Search Articles & Publications

Showing 3 articles found for "Frozen"

Inovasi Frozen Food Patin, Qr Code Terintegrasi Aplikasi Camilan Cegah Stunting

Pridayanti, Anggie, Dahriansah, Dahriansah, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: Stunting remains a significant chronic nutritional problem in Indonesia, with a prevalence of 21.6% in 2023. The primary cause is a lack of balanced nutritional intake from an early age. This research aims to develop… evelop an innovative healthy food product in the form of frozen food made from nutrient-rich catfish and moringa leaves, integrated with a QR Code system into the "KA OLIF" application. This application provides educational information on how to prepare and the nutritional benefits of healthy snacks, aimed at increasing parental awareness of children's consumption patterns. The research method used was descriptive qualitative through observation, interviews, and literature studies. The results of the system development show that the integration of QR Code technology and educational applications can facilitate the delivery of information in a practical and interactive manner. This innovation not only provides a healthy food solution but also serves as an educational medium that supports the government's program to reduce stunting rates. By utilizing local potential such as catfish and moringa leaves, along with digital technology, this product is expected to reach a wider community and improve nutritional understanding from an early age. Keywords: stunting; frozen food; nutrition fortification; QR code; ka olif application. Abstrak: Stunting masih menjadi salah satu permasalahan gizi kronis yang signifikan di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 21,6% pada tahun 2023. Penyebab utamanya adalah kurangnya asupan gizi seimbang sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk makanan sehat berbentuk frozen food berbahan dasar ikan patin dan daun kelor yang kaya akan nutrisi, serta diintegrasikan dengan sistem QR Code menuju aplikasi “KA OLIF”. Aplikasi ini menyediakan informasi edukatif mengenai cara penyajian dan manfaat gizi camilan sehat, yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pola konsumsi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil dari pengembangan sistem menunjukkan bahwa integrasi teknologi QR Code dan aplikasi edukatif dapat mempermudah penyampaian informasi secara praktis dan interaktif. Inovasi ini tidak hanya menghadirkan solusi pangan sehat, namun juga menjadi media edukatif yang mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Dengan pemanfaatan potensi lokal seperti ikan patin dan daun kelor, serta teknologi digital, produk ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas dan meningkatkan pemahaman gizi sejak dini. Kata kunci: stunting; frozen food; fortifikasi gizi; QR code; aplikasi ka olif

Analisis Manajemen Risiko Dalam Meningkatkan Pengembangan UMKM Frozenfood di MMTC

Christina Cessa Febyola Harianja, Dina Rahmatul Hasanah, Fadila Saragi, Putri Salma Dinna, Septelina Purba
Abstract: Penelitian ini mengevaluasi manajemen risiko pada UMKM Frozenfood di Medan Metro Trade Center (MMTC) menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa risiko utama mencakup keuangan, operasional, pemasaran,… n, dan produk, dengan risiko kenaikan biaya bahan baku sebagai yang paling signifikan. Strategi mitigasi yang direkomendasikan meliputi pemantauan harga bahan baku, diversifikasi pemasok, perawatan fasilitas penyimpanan, strategi pemasaran adaptif, dan manajemen piutang efisien. Manajemen risiko yang efektif dapat mengurangi kerugian, meningkatkan ketahanan operasional, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan UMKM.

Hasil Uji Quality Control Produk Fresh Frozen Plasma (FFP) Di UDD PMI Kota Semarang Tahun 2022

I Made Wisnu Darma Putra, Eko Naning Sofyanita
Abstract: Darah dan produk darah berperan penting dalam pelayanan kesehatan, sehingga harus dijamin dengan sistem manajemen mutu yang baik. Untuk memastikan bahwa produk darah sesuai dengan standar mutunya dengan melakukan Quality… Control produk darah salah satunya produk Fresh Frozen Plasma. Produk FFP dinyatakan lulus QC jika memenuhi 5 parameter pemeriksaan yaitu, volume, faktor VIII, residual cells, kebocoran dan perubahan visual. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dengan metode random sampling sebanyak 1% dari total produk FFP di UDD PMI Kota Semarang Tahun 2022. Hasil kelulusan QC FFP tahun 2022 yang diperoleh dari 48 sampel yaitu 48 sampel (100%) untuk volume, 41 sampel (85%) untuk faktor VIII, 48 sampel (100%) untuk residual cells, 48 sampel (100%) untuk kebocoran dan 48 sampel (100%) untuk perubahan visual. Hasil QC FFP secara keseluruhan yang lulus selama satu tahun sebanyak 41 sampel (85%). Produk FFP di UDD PMI Kota Semarang pada tahun 2022 memiliki kualitas yang baik sesuai dengan standar 5 parameter pemeriksaan, yaitu volume, faktor VIII, residual cells, kebocoran kantong dan perubahan visual.