Search Articles & Publications

Showing 2979 articles found for "Oleh"

PEMBINAAN KERJA KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK RATTAN HANDMADE DI JALAN YOS SUDARSO RUMBAI, KOTA PEKANBARU

Annisa Rahma Denia, Triana Maulidina Putri, Elly Nielwaty
Abstract: Pembinaan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang berperan dalam meningkatkan kualitas produk pada suatu usaha. Pada industri kerajinan rotan handmade, kualitas produk sangat… ditentukan oleh kemampuan teknis, ketelitian, efisiensi kerja, dan kreativitas karyawan dalam melaksanakan proses produksi. Oleh karena itu, pembinaan kerja diperlukan untuk membantu karyawan meningkatkan kompetensi dan menghasilkan produk yang sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembinaan kerja karyawan dalam meningkatkan kualitas produk pada usaha Rattan Handmade di Jalan Yos Sudarso Rumbai, Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan teori pembinaan kerja menurut Anwar Prabu Mangkunegara (2017) dengan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan kerja dilakukan melalui pendampingan langsung oleh pemilik usaha selama proses produksi berlangsung. Pembinaan tersebut mampu meningkatkan kemampuan teknis, ketelitian kerja, efisiensi kerja, dan kreativitas karyawan sehingga kualitas produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, rapi, kuat, dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas produksi, perbedaan kemampuan karyawan, dan keterbatasan waktu pembimbing. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk menjaga konsistensi kualitas produk serta meningkatkan daya saing usaha.

PENGELOLAAN SAMPAH DI LINGKUNGAN MASYARAKAT KELURAHAN PERAWANG, KECAMATAN TUALANG, KABUPATEN SIAK

Mellyza Riani, Hani Salsania, Elly Nielwaty
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah tersebut. Latar belakang… g penelitian ini mencakup pentingnya pengelolaan sampah sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang diterapkan adalah teori pengelolaan sampah menurut Azwar (1990), dengan indikator utama meliputi pewadahan (storage), pengumpulan (collection), pengangkutan (transportation), pengolahan (treatment), dan pembuangan akhir (final disposal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ketersediaan tempat sampah sebagai sarana pewadahan, kegiatan pengumpulan sampah oleh masyarakat dan petugas kebersihan, proses pengangkutan sampah ke tempat pembuangan, upaya pengolahan sampah, serta sistem pembuangan akhir yang diterapkan berkontribusi dalam mendukung pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Namun, tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat, terbatasnya fasilitas persampahan, serta meningkatnya jumlah sampah rumah tangga masih perlu diatasi untuk mencapai pengelolaan sampah yang lebih optimal dan berkelanjutan.

MOTIVASI MAHASISWA YANG BEKERJA PARUH WAKTU DI KOTA PEKANBARU

Mutiara Sylvini, Revalin Bazlina, Elly Nielwaty
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis motivasi mahasiswa yang bekerja paruh waktu di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam… dan observasi terhadap mahasiswa yang aktif bekerja paruh waktu minimal tiga bulan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa bekerja paruh waktu dipengaruhi oleh dua dimensi utama, yakni motivasi ekonomi berupa kebutuhan memenuhi biaya pendidikan dan kebutuhan sehari-hari, serta motivasi non-ekonomi seperti keinginan memperoleh pengalaman kerja, mengembangkan kompetensi profesional, dan memperluas jaringan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi mahasiswa bersifat multidimensional dan tidak semata-mata didorong oleh faktor finansial. Temuan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan institusi pendidikan dalam merancang kebijakan akademik yang lebih responsif terhadap kondisi mahasiswa di Kota Pekanbaru.

Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Perkotaan Di Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai

Regina Florince, Putri Dwita, Elly Nielwaty, Dwi Herlinda
Abstract: Pertanian perkotaan urban farming telah muncul sebagai solusi alternatif yang kreatif untuk mengatasi tantangan urbanisasi, khususnya terkait ketahanan pangan rumah tangga di wilayah perkotaan seperti Pekanbaru, yang menghadapi… ghadapi kendala berupa keterbatasan lahan, pertumbuhan penduduk, dan tingginya permintaan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pertanian perkotaan melalui studi kasus di Jalan Pandak, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai, serta mengeksplorasi potensinya dalam menjamin ketahanan pangan rumah tangga di lingkungan perkotaan. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan warga yang aktif dalam kegiatan pertanian perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian perkotaan dapat meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, mengurangi pengeluaran untuk pangan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan lahan terbatas secara produktif. Selain itu, kegiatan pertanian perkotaan mendorong partisipasi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa hambatan, seperti keterbatasan pengetahuan teknis, kurangnya sumber daya produksi, dan belum memadainya dukungan pemerintah yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk mengoptimalkan pengembangan pertanian perkotaan sebagai strategi berkelanjutan bagi ketahanan pangan perkotaan.

IMPLEMENTASI PROGRAM APARTEMEN IKAN SEBAGAI MODEL PEMBANGUNAN KELAUTAN DI PROVINSI SULAWESI SELATAN

Aiman Sabar Rezeky, Ghaitsa Zahira Sofa, Nurul Aulia, Naya Tsaqifah Fisabilillah
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya degradasi ekosistem laut di Provinsi Sulawesi Selatan akibat praktik penangkapan ikan yang ilegal sehingga berdampak pada menurunnya kualitas ekosistem laut serta kesejahteraan… teraan nelayan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Apartemen Ikan sebagai bagian dari kebijakan ekonomi biru dalam mendukung pemulihan ekosistem laut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Apartemen Ikan di Provinsi Sulawesi Selatan memiliki tujuan yang jelas dalam menciptakan habitat baru bagi ikan, mendukung konservasi laut, serta meningkatkan efisiensi aktivitas penangkapan ikan bagi nelayan kecil. Program ini juga menunjukkan potensi positif terhadap pemulihan ekosistem laut melalui pembentukan habitat buatan yang mulai dimanfaatkan biota laut sebagai tempat berkembang biak. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan regulasi, pengawasan, dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan program. Dengan demikian, penguatan regulasi, edukasi masyarakat, dan pengawasan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan Program Apartemen Ikan secara ekologis dan ekonomis.

Pengaruh Variasi Waktu dan Suhu Oven terhadap Daya Terima serta Kandungan Vitamin C, Kalium, dan Kafein Kopi Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) bagi Penderita Hipertensi

Syahildah, Maya Maulidiyah, Ismawati, Rita
Abstract:   Kopi buah mengkudu merupakan salah satu inovasi pangan fungsional yang berpotensi dikembangkan sebagai alternatif minuman bagi penderita hipertensi karena mengandung kalium dan vitamin C. Penelitian ini bertujuan mengetahui&#8230; ngetahui pengaruh variasi waktu dan suhu oven terhadap daya terima serta kandungan vitamin C, kalium, dan kafein kopi buah mengkudu ( Morinda citrifolia L. ) bagi penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3×2 dengan suhu oven 80°C, 100°C, dan 120°C serta waktu pengovenan 10 dan 15 menit, sehingga diperoleh enam formula. Uji daya terima dilakukan pada 30 panel konsumen berdasarkan warna, aroma, dan rasa menggunakan skala hedonik enam tingkat. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney , sedangkan rumus terbaik ditentukan melalui metode De Garmo, nilai rata-rata, dan Metode Perbandingan Eksponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu dan suhu oven berpengaruh signifikan terhadap daya terima warna (p<0,001), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap aroma (p=0,061) dan rasa (p=0,117). Formula terbaik adalah F6 pada suhu 120°C selama 15 menit dengan rata-rata keseluruhan 4,46. Hasil laboratorium menunjukkan vitamin C 0,6818±0,03 g/100 mL, kalium 4.400,53 mg/100 g, dan kafein tidak terdeteksi. Kopi buah mengkudu berpotensi menjadi alternatif minuman bagi penderita hipertensi. Kata Kunci: kopi buah mengkudu, hipertensi, daya terima, vitamin C, kalium, kafein

Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Vitamin B12 dengan Risiko Malnutrisi pada Pasien Parkinson

Pifianigela Sinaga, Cleonara Yanuar Dini
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko malnutrisi pada pasien Parkinson akibat gejala motorik dan non-motorik yang diperburuk oleh asupan zat gizi makro dan vitamin B12 yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan&#8230; ertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi makro dan vitamin B12 dengan risiko malnutrisi pada pasien penyakit Parkinson di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik consecutive sampling pada 76 responden. Data dikumpulkan menggunakan formulir Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan kuesioner Mini Nutritional Assessment – Long Form (MNA-LF). Analisis data menggunakan uji Pearson untuk variabel asupan karbohidrat, protein, dan vitamin B12 dengan risiko malnutrisi serta uji Spearman rho untuk variabel asupan lemak dengan risiko malnutrisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan dengan arah negatif antara asupan karbohidrat (p=0,001; r=-0,368), asupan protein (p=0,003; r=-0,340), asupan lemak (p=0,003; r=-0,337), dan asupan vitamin B12 (p=0,014; r=-0,282) dengan risiko malnutrisi. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara asupan zat gizi makro dan vitamin B12 dengan risiko malnutrisi pada pasien penyakit Parkinson di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya.

Hubungan Antara Status Gizi Dan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Keluhan CTS Pada Mahasiswa UKM UNESA Esport

Ayuwaskitowati, Beta, Cleonara Yanuar Dini
Abstract: Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan kondisi gangguan neuropati yang terjadi akibat penekanan saraf medianus pada carpal tunnel di pergelangan tangan dengan gejalanya yaitu nyeri, mati rasa, dan kesemutan. CTS juga merupakan&#8230; upakan salah satu cedera yang dapat dialami oleh para gamer di seluruh dunia akibat gerakan pergelangan tangan yang menekuk dan dipertahankan dalam waktu lama serta gerakan jari yang berulang. Pada beberapa penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa pemain game online mengalami keluhan CTS dikarenakan aktivitas fisik yang berat, durasi bermain lebih dari dua jam dengan frekuensi bermain lebih dari dua kali dalam seminggu dan melakukan ≥ 30 kali per menit gerakan repetitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan tingkat aktivitas fisik dengan keluhan CTS pada mahasiswa UKM UNESA Esport. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini adalah mahasiswa anggota UKM UNESA Esport sebanyak 85 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner identitas responden, kuesioner aktivitas fisik International Physical Activity Questionnare Long Form (IPAQ-LF) dan kuisioner keluhan CTS yaitu Boston Carpal Tunnel Syndrom Questionnaire (BCTSQ). Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan keluhan CTS (p = 0,258). Sedangkan, untuk tingkat aktivitas fisik dengan keluhan CTS terdapat hubungan yang signifikan (p = 0,001). Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan keluhan CTS dan terdapat hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan keluhan CTS.

Hubungan Aktivitas Fisik dan Konsumsi Junk Food dengan Status Gizi Mahasiswa S1 Gizi Universitas Negeri Surabaya

Ismatul Karimah
Abstract: Gizi kurang dan gizi berlebih menjadi masalah gizi yang terjadi di indonesia saat ini. Status gizi dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu aktivitas fisik dan konsumsi junk food. Pola makan seperti konsumsi&#8230; junk food dapat menyebabkan risiko kelebihan berat badan jika tidak diimbangi dengan adanya aktivitas fisik. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa mahasiswa gizi Universitas Negeri Surabaya tergolong sering mengonsumsi junk food serta memiliki aktivitas fisik rendah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengatahui hubungan antara aktivitas fisik dan konsumsi junk food dengan status gizi mahasiswa Prodi S1 Gizi Universitas Negeri Surabaya. Penelitian menggunakan desain Cross-sectional dengan total sampel berjumlah 87 responden. Aktivitas fisik diukur menggunakan IPAQ-SF dan konsumsi junk food diukur menggunakan FFQ. Status gizi diukur menggunakan pengukuran antropometri, kemudian menghitung IMT untuk melihat status gizi responden. Analisis menggunakan uji normalitas berupa Kolmogorov-Smirnov dan uji hipotesis Korelasi Pearson untuk data yang berdistribusi normal dan Spearman Rank untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil uji normalitas pada variabel aktivitas fisik, konsumsi junk food dan IMT yaitu 0,000<0,05, sehingga data tidak berdistribusi normal. Hasil uji Spearman rank pada aktivitas fisik yaitu 0,140 >0,05, dan hsil uji hipotesis pada konsumsi junk food yaitu 0,733>0,05. Tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dan konsumsi junk food dengan status gizi mahasiswa Prodi S1 Gizi Universitas Negeri Surabaya.

Pengaruh Terapi Spritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik

Putri Manda Sari, Rebbi Permata Sari, Willady Rasyid
Abstract: Pasien yang sudah lama menjalani tindakan hemodialisa  tetap masih mengalami kecemasan. Hal ini dikarenakan individu dengan hemodialisis jangka panjang sering merasa khawatir akan kondisi sakitnya yang tidak dapat diramalkan.&#8230; alkan. Kecemasan adalah kondisi neurofisiologis yang terjadi secara otomatis, ditandai dengan respon melarikan diri terhadap ancaman yang sedang dihadapi. Salah satu upaya mengatasi kecemasan dapat dilakukan terapi SEFT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Tk. III Dr. Reksodiwiryo Kota Padang Tahun 2025. Metode penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2025. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 19 responden. Hasil penelitian didapatkan rata-rata kecemasan sebelum diberikan terapi  yaitu 27,42, rata-rata kecemasan sesudah diberikan terapi yaitu 18,42. Hasil uji statistik paired sample t-test diperoleh p-value 0,000. maka dapat disimpulkan bahwa Ada Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Tk. III Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2025. Saran perawat dapat menerapkan SEFT kepada pasien dan pasien dapat melakukan terapi SEFT secara mandiri.