Search Articles & Publications

Showing 2599 articles found for "Sebagai"

Pendampingan Petani Dalam Memanfaatkan Limbah Cucian Air Beras Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)

Khoiriyah, Muhammad Agung Bahrudin, Ahmad Nur Holik, Ahmad Gufron, Muther Rosidi, Misbahul Hasan, Fefriya Wanda Nuraini, Siti Choiriyah, Yeni Safitri, Nur Aisah Romadhoni, Dinda Wati, Faridatul Jannah, Elok Pramuhita, Halena Laili Fitria, Sely Kurniasih Putri
Abstract: Artikel ini menyajikan bagaimana pendampingan terhadap kelompok tani dalam memanfaatkan limbah rumah tangga seperti air cucian beras sebagai bahan untuk pembuatan pupuk cair (POC). Air cucian beras atau air leri mengandung… ng vitamin seperti niacin, riboflavin, piridoksin da thiamin, serta mineral seperti Ca, Mg dan Fe yang diperlukan untuk pertumbuhan jamur. Dimana penggunaan limbah air cucian beras sangat efektif untuk penyuburan tanaman karena bahan-bahannya yang sangat mudah didapatkan dan tergolong murah. Salah satu diadakan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai kegunaan limbah air cucian beras menjadi Pupuk Organik Cair (POC) kepada kelompok tani desa Suren Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Cara pembuatan pupuk organik cair pertama siapkan limbah cucian air beras, E4, dan tets tebu, dan juga jerigen sebagai tempat pembuatan pupuk berlangsung. Selanjutnya campurkan dulu limbah cucian beras tersebut dengan molase, kemudian campurkan dengan E4 lalu di masukkan ke dalam jerigen dan diamkan selama dua minggu untukt di fermentasikan. Adapun tujuan lainnya dalam proses pembuatan pupuk organik cair ini yaitu, diharapkan dapat mengurangi sampah organik rumah tangga. Kemudian metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan suatu penyuluhan atau sosialisasi dan juga bentuk praktik untuk pembuatan pupuk organik cair.   

Pengembangan Media Pembelajaran Ragam Hias Geometris Berbasis Video Tutorial di Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret

Deswantoko, Agi, Wahida, Adam
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis video tutorial mengenai ragam hias geometris dengan teknik sungging di Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret. Kesulitan mahasiswa… dalam memahami dan mempraktikkan teknik sungging untuk motif geometris, terutama akibat metode konvensional yang kurang interaktif, mendorong perlunya media pembelajaran yang lebih efektif. Media video tutorial diharapkan dapat memberikan panduan yang jelas dan mempermudah pemahaman teknik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model prosedural, mencakup analisis potensi dan masalah, analisis kebutuhan, pembuatan media, validasi ahli, serta uji coba produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video tutorial yang dikembangkan mendapat penilaian sangat layak dari ahli media dengan skor 93,3% dan dari ahli materi dengan skor 80%. Uji coba pada mahasiswa menunjukkan rata-rata skor 92,7%, mengindikasikan bahwa video ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa. Saran dari uji coba termasuk penyesuaian volume backsound dan durasi tampilan video. Video tutorial ini, yang berdurasi 8 menit dan diunggah di YouTube, berhasil memvisualisasikan teknik sungging dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, berpotensi besar sebagai alat bantu pembelajaran yang bermanfaat dalam pendidikan seni rupa.

Implementasi Ajaran Tattwa Guna Mencapai Kehidupan Harmonis

Ni Luh Putu Kristiani
Abstract: Jurnal ini mengulas tentang Implemetasi ajaran Tattwa Guna Mencapai Kehidupan Harmonis, Tatwa (Filsafat Ketuhanan) atau ajaran kebenaran tentang ketuhanan yang mejadikan landasan keyakinan setiap umat Hindu. Pemahaman seseorang… seorang tentang ajarang kebenaran akan lebih mudah dalam menjalankan ajaran agama yang sejalan dengan pustaka suci Weda. Tidak mudah bagi seseorang yang belum memahami ajaran kebenaran dalam menjalan kehidupannya, oleh karenanya umat hindu harus mampu memahami ajaran agama hindu dan menjalankannya sesuai dengan ajaran Weda karena sumber ajaran agama Hindu adalah Weda. Pemahaman ajaran kebenaran (Tattwa) merupakan pedoman umat hindu untuk mejalankan kehidupan beragama, untuk mewujudkan atau mengimplementasikan kebenaran perlu suatu tindakan maka, tindakan untuk implementasikan ajaran Tattwa salah satunya adalah Tat. Ajaran agama sejatinya mengajarkan kepada kebaikan, sikap saling menghormati dan menghargai, dan tidak memusuhi orang lain yang berbeda agama dengan kita merupakan semangat Tat Twam Asi. Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah untuk menggali ajaran Tatwa (filsafat) kebenaran yang dilakoni oleh setiap manusia, khususnya siswa/siwi sekolah dasar (SD) Negeri Karang Manik yang beragama Hindu dapat diimplementasikan melalui ajaran Tat Twam Asi untuk menciptakan keharmonisan antar umat manusia dan mencapai kehidupan yang harmonis. serta kajian teori yang di bahas adalah tentang ajaran Tattwa (Filsafat). Metode yang digunakan ialah Metode Penelitian Kualitatif dengan menggunakan metode observasi di lokasi lapangan SD Negeri Karang Manik. Mengimplementasikan ajaran Tattwa (filsafat) kebenaran melalui Tat Twam Asi sebagai sebuah tindakan nyata oleh masyarakat Hindu untuk menunjukan rasa kemanusiaan (persaudaraan), toleransi, dan pluralisme. Keunikan yang ada di SD Negeri Karang Manik adalah meskipun berasal dari beragam agama namun praktik dan implementasi ajaran Tat Twam Asi mereka lakoni sebagai dasar dan pedoman dalam menjaga keharmonisan antara sesama.

Poligami Dalam Perspektif Teori Hudud Muhammad Syahrur

Sarmin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui poligami dalam perspektif teori hudud Muhammad Syahrur. Data dalam penelitian ini diperoleh dan diolah dengan studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif yang… ng bersifat deskriptif-analitik sebagai prosedur pemisahan masalah yang diteliti dengan menggambarkan subjek dan objek penelitian. Sementara metode yang digunakan adalah metode filsafat (fhilosopycal method), yaitu berupaya mencari dan menemukan struktur dasar suatu pemikiran, teori serta konsep pemikiran tersebut. Selain itu, pada penelitian ini juga menggunakan metode analisis komparatif karena dalam mengkaji ayat poligami dengan pendekatan teori hudud Muhammad Syahrur sangat dibutuhkan perbandingan pemikiran dan mufasir yang lainnya. Pada kajian terhadap ayat-ayat ahkam, dalam hal ini ayat poligami, Muhammad Syahrur berbeda dengan mufasir kontemporer yang lain. Epistemologi penafsiran Muhammad Syahrur terhadap ayat-ayat ahkam model penafsiran Muhammad Syahrur yaitu penafsiran bi al-ra’yi.

Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama HinduMelalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat

Luh Putu Lasmini
Abstract: Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah… dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2024/2025. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat tahun pelajaran 2024 – 2025 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.

Penerapan Model Penelitian Portofolio Berbasis Invesitigasi Kelompok Di Kelas V SD Negeri 3 Tugumulyo Untuk Meningkatkan Keaktipan Dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Tahun Ajaran 2024/2025

Made Indra Adi Putra
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Khususnya aspek Kognitif siswa SD N 3 Tugumulyo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SD N 3 Tugumulyo.… ulyo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek dalam penelitian ini SD N 3 Tugumulyo tahun ajaran 2024/2025. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan , hasil observasi terhadap keaktifan belajar siswa menunjukkan hasil Pada siklus I, rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.03 yang tergolong aktif; sedangkan pada siklus II rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.32 yang juga tergolong aktif. Hal itu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 0.29. Hasil belajar Pendidikan agama Hindu dan Budipekerti siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. Abang diketahui melalui hasil evaluasi pada refleksi awal, siklus I dan siklus II. Hasil evaluasi pada refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata- rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. 69.63 Hasil evaluasi pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti adalah 75.13; sedangkan hasil evaluasi pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti adalah 83.87. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 8.74 dari nilai rata-rata pada siklus I ke siklus II. Evaluasi dalam siklus II skor rata-rata hasil belajar meningkat dari 75.13 pada siklus I menjadi 80.94. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 83.87% pada siklus I menjadi 96.77% pada siklus II.   Berpijak dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match”dapat meningkatan Keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Siswa Kelas V SD N 3 Tugumulyo. Tahun Ajaran 2024/2025. Diajukan saran kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut (1) Bagi guru baik guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti maupun guru kelas diharapkan menerapkan berbagai metode pembelajaran sehingga dapat membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa.(2) Bagi kepala sekolah agar terus memberikan membimbing dan arahan kepada guru-guru untuk lebih memacu diri dalam melakukan kegiatan pembelajaran.(3) Bagi peneliti lain, jika ingin mengadakan penelitian lebih lanjut lagi mengenai Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti diharapkan mengambil materi yang lain atau materi yang lebih luas lagi untuk meyakini hasil penelitian ini, dan juga diharapkan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penelitian ini sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Jambesari Kabupaten Jember

Aldi Rahman, Amelva Firstian Maulida, Naning Atika, Laila Nisfu Nikmah, Rivaldi Ari Satrio, Chichi Dian Pusphitasari, Heni Setyawati
Abstract: Limbah kulit kopi yang selama ini dianggap sebagai sampah memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik cair. Pupuk cair ogranik merupakan salah satu solusi penanganan limbah kulit kopi yang dapat dilakukan untuk memberikan… emberikan nilai tambah pada limbah. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pehamanan petani tentang pembuatan pupuk organik serta menemukan bahwa tanaman kopi dari produksi lokal dapat diubah menjadi pupuk tanah yang kaya nutrisi, meningkatkan kualitas tanah dalam berbagai aspek seperti pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan kualitas panganMetode yang digunakan kegiatan pengabdian ini merupakan kombinasi antara metode ceramah (penyuluhan), dan praktik/pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi langsung di masyarakat petani kopi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Jambesari sehingga dapat mengurangi serta memanfaatkan limbah kulit kopi secara efektif dan untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi sebagai alternatif pilihan pemanfaatan kulit kopi. Kegiatan pengabdian ini di lakukan dengan cara pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah kulit kopi. Hasil dari pelatihan Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan POC dan manfaatnya bagi pertanian. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, dan banyak di antara peserta pelatihan berhasil menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik sehari-hari. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil pertanian di desa tersebut, Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, mereka dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan sendiri atau dijual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Kompos Organik Di Desa Jambesari Kabupaten Jember

Moch Alief Akbar Sugiarto, Farhan Atalla Bassam, Raihan Alkuwaity P.M, Nurur Ramdhani, Siti Uswatun Hasanah, Anis Mubariroh, Dzakiyah Yassarotul Fitri, Kholifah Eka Putri, Nadia Juwana, Heni Setyawati
Abstract: Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah penghasil kopi terbanyak di Jember. Masyarakat Desa Jambesari belum mengoptimalkan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi produk yang lebih… h bermanfaat, seperti pupuk kompos. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Jambesari akan potensi limbah kulit kopi sebagai sumber daya yang bernilai, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengolah limbah tersebut menjadi pupuk kompos organik yang berkualitas. tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, memperbaiki kualitas hidup masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Metode dari pengabdian ini adalah sosialisasi. Berdasarkan hasil observasi bahwasanya limbah kulit kopi di desa jambesari masih berjumlah besar. Jumlah limbah kulit kopi bervariasi tergantung pada skala produksinya. Besarnya limbah kulit kopi tersebut berpotensi sebagai bahan pencemar di lingkungan jika tidak dikelola dengan baik di karenakan di Desa Jambesari masih belum ada yang mengelolanya. Pembuatan pupuk kompos berbahan kulit kopi sebagai pupuk organik merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk menekan dampak yang ditimbulkan oleh limbah kulit kopi dan sekaligus sebagai upaya perbaikan kualitas tanah.

Inovasi Sampah Galon Sebagai Media Tanam Sayuran Terhadap Peningkatan Gizi di Kelurahan Magelang

Hasna Putri Syalsabilla, Putri Intan Marcela Abeng, Cherisanda Nesya Nareswari, Suwandoko
Abstract: Abstrak Kegiatan program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam penyelesaian masalah pada masyarakat. Pengabdian msyarakat ini dibuat untuk mengkaji peran… an KKN dalam meningkatkan kesadaraan masyarakat dalam pengelolaan sampah atau sampah untuk pemanfaatan lahan. Produksi sampah rumah tangga meningkat sering bertambahnya populasi penduduk. Pengelolaan sampah domestik masih menjadi permasalahan di Kelurahan Magelang sehingga dilakukan urban farming. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pemanfaatan sampah galon sebagai media tanam sayuran terhadap peningkatan gizi di Kelurahan Magelang, khususnya RW 01, 07, dan 12. Teknik pengumpulan dilakukan melalui observasi selama pelaksanaan program pemanfaatan lahan sebagai sumber pangan mandiri. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi masalah dan menganalisisnya secara komprehensif. Hasilnya menunjukkan keberhasilan dalam mencapai tujuan, dengan tanggapan positif dan keterlibatan aktif warga. Program ini berkontribusi pada pengelolaan sampah yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Magelang.

Implementasi Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu

Ni Komang Sutri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam upaya meningkatkan kecerdasan spiritual siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu. Kecerdasan spiritual merupakan… upakan kemampuan penting yang membantu siswa memahami makna hidup, mengembangkan rasa kasih sayang, dan membangun hubungan dengan aspek transendental. Namun, tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi seringkali mengalihkan perhatian siswa dari pengembangan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Pendidikan Agama Hindu serta siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang melibatkan pendekatan kontekstual, pembelajaran berbasis pengalaman, serta integrasi nilai-nilai Hindu dalam kegiatan sehari-hari efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator yang mampu menghubungkan materi ajar dengan kehidupan nyata siswa menjadi kunci keberhasilan pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan strategi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek spiritual, guna membentuk karakter siswa yang seimbang dan bermoral. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi para pendidik untuk terus mengeksplorasi dan menerapkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan spiritual siswa di era modern.