Search Articles & Publications

Showing 2599 articles found for "Sebagai"

Penyuluhan Sertifikasi Pertanahan Desa Tegalrandu Bersama ATR/BPN Kabupaten Magelang

Nimas Calista Anggita, Diana Putri Natalia, Wirayudha Indra Wijaya, Millemio Aghusto Pamungkas Jati, Reza Noormansyah
Abstract: Sertifikat kepemilikan tanah pada dasaranya merupakan suatu dokumen yang sangat krusial sebagai bukti yang sah di mata hukum dan dapat dipertanggungjawabkan jika terjadi suatu perkara . Apabila seseorang tidak memiliki sertifikat… ertifikat kepemilikan tanah dikhawatirkan dapat terjadi sengketa pertanahan. Seperti halnya yang terjadi pada warga Desa Tegalrandu Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang ketika dalam pelaksanaan penyuluhan sertfikasi tanah, terkuak  beberapa masalah yang dialami oleh para warga seperti kehilangan sertfikat tanah dan, salah penggambaran pada sertifikat tanah, atau proses balik nama pada sertifikat tanah. Bersama dengan petugas Badan Pertanahan Nasional BPN, tim KKN  Desa Tegalrandu Universitas Tidar melakukan program penyuluhan tanah  yang bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan pertanahan yang terdapat di Desa Tegalrandu, agar selanjutnya para warga ini dapat memahami proses dan alur yang dilakukan dalam melakukan pengurusan sertifikat tanah. Kegiatan ini pula sebagai bentuk pengabdian mahasiswa KKN Universitas Tidar.

Urgensi Pengolahan Limbah Organik Melalui Metode Biopori Di Dusun Nepen Kabupaten Magelang

Yasmin Nurzahrah, Syahrila Suminar Arum, Fatkhur Rokhman, Danysa Mulyaningrum, Khofifah Apsari, Unaisa Rahma Febriani, Najna Ainis Mutiara, M. Daffa Bayu Taftian, Melan, Rendi Arfan Fahrezi, Resti Kurnia Triastanti
Abstract: Produksi sayur saat masa panen di Dusun Nepen, Kabupaten Magelang dapat mencapai 2 ton per hari. Permasalahan utama yang timbul akibat tingginya angka panen berdampak pada limbah sayuran yang tidak dikelola dengan baik oleh… leh petani maupun masyarakat Dusun Nepen sehingga menimbulkan permasalahan kesehatan. Tim KKN Desa Sutopati 1 berupaya untuk mencegah terjadinya permasalahan kesehatan di Dusun Nepen melalui pengolahan limbah sayur organik dengan metode biopori yaitu memanfaatkan pipa paralon yang dilubangi pada bagian tutup dan badannya sebagai jalan masuk mikroorganisme untuk mengurai limbah-limbah sayur yang telah dimasukan ke dalam pipa. Hasil penguraian limbah tersebut memakan waktu selama tiga bulan agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk bagi masyarakat Dusun Nepen yang mayoritas bekerja sebagai petani sayur/petani kebun. Metode dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap identifikasi masalah, persiapan, dan pelaksanaan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu wawancara dan observasi dengan narasumber sementara data skunder diperoleh melalui jurnal ilmiah, buku, dan tulisan-tulisan lain yang memiliki relevansi dan telah terakreditasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengolahan limbah organik dengan metode biopori di Dusun Nepen merupakan langkah  efektif untuk mengatasi permasalahan limbah sayuran dan sampah organik lainnya serta membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat agar program ini memiliki keberlangsungan.

Persepsi Siswa SMP Negeri 9 Kota Serang Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah

Azahra Jasmin Salsabila, Annisa Nur Fauziah, Delsa Miranty
Abstract: Fenomena bullying terus meningkat setiap tahunnya, salah satunya di kalangan remaja. Saat ini jenjang Sekolah Mengenah Pertama (SMP) merupakan jenjang yang terbanyak dijumpai perilaku bullying. Tujuan daripada penelitian… ini yakni teruntuk mengetahuinya persepsi dari para siswa pada perilaku bullying yang ada di SMPN 9 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan kualitatif jenis fenomenologi, dengan pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara terstruktur. Hasil daripada penelitian memperlihatkan bahwasanya persepsi yang ada di antara siswa mengenai perilaku bullying ialah sebagai hal yang biasa untuk dilakukan, selain itu siswa merasa puas dan senang karena terhibur. Sementara itu, dampak untuk para korban bullying yaitu merasa malu, insecure, dan depresi. Faktor pendorong perilaku bullying antara lain: sekolah, keluarga, kelompok teman sebaya, serta juga kondisi lingkungan sosial. Pengupayaan yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling yakni menanamkan nilai moral kebaikan dan memberikan pemahaman tentang bullying dan dampaknya kepada siswa yang berpotensi sebagai pelaku maupun korban bullying. Bagi peneliti yang berikutnya perlu dilakukannya pemberian pelayanan bimbingan dan konseling yang bertujuan supaya siswa dapat mengetahui dan mencegah terjadinya perilaku bullying. Dalam penerapannya harus disesuaikan dengan teknik dan media layanan bimbingan dan konseling supaya sesuai pada kebutuhan para siswa.

Mengenalkan Inovasi Pembelajaran Ecoprint Dalam Rangka Mengurangi Resiko Plant Blindess Di SD Negeri Jerukagung 1

Fandika Al Khairi, Dini Renati, Fanisa Mufathonah, Devan Nurstyo, Dian Prastiwi, Adila Candra Kusuma Risky, Muammila Chusnil Mala, Marciano Arya Pratama, Lintang Zufar Satyanagama
Abstract: Tumbuhan sebagai produsen memiliki peranan yang sangat penting dalam ekosistem. Beragamnya jenis-jenis tanaman yang tersebar di seluruh negeri ini membuat manusia kerap kali salah membedakan antara tanaman satu dengan yang… ng lain. Namun, dengan berkembangnya kemajuan zaman banyak manusia mulai mengabaikan keberadaannya. Dengan begitu, penulis mengambil langkah inovatif untuk mengenalkan tumbuhan-tumbuhan yang ada disekitar melalui produk ecoprint. Ecoprint sendiri didefinisikan sebagai suatu proses transfer warna dan bentuk ke kain melalui kontak langsung dengan memanfaatkan bagian tumbuhan yang mengandung pigmen warna atau zat antosianin. Tujuan percobaan ini adalah untuk membuat batik ecoprint bermotif tumbuhan untuk mempelajari keanekaragaman dan juga menjelaskan taksonomi terkait tumbuhan-tumbuhan yang dimanfatkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2024 bertempat di SD Negeri Jerukagung 1. Metode percobaan yang dilakukan ini adalah metode praktikum secara langsung dengan teknik pounding. Percobaan ini didasari oleh beberapa permasalahan yang ditemui penulis seperti peristiwa Plant Blindness. Istilah tersebut digunakan untuk merujuk orang-orang yang tidak peduli atau memiliki minim pengetahuan mengenai tumbuh-tumbuhan sehingga disebut sebagai seorang buta tanaman. Berdasarkan data percobaan yang diperoleh penulis dapat disimpulkan bahwa ecoprint mampu menjadi alternatif sebagai upaya preventif dalam mengatasi permasalahan Plant Blindness. Selain itu, produk ecoprint juga mampu menjadi salah satu upaya konservatif keanekaragaman hayati yang ada khususnya untuk peserta didik di SD Negeri Jerukagung 1.

Penerapan Multi Criteria Decision Making Untuk Rekomendasi Cafe Di Kabupaten Asahan

Zulkhairani, Zulkhairani, Iqbal Kamil Siregar, Mhd. Ihsan, Indra Ramadona Harahap
Abstract: Perkembangan bisnis Cafe di tanah air termasuk di Asahan terus tumbuh pesat sehingga pihak pengusaha memperhitungkan bisnis ini sebagai salah satu bisnis yang menguntungkan di era modern sekarang ini. Rekomendasi Cafe terbaik… rbaik membutuhkan beberapa kriteria yang cocok dengan selera masyarakat setempat. Salah satu cafe yang diharapkan oleh masyarakat Asahan khususnya adalah Cafe yang dapat dinikmati oleh semua tingkat usia maupun kalangan mulai dari orang tua, dewasa, remaja bahkan anak-anak sekalipun, sehingga masyarakat atau komunitas yang ingin pergi ke Cafe bersama keluarga bisa saling mendapatkan kenyamanan dalam satu tempat yang sama. Penelitian ini berfokus pada pengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan memanfaatkan metode ORESTE sebagai proses dalam pemilihan Cafe terbaik di Asahan. Untuk menentukan Cafe terbaik, Cafe harus memenuhi kriteria-kriteria yang sudah ditentukan, yaitu rasa, harga, suasana, pelayanan, fasilitas dan kebersihan. Peneliti melakukan wawancara kepada para pengunjung Cafe, melakukan pengamatan secara langsung bahkan ikut serta dalam mengevaluasi setiap kriteria yang ada di Cafe yang diteliti dan memanfaatkan teori yang menyangkut ilmu-ilmu sistem informasi. Dengan beberapa langkah dan proses yang dilakukan dapat menentukan nilai bobot untuk setiap alternatif, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang menyeleksi alternatif yang sudah dievaluasi.

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Sistem Hidroponik Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Bringin Srumbung

Ramiyanto, Fara Makhsonah, Naqiya Alivia Choirunnisa, Muhammad Galih Ferdiansyah, Annisa Nur Hikmah, Panji Setiawan Yudistira, Putri Ratnasari Dewi, Kharisma Setyowati, Lintang Kusuma, Ahmad Nasir, Fuad Hilmy
Abstract: Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 telah menjalankan kegiatan produktif seperti menanam serai di lahan milik mereka sendiri. Namun, pendapatan kas organisasi tetap minim karena rendahnya literasi pengetahuan… getahuan mengenai teknologi modern. Kurangnya pemahaman ini menghambat perkembangan keterampilan berkebun menjadi aktivitas yang lebih menguntungkan. Sebagai solusi atas permasalahan ini, diadakan sosialisasi hidroponik menggunakan galon bekas. Program ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang pembuatan hidroponik, yang diharapkan dapat menghasilkan pangan mandiri, meningkatkan ekonomi organisasi, serta mengurangi sampah galon. Kegiatan sosialisasi ini mengadopsi metode Asset-Based Community Development, yaitu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi internal organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Melalui metode ini, ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di Dusun Sikepan 1 diajak untuk melihat dan memanfaatkan sumber daya yang sudah mereka miliki untuk mencapai tujuan program. Dalam pelaksanaannya, respon positif dan antusiasme yang tinggi ditunjukkan oleh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1, menandakan adanya minat yang kuat terhadap teknologi hidroponik. Antusiasme ini mencerminkan adanya potensi besar untuk penerapan hidroponik sebagai bagian dari kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Dengan mengintegrasikan hidroponik ke dalam kegiatan sehari-hari, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 dapat memaksimalkan penggunaan lahan dan barang bekas, meningkatkan produktivitas pertanian, dan membuka peluang usaha baru yang lebih menguntungkan. Program ini juga berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, mendukung aspek lingkungan selain aspek ekonomi.

Penerapan Pendekatan Joint Product Sebagai Dasar Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Rakita

Aisyah Ramadhani, Allya Nadira Puteri Zena, Yosa Novadilla
Abstract: Perhitungan harga pokok produksi sangat penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah mengingat salah satu manfaat harga pokok produksi adalah menentukan harga jual produk. Penerapan pendekatan joint product sebagai dasar… r perhitungan harga pokok produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah Rakita di Kota Padang merupakan usaha yang memproduksi rakik yang menghasilkan dua jenis produk rakik dari satu atau beberapa macam bahan baku dalam satu proses produksi seperti rakik maco dan rakik kacang. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara untuk mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan oleh usaha Rakita dalam memproduksi rakik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perhitungan produksi rakik pada usaha Rakita telah sesuai dengan prinsip – prinsip akuntansi, untuk mengetahui harga pokok produksi untuk masing – masing produk dan untuk mengetahui pencatatan laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang diteliti penulis menurut direct costing yang dalam perhitungannya menggunakan alokasi biaya bersama (joint cost) sebesar Rp. 301.000 untuk produk rakik maco dan Rp. 222.000 untuk produk rakik kacang. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah bahwa menetapkan perhitungan dasar harga pokok produksi pada usaha Rakita masih memiliki kendala disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemberdayaan sumber daya manusia yang masih minim tentang pendekatan  joint product, maka saran penulis berikan kepada pihak usaha Rakita adalah menghitung harga pokok produksi menggunakan pendekatan joint product dengan menggunakan metode direct costing, selain itu usaha Rakita juga harus mengalokasikan biaya produksi dengan menggunakan metode biaya bersama (joint costing).

Pemanfaatan Sampah Plastik Melalui Metode Ecobrick Di Dusun Wates

Nurkamila, Syavira Puspita, Akbar Distya Pandujaya Al Fatih, Muhimatul Ulya, Alesia Rahma Widya Amesti, Amat Miftahudin, Renal Febriansyah, Ahmad Faqih Fiddin, Imtinan Najla Rafifah, Alzarin Aderema Basuky, Dandi Satria
Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan sampah plastik di Dusun Wates, Desa Jerukagung, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang yang hingga saat ini masih belum tertangani dengan baik.… k. Sebagian besar masyarakatnya hanya sebatas membuang dan membakar sampah plastik saja, tanpa adanya pengelolaan sampah. Sehingga, hal tersebut dapat menimbulkan permasalahan yang baru lagi misalnya dapat menimbulkan polusi udara akibat pembakaran sampah plastik dan tanah menjadi tidak subur lagi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengelola sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna sehingga dapat digunakan sebagai upaya mengurangi sampah plastik. Pengabdian ini dilakukan dengan mencari permasalahannya terlabih dahulu kemudian mencari solusi yang tepat untuk memecahkan permasalahan tersebut. Pengabdian ini termasuk ke dalam salah satu kegiatan Kuliah Kerja Nyata, yang dimulai pada tanggal 9 Juli hingga 10 Agustus 2024. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu ecobrick. Ecobrick merupakan sampah plastik yang dimasukkan dan dipadatkan hingga keras dan kuat ke dalam botol plastik sehingga dapat digunakan kembali. Luaran atau output yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian ini berupa tiang atau plang.

Peluang Dan Tantangan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembuatan Konten Digital Marketing

Anggi Ariska Putri, Ajrun Abdan Widodo
Abstract: Penelitian ini membahas peluang dan tantangan penggunaan AI dalam pembuatan konten digital pada bidang pemasaran dengan menggunakan metode library research. Penelitian ini mengandalkan berbagai sumber ilmiah yang relevan… untuk menganalisis dan mengekspolari kemampuan AI dalam mendukung personalisasi, efisiensi produk, dan pengelolaan hubungan dengan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI membuka peluang besar dalam meningkatkan strategi digital marketing secara lebih efektif, termasuk analisis sentiment, otomatisasi proses kreatif, dan optimalisasi CRM (Customer Relationship Management). Selain itu, tantangan yang harus dihadapi dalam pemanfaatan AI, yaitu isu privasi data, bias dalam algoritma, keterbatasan pemahaman nuansa budaya dan sosial, serta resistensi terhadap adopsi teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan sangat penting untuk memastikan keberhasilan dalam penerapan teknologi ini, serta memerlukan regulasi yang etis dan pelatihan bagi pelaku bisnis khususnya pada sektor usaha kecil dan menengah. Penelitian ini memberikan wawasan bagi perusahaan dan pelaku bisnis untuk dapat memanfaatkan peluang AI sebagai strategi inovasi di era digital.

Pengaruh Green Marketing Limbah Tekstil Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Fesyen Berkelanjutan Di Sesasesa Bandung

Riski Rismawan, Yanti Heryanti
Abstract: Keputusan pembelian fesyen berkelanjutan dipengaruhi oleh pemasaran limbah tekstil yang ramah lingkungan. Instrumen utama untuk pengumpulan informasi adalah jajak pendapat skala Likert. Jumlah responden dalam penelitian… ini adalah 30 responden yang merupakan klien yang pernah membeli barang desain pendukung. Teknik pemeriksaan yang digunakan adalah kuantitatif dan strategi kajian informasi penting. Penelitian asosiatif yang fokus penelitiannya adalah hubungan atau pengaruh sebab akibat, khususnya hubungan atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, merupakan klasifikasi lain dari jenis penelitian ini. Berdasarkan hasil pengujian diketahui nilai r tabel adalah 0,439 dimana nilai Cronbach alpha dari Green Promoting adalah 0,747 dan nilai Cronbach alpha dari Procurement Choice adalah 0,746 yang lebih penting dari 0,06. Nilai t tabel sebesar 2,048, nilai signifikansi (0,000) berada dibawah (kurang dari 0,05), dan nilai t hitung Green Marketing (X) sebesar 5,020. Nilai t-nya berasal dari n-2 (30-2): 28. Jadi hitung, tabelnya adalah 5.020, 2.048. Variabel independen green marketing mempunyai koefisien determinasi sebesar 47,4% terhadap variabel dependen keputusan pembelian. Sisanya sebesar 52,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dimensi Green Product memberikan pengaruh sebesar -3,6% terhadap keputusan pembelian, dimensi Green Price memberikan pengaruh sebesar 7,5 persen, dimensi Green Place memberikan pengaruh sebesar 15,4%, dan dimensi Green Promotion memberikan pengaruh sebesar 28,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Showcase Material Waste mempunyai dampak positif dan hubungan tingkat sedang dengan pilihan pembelian pada gaya ekonomis. Dengan memperhatikan dimensi green product, green price, green place, dan green Promotion yang bertujuan untuk proses pengembangan yang baik dan memberikan nilai positif kedepannya, maka perusahaan perlu melakukan perbaikan dan perhatian terhadap produk olahan dari bahan limbah tekstil yang memiliki dampak yang lebih besar terhadap lingkungan dan digunakan sebagai fesyen berkelanjutan.