Search Articles & Publications

Showing 310 articles found for "Populasi"

Pengaruh Beban Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Haleyora Power Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muaralabuh Di Lingkungan PT PLN Unit Pusat Pelayanan Pelanggan (UP3) Solok

Eva Suryani, Emelda Andika Putri, Tri Yanti, Mandra Adrika Putra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Beban Kerja dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Haleyora Power ULP Muaralabuh di Lingkungan PT PLN UP3 Solok. Penelitian ini berbentuk deskripsif kausatif… dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Popolasi penelitian meliputi karyawan PT Haleyora Power di Lingkungan PT PLN UP3 Solok. Data populasi penelitian dan sampel sebanyak 74 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan program komputer SPSS four windows 25. Secara parsial variabel Beban Kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja dan variabel Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Secara simultan Beban Kerja dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja karyawan PT Haleyora Power di Lingkungan PT PLN UP3 Solok

Hubungan Koping Individu Dengan Tingkat Kepatuhan Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Program Terapi Hemodialisis

Aisah Nur Azizah Wulandari, Solihati, Zahrah Maulidia Septima
Abstract: Latar belakang : Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak dapat melular namun menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia dengan persentase penderita dan kejadian gagal ginjal yang kian&#8230; ian meningkat, prognosis yang buruk dan biaya pengobatan yang tinggi juga menjadi salah satu alasan kenapa penderita gagal ginjal kronik di dunia semakin meningkat Tujuan : penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi hubungan koping individu dengan tingkat kepatuhan pasien penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Kabupaten Tangerang. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 74 pasien responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling atau total sampling dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian, yaitu 74 sampel. Hasil : berdasarkan uji statistik chi-square adalah 0,001 < 0,05, maka dapat dinyatakan H0 ditolak artinya ada Hubungan Koping Individu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024. Kesimpulan : hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Koping Indivdu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024.

Analisis Hygieni Jajanan Tradisional Di Pasar Raya Kota Pariaman

Syafarman, Elsa Yuniarti, Linda Handayuni, Barlian E
Abstract: Pengolahan makanan tanpa memperhatikan kebersihan makanan dapat menyebabkan kontaminasi dan menyebabkan penyakit pada makanan. Diare bawaan makanan yang disebabkan oleh pedagang adalah salah satu contohnya.  Menurut Kamus&#8230; amus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Makanan yang hygenis  bertujuan bagaimana makanan tersebut berada dalam keadaan baik dan tidak menimbulkan penyakit. Metode yang digunakan merupakan pendekatan deskriptif dengan pengambilan data secara kualitatif yakni dengan melakukan observasi dan melakukan wawancara secara langsung kepada pedagang sebanyak 20 orang pedagang tradisional dan waktu penelitian dimulai bulan September sampai November 2024, tempat penelitian berada di Pasar Raya Kota Pariaman. Dengan menggunakan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, populasi yang diambil terdiri dari seluruh penjual jajanan pasar tradisional (bukan yang dikemas secara industri) atau tanpa bahan pengawet. Sampel ini diambil menggunakan sistem purposive sampling. Tempat penjualan makanan, kondisi pribadi penjamah makanan, dan peralatan yang digunakan adalah variabel yang digunakan.Dengan memperhatikan sarana prasarana yang digunakan,  agar makanan jajanan tetap higienis., maka tempat yang baik untuk menjajakan makanan harus perlu diperhatikan agar tingkat hygienisnya makanan dapat dilakukan dengan baik. Di Pasar Raya Kota Pariaman masih ditemukan beberapa  tempat yang kurang tepat sebagai tempat untuk lokasi jajanan sehingga perlu pembenahan lokasi tersebut baik oleh pengelola pasar secara langsung maupun oleh Pemerintahan Kota Pariaman. Adapun lokasi yang ditemukan tersebut adalah  berikut: 1. Kontruksi bagunan sebahagian pedagang kurang layak seperti tempat yang kurang bersih, dekat dan bercampurnya dengan penjual lain yang bisa mencemari makanan tersebut seperti penjual ikan, daging dimana  banyaknya ditemukan lalat yang bisa membawa penyakit serta sanitasi pembuangan air pencuci yang terlihat kotor disekitar lokasi jajanan.  2. Lokasi Jajanan yang berada berbatasan langsung dengan jalan sehingga debu yang dihasilkan oleh pengendara bisa mengurangi hygienisnya makanan tersebut karena banyaknya makanan yang terbuka sehingga kemungkinan makan tersebut tercemar sangat besar. Sementara persyaratan harus dipenuhi selama proses menjajakan makanan dan makanan harus di tutup agar tidak terkontaminasi dengan debu. Lokasi panjaja makanan harus ditentukan agar guna untuk meningkatkan kualitas serta kebersihan makanan jajanan seperti dengan menetapkan sentra pedagang jajanan yang memenuhi standar seperti adanya tempat pembuangan sampah, jauah dari debu dan sanitasi yang baik sehingga pencemaran terhadap makanan tersebut dapat diatasi dan di cegah dengan baik.

Peran Masyarakat Dalam Konservasi Hutan Pada Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan: Studi Nagari Lubuk Basung, Agam

Syafarman, Nurhasan Syah, Indang Dewata, Abdul Razak, Skunda Diliarosta, Aulia Azhar, Syafrijon
Abstract: hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi oleh pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Berdasarkan&#8230; n PermenLHK No. 23 Tahun 2021 tentang panduan Pembuatan hutan rakyat. Nagari Lubuk Basung, yang terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan hutan dan lahan. Secara umum, Lubuk Basung terletak pada koordinat sekitar 0°15'–0°28' Lintang Selatan dan 99°55'–100°10' Bujur Timur. Sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, Nagari Lubuk Basung memiliki potensi besar untuk pengembangan kegiatan konservasi melalui partisipasi masyarakat. Untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota kelompok  serta untuk mengetahui permasalahan yang menghambat keberhasilan dalam pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan maka perlu dilakukan penelitian. Adapun penelitian yang dilakukan menggunakan metode pendekatan deskriptif dengan pengambilan data secara kualitatif. Data yang diambil adalah hasil observasi dan wawancara langsung terhadap 20 Anggota Kelompok Tani Hutan dengan menggunakan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, populasi yang diambil terdiri dari seluruh anggota Kelompok Tani Hutan Kabun Maju. Peran masyarakat dalam hal ini anggota kelompok tani hutan Kabun Maju dalam perencanaan dan pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan sangat menetukan keberhasilan kegiatan tersebut karena dengan andilnya anggota kelompok maka pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, Pengawasan kegiatan pembuatan rehabilitasi hutan dan lahan adalah kegiatan untuk memastikan bahwa tanaman hasil kegiatan tersebut aman dan terhindar dari gangguan baik itu kekeringan, hama tanaman maupun dari bahaya kebakaran atau perusakan dari oknum tertentu. Pengawasan dilakukan oleh anggota kelompok tani hutan sebagai pemilik lokasi bersama dengan pihak UPTD KPHL Agam raya dalam rangka menyediakan fasilitas pemeliharaan bagi yang dibutuhkan kelompok agar tanaman tersebut hidup sesuai dengan yang diharapkan dan memberikan hasil baik dari segi konservasi maupun dalam bentuk meningkatkan ekonomi anggota kelompok dan masyarakat sekitarnya. Hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa partisipasi anggota kelompok tani cukup tinggi walaupun saat perencanaan dan persiapan beberapa anggota kelompok ada yangg tidak hadir namun secara keseluruhan persentase anggota kelompok yang hadir melebihi dari 75%  artinya perencanaan yang dibuat dan sosialisasi yang disampaikan cukup berhasil untuk mengajak anggota kelompok ikut dalam kegiatan tersebut

Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Pengelolaan Limbah Domestik

Asmalinda Sy, Aldri Frinaldi, Rembrant
Abstract: Pengelolaan sampah organik rumah tangga di Indonesia menjadi isu lingkungan yang krusial, terutama di kawasan perkotaan dengan populasi padat. Pemerintah memiliki tanggung jawab penting, sebagaimana diatur dalam UU No. 18&#8230; 8 Tahun 2008 dan PP No. 81 Tahun 2012, untuk melaksanakan pengurangan dan penanganan limbah yang efektif melalui kebijakan berkelanjutan, pengembangan infrastruktur, dan edukasi masyarakat. Sampah organik, yang mendominasi limbah rumah tangga hingga 70%, menghadirkan tantangan lingkungan seperti emisi gas rumah kaca dan risiko pencemaran jika tidak dikelola dengan baik. Artikel ini menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui analisis dokumen kebijakan dan laporan terkini untuk mengevaluasi implementasi pengelolaan limbah domestik. Hasilnya menunjukkan pentingnya kolaborasi multi-pihak, penerapan teknologi ramah lingkungan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mengurangi volume limbah. Studi kasus di pemerintahan daerah mengilustrasikan keberhasilan program berbasis komunitas dalam pengelolaan limbah. Namun, masih terdapat kendala berupa minimnya infrastruktur, alokasi anggaran, dan kesadaran masyarakat yang memadai. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, insentif bagi sektor swasta, dan inovasi teknologi untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Peran Dan Fungsi Lembaga Pembiayaan Dalam Perekonomian Indonesia

Jihan Nafisha, Ayudya Alya Tyfani, Miko Ari Firmansyah
Abstract: Lembaga pembiayaan memiliki peran yang krusial dalam mendukung sistem keuangan Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam konteks negara dengan populasi besar dan potensi ekonomi yang menjanjikan,&#8230; an, lembaga pembiayaan non-bank berfungsi sebagai alternatif sumber pendanaan yang vital, terutama bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengertian, fungsi, peran, prinsip, dan jenis-jenis lembaga pembiayaan, serta kontribusinya terhadap pengembangan sistem keuangan Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis tematik, yang memungkinkan identifikasi pola dan tren terkait lembaga pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pembiayaan tidak hanya memperluas akses terhadap dana, tetapi juga mendiversifikasi sumber pendanaan, meningkatkan investasi, serta mendukung inovasi produk yang berfokus pada keberlanjutan. Lembaga pembiayaan juga berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Kesimpulannya, lembaga pembiayaan berkontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem keuangan yang inklusif dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

Potensi Perkembangan Asuransi Syariah Di Indonesia

Adinda Wahyu Fardila, Rini Puji Astuti, Hafid Muhammad Ali
Abstract: Indonesia adalah salah satu negara dengan populasi Muslim terbanyak. Potensi dan Oleh karena itu, kesempatan untuk keuangan syariah di Indonesia sangat luas, termasuk di sektor asuransi syariah. Artikel ini bertujuan untuk&#8230; uk mengenali dan menganalisis kemungkinan pengembangan pasar asuransi syariah di Indonesia. Melalui tinjauan pustaka sistematis yang memanfaatkan buku dan literatur lainnya, hasilnya mengindikasikan potensi yang sangat besar untuk perkembangan asuransi syariah di Indonesia sudah signifikan. Ini terbukti dari berbagai faktor pendukung dan strategi yang ditujukan untuk mengembangkan Asuransi syariah, khususnya melalui regulasi resmi  dari pemerintah.

Peran Aset Keuangan Dalam Mendukung Perkembangan Perbankan Syariah Di Indonesia

Siti Fajriatun Ramadhani, Wildatuz Zahroh, Rini Puji Astuti
Abstract: Dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi syariah, termasuk sektor perbankan syariah. Dengan prinsip-prinsip yang sesuai dengan syariah Islam, seperti larangan&#8230; riba, gharar, dan maysir, sistem perbankan syariah muncul sebagai pengganti sistem perbankan konvensional. Perbankan syariah tidak hanya menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan umat Islam, tetapi juga merupakan bagian penting dari memperkuat sistem keuangan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi literatur (review). Literatur yang kami pelajari di sini berasal dari berbagai jurnal, buku, internet, dan artikel. Kami menggunakan metode studi literatur untuk mempelajari buku referensi dan artikel dari penelitian sebelumnya tentang topik yang dibahas, yaitu peran aset keuangan dalam mendukung perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Perbankan syariah menggunakan aset keuangan sebagai sumber pembiayaan produktif. Pembiayaan produktif didefinisikan dalam ekonomi Islam sebagai kegiatan pembiayaan yang bertujuan untuk mendukung sektor riil dan menciptakan nilai tambah dalam ekonomi.Meskipun Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk muslim, kemajuan dalam aset keuangan perbankan syariah masih bisa dianggap rendah.optimalisasi aset merupakan proses kerja dalam manajemen yang betujuan untuk mengoptimalkan potensi fisik, lokasi, nilai, jumlah/volume, legal dan ekonomi yang dimiliki aset tersebutPerusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas aset dengan menerapkan strategi-strategi ini. Mereka juga dapat menekan biaya operasional, mengoptimalkan alokasi sumber daya, dan membuat keputusan investasi yang optimal untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.Hasil akhir dari proses optimalisasi aset adalah rekomendasi berupa sasaran, strategi, dan program untuk mengoptimalkan aset yang kita miliki.

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan Salon Ully Kitty Shop Di Sintang

Iqbal Prayoga, Yeni Yeni
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Salon Ully Kitty Shop di Sintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang menggunakan produk&#8230; roduk atau jasa Salon Ully Kitty Shop di Sintang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling dengan jumlah sampel 100 Responden. Adapun metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana menunjukan persamaan regresi yaitu. Hasil nilai koefisien korelasi (R) menunjukan angka sebesar 0,640. Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara Kualitas Pelayanan (X) dan Loyalitas Pelanggan (Y). Hasil koefesien determinasi didapatkan sebesar 0,410. Yang artinya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 41%. Hasil uji kelayakan model dapat diketahui bahwa Fhitung 68,123 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 sedangkan F tabel sebesar 3,94 dengan taraf signifikan sebesar 0,05 (5%). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya model Regresi linier Sederhana dapat digunakan untuk memprediksi nilai Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Pelanggan.

Pengaruh Promosi Mulut Ke Mulut (Word Of Mouth) Terhadap Keputusan Pembelian Produk Di Qini Mart 02 Purbaratu Kota Tasikmalaya

Santi Jakiyah, Yanti Heryanti, Beni Hartanto
Abstract: Penelitiannini dilakukanndengan tujuan untukkmengetahui, menjelaskan dannmenganalisis pengaruh Promosi Mulutkke Mulut (word of mouth) Terhadap KeputusannPembelian Produk di Qini Mart 02 Purbaratu Kota Tasikmalaya. Di Qini&#8230; i Mart 03 Purbaratu ini mengalami kenaikan dan penurunan konsumen pada setiap bulannya. Hal tersebut memaksa perusahaan untuk segera melakukan evaluasi atas pemasaran produknya. Penelitiannini jugaamemiliki tujuannuntuk dapat mengetahui pengaruhhantara promosi mulut ke mulut (word of mouth) terhadap keputusan pembelian produk. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah promosi mulut ke mulut (word of mouth) sebagai variabel (X) dan keputusan pembeliian sebagai variabel terikat (Y). Populasi pada penelitian ini merupakan konsumen yang membeli produk Qini Mart 02 Purbaratu sebanyak 100 responden. Metodeepengumpulan dataapenelitian ini menggunakannkuesioner Analisissdata secara deskriptiffkuantitatif dengannmenggunakan rumussanalisis linier sederhana yanggdi olah menggunakannprodgram SPSS 16. Hasil dari penelitian inimmenunjukan bahwaaterdapat pengaruhhyang signifikan anntara Promosi MulutKKe Mulut (word of mouth) Terhadap Keputusan Pembelian Produk Di Qini Mart 02 Purbaratu Kota Tasikmalaya.