Search Articles & Publications

Showing 2927 articles found for "Meningkat"

IMPLEMENTASI MANAJEMEN DATA DIGITAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BANK DATA MENGGUNAKAN GOOGLE DRIVE BAGI KELOMPOK PKK RW 01 CIBUBUR

Aloysius Rangga Aditya Nalendra, Agus Priadi
Abstract: Perkembangan teknologi digital menuntut organisasi masyarakat untuk mengelola data dan informasi secara lebih efektif dan efisien. Namun, pengelolaan data pada PKK RW 01 Cibubur masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan… imbulkan berbagai permasalahan, seperti kesulitan pencarian data, risiko kehilangan dokumen, duplikasi arsip, dan kurang efektifnya proses penyusunan laporan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota PKK dalam mengelola data digital melalui pelatihan pembuatan bank data berbasis Google Drive. Kegiatan melibatkan 20 anggota PKK RW 01 Cibubur denga metode pendidikan masyarakat, pelatihan, konsultasi, dan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta pada seluruh indikator yang diukur. Pemahaman tentang manajemen data digital meningkat dari 34% menjadi 93%, kemampuan membuat struktur folder dan bank data digital meningkat dari 21% menjadi 93%, kemampuan mengunggah dan mengelola dokumen meningkat dari 21% menjadi 93%, serta kemampuan mengatur hak akses dan berbagi dokumen meningkat dari 18% menjadi 90%. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan satu sistem bank data digital terpusat yang terdiri atas enam kategori arsip utama. Tingkat kepuasan peserta mencapai 93%, menunjukkan bahwa pelatihan sesuai dengan kebutuhan mitra dan efektif dalam meningkatkan literasi digital serta kualitas tata kelola organisasi.

Peningkatan Keterampilan Teknologi Informasi Siswa SMA melalui Pelatihan Sistem Informasi Berbasis Web di SMAN 2 Bone

Karanita, Nursakti, Ghina Raodatul Jannah, Alfhiandi Saputra
Abstract: Kemajuan teknologi informasi menuntut siswa jenjang SMA untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu mengelola teknologi secara optimal. Namun, di SMAN 2 Bone masih ditemukan kesenjangan keterampilan siswa dalam… mengoperasikan sistem informasi berbasis web, ditambah dengan pengelolaan data akademik yang saat ini masih dilakukan secara manual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknologi informasi siswa melalui pelatihan praktis dalam pembuatan dan pengelolaan aplikasi web sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Active Learning (pembelajaran aktif), di mana siswa terlibat langsung dalam praktikum pembuatan aplikasi untuk memecahkan masalah nyata di sekolah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan teknis siswa dalam penguasaan HTML, CSS, JavaScript, dan sistem manajemen basis data MySQL. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan sistem informasi akademik berbasis web (SIAK-SMAN 2 BONE) yang berfungsi memfasilitasi pengelolaan data nilai, absensi, dan pengumuman secara digital bagi siswa, guru, dan admin. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa serta mentransformasi sistem administrasi sekolah menjadi lebih efisien, cepat, dan akurat.

PENYULUHAN TENTANG MENSTRUASI DAN PENANGANANNYA PADA SISWI SMPN 1 BADAR KECAMATAN BADAR KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2026

Rohani, Devi Susanti, Herlitawati
Abstract: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman serta sikap remaja putri mengenai menstruasi dan penanganannya di SMPN 1 Badar Kabupaten Aceh Tenggara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh… h terbatasnya akses informasi kesehatan reproduksi yang benar serta masih kuatnya kepercayaan terhadap mitos menstruasi di kalangan siswi. Pendekatan yang digunakan adalah Problem Based Learning dengan model tutorial seven jump yang mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk melihat perubahan pengetahuan dan sikap peserta. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan rendah dan sikap yang kurang tepat, sedangkan setelah kegiatan terjadi peningkatan yang cukup signifikan, meskipun masih terdapat sebagian kecil peserta yang belum mengalami perubahan optimal akibat faktor individu dan lingkungan.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PROGRAM BIMBINGAN MEMBACA PADA SISWA SDN BANASARE 1

Nur Azizah, Bella Helliyana Febria, Wirdatul Hasanah, Moh. Yanto, Ach. Kanzil Fikri Hadi, Faishal Akbar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar melalui program bimbingan membaca. Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa dalam menunjang… nunjang keberhasilan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan membaca mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali huruf, suku kata, dan kalimat sederhana. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam memahami isi bacaan. Dengan demikian, program bimbingan membaca dapat dijadikan sebagai alternatif solusi dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar.

Implementasi Pembelajaran Berbasis Web Google Sites sebagai Inovasi Pembelajaran di Kelas Atas SDN KAPEDI I

Hodairiyah, Amanda Rosalia, Arifin Ivan Agustin, Lubna Nadia Zulfa, Tuhfatul Habibah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran berbasis web menggunakan Google Sites sebagai inovasi pembelajaran di kelas atas SDN Kapedi I. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus diterapkan… apkan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses implementasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi langsung selama kegiatan pembelajaran, serta analisis dokumen materi ajar yang diunggah di Google Sites. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Sites memberikan dampak positif signifikan, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas materi pembelajaran yang dapat diakses kapan saja dan dari mana saja, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa melalui penyajian materi yang menarik dan beragam media interaktif seperti video dan kuis. Platform ini juga efektif memperkuat kolaborasi antar siswa melalui proyek kelompok dan fitur berbagi tautan. Namun demikian, implementasinya menghadapi tantangan, yaitu kesiapan guru dalam menguasai teknologi dan merancang pembelajaran terintegrasi kurikulum, serta keterbatasan infrastruktur teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa dengan dukungan pelatihan berkelanjutan dan perencanaan matang, Google Sites dapat menjadi inovasi pembelajaran efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21. Sinergi antara guru, sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi ini.

IMPLEMENTASI WORKSHOP DIGITALISASI MELALUI APLIKASI CANVA DAN MISCROSOFT WORD SDN PANGARANGAN III

Kholifah Ardillah, Nasihatud Diniyyah, Regina Maharani, Zaka Helayatul Mahmuda, Ila Nur Damayanti, Arief Dharmawan
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital siswa sekolah dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, sehingga diperlukan upaya pembelajaran yang inovatif melalui kegiatan workshop… op digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi workshop digitalisasi melalui pemanfaatan aplikasi Canva dan Microsoft Word pada siswa kelas V dan VI di SDN Pangarangan III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dan VI yang mengikuti kegiatan workshop. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workshop digitalisasi berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan digital siswa. Siswa mampu membuat desain sederhana menggunakan Canva serta menyusun dokumen secara rapi dan sistematis menggunakan Microsoft Word. Kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas, keaktifan, dan minat belajar siswa. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa workshop digitalisasi efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa serta mendukung pembelajaran yang inovatif dan interaktif.

PENINGKATAN KAPASITAS PENJAMAH MAKANAN DALAM RANGKA PENCEGAHAN KERACUNAN DI SPPG KUTA CINGKAM KECAMATAN LAWE ALAS KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2026

Inneke Mutiara Amelia, Mutiara Hikmah, Nur Triningtias, Nelly Masna Barus, Khalikul Fadli
Abstract: Keracunan makanan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Kejadian ini sering terjadi pada penyelenggaraan makanan skala kelompok akibat rendahnya penerapan prinsip… nsip higiene dan sanitasi oleh penjamah makanan. Penjamah makanan memiliki peran strategis dalam menjamin keamanan pangan, sehingga peningkatan kapasitas mereka menjadi hal yang sangat penting dalam upaya pencegahan keracunan makanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penjamah makanan dalam pencegahan keracunan di SPPG Kuta Cingkam Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, simulasi, dan pendampingan intensif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian perubahan perilaku. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan penjamah makanan. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 56,3 menjadi 85,7. Perubahan perilaku terlihat pada peningkatan praktik cuci tangan, penggunaan alat pelindung diri, serta pengolahan makanan yang lebih higienis. Selain itu, terjadi perbaikan pada kondisi sanitasi lingkungan dapur. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi berbasis edukasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas penjamah makanan. Diperlukan upaya berkelanjutan melalui monitoring dan kebijakan untuk mempertahankan perubahan perilaku.

TINJAUAN YURIDIS HAK MORAL DAN HAK EKONOMI PENCIPTA KARYA FOTOGRAFI

Brian J. Adam, Yoan Barbara Runtunuwu, Arthur Novy Tuwaidan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum hak moral dan hak ekonomi pencipta karya fotografi di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan untuk mengetahui penegakan hukum… kum terhadap pelanggaran hak moral dan hak ekonomi pencipta karya fotografi di Indonesia. Tipe Penelitian Tesis ini adalah Penelitian Hukum (legal research) dengan menggunakan metode yang sesuai dengan karakteristik keilmuan dari Ilmu Hukum (jurisprudence) yaitu metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian tesis ini Pertama, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta telah memberikan perlindungan hukum yang komprehensif terhadap karya fotografi, baik dari aspek hak moral maupun hak ekonomi. Hak moral meliputi hak untuk mencantumkan nama, hak untuk mengubah ciptaan, dan hak untuk mengubah judul ciptaan, yang bersifat melekat dan tidak dapat dialihkan selama pencipta hidup. Sementara hak ekonomi mencakup berbagai hak eksploitasi komersial yang dapat dialihkan kepada pihak lain. Kedua, penegakan hukum masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya kesadaran hukum masyarakat, kesulitan pembuktian di era digital, keterbatasan sumber daya penegak hukum, proses hukum yang panjang dan mahal, serta tantangan pelanggaran lintas batas negara. Untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum, diperlukan upaya komprehensif meliputi peningkatan edukasi, penguatan kelembagaan, pengembangan teknologi perlindungan, penguatan kerja sama internasional, peningkatan aksesibilitas keadilan, pemberdayaan komunitas fotografer, dan penyempurnaan regulasi.

Implementasi Akuntansi Syariah dalam Pengelolaan Keuangan Masjid: Studi Kualitatif pada Transparansi dan Akuntabilitas Dana Umat

Farid Nur Isjayanto, Juni Iswanto
Abstract: Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akuntansi syariah dalam pengelolaan keuangan masjid, dengan fokus khusus pada aspek transparansi dan akuntabilitas dana umat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif… itatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus Takmir Masjid dan Bendahara di tiga masjid besar di Kota Semarang, observasi partisipan terhadap proses akuntansi, serta analisis dokumen laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akuntansi syariah belum sepenuhnya optimal. Temuan utama mengungkap bahwa (1) sistem pencatatan keuangan masih bersifat sederhana dan manual, sehingga rentan terhadap kesalahan dan kurang informatif; (2) prinsip transparansi diaplikasikan secara terbatas, terutama melalui pengumuman laporan keuangan yang bersifat ringkas dan tidak rinci di papan pengumuman masjid; dan (3) akuntabilitas lebih banyak bersifat vertikal (kepada pengurus inti) dibandingkan horizontal (kepada jamaah secara luas). Pembahasan menyoroti kesenjangan antara prinsip ideal syariah, seperti amanah (kepercayaan) dan ‘adalah (keadilan), dengan praktik di lapangan yang masih dipengaruhi budaya organisasi yang kurang profesional dan keterbatasan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan implementasi akuntansi syariah memerlukan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) akuntansi yang sesuai dengan syariah, pelatihan berkelanjutan bagi pengurus, dan pemanfaatan teknologi informasi sederhana untuk meningkatkan kualitas pelaporan. Implikasi penelitian ini mendorong perlunya pedoman teknis pengelolaan keuangan masjid yang bersifat normatif-praktis untuk memperkuat kepercayaan publik dan memastikan dana umat dikelola secara lebih bertanggung jawab.

ANALISIS KRITIS TERHADAP KELEMAHAN DESAIN DATABASE DALAM MENINGKATKAN RISIKO KEBOCORAN DATA DAN MENURUNKAN INTEGRITAS SISTEM INFORMASI

Abel Bangun, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Penelitian ini mengkaji secara kritis kelemahan desain database dalam konteks keamanan sistem informasi modern. Desain database yang buruk merupakan salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko kebocoran data dan menurunkan… urunkan integritas sistem informasi pada organisasi. Melalui metode tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap 35 artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2024, penelitian ini mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kelemahan desain database ke dalam lima kategori utama: (1) kelemahan normalisasi dan struktur relasional, (2) kurangnya kontrol akses dan autentikasi, (3) minimnya enkripsi data, (4) absennya audit trail dan logging, serta (5) ketiadaan prosedur backup dan recovery yang memadai. Hasil analisis menunjukkan bahwa 78% kasus kebocoran data yang diteliti disebabkan oleh kelemahan pada lapisan desain database, bukan semata-mata dari serangan eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Security by Design dalam perancangan database merupakan langkah fundamental untuk melindungi aset data organisasi dan menjaga kepercayaan pengguna. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup rekomendasi penerapan framework database security yang komprehensif mulai dari tahap perencanaan, implementasi, hingga pemeliharaan sistem.