Search Articles & Publications

Showing 282 articles found for "Ragam"

HUBUNGAN PEMAHAMAN PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT DENGAN SIKAP TOLERANSI ANTAR MAHASISWA

Christine Amori Damanik, Dzar Dzahira Aziz, Intan Novita Sari Simanullang, Reka Bayu, Jaya Damanik
Abstract: Indonesia merupakan negara majemuk dengan keberagaman agama, suku, dan budaya, yang menuntut adanya nilai pemersatu untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis. Pancasila hadir sebagai landasan fundamental dan sistem filsafat… at yang memandu pola pikir dan karakter masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai generasi intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman Pancasila sebagai sistem filsafat dengan sikap toleransi antar mahasiswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED), dengan sampel sebanyak 56 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik accidental sampling (convenience sampling). Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur dua variabel utama: Pemahaman Pancasila sebagai Sistem Filsafat (P1-P5) dan Sikap Toleransi Antar Mahasiswa (P6-P10).Filosofis Pancasila berfungsi sebagai fondasi ideologis yang efektif, membimbing mahasiswa untuk menginternalisasi nilai-nilai (seperti kemanusiaan dan persatuan) dan mewujudkan sikap toleransi yang inklusif dan proaktif dalam lingkungan kampus yang majemuk.

ANALISIS FAKTOR PEMICU RADIKALISME PADA REMAJA SERTA DAMPAKNYA PADA DEMOKRASI

Inna Umi Fadillah, Julia Agnesia Harianja, Wan Saskia Putri, Anugrah Setiawan
Abstract: Penelitian ini menganalisis faktor-faktor pemicu radikalisme pada remaja serta dampaknya terhadap demokrasi di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur, penelitian ini menelaah sumber dari jurnal… nal dan buku. Hasil kajian menunjukkan bahwa radikalisme remaja dipicu oleh beberapa faktor utama, yaitu ideologis, psikologis (krisis identitas), sosial-budaya (diskriminasi, eksklusivitas budaya), ekonomi (ketidakadilan dan kesenjangan), serta pengaruh media digital. Fenomena ini berdampak serius pada demokrasi, antara lain terkikisnya nilai toleransi, ancaman terhadap kebebasan beragama, meningkatnya polarisasi sosial, melemahnya partisipasi politik sehat, hingga berkurangnya kepercayaan publik terhadap institusi demokratis. Penelitian ini menegaskan bahwa radikalisme remaja bukanlah masalah individu semata, melainkan persoalan kolektif yang mengancam keberlanjutan demokrasi. Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara sinergis melalui peran keluarga, pendidikan, pemerintah, media, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan generasi muda.

TOLERANSI BERAGAMA MENURUT GEN Z DAN GEN ALPHA

Nazwa Azzahra, Putri Isnaini, Sabrina Nur Karimah Nst, Anugerah Setiawan
Abstract: Toleransi antaragama memiliki peranan yang sangat krusial dalam kehidupan komunitas yang beragam keyakinannya. Hal ini disebabkan karena toleransi merupakan sikap yang seharusnya dimiliki oleh setiap individu untuk saling… g menghargai, menerima, dan menghormati penganut agama lain. Di dalam ajaran Islam pun ditegaskan bahwa sikap toleran itu sangat penting, dan tidak boleh ada paksaan dalam memilih agama yang diyakini seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan bahwa penanaman sikap toleransi pada generasi saat ini merupakan hal yang sangat mendesak. Alasan di balik pentingnya hal ini adalah karena Gen Z, yang hidup di era teknologi dan internet yang canggih, mengalami penurunan rasa toleransi. Mereka menganggap toleransi sebagai sesuatu yang tidak begitu penting dan merasa tidak perlu bersosialisasi. Pemikiran semacam ini muncul karena akses mereka terhadap teknologi dan internet sangat memudahkan kehidupan sehari-hari. Penulis menerapkan metode deskriptif, yang berfungsi sebagai penjelasan dan gambaran. Penjelasan dan deskripsi ini diperoleh melalui jurnal, buku, dan berita yang ada. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa sikap toleransi sangat diperlukan untuk menciptakan stabilitas sosial dalam masyarakat yang beragam agama, serta menghasilkan suasana saling menjaga dan aman dalam interaksi sosial.

Analisis Persepsi Investor Terhadap Kinerja Reksadana Syariah di Indonesia

Hasibuan, Amnah Faridah, Nabila, Fadya, Sukri, Muhammad, Maylani, Rani, Harahap, Muhammad Ikhsan
Abstract: Perkembangan reksadana syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam dua dekade terakhir, didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Meski demikian,… ian, persepsi investor terhadap reksadana syariah masih beragam, terutama terkait anggapan bahwa kinerjanya kurang kompetitif dibandingkan reksadana konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana persepsi investor terbentuk terhadap kinerja reksadana syariah melalui peninjauan aspek return, risiko, stabilitas portofolio, serta pengaruh faktor psikologis dan makroekonomi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji literatur ilmiah, laporan resmi, dan dokumen akademik terkait pasar modal syariah, kinerja reksadana, dan perilaku investor. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja reksadana syariah cenderung stabil dan defensif, dengan volatilitas yang lebih rendah karena adanya proses penyaringan syariah yang menyingkirkan sektor berisiko tinggi. Meskipun return sering kali berada pada tingkat moderat, efisiensi risiko yang dicapai menjadikan reksadana syariah menarik bagi investor berorientasi jangka panjang. Persepsi investor dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan, pengalaman investasi, kemampuan manajer investasi, serta dinamika makroekonomi seperti inflasi dan suku bunga yang memengaruhi fluktuasi NAB. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah dan transparansi informasi diperlukan untuk mengurangi bias persepsi dan memperkuat kepercayaan terhadap reksadana syariah sebagai instrumen investasi yang kompetitif dan berkelanjutan.

Penerapan Konsep 4P (Product, Price, Place, Promotion) dalam Pengelolaan Toko Kosmetik “Dewi Kosmetik” di Jl.Kapten Muchtar Lubis, Medan Timur

Miranda, Mirna, Khairi, M. Dafaul, Arifah, M. Ridho, Zainarti
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan bauran pemasaran 4P Produk, Harga, Tempat, dan Promosi dalam pengelolaan operasional Toko Dewi Kosmetik di Jl. Kapten Muchtar Lubis, Medan Timur, guna meningkatkan daya saing… ng di sektor ritel kosmetik lokal. Pendekatan kualitatif digunakan, meliputi observasi partisipan terhadap operasional toko dan wawancara semi-terstruktur dengan satu pegawai kunci menggunakan 10 pertanyaan berfokus 4P, diikuti analisis tematik data dan triangulasi untuk validitas. Toko menerapkan produk beragam bersertifikat BPOM (misalnya skincare Wardah dan Garnier), harga kompetitif (Rp20.000–Rp150.000 dengan diskon), lokasi strategis dekat kampus dan kantor dengan tata letak intuitif, serta promosi via media sosial dan bundling, yang menghasilkan lalu lintas pelanggan tinggi, loyalitas, dan pertumbuhan penjualan.

Implementasi Rumah Kebangsaan Pancasila Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bogor

Maisar, Saprudin, Rusliandy
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan Rumah Kebangsaan Pancasila dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila berbasis masyarakat di Kabupaten Bogor. Penelitian ini merespons keterbatasan studi empiris tentang… entang Rumah Kebangsaan yang selama ini lebih banyak berfokus pada pendidikan formal, lembaga pusat, atau kelompok tertentu, bukan masyarakat lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif pada Eduwisata Citra Alam Riverside, Kampung Pancasila Gunungputri, dan Kampung Moderasi Beragama Dusun Cikoleang selama Agustus 2025 sampai Januari 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, focus group discussion, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan ditentukan oleh komunikasi partisipatif, sumber daya sosial berbasis komunitas, disposisi pelaksana yang positif, dan struktur kelembagaan yang fleksibel. Setiap lokus menghidupkan Pancasila melalui pembelajaran pengalaman, praktik sosial, dan moderasi lintas agama. Kebaruan penelitian terletak pada konsep Living Pancasila Berbasis Masyarakat dan model integrasi tri-lokus yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama implementasi. Simpulannya, implementasi berbasis masyarakat lebih adaptif dan efektif daripada pendekatan administratif top-down dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila.

Aplikasi Nilai Tafakkur Tasawuf dalam Program Deradikalisasi Pemuda Pedesaan Jawa Timur

Akhmad Ali Said, Bayu Fermadi, Moch. Bashori Alwi, Misbachul Munir, Moh. Hasan Fauzi, Yuni Pangestutiani, Yuni Pangestutiani, Aina Noor Habibah, Siti Isti'anah
Abstract: Gerakan radikalisme yang menyasar generasi muda, termasuk di pedesaan Jawa Timur, membutuhkan pendekatan alternatif yang efektif dan sesuai dengan konteks sosio-kultural masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk… tuk menerapkan nilai-nilai tafakkur (kontemplasi mendalam) dalam tasawuf sebagai metode preventif dan kuratif dalam program deradikalisasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop interaktif, pendampingan kelompok, dan pendirian komunitas “Remaja Tafakkur”. Lokasi kegiatan di Desa X, Kabupaten Y, Jawa Timur, dengan melibatkan 30 pemuda. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang moderasi beragama, kemampuan introspeksi diri (muhasabah), serta penurunan ketertarikan terhadap narasi keagamaan yang eksklusif dan konfrontatif. Diskusi menggarisbawahi bahwa pendekatan spiritual-psikologis berbasis kearifan lokal (local wisdom) Islam Nusantara, seperti tasawuf, terbukti efektif membangun ketahanan mental dan spiritual pemuda terhadap paham radikal. Disimpulkan bahwa internalisasi nilai tafakkur tasawuf dapat menjadi model soft approach dalam deradikalisasi yang berkelanjutan di tingkat akar rumput.

ANALISIS PEMAHAMAN DAN IMPLEMENTASI NILAI FILSAFAT DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI PKBM TAMAN BELAJAR MASYARAKAT

Elizon Nainggolan, Michael Yudha Pratama, Christiana Junita Panjaitan, Imely Patrica K Banjarnahor, Novia Riani Pitri, Ribkah Panjaitan, Youlia Opita Sibuea
Abstract: Penelitian ini bertujuan menggambarkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai filsafat pendidikan humanisme, pragmatisme, dan eksistensialisme dalam proses pembelajaran di PKBM Taman Belajar Masyarakat. Penelitian menggunakan… akan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan satu tutor sebagai informan utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai humanisme tercermin dalam sikap tutor yang menghargai keberagaman warga belajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman serta mendukung. Nilai pragmatisme tampak melalui metode pembelajaran yang fleksibel dan berorientasi pada pengalaman nyata peserta didik. Adapun nilai eksistensialisme diwujudkan melalui pemberian kesempatan kepada warga belajar untuk mengembangkan kesadaran diri, memilih strategi belajar, dan bertanggung jawab atas proses belajarnya. PKBM berperan sebagai lembaga pendidikan nonformal yang menyediakan akses belajar terjangkau dan berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Meskipun masih terdapat kendala, seperti keterbatasan fasilitas dan kebutuhan peningkatan kompetensi tutor, penerapan nilai-nilai filsafat pendidikan di PKBM menunjukkan perkembangan positif menuju pembelajaran yang lebih humanis, kontekstual, dan memberdayakan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan praktik pembelajaran pada lembaga pendidikan nonformal.

ANALISIS KETERGANTUNGAN TERHADAP KECERDASAN ARTIFICIAL DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

Mugist, Alvino, Munali, Munali, Apip, Moch.
Abstract: Perkembangan pesat era digital menjadikan Artificial Intelligence (AI) sebagai inovasi penting yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat ketergantungan masyarakat terhadap… rhadap AI dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan empat dimensi: akses dan ketersediaan AI, intensitas penggunaan, ragam aktivitas, serta tujuan pemanfaatannya. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan responden sebanyak 60 orang masyarakat di sekitar pondok pesantren. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan skor persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi intensitas penggunaan AI memperoleh persentase terendah sebesar 30%, diikuti ragam aktivitas kehidupan sehari-hari sebesar 39%, dan tujuan penggunaan AI sebesar 46%, yang menunjukkan penggunaan AI masih terbatas dan bersifat selektif sesuai kebutuhan. Persentase tertinggi terdapat pada dimensi akses dan ketersediaan AI sebesar 53%, menandakan akses relatif tersedia namun belum optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital agar pemanfaatan AI lebih bijak, tidak menggantikan proses berpikir kritis, melainkan sebagai alat bantu dalam aktivitas manusia.

ECO-TALES: INOVASI SASTRA EKOLOGIS UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN GENERASI MUDA MELALUI LITERASI ALAM BERBASIS DIGITAL

Muhammad Rafli Mawla Rakhman
Abstract: Permasalahan lingkungan global seperti perubahan iklim, deforestasi, dan penurunan keanekaragaman hayati menunjukkan tren yang semakin mengkhawatirkan. Di sisi lain, literasi alam generasi muda masih tergolong rendah, terutama… rutama karena meningkatnya keterikatan mereka terhadap teknologi digital dibandingkan dengan interaksi langsung bersama lingkungan. Kesenjangan ini berpotensi melemahkan kesadaran ekologis serta partisipasi aktif pemuda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep Eco-Tales sebagai inovasi sastra ekologis berbasis digital yang mampu menjembatani dunia alam dan dunia teknologi dalam upaya meningkatkan literasi serta kepedulian lingkungan generasi muda. Metode yang digunakan adalah pendekatan konseptual dengan studi literatur mengenai ekokritik, literasi alam, literasi digital, serta integrasi teknologi dalam pendidikan lingkungan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Eco-Tales mengintegrasikan teknologi pengenalan gambar tumbuhan, Internet of Things, dan Artificial Intelligence dengan narasi sastra ekologis yang bersifat informatif, reflektif, dan sugestif. Pendekatan ini memungkinkan penyampaian informasi ilmiah mengenai identitas, kebutuhan, dan ancaman tumbuhan sekaligus membangun keterhubungan emosional pembaca dengan alam. Kesimpulannya, Eco-Tales berpotensi menjadi media edukasi inovatif sekaligus gerakan literasi ekologis digital yang mendorong empati, kesadaran kritis, dan partisipasi aktif generasi muda dalam pelestarian lingkungan.