identify consistent empirical findings related to multisensory interventions. The results show that the multisensory approach (which simultaneously engages visual, auditory, kinesthetic, and tactile modalities) has been proven to enhance phonological decoding, word recognition accuracy, reading fluency, and learning affectivity in children with dyslexia. Its effectiveness is highly influenced by the duration and intensity of the intervention, educators' competence in designing multisensory activities, and the suitability of materials to individual sensory profiles. The conclusion of this review asserts that the multisensory approach is not merely a remedial strategy, but a neuroeducation-based pedagogical framework that is inclusive and transformative. The novelty of this research lies in its integrative emphasis on the multisensory approach and principles of educational neuropsychology as the foundation for developing learning models that are responsive to the needs of neurodivergent learners in the context of inclusive elementary education in Indonesia.
Abstract:This study examines the utilization of digital technology in counseling services as a response to the transformation of mental health service demands that require flexibility, efficiency, and broad reach. The research problem…
oblem focuses on the extent of e-counseling effectiveness, the level of service accessibility for the community, and the key challenges influencing its implementation. The study employs a qualitative approach using a systematic literature review method of 25 reputable scientific articles published between 2015 and 2025. The synthesis results indicate that e-counseling demonstrates a high level of effectiveness, reflected in service flexibility (92%), client openness (88%), cost efficiency (85%), satisfaction level (81%), and intervention success rate (76%), particularly for mild to moderate cases. The accessibility aspect also shows significant achievements, including ease of access (90%), expanded geographical reach (87%), and reduced social stigma (83%), thereby reinforcing the role of e-counseling as an inclusive alternative solution. Nevertheless, implementation still faces several challenges, such as limitations in nonverbal communication, data security risks, digital inequality, and low technological competence among counselors. The findings conclude that e-counseling is a strategic innovation that is both effective and adaptive; however, it requires adequate infrastructure support, improved digital literacy, and appropriate regulatory frameworks to ensure optimal and sustainable implementation. The novelty of this study lies in its integrative approach, which simultaneously examines effectiveness and accessibility alongside the technical, psychological, and structural factors influencing them, resulting in a more comprehensive analytical framework compared to previous studies that tend to be partial.
Abstract:Konflik merupakan bagian dari interaksi sosial yang dapat muncul akibat perbedaan pandangan, nilai, kebutuhan, dan tujuan, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Di sekolah, konflik yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat…
enghambat kerja sama, menurunkan kualitas komunikasi, dan berdampak pada kinerja guru maupun pegawai. Oleh karena itu, pemahaman mengenai manajemen konflik penting diberikan agar konflik tidak hanya dipandang sebagai masalah yang harus dihindari, tetapi sebagai situasi yang perlu dikelola secara bijak dan konstruktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan pegawai mengenai manajemen konflik melalui seminar psikoedukasi. Kegiatan diikuti oleh 19 peserta dari berbagai tingkatan jabatan di lingkungan sekolah. Materi yang diberikan mencakup faktor penyebab konflik, dampak konflik dalam organisasi, serta strategi manajemen konflik yang meliputi menghindari, mengakomodasi, mengkompromikan, berkompetisi, dan mengkolaborasikan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seminar psikoedukasi memberikan manfaat bagi peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola perbedaan dan memilih strategi penyelesaian konflik yang sesuai dengan situasi. Dengan demikian, psikoedukasi melalui seminar dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu guru dan pegawai mengembangkan keterampilan dasar dalam mengelola konflik di lingkungan pendidikan.
Abstract:Stres merupakan salah satu permasalahan psikologis yang banyak dialami oleh guru sekolah dasar, terutama akibat beban kerja yang tinggi, tuntutan administratif, serta tekanan lingkungan kerja. Ketidakmampuan dalam mengelola…
ola stres dapat berdampak pada penurunan kualitas pengajaran dan kesehatan mental guru. Kegiatan Psikoedukasi ini bertujuan untuk memberikan intervensi berupa pelatihan Emotional Freedom Technique (EFT) sebagai metode praktis dalam membantu guru mengelola stres secara mandiri. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain One Group Pre-Test and Post-Test terhadap 11 guru di SD Negeri Mamajang II Kota Makassar. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Perceived Stress Scale (PSS) dan dianalisis dengan uji Paired Sample t-Test melalui SPSS versi 26. Hasil menunjukkan bahwa skor rata-rata stres partisipan menurun dari 24,91 menjadi 17,64 setelah mengikuti pelatihan EFT. Selain itu, tidak ada lagi partisipan yang berada pada kategori stres tinggi setelah intervensi, dan sebagian besar mengalami penurunan ke kategori stres sedang dan rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa EFT efektif sebagai strategi psikoedukatif dalam mengurangi stres guru dan dapat diterapkan dalam program kesejahteraan mental di lingkungan pendidikan dasar.
Abstract:Perempuan yang bekerja sering dihadapkan pada tantangan peran ganda, yaitu sebagai pencari nafkah sekaligus pengelola rumah tangga, yang dapat memicu konflik antara tuntutan pekerjaan dan keluarga atau dikenal sebagai Work-Family…
rk-Family Conflict. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas seminar bertema "Memimpin dengan Seimbang: Strategi Efektif di Tengah Work-Family Conflict" dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen konflik peran ganda pada perempuan pekerja. Peserta seminar ini melibatkan 19 kepala cabang mikro dan UKM PT Esta Dana Ventura di Sulawesi Selatan. Metode pelaksanaan mencakup wawancara dengan pihak Human Capital Business Partner dan observasi langsung terhadap aktivitas kepala cabang di PT Esta Dana Ventura. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran pre-test dan post-test menggunakan Google Form. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta setelah mengikuti seminar (Z = -3,738, p < 0,05). Dengan demikian, seminar ini terbukti sebagai intervensi edukatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan perempuan dalam menghadapi Work-Family Conflict.
Abstract:Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanjunganom agar mereka dapat mengembangkan ide usaha yang inovatif, meningkatkan…
n kemampuan manajerial, serta memperluas jaringan pemasaran. Program ini terpilih karena di Desa Tanjunganom memiliki potensi pada bidang UMKM dan pembibitan. Potensi yang ada pada desa ini dapat ditinjau dari beberapa komoditas yang ada, seperti komoditas pertanian, komoditas pembibitan, dan komoditas hijauan makanan ternak. Selain hal tersebut, program ini terpilih karena UMKM dan pembibitan di desa tersebut pernah mengalami penurunan pada tahun 2019–2020, sehingga untuk mengatasi hal tersebut dapat dilaksanakan pelatihan ide usaha dan pengembangan UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah persiapan: identifikasi kebutuhan dan potensi usaha di desa, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi. Hasil dari adanya kegiatan ini adalah para pelaku UMKM dan pembibitan di Desa Tanjunganom dapat memiliki pengetahuan tentang cara mengembangkan ide usaha yang inovatif, strategi untuk memperluas jaringan pemasaran, dan cara untuk memanajerial usaha, cara pengemasan produk, legalitas usaha.
Abstract:Fokus utama dalam menjaga kesejahteraan fisik dan mental, terutama di kalangan remaja, adalah gaya hidup sehat. Salah satu inisiatif menarik untuk mencapai pola hidup seimbang dan peningkatan kualitas hidup adalah melalui…
i kegiatan jalan sehat. Untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental siswa, serta mempererat hubungan sosial di SMA Kartika XX-I Makassar, tim BKP melakuan kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan pada tanggal 24 November 2023. Kegiatan jalan sehat ini melibatkan seluruh siswa serta dihadiri juga oleh kepala sekolah, beberapa guru, dan staf. Kegiatan ini dilakukan dengan persiapan yang matang termasuk konsultasi dengan pimpinan sekolah dan perencanaan kegiatan dilakukan sebelum pelaksanaan. Hasil kegiatan jalan sehat di SMA Kartika XX-I Makassar mendapatkan partisipasi antusias dari seluruh masyarakat sekolah dan berlangsung lancar dengan rute melalui beberapa jalan strategis di sekitar sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif secara fisik dan mental, serta mempererat ikatan sosial. Dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan rutin untuk membentuk budaya hidup sehat di SMA Kartika XX-I Makassar. Selain itu, direkomendasikan untuk mengintegrasikan kegiatan jalan sehat dalam kurikulum sekolah sebagai langkah holistik untuk mendukung gaya hidup sehat yang dapat berkelanjutan dalam jangka panjang.
Abstract:Abstrak: The selection of housing is a critical decision that involves the consideration of multiple criteria objectively. In Kisaran City, the rapid growth of the property sector has led to a wide variety of housing options,…
ions, each with distinct characteristics, making it difficult for potential buyers to determine the most suitable choice. This study aims to apply the Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) method to support the decision-making process for selecting the best housing based on five main criteria: location, price, security, public facilities, and environment. Each criterion is analyzed quantitatively through the assignment of weights and scores to each housing alternative. The WASPAS method generates a final ranking, where the alternative with the highest score is considered the optimal choice. The results show that the WASPAS method is effective in simplifying the multi-criteria decision-making process and provides accurate and rational recommendations for selecting housing that best meets the needs of the community. This study is expected to serve as a reference for prospective buyers and property developers in planning and marketing strategies.
Keywords: waspas; housing selection; kisaran city; decision support system; multi-criteria decision-making.
Abstrack: Pemilihan perumahan merupakan keputusan penting yang memerlukan pertimbangan berbagai kriteria secara objektif. Di Kota Kisaran, pertumbuhan pesat di sektor properti menghadirkan beragam pilihan perumahan dengan karakteristik yang berbeda, sehingga calon pembeli sering kali kesulitan dalam menentukan pilihan yang paling sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) dalam membantu proses pengambilan keputusan pemilihan perumahan terbaik berdasarkan lima kriteria utama, yaitu lokasi, harga, keamanan, fasilitas umum, dan lingkungan. Setiap kriteria dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pemberian bobot dan penilaian terhadap masing-masing alternatif perumahan. Hasil dari metode WASPAS menghasilkan peringkat akhir dari alternatif perumahan yang dianalisis, di mana alternatif dengan nilai tertinggi dianggap sebagai pilihan terbaik. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode WASPAS efektif dalam menyederhanakan proses pengambilan keputusan multikriteria dan memberikan hasil yang akurat dan rasional dalam memilih perumahan yang paling sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi calon pembeli maupun pengembang dalam perencanaan dan strategi pemasaran properti.
Kata Kunci: waspas; pemilihan perumahan; kota kisaran; sistem pendukung keputusan; multikriteria