Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana. Sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan minimal pada pelajaran pendidikan agama…
Hindu.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 20 orang.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif .Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I skor rata-rata hasil belajar dengan kategori rendah. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu 76,00 dengan ketuntasan klasikal 70%, daya serap 76,00 %. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan ,rata-rata prestasi belajar menjadi 81,75 ketuntasan klasikal menjadi 95 % dan daya serap menjadi 81,75 %. Dan hasil analisis hasil belajar siklus I dan II mengalami peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar sebesar 5,75 ketuntasan klasikal sebesar 25 % daya serap sebesar 5,75% dengan penerapan pembelajran kooperatif tipe think pair share.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu. Diajukan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) Guru Pendidikan Agama Hindu agar mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share (2) Peneliti lain diharapkan mengadakan penelitian lanjutan terkait dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif.
Abstract:Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu platform yang paling populer adalah TikTok, yang memungkinkan pengguna untuk…
berbagi video pendek dengan berbagai konten kreatif. Dengan lebih dari 10 juta pengguna di Indonesia, TikTok tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan tetapi juga sebagai medium untuk berbagi informasi dan ide. Namun, penggunaan bahasa Indonesia di platform ini sering kali tidak sesuai dengan kaidah bahasa yang baik dan benar. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai dampak penggunaan bahasa yang tidak baku terhadap pemahaman dan komunikasi di antara pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena ini dengan fokus pada bagaimana pengguna TikTok menerapkan atau menyimpang dari norma-norma bahasa Indonesia yang baik dan benar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini akan menganalisis penggunaan bahasa Indonesia di TikTok dengan mengidentifikasi kesalahan-kesalahan umum serta mengeksplorasi bagaimana gaya bahasa yang digunakan dapat mempengaruhi pemahaman dan interaksi antar pengguna. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menjaga keutuhan bahasa Indonesia serta meningkatkan kesadaran pengguna tentang pentingnya berbahasa yang baik dan benar di era digital.
Abstract:Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Analisis Data yang telah terkumpul akan dianalisis menggunakan pendekatan…
an analisis tematik. Proses ini meliputi Koding data untuk mengidentifikasi tema dan pola yang muncul dari data. Penggunaan alat peraga dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran SKI menjadi penting karena skil SKI bukan hanya keterampilan fisik semata, tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip ilmiah di balik teknik-teknik SKI. Dalam konteks ini, perlunya mengadopsi model pembelajaran efektif dan penuh makna untuk mata pelajaran SKI muncul karena memberikan pengalaman holistik kepada siswa, mencakup aspek fisik, mental, dan konseptual dalam pembelajaran keterampilan SKI. Dengan pendekatan saintifik, siswa tidak hanya mempraktikkan gerakan fisik, tetapi juga memahami konsep ilmiah di balik setiap tindakan, meningkatkan pemahaman mereka secara menyeluruh. Hal ini mendukung pengembangan keterampilan SKI yang berkelanjutan dan menyeluruh, sehingga mendukung visi pembelajaran yang berorientasi pada penerapan ilmu pengetahuan dalam kegiatan fisik, menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna.
Abstract:Kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM). Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara ketiga pihak ini dalam menciptakan…
program pengembangan SDM yang efektif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan kolaboratif, setiap pihak dapat menyumbangkan keahlian unik mereka, di mana universitas menyediakan pengetahuan teoritis dan riset, industri menawarkan keterampilan praktis, dan pemerintah berfungsi sebagai pengatur dan fasilitator kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang terstruktur dan berkelanjutan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi dan produktivitas SDM. Selain itu, implementasi kebijakan pemerintah yang mendukung, dukungan infrastruktur dari industri, dan inovasi kurikulum di universitas menjadi faktor kunci keberhasilan program ini.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi inklusif dalam pelatihan dan pengembangan karyawan yang dapat meningkatkan kinerja di tengah keberagaman. Di era globalisasi, keberagaman dalam organisasi semakin meningkat,…
ingkat, dan menjadi tantangan untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Oleh karena itu, penting untuk merumuskan strategi pelatihan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis tetapi juga mendorong keterlibatan, komunikasi efektif, dan kolaborasi antarbudaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan studi literatur atau library research. Temuan menunjukkan bahwa program pelatihan berbasis kesadaran budaya, pelatihan komunikasi antarbudaya, dan lokakarya inklusi dapat secara signifikan meningkatkan kinerja karyawan dengan menciptakan suasana kerja yang lebih inklusif. Dukungan manajemen, komitmen karyawan, dan fleksibilitas dalam desain program pelatihan merupakan faktor kunci keberhasilan strategi ini. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan mengintegrasikan pendekatan pelatihan inklusif sebagai bagian dari kebijakan pengembangan sumber daya manusia, guna meningkatkan produktivitas dan inovasi dalam lingkungan yang beragam.
Abstract:Virtual Reality (VR) merupakan teknologi yang berkembang pesat dan memiliki berbagai aplikasi, termasuk di bidang pendidikan. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mendalami penerapan teknologi VR sebagai media pembelajaran…
aran alternatif di lembaga pendidikan. Dalam penelitian ini, jenis teknologi VR yang digunakan, jenjang pendidikan yang memanfaatkannya, serta metode evaluasi pembelajaran berbasis VR dibahas secara mendalam. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan VR pada pendidikan mampu menambah pemahaman materi, minat belajar, serta memberikan pengalaman pembelajaran yang interaktif dan dinamis. VR juga mendukung kolaborasi, interaksi sosial, dan pembelajaran jarak jauh. Secara keseluruhan, implementasi VR terbukti efektif dalam membantu siswa memahami konsep yang abstrak serta meningkatkan retensi pengetahuan mereka.
Abstract:Keterampilan interpersonal, etos kerja, dan sikap profesional sangat penting untuk menciptakan tempat kerja yang bahagia dan efektif. Pengabdian seseorang terhadap pekerjaannya ditunjukkan dalam sikap profesionalnya, yang…
g tidak hanya mencakup perilaku yang pantas tetapi juga menumbuhkan lingkungan kerja yang memberdayakan. Dengan bertindak sebagai kompas moral dan memotivasi orang untuk bekerja secara terhormat dan bertanggung jawab, etika kerja menumbuhkan kepercayaan di antara rekan kerja. Sebaliknya, pengembangan keterampilan antarpribadi sangat penting untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi anggota tim, yang meningkatkan semangat kerja dan meningkatkan hasil. Ketiga unsur tersebut saling berhubungan dan saling memperkuat; di satu sisi, keterampilan interpersonal yang kuat dapat membentengi etos kerja dan sikap profesional yang kuat, dan di sisi lain, sikap profesional dan etos kerja yang kuat akan meningkatkan keterampilan interpersonal. Oleh karena itu, dalam dunia kerja yang kejam, mengembangkan ketiga bidang ini sangatlah penting untuk mencapai kesuksesan baik pada tingkat individu maupun organisasi. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan literatur review, yang mengumpulkan referensi dari junal buku, dan penelitian terdahulu untuk melengkapi artikel ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sikap profesional, etika kerja, dan keterampilan interpersonal dalam meningkatkan produktivitas karyawan.
Abstract:Dalam penelitian ini tujuan organisasi bergantung pada kebiasaan kerja karyawan. Pada tahapan evaluasi ini, akan melihat apakah hasil pelatihan sesuai dengan tujuan pelatihan dengan memperhatikan penyusunan kriteria evaluasi,…
uasi, tujuan evaluasi dan metode yang akan digunakan. Pengembangan sangatlah penting dalam praktiknya keberhasilan bisnis didasarkan pada standar kinerja yang tinggi dan bergantung pada kehidupan sehari-hari. Dalam metode ini menggunakan tinjaun pustaka dari penelitian sebelumnya untuk menjawab hipotesis peneliti. penelitian ini mengumpulkan data dari sumber literatur seperti jurnal, artikel, dan laporan penelitian yang membahas topik tersebut. Program pelatihan tidak hanya meningkatkan kecakapan teknik karyawan tetapi juga menumbuhkan keterampilan interpersonal dan manajerial yang penting untuk mendorong pertumbuhan organisasi selain itu manajer sumber daya manusia menciptakan budaya perusahaan yang positif serta dapat menigkatkan motivasi dan hasil kerja karyawan yang etos kerja dan kuat serta bisa diandalkan, kemudian dapat meningkatkan standar kinerja karyawan, mengurangi pergantian karyawan dan memberikan hasil yang lebih berkualitas. Dan juga, Strategi inovatif dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) berfokus pada penggunaan pendekatan baru untuk meningkatkan dan memaksimalkan kinerja karyawan di dalam perusahaan. Memaluli keterlibatan dalam perencanaan strategis, SDM dapat memastikan bahwa kebijakan dan pratiknya selaras dengan tujuan jangka panjang perusahaan. Dengan demikian, manajemen SDM tidak hanya berfokus pada aspek operasional sehari-hari tetapi juga berperan sebagai mitra strategis yang membantu organisasi dalam meraih kinerja unggul dan keunggulan kompetitif di pasar.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Store Atmosfer di Cabang Alfamart di Wuryorejo, Wonogiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai pendekatan…
dekatan yang bertujuan untuk memahami dan menjelaskan fenomena sosial atau perilaku manusia dari sudut pandang yang lebih mendalam. Penelitian kualitatif berfokus pada interpretasi makna, konteks, dan kompleksitas dari suatu situasi atau peristiwa, daripada sekadar mengukur variabel-variabel yang dapat diukur secara kuantitatif.Secara umum, metode ini menunjukkan bahwa kondisi Store Atmosfer di Cabang Alfamart di Wuryorejo meliputi empat elemen: Store Eksterior, General Interior, Tata Letak Toko, dan Interior Display, yang masih memerlukan perbaikan dalam beberapa aspek. Hal ini dapat diamati melalui tanggapan informan mengenai kondisi Neon Box Alfamart yang kurang terlihat, ruang parkir yang terbatas, dan tampilan depan yang terlihat berantakan karena banyaknya kotak dan barang dagangan.Temuan penelitian mengindikasikan bahwa Store Atmosfer secara signifikan memengaruhi kenyamanan konsumen dalam melakukan pembelian.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengaji pelatihan, pengembangan, dan keragaman sumber daya manusia di (SDM) di era digital yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam organisasi maupun perusahaan. Pelatihan dan pengembangan…
bangan SDM adalah elemen vital untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan daya saing perusahaan. Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam manajemen SDM, termasuk penerapan teknologi canggih dan model kerja yang lebih fleksibel. Keragaman dalam SDM, meskipun memberikan peluang untuk inovasi dan pemahaman pasar yang lebih baik, juga menghadirkan tantangan yang memerlukan pengelolaan yang efektif. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan pendekatan manajemen yang tepat, termasuk perencanaan sistem kerja yang optimal dan pengembangan kemampuan karyawan. Model AMO (Ability, Motivation, Opportunity) digunakan sebagai kerangka untuk meningkatkan kinerja karyawan. Organisasi/perusahaan juga harus fokus pada analisis kebutuhan pelatihan, perancangan program, pelaksanaan, dan evaluasi untuk mencapai tujuan strategis, serta menekankan pentingnya pelatihan dan pengembangan dalam meningkatkan efisiensi dan kepuasan kerja di tengah dinamika perubahan teknologi dan tuntutan pasar yang terus berkembang.