Search Articles & Publications

Showing 222 articles found for "Capita"

THE EFFECT OF GIVING REWARDS AND PUNISHMENTS ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT THE MEDAN CITY CAPITAL INVESTMENT AND ONE-DOOR INTEGRATED SERVICES DEPARTMENT

Harapan
Abstract: his study aims to determine "The Influence of Providing Rewards and Punishments on Employee Performance at the Investment Service and One-Stop Services in Medan City." with a total sample of 57 people. This study uses primary&#8230; imary data obtained by distributing questionnaires to employees who work at the Medan City Investment and One-Stop Services Office. Data analysis techniques used in this study were validity, reliability, classical assumption tests, multiple linear regression and hypothesis testing operated by SPSS ver 23 software. Partial testing of the effect of Rewards on Employee Performance obtained a t-count value of 3,243 > t- table 2,005 and has a significant value of 0.002 <0.04 it can be concluded that it has a positive and significant effect on employee performance. Based on the partial test results of the effect of Punishment on Employee Performance, the t-count value is 5,921 > t-table 2,005 and has a significant value of 0.000 <0.05. It can be concluded that Punishment has a positive and significant effect on Employee Performance. Based on the results of the F test count 56,161 > F table 3.17 and have a significant value of 0.000 <0.05 it can be concluded that simultaneously or together have a positive and significant effect on Reward and Punishment on Employee Performance at the Investment Service and One-Stop City Integrated Services Medan. The result of the coefficient of determination R2 is 0.663 or 66.3%, which means that employee performance is influenced by reward and punishment while the remaining 33.7% can be explained by other variables that were not examined in this study. So it can be concluded that Reward and Punishment have a positive influence or jointly on Employee Performance.

Fangirling Culture in X: a Virtual Ethnographic Study of Seventeen Boygroup Fans in Makassar City

Nabila Rahmayuni Saharuddin, Abdul Rahman
Abstract: This study explores the cultural practice of fangirling on social media platform X as a space for identity negotiation and communal solidarity in the digital era. Using a digital ethnography approach, data was collected&#8230; through participant observation, in-depth interviews with fans, and a documentary study of the digital footprints of the informants. The results show that fangirling is not merely a form of passive consumption, but rather a communal cultural activity carried out massively and organized through fictitious kinship structures in cyberspace. This phenomenon manifests itself in the form of digital "work culture," such as the ritual of collectively streaming music and mobilizing votes to increase the symbolic capital of the idol group SEVENTEEN on the global stage. This practice confirms a shift in social interaction patterns, where group loyalty is bound by a commitment to the idol's aesthetics and achievements. Anthropologically, this activity creates a new value system that blurs the boundaries between the private space of fans and the digital public space, while simultaneously strengthening the position of social media platform X as a primary locus in the formation of contemporary popular culture.

Analisis Pengaruh ROA, ROE, DER dan EPS terhadap Harga Saham Lembaga Keuangan Syariah yang terdaftar di BEI Periode 2022 – 2024

Putri Intan, Sutan Emir Hidayat
Abstract: Pertumbuhan saham dalam Daftar Efek Syariah (DES) ditentukan melalui evaluasi OJK dan penelaahan insidentil berdasarkan kriteria syariah yang ketat. Perusahaan layak masuk daftar ini jika memiliki bisnis utama yang halal,&#8230; , rasio utang berbasis bunga maksimal 45% dari total aset, serta proporsi pendapatan non-halal tidak melebihi 10% dari total pendapatan. Menjaga nilai perusahaan di pasar modal sangat krusial untuk menjamin kelancaran operasional dan menjaga kepercayaan investor. Melalui pemberian capital gain dan dividen yang maksimal, perusahaan dapat memperkuat hubungan dengan investor yang berdampak positif pada peningkatan kinerja. Selain itu, investor dapat memantau kesehatan perusahaan secara berkala melalui berbagai indikator penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ROA, ROE, DER dan EPS terhadap harga saham lembaga keuangan syariah yang terdaftar di BEI periode 2022–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan regresi data panel menggunakan software Eviews 12, di mana data yang dianalisis berasal dari laporan keuangan bulanan tujuh perusahaan sektor keuangan syariah yang tercantum dalam Daftar Efek Syariah (DES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ROA dan EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, yang berarti bahwa peningkatan ROA dan EPS cenderung diikuti oleh kenaikan harga saham. Sebaliknya, ROE dan DER menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa kenaikan nilai ROE dan DER justru berkorelasi dengan penurunan harga saham. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham, yang menunjukkan bahwa faktor-faktor fundamental perusahaan berperan penting dalam menentukan pergerakan harga saham lembaga keuangan syariah.

Capital Structure and Investment Return: A Case Study of PT Semen Indonesia

Riska, Neneng Yanti Andriani
Abstract: This study aims to analyze the effect of Debt to Asset Ratio (DAR) and Long Term Debt to Equity Ratio (LTDTER) on Return on Investment (ROI) at PT Semen Indonesia (Persero) Tbk during the period 2016–2023. The method used&#8230; sed is descriptive associative with a quantitative approach, using secondary data in the form of the company's quarterly financial reports obtained through purposive sampling techniques. The analytical tools used include Pearson Product Moment correlation analysis, coefficient of determination (R²), t-test and F-test, and multiple linear regression. The results of the study show that DAR has a negative correlation with ROI of -0.607, while LTDTER also shows a negative correlation of -0.478, both of which are included in the weak relationship category. The coefficient of determination value of 50.4% indicates that half of the variation in ROI can be explained by the two independent variables, while the remaining 49.6% is influenced by other factors outside the study. The F test shows that DAR and LTDTER simultaneously have a significant effect on ROI. This finding confirms that a high debt-based capital structure has a negative impact on investment returns, making it important for financial management to consider the efficiency of long-term debt use and total debt in long-term financial strategies.

Analisis Strategi 5c Dalam Penanganan Non Peforming Financings (NPF) Pada Bprs Gajah Tongga Koto Piliang Sungai Tambang

Viky Achmad Idris, Yenty Astarie Dewi, Sabri
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui Strategi 5c Dalam Penanganan Non Peforming Financings (NPF) Atau Pembiayan Macet Pada BPRS Gajah Tongga Kotopiliang. Jenis penelitian yang digunkan dalam penelitian adalah kualitatif&#8230; litatif dengan pendekatan wawancara dan jenis penelitian lapangan kepada informan utama penelitian sebanyak dua orang yaitu account officer dan direktur BPRS gajah tongga kotopiliang. Dan informan tambahan untuk nasabah pembiayaan bermasalah sebanyak 15 orang. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Analisis Strategi 5c Dalam Penanganan Non Performing Financings (NPF) Atau Pembiayaan Macet Pada Bprs Gajah Tongga KotoPiliang disebabkan oleh kurangnya komitmen nasabah (Character), pendapatan tidak stabil (Capacity), keterbatasan modal (Capital), jaminan bernilai rendah (Collateral), dan kondisi ekonomi yang tidak stabil. Faktor utama adalah (Condition Of Economy ) kondisi ekonomi, di mana nasabah yang bergantung pada sektor pertanian dan usaha kecil rentan terhadap fluktuasi harga, cuaca buruk, dan inflasi, yang mengurangi kemampuan mereka membayar pinjaman.

Perbandingan Capital Asset Pricing Model Dan Model Tiga Faktor Untuk Estimasi Stock Returns Tinjauan Pustaka Dengan Metode Prisma

Ardi Hirmansah
Abstract: Capital Asset Pricing Model (CAPM) adalah alat fundamental di bidang keuangan, yang dikembangkan oleh William Sharpe, yang membantu investor mengevaluasi karakteristik risiko dan pengembalian aset dan portofolio. CAPM memberikan&#8230; mberikan kerangka kerja untuk keputusan investasi yang terinformasi dengan menggabungkan faktor-faktor seperti suku bunga bebas risiko, beta aset, dan premi risiko pasar. Hal ini juga menentukan biaya modal bagi perusahaan, membantu dalam penganggaran modal dan proyek investasi. Model tiga faktor, yang merupakan perpanjangan dari CAPM, mencakup premi risiko pasar, premi ukuran, dan premi nilai. Model ini memungkinkan investor untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi ekspektasi pengembalian suatu portofolio, sehingga menghasilkan strategi investasi yang lebih strategis dan dinamis. Dengan menganalisis ukuran dan nilai premi, investor dapat mengidentifikasi peluang di perusahaan kecil atau  saham yang dinilai terlalu rendah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. CAPM dan model tiga faktor memiliki kelebihan dan keterbatasan. CAPM menawarkan kerangka standar untuk membandingkan peluang investasi, meningkatkan kinerja portofolio, dan meningkatkan keuntungan secara keseluruhan. Model tiga faktor membantu investor memahami hubungan antara risiko dan pengembalian, mendiversifikasi portofolio, dan memanfaatkan anomali pasar. Namun, model-model ini mungkin mengabaikan risiko spesifik terkait industri atau faktor makroekonomi eksternal, sehingga menghasilkan kesimpulan yang bias dan pengambilan keputusan yang kurang optimal. Investor harus menggunakan pendekatan komprehensif terhadap manajemen portofolio, dengan mempertimbangkan analisis tambahan dan berbagai faktor untuk memitigasi risiko. Tinjauan literatur sistematis mengenai keuangan berkelanjutan dan keuangan hijau dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan mengikuti kerangka PRISMA. Proses ini mencakup mengidentifikasi kata kunci yang relevan, melakukan seleksi studi, mengekstraksi data yang relevan, menilai kualitas atau risiko bias, dan mensintesis temuan. Kesimpulannya, memahami berbagai model penilaian investasi dapat meningkatkan keterampilan investor dalam menavigasi pasar keuangan dan mencapai tujuan investasi mereka. Bukti empiris mendukung model tiga faktor, menunjukkan peningkatan akurasi dalam prediksi pengembalian aset. Dengan memasukkan faktor-faktor ini ke dalam strategi investasi, investor dapat menavigasi kompleksitas pasar dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih tepat.

Pengaruh CR, ROE, ROA, PER Dan CAR Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022

Sri Widati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh CR, ROE, ROA, PER dan CAR Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan&#8230; aan perbankan yang berjumlah 42 perusahaan dengan sampel penelitian sebanyak 13 perusahaan yang diperoleh melalui purposive sampling dengan kriteria tertentu. Penelitian ini menggunakan alat Regresi Data Panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Hal ini menunjukan bahwa variabel Current Ratio (CR), Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga saham. Sedangkan secara parsial Current Ratio (CR), Return On Equity (ROE), Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham sedangkan variabel Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham.

Pengaruh Ukuran Perusahaan (Firm Size) Dan Profitabilitas (Profitability) Terhadap Struktur Modal (Capital Structure) Pada PT.Mayora Indah Tbk

Ningsih, Neneng Yanti Andriani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan dan profitabilitas terhadap struktur modal pada PT. Mayora Indah Tbk. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis regresi linear berganda untuk&#8230; menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan profitabilitas secara parsial memiliki pengaruh yang lemah terhadap struktur modal, dengan nilai signifikansi masing-masing 0,001 dan 0,940. Uji F simultan menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan profitabilitas secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, dengan nilai F hitung sebesar 7,537 dan nilai signifikansi 0,002. Koefisien determinasi R Square sebesar 35,0% menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan profitabilitas menjelaskan 35,0% dari variabilitas struktur modal, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan menjaga kestabilan ukuran perusahaan dan meningkatkan profitabilitas untuk memperbaiki struktur modal. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mencakup data dari berbagai perusahaan untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif.

The Influence Of Intellectual Capital On Stock Prices With Profitability (ROA) As Moderating Variable In Banking Sector Companies On The Stock Exchange For The Period 2016 To 2020

Kusumastuti, Ratih, Zamzami, Zamzami, Qurrota Ayun, Lentera
Abstract: This study was conducted to empirically examine the influence of intellectual capital and profitability on stock prices in banking sector companies in Indonesia. The independent variable of this research is intellectual&#8230; capital which is presented by VAICTM (Value Added Intellectual Coefficient) which was developed by Pulic (1998). Then the dependent variable is stock price, and profitability, which is presented by ROA, as a moderating variable. The sample of this study was selected using the purposive sampling method, and there were 24 (twenty-four) banking companies (listed on the BEI) that met the criteria so that the sample of this study amounted to 120 samples. The study was analyzed using multiple regression analysis. The results of this study found that overall, VACA, VAHU, and STVA had a significant positive effect on stock prices. But only VACA and VAHU variables were able to be moderated by ROA.

Change Management PT. PAL Indonesia (Persero) Dealing with A Strategic Environment in The Vuca Era

Nofriza, Dodi, Simbolon, Luhut, Susanto, Susanto
Abstract: Changes that occur very quickly and dynamically in the VUCA Era encourage the need for an effective management system to achieve company goals and solve all challenges, both internal and external. PT PAL Indonesia (Persero)&#8230; ro) is a strategic industry that produces the main tools of the Indonesian defense system, especially for the marine dimension. It also needs to have strategies in dealing with the strategic environment in the VUCA Era. The purpose of this study is to analyze how change management is carried out by PT PAL Indonesia (Persero) in dealing with the Strategic Environment in the VUCA Era. The method of writing scientific articles is using qualitative research methods and data collection techniques in the form of Literature Studies and Library Research. The results of the study explain that the Maritime Industry Transformation 4. 0 is PT PAL Indonesia's effort in responding to VUCA's challenge to increase the company's business competition. PT PAL Indonesia's HR management through increasing core capability and people competency is an important capital in realizing Maritime Industry Transformation 4.0.