Abstract:Anemia merupakan kondisi kekurangan kadar hemoglobin dalam darah yang menjadi permasalahan utama gizi di Indonesia, terutama disebabkan oleh defisiensi zat besi. Kondisi ini memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap…
ap remaja, termasuk menurunkan konsentrasi belajar, mengurangi kemampuan untuk mengikuti aktivitas di sekolah, serta melemahkan daya tahan tubuh. Khususnya pada remaja perempuan, anemia meningkatkan risiko terhadap komplikasi serius seperti anemia selama kehamilan, perdarahan, kelainan bawaan pada bayi, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), dan stunting pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara konsumsi zat gizi mikro dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dan desain deskriptif analitik dengan melibatkan 30 remaja putri sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dirancang untuk mengumpulkan data tentang jenis, frekuensi, dan jumlah asupan makanan serta kebiasaan diet responden. Selain itu, dilakukan pengukuran kadar Hemoglobin (Hb) untuk menentukan kejadian anemia. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p = 0,001) antara tingkat konsumsi zat gizi mikro dan kejadian anemia pada remaja putri. Hal ini menegaskan pentingnya asupan gizi mikro yang memadai dalam pencegahan anemia di kalangan remaja putri. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap anemia pada remaja putri, serta memberikan dasar bagi pengembangan intervensi gizi yang lebih efektif untuk mengurangi prevalensi anemia di Indonesia.
Abstract:Hampir dua pertiga ibu hamil di Indonesia mengalami anemia atau kurangnya kadar hemoglobin. Kadar vitamin D yang rendah dapat mengakibatkan terjadinya resiko anemia gestastional. Dalam hal mekanisme biologis, Vitamin D mempengaruhi…
empengaruhi konsentrasi kadar hemoglobin dalam mengatur erythropoetin, sel imun dan produksi hepcidin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi kadar vitamin D dengan Hemoglobin pada ibu hamil di Prodia Bandung periode tahun 2022. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan design cross sectioanl menggunakan pendekatan purpossive sampling menggunakan data sekunder sebanyak 669 sampel. Hasil penelitian didapatkan kadar Vitamin D terdapat 280 sampel (41,9%) tergolong dalam kategori cukup (sufficiency) dan hasil kadar hemoglobin yang normal yaitu sejumlah 622 ibu hamil (93%). Analisa data statistik dengan Spearman rho menunjukan nilai p value 0,653 > α (0,05). Hal ini berarti Ha ditolak dan H0 diterima yang artinya tidak terdapat hubungan signifikan antara kadar Vitamin D dan Hemoglobin pada ibu hamil. Kadar Hemoglobin pada ibu hamil tidak hanya dipengaruhi oleh kadar Vitamin D tetapi ada faktor lain seperti usia kehamilan, asupan vitamin, asupan makanan, aktivitas fisik dan faktor lainnya.
Abstract:Abstract: Stunting remains a significant chronic nutritional problem in Indonesia, with a prevalence of 21.6% in 2023. The primary cause is a lack of balanced nutritional intake from an early age. This research aims to develop…
evelop an innovative healthy food product in the form of frozen food made from nutrient-rich catfish and moringa leaves, integrated with a QR Code system into the "KA OLIF" application. This application provides educational information on how to prepare and the nutritional benefits of healthy snacks, aimed at increasing parental awareness of children's consumption patterns. The research method used was descriptive qualitative through observation, interviews, and literature studies. The results of the system development show that the integration of QR Code technology and educational applications can facilitate the delivery of information in a practical and interactive manner. This innovation not only provides a healthy food solution but also serves as an educational medium that supports the government's program to reduce stunting rates. By utilizing local potential such as catfish and moringa leaves, along with digital technology, this product is expected to reach a wider community and improve nutritional understanding from an early age.
Keywords: stunting; frozen food; nutrition fortification; QR code; ka olif application.
Abstrak: Stunting masih menjadi salah satu permasalahan gizi kronis yang signifikan di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 21,6% pada tahun 2023. Penyebab utamanya adalah kurangnya asupan gizi seimbang sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk makanan sehat berbentuk frozen food berbahan dasar ikan patin dan daun kelor yang kaya akan nutrisi, serta diintegrasikan dengan sistem QR Code menuju aplikasi “KA OLIF”. Aplikasi ini menyediakan informasi edukatif mengenai cara penyajian dan manfaat gizi camilan sehat, yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pola konsumsi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil dari pengembangan sistem menunjukkan bahwa integrasi teknologi QR Code dan aplikasi edukatif dapat mempermudah penyampaian informasi secara praktis dan interaktif. Inovasi ini tidak hanya menghadirkan solusi pangan sehat, namun juga menjadi media edukatif yang mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Dengan pemanfaatan potensi lokal seperti ikan patin dan daun kelor, serta teknologi digital, produk ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas dan meningkatkan pemahaman gizi sejak dini.
Kata kunci: stunting; frozen food; fortifikasi gizi; QR code; aplikasi ka olif
Abstract:Abstract: The choice of problem regarding the type of kidney disease as the sample for this study is the fact that kidney disease is an important organ in our body's metabolic system, because of our busy activities, we often…
ften forget to take care of it. Irregular eating patterns, lack of fiber and mineral water intake, and consumption of high-calorie instant foods or drinks, without realizing it, make the kidneys work harder. Starting from the process of filtration, reabsorption, to augmentation of food substances below the kidneys through the blood. The aim of this research is to create an expert system for kidney disease using a web-based programming language that is capable of providing services to the public and conveying information related to kidney disease. Pre-research and research was carried out at the Abdul Manan Simatupang Kisaran Regional General Hospital starting from November to December 2023. In this research data collection was carried out using observation, interviews and literature study methods. The results of this research show that having an expert system for diagnosing kidney disease in humans can provide significant benefits, including the data processing and consultation process being carried out quickly and producing fairly accurate reports, thus making work more effective and efficient.
Keywords: Expert System; Kidney Disease; Forward Chaining Method.
Abstrak: Pemilihan masalah menyangkut jenis penyakit Ginjal sebagai sampel penelitian ini, adalah kenyataan bahwa penyakitpenyakit Ginjal merupakan organ penting dalam sistem metabolisme tubuh kita, karena padatnya aktivitas, kita sering lupa untuk menjaganya. Pola makan yang tidak teratur, kurangnya asupan serat dan air mineral, serta konsumsi makanan atau minuman instan berkalori tinggi, tanpa sadar telah memperberat kerja ginjal. Mulai dari proses filtrasi, reabsorpasi, sampai augmentasi dari zat-zat makanan yang di bawah ke ginjal melalui darah. Adapun tujuan penelitian ini adalah Membuat suatu sistem pakar untuk penyakit Ginjal menggunakan bahasa pemrograman berbasis web yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan penyakit Ginjal. Pra penelitian dan penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Manan Simatupang Kisaran yang dimulai pada bulan Bulan November sampai dengan Desember 2023. Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan studi pustaka. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya sistem pakar diagnosa penyakit ginjal pada manusia, dapat memberikan manfaat yang cukup berarti antara lain proses pengolahan datanya dan proses konsultasi dilakukan dengan cepat serta menghasilkan laporan yang cukup akurat, sehingga membuat pekerjaan akan lebih efektif dan efisien.
Kata kunci: Sistem Pakar; Penyakit Ginjal; Metode Forward Chaining
Abstract:Abstract : Dental and oral health is an important part of your overall health and well-being. Maintaining healthy teeth and gums is a lifelong commitment. The earlier you learn proper oral hygiene habits such as brushing,…
, flossing, and limiting sugar intake, the easier it is to avoid expensive dental procedures and long-term health problems. One of the Community Health Centers located in Sijabut Village has problems in serving people who experience oral and dental diseases due to the lack of medical personnel, especially dental and oral specialists to provide accurate diagnoses regarding the types of oral and dental diseases suffered. Another reason is that the doctors who work at Zihad Insani Clinic are mostly general practitioners who may not understand about oral and dental diseases so that the services received by the community are not satisfactory. Therefore, in supporting the success of services at the Zihad Insani Clinic, a system is needed that can assist in providing effective services to provide effective diagnoses based on the understanding and knowledge of specialist doctors or dental and oral experts designed in an Expert System.
Keywords: Expert System; Oral Disease; Certainty Factor
Abstrak : Kesehatan gigi dan mulut adalah bagian penting dari kesehatan dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Menjaga kesehatan gigi dan gusi adalah komitmen seumur hidup. Semakin dini Anda mempelajari kebiasaan kebersihan mulut yang tepat seperti menyikat gigi, flossing, dan membatasi asupan gula , semakin mudah untuk menghindari prosedur gigi yang mahal dan masalah kesehatan jangka panjang. Salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat yang berada di Desa Sijabut memiliki kendala dalam melayani masyarakat yang mengalami penyakit mulut dan gigi disebabkan kurangnya tenaga medis khususnya dokter Spesialis Gigi dan mulut untuk memberikan diagnosa yang akurat mengenai jenis penyakit mulut dan gigi yang diderita. Penyebab lainnya karena dokter yang bertugas di Klinik Zihad Insani tersebut sebagian besar dokter umum yang mungkin kurang memahami mengenai penyakit mulut dan gigi sehingga pelayanan yang diperoleh oleh masyarakt kurang memuaskan. Oleh sebab itu dalam menunjang keberhasilan pelayanan pada Klinik Zihad Insani diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu dalam memberikan pelayanan yang efektif untuk memberikan diagnosa yang efektif berdasarkan pemahaman dan keilmuan dari dokter spesialis ataupun pakar gigi dan mulut yang dirancang dalam suatu Expert System.
Kata Kunci : Expert System; Penyakit Mulut; Certainty Factor
Abstract:Abstract: The fisheries and livestock sectors in South Lampung Regency are among the main contributors to the local economy. However, this abundance of resources does not ensure adequate animal protein intake for the local…
al community. Low public awareness of animal protein consumption, limited knowledge of processing and value, and suboptimal utilization of local food resources in South Lampung mean that most fisheries and livestock products are still sold fresh. Lecturers in the Agricultural Technology Department, Politeknik Negeri Lampung, conducted outreach and training on the handling and processing of fisheries and livestock products to broaden the horizons of agricultural representatives in South Lampung Regency. The program included outreach and training on the importance of animal protein, selecting high-quality, fresh ingredients, and implementing hygiene principles in the production process. Participants also learned skills in meatball making, packaging, and proper storage. This program is expected to enhance the community's thinking skills, creativity, and skills, increase animal protein consumption, and boost community income by processing local food sources into superior products that are characteristic of South Lampung Regency.
Keywords: meatball; food diversification; added value; community service; animal protein
Abstrak: Sektor perikanan dan peternakan di Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu kontributor utama bagi ekonomi lokal. Namun faktanya, melimpahnya sumber daya tersebut tidak menjadikan asupan protein hewani masyarakat sekitarnya tercukupi dengan baik. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi protein hewani, terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan dan nilai tambah, serta belum optimalnya pemanfaatan sumber pangan lokal di Lampung Selatan menyebabkan sampai saat ini kebanyakan hasil perikanan dan peternakan masih dijual dalam bentuk segar. Sosialisasi dan pelatihan mengenai penanganan hingga pengolahan hasil perikanan dan peternakan dilakukan oleh Dosen Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Lampung, untuk membuka wawasan bagi perwakilan usaha tani di Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan yang dilakukan terdiri dari tahap sosialisasi dan pelatihan tentang pentingnya protein hewani, pemilihan bahan baku yang baik dan segar, serta proses produksi yang menerapkan prinsip higienitas. Peserta juga mendapatkan keterampilan membuat bakso, proses pengemasan, dan penyimpanan yang baik. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir, kreativitas dan keterampilan masyarakat, meningkatkan angka konsumsi protein hewani, dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengolahan sumber pangan lokal menjadi produk unggulan dan ciri khas Kabupaten Lampung Selatan.
Kata kunci: bakso; diversifikasi olahan; nilai tambah; pengabdian; protein hewani
Abstract:Abstract: Pregnancy and toddlerhood are crucial periods that determine a child’s future growth and development. In Wonosari Village, the nutritional intake of pregnant women and toddlers is below the recommended dietary…
y allowance. One of the specific nutritional interventions that can be implemented is the provision of supplementary food (PMT) based on local food. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of posyandu cadres regarding the PMT based on local food for toddlers and pregnant women. The program involved training 40 cadres in the working area of Dalu Sepuluh Health Center, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency, on May 28, 2025. The training consisted of delivering material on the concept of local food-based PMT and hands-on practice in processing supplementary food. Knowledge was evaluated through pre- and post-tests. Skills were evaluated through observation during processing practices. The results indicated an increase in cadres’ knowledge, with the average score rising from 95.4 to 99.4. Skills also improved, particularly in the accuracy of ingredient measurement and appropriate portion determination. These findings imply that local food-based PMT training can enhance the capacity of posyandu cadres and contribute to strengthening community-based efforts in improving maternal and child nutrition.
Keywords: cadres; PMT; pregnant women; toddlers
Abstrak: Masa kehamilan dan balita merupakan fase penting yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak. Di Desa Wonosari, asupan gizi ibu hamil dan balita di bawah angka kecukupan gizi yang dianjurkan, sehingga diperlukan intervensi gizi spesifik melalui PMT berbasis pangan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu mengenai pengolahan makanan tambahan berbasis pangan lokal untuk balita dan ibu hamil. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan sasaran 40 orang kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Dalu Sepuluh, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Pelatihan dilaksanakan pada 28 Mei 2025, terdiri dari penyampaian materi tentang PMT berbasis pangan lokal dan praktik pengolahan makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil. Evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner. Keterampilan dievaluasi dengan observasi pada saat praktik pengolahan. Pelatihan menghasilkan peningkatan skor pengetahuan kader posyandu dari 95,4 menjadi 99,4, dan peningkatan keterampilan tentang ketepatan penggunaan jumlah bahan pangan dan porsi PMT untuk ibu hamil dan balita.
Kata kunci: balita; ibu hamil; kader; PMT
Abstract:The total number of Tuberculosis cases in Prambon sub-district is 140 cases, Treatment Coverage (Tc-%) reaches 59.32%, and Tuberculosis Cases in Children 0-14 Years are 30 Children. The large number of TB children who have…
ve risk factors for growth retardation requires the role of health workers, cadres, and mothers of toddlers in recognizing TB symptoms and supporting the intake of nutritional intake. The aim of this activity is to increase the knowledge of health workers, cadres, and mothers of toddlers regarding childhood TB and its relationship to stunting through online education. Initial activities were carried out by assessing participants' knowledge about Recognizing Childhood TB and its relationship to stunting through administering a pre-test before the educational session, followed by the delivery of instructional materials, and concluding with a post-test. The results of education for 41 participants showed that participants' knowledge increased by an average knowledge score of 8,97% after education. The results of educational activities recognizing childhood TB and its relationship to stunting. There was positive feedback and strong communication between the participants and presenters. Education on recognizing childhood TB led to a notable increase in participant knowledge and its relationship to stunting for participants.
Keywords: children with Tuberculosis; nutritional intake; nutritional counseling; stunting.
Abstrak: Jumlah kasus Tuberkulosis di Kecamatan Prambon sebanyak 140 kasus, Cakupan Pengobatan (Tc-%) mencapai 59,32%, dan Kasus Tuberkulosis pada Anak Usia 0-14 Tahun sebanyak 30 Anak. Banyaknya anak TB yang memiliki faktor risiko retardasi pertumbuhan memerlukan peran serta tenaga kesehatan, kader, dan ibu balita dalam mengenali gejala TB dan mendukung pemenuhan asupan gizi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan, kader, dan ibu balita mengenai TBC anak dan kaitannya dengan stunting melalui edukasi daring. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta mengenai TBC dan Asupan gizi seimbang dalam rangka pencegahan stunting, diadakan kegiatan edukasi daring melalui Zoom Meeting dengan metode presentasi menggunakan PowerPoint. Kegiatan awal dilakukan pre-test sebelum edukasi, kemudian pemberian materi dan dilanjutkan post-test. Hasil Edukasi terhadap 41 peserta menunjukkan bahwa pengetahuan peserta mengalami peningkatan pada rata-rata skor pengetahuan sebesar 8,97% setelah edukasi. Hasil kegiatan edukasi mengenali TBC anak dan hubungannya dengan stunting menunjukkan respon yang positif dan komunikasi yang baik dari peserta dengan pemateri. Kesimpulannya adalah terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi Mengenali TBC anak, dan hubungannya dengan Stunting bagi peserta.
Kata kunci: anak yang Tuberkulosis; asupan gizi; penyuluhan gizi; stunting
Abstract:A stunted child has stunted growth due to sustained malnutrition. One of the causes of stunting is the lack of mapping and access to information about healthy lifestyles that support children's growth. This community service…
vice activity aims to increase community understanding about stunting prevention. This community service was carried out by the ten-person KKN team of Universitas Pendidikan Indonesia in Raharja Village, Purwaharja District, Banjar City. Community service activities in Raharja Village include several stages, namely the planning, preparation, implementation and evaluation stages. The targets of this activity were mothers of infants and toddlers and pregnant women in Raharja Village. The result of this activity was that participants gained a better understanding of the selection of food intake that can help prevent and overcome stunting.
Keywords: prevention; stunting; counseling
Abstrak: Seorang anak dengan stunting memiliki pertumbuhan yang terhambat akibat kekurangan gizi yang berkelanjutan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan dan akses informasi tentang pola hidup sehat yang mendukung pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim KKN Universitas Pendidikan Indonesia yang berjumlah sepuluh orang di Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Kegiatan pengabdian di Desa Raharja meliputi beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah para ibu dari bayi dan balita serta ibu hamil di Desa Raharja. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pemilihan asupan makanan yang dapat membantu mencegah dan mengatasi stunting.
Kata kunci: pencegahan; stunting; penyuluhan
Abstract:Abstract: The Community Service Program, LDDIKTI 3 in collaboration with DITJENDIKTIRISTEK and Universities launched an Incentive Program for Assignment to Private Universities for the Implementation of Community Service…
in the Cianjur Earthquake Area based on Key Performance Indicators with a focus on the goal of Recovery for Victims of the Cianjur Earthquake Natural Disaster, West Java. From the results of observations made in the Cianjur and surrounding areas which were affected by the earthquake, many locations in Wangunjaya Village, Cugenang Regency, have not been touched and received assistance. Many people in this area experience health problems due to unbalanced nutritional intake and unclean lifestyle, damage to learning tools in schools and early childhood education, especially at SMPN 2 Cugenang and in early childhood education. The aim of the activity is to improve public health from a physical and mental perspective and to help restore education using digital learning. The activities carried out included conducting free examinations and treatment, teaching Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy to reduce anxiety in the community, distributing healthy food parcels, providing trauma healing for school children, and providing school facilities for schools.
Keywords: cianjur earthquake; cugenang; community service; educational facilities; health recovery.
Abstrak: Program Pengabdian Masyarakat, LDDIKTI 3 bekerjasama dengan DITJENDIKTIRISTEK dan Perguruan Tinggi mencanangkan Program Insentif Penugasan kepada Perguruan Tinggi Swasta untk Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat di Wilayah Gempa Cianjur berbasis Kinerja Indikator Kinerja Utama dengan fokus tujuan Pemulihan Korban Bencana Alam Gempa Cianjur Jawa Barat. Dari hasil pengamatan yang dilakukan di daerah Cianjur dan sekitarnya yang terkena dampak gempa, lokasi Desa Wangunjaya Kabupaten Cugenang masih banyak yang belum tersentuh dan mendapatkan bantuan. Para masyarakat didaerah ini banyak yang mengalami masalah kesehatan karena asupan gizi yang tidak seimbang serta perilaku hidup yang tidak bersih, kerusakan alat-alat pembelajaran di sekolah dan PAUD khususnya di SMPN 2 Cugenang dan di PAUD. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dari segi jasmani serta mental dan membantu memulihkan Pendidikan menggunakan pembelajaran digital. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis, mengajarkan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk menurunkan ansietas pada masyarakat, membagikan parcel makanan sehat, memberikan trauma healing bagi anak sekolah, serta memberikan bantuan fasilitas sekolah bagi sekolah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan perasaan bahagia siswa dan masyarakat (+52%), siswa menjadi bisa merasakan pembelajaran digital (+34%) dan masyarakat menjadi lebih merasakan jasmani yang lebih sehat (+17%).
Kata kunci: cugenang; fasilitas pendidikan; gempa cianjur; pemulihan kesehatan; pengabdian masyarakat.