Abstract:Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program kesehatan Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 1 Tahun 2014. Permasalahan yang harus diperhatikan BPJS KC Padang…
adang adalah mengukur kualitas pelayanan. Berdasarkan ulasan website komentar tentang pelayanan di BPJS Kesehatan KC Padang menunjukkan ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan peserta BPJS Kesehatan KC Padang Tahun 2024.
Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Agustus tahun 2024 di BPJS KC Padang. Populasi penelitian yaitu peserta yang berkunjung di BPJS KC Padang bulan Juli-Agustus sebanyak 912.242. Jumlah Sampel sebanyak 100 responden dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan metode wawancara. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 52% menyatakan kualitas pelayanan tidak bermutu, 59% menyatakan tidak puas terdapat hubungan signifikan antara kualitas pelayanan (p value = 0.000), ditemukan hubungan pada dimensi kualitas dengan kepuasan pada dimensi keandalan (0,000), daya tanggap (0,002), Jaminan (0,009) kepedulian(0,003) dan ditemukan tida ada hubungan pada dimensi kualitas dengan kepuasan pada dimensi bukti fisik (1,000) dengan kepuasan Peserta BPJS.
Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berhubungan dengan kepuasan peserta BPJS. Disarankan untuk perlu peningkatan fasilitas kenyamanan, penerapan sistem antrian elektronik melalui aplikasi pendaftaran online atau tiket digital untuk mengurangi penumpukan pasien. Penambahan jumlah petugas frontliner juga penting untuk mengurangi waktu tunggu dan memastikan pelayanan yang lebih cepat.
Abstract:Jumlah glukosa dalam darah disebut kadar gula darah. Akivitas fisik, kategori, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan stres adalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi kadar gula darah. Stress mengubah produksi hormon kortisol,…
l, yang melawan efek insulin sehingga meningkatkan glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan tingkat stress dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus di UPT Puskesmas Kota Managaisaki Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini pasien Diabetes Melitus Tipe II tanpa komplikasi yang berkunjung dan memeriksakan diri di UPT Puskesmas Kota Managaisaki dari bulan Mei sampai April berjumlah 43 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Uji analisis dengan uji spearman rank. Hasil penelitian univariat menunjukkan dari 43 responden, sebagian besar mengalami stress sedang (53,5%) dan Sebagian besar hiperglikemik (67,4%). Hasil penelitian bivariat menunjukkan ada hubungan yang kuat antara tingkat stress terhadap kadar gula darah (p-value = 0,000) dengan nilai korelasi 0,557. Ada hubungan yang kuat antara tingkat stress dengan kadar gula darah pada pasien dengan Diabetes Melitus di UPT Puskesmas Kota Managaisaki Kabupaten Tolitoli.Saran: bagi UPT Puskesmas Kota Managaisaki Kabupaten Tolitoli agar dapat melakukan penyuluhan kepada pasien tentang pentingnya menjaga pola hidup.
Abstract:Latar Belakang: Pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis sering mengalami kecemasan, yang berdampak pada kualitas hidup dan kepatuhan terapi. Hipnosis lima jari merupakan teknik relaksasi non-farmakologis…
kologis yang potensial untuk mengurangi kecemasan. Tujuan: Meninjau efektivitas teknik relaksasi lima jari dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Metode: Literature review dilakukan dengan mengumpulkan dan mensintesis penelitian dari Google Scholar dan Garuda periode 2020–2025. Kata kunci yang digunakan meliputi “five-finger hypnosis relaxation technique,” “anxiety,” dan “chronic kidney disease” beserta padanannya dalam bahasa Indonesia. Kesimpulan: Hipnosis lima jari merupakan intervensi keperawatan non-farmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk menurunkan kecemasan pasien PGK yang menjalani hemodialisis, baik secara mandiri maupun dikombinasikan dengan teknik relaksasi lain.
Abstract:Berdasarkan data BPBD Kota Padang, tercatat 198 kasus kebakaran pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 245 kasus pada tahun 2024. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) memegang peran penting dalam pencegahan, penanggulangan,…
angan, hingga penyelamatan korban kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemadam Kebakaran Kota Padang dalam manajemen bencana kebakaran tahun 2025, yang mencakup aspek input (personel, sarana prasarana, pendanaan, dan kebijakan), proses (pra, saat, dan pasca bencana), serta output yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi, dilaksanakan pada Maret–Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan, yaitu Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Kasi Pengawasan, Kasi Pencegahan, Kasi Operasional, Kasi Sarana dan Prasarana, dan Komandan Plenton. Data juga diperkuat melalui observasi lapangan dan telaah dokumen. Teknik analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen kebakaran oleh Pemadam Kebakaran Kota Padang telah berjalan cukup efektif, dengan koordinasi lintas instansi yang optimal. Kebijakan yang diterapkan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Namun demikian, masih terdapat beberapa sarana yang belum terpenuhi, serta banyak peralatan yang sudah tidak layak pakai dan sulit mendapatkan suku cadangnya. Ketersediaan dana juga terbatas sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan operasional. Penanganan saat bencana berlangsung cukup terarah, namun tetap menghadapi kendala seperti keterbatasan armada dan alat, akses jalan yang sempit, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan, peran Pemadam Kebakaran Kota Padang dinilai cukup efektif dalam menjalankan tugasnya. Meski demikian, kendala terkait keterbatasan armada, alat rescue, akses jalan, dan partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan. Diharapkan petugas pemadam kebakaran dapat meningkatkan kedisiplinan dan kesiapsiagaan personel dalam setiap tahapan manajemen bencana.
Abstract:Gizi kurang atau stunting masih menjadi tantangan utama bagi kesehatan masyarakat di Indonesia, kekurangan gizi juga berdampak terhadap kondisi kesehatan serius yang terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan…
yang bergizi atau seimbang, Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 mencatat prevalensi gizi buruk, stunting 21,5%, mengalami penurunan selama 10 tahun terakhir, tetapi belum mencapai target nasional 14% pada tahun 2024 . Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program peningkatan gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Padang tahun 2025.Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada 8 informan yang di pilih secara purposive sampling yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Pj program gizi, PJ Promosi kesehatan, Pj KIA, Kader 2 orang dan Ibu balita 2 orang. Data di kumpulkan melalui wawancara terstruktur, Observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian didapatkan bahwa pelaksanaan program gizi meliputi pemberian makanan tambahan (PMT), penyuluhan tentang gizi seimbang dan pemantauan status gizi balita akan tetapi program tersebut masih belum berjalan dengan maksimal,untuk tenaga pelaksana masih belum mencukupi, dan dana masih kurang dalam melakukan penyuluhan dan untuk monitoring dan evaluasi masih belum berjalan dengan lancar karena untuk monitoring dan evaluasi ke masyarakat tidak di lakukan hanya di Puskesmas saja yaitu dengan melakukan PKP Penilaian Kinerja Puskesmas. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan perlunya peningkatan status gizi balita untuk meningkatkan tumbuh kembang balita.
Abstract:Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan kebijakan nasional untuk meningkatkan mutu pelayanan dan tertib administrasi di fasilitas kesehatan. Di Sumatera Barat, sebagian besar dari 270 Puskesmas telah menggunakan…
RME, namun sekitar 10 belum mengimplementasikannya. Puskesmas Ambacang mulai menerapkan RME pada 1 Januari 2023 dengan aplikasi ePuskesmas, diperbarui menjadi ePuskesmas NG, dan sejak 1 Juni 2024 beralih ke ePuskesmas Klaster. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan RME pasien rawat jalan di Puskesmas Ambacang Kota Padang Tahun 2025. Menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif melalui wawancara, observasi, dan checklist terhadap lima informan (Kepala Tata Usaha, dokter, perawat, kepala unit, dan petugas rekam medis), penelitian dilakukan pada Maret–Agustus 2025. Hasil menunjukkan penerapan RME berjalan cukup baik dengan dukungan seluruh tenaga kesehatan, ketersediaan sarana, prasarana, dan kebijakan, meski terkendala jaringan dan server. Pendanaan bersumber dari anggaran rutin. Pencatatan dan pelaporan dilakukan melalui ePuskesmas Klaster, namun pencatatan manual masih digunakan saat sistem bermasalah. Monitoring dan evaluasi rutin dilakukan. Kelengkapan data pasien dalam RME baru mencapai 62,58%, belum memenuhi target nasional. Kendala utama meliputi keterbatasan SDM, gangguan teknis, dan kelengkapan data. Disarankan peningkatan pelatihan berkelanjutan, penguatan infrastruktur, dan optimalisasi jaringan agar penerapan RME lebih efektif dan berkelanjutan.
Abstract:Berdasarkan laporan terbaru dari BPJS hingga 30 Juni 2024, cakupan kepesertaan JKN telah mencapai 273,5 juta jiwa atau 96,8% dari total penduduk Indonesia. Pada tahun 2023 peserta JKN Provinsi Sumatera Barat, pada awal Januari…
anuari jumlah peserta sebanyak 704.535 orang. Sedangkan pada Desember berjumlah 736.835 orang. Berdasarkan data kunjungan peserta JKN per Puskesmas tahun 2024 terbanyak adalah Puskesmas Lubuk Buaya dengan jumlah kunjungan 63.500 dan terendah adalah Puskesmas Air Tawar dengan jumlah kunjungan 15. 91 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada pasien BPJS di Puskesmas Air Tawar tahun 2025.5. Jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret - Agustus 2025. Populasi adalah pasien BPJS yang terdaftar di Puskesmas Air Tawar, dengan jumlah populasi sebanyak 6.244 orang. Dengan sampel 86 orang menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,8% pasien memiliki tingkat pengetahuan rendah, 53,5% sikap positif pada pasien, dan 54,7% fasilitas kesehatan cukup. Adanya hubungan signifikan antara Pengetahuan pasien mengenai program BPJS (p-value = 0.014). Sikap pasien dengan pemanfaatan layanan kesehatan (p-value = 0.021). Selain itu, adanya hubungan signifikan antara fasilitas kesehatan dengan pemanfaatan layanan (p-value = 0.000).Terdapat hubungan tingkat pengetahuan, sikap pasien, dan fasilitas kesehatan berhubungan signifikan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan pada pasien BPJS di Puskesmas Air Tawar. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pemanfaatan layanan, perlu dilakukan edukasi kepada pasien serta dapat meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan yang ada untuk mendukung kenyamanan dan kebutuhan pasien BPJS.
Abstract:Latar belakang Abses punggung scapula pada anak merupakan masalah infeksi kulit dan jaringan lunak yang berdampak signifikan terhadap kondisi fisik, psikologis, dan kualitas hidup pasien. Dampak utama yang dirasakan adalah…
ah nyeri akut, demam, gangguan tidur, dan ketidaknyamanan yang berpotensi mengganggu aktivitas harian anak. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan komprehensif pada pasien anak dengan abses scapula yang mengalami nyeri akut serta mengevaluasi efektivitas intervensi nonfarmakologis berupa teknik relaksasi napas dalam dan hipnosis lima jari dalam manajemen nyeri. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik,,analisis rekam medis dengan menggunakan SDKI,SLKI dan SIKI. Hasil menunjukkan bahwa setelah intervensi selama tiga hari, skala nyeri pasien menurun dari 6 menjadi 3, pasien tampak lebih rileks, tidur lebih nyenyak, dan mulai kembali beraktivitas ringan. Hal ini membuktikan bahwa kombinasi manajemen nyeri farmakologis dan nonfarmakologis mampu menurunkan intensitas nyeri, meningkatkan kenyamanan, serta mempercepat proses pemulihan. Saran bagi rumah sakit adalah memperkuat program pelatihan perawat dalam penggunaan intervensi nonfarmakologis, serta melakukan standarisasi protokol manajemen nyeri berbasis SDKI, SIKI, dan SLKI untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada kasus infeksi pediatrik.
Abstract:Profil Kesehatan Kota Padang (2024) menunjukkan bahwa seluruh rumah sakit telah bertransformasi menggunakan Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi dengan SATU SEHAT Kementerian Kesehatan. Namun, dari sepuluh rumah…
h sakit umum tipe C, masih terdapat beberapa yang belum lengkap dalam pelaporan, termasuk RSUD Dr. Rasidin Padang. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara penggunaan RME dengan kepuasan tenaga kesehatan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan sampel sebanyak 45 tenaga kesehatan yang dipilih melalui teknik proporsional random sampling . Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 42,2% tenaga kesehatan menyatakan tidak puas terhadap aplikasi RME, dan 35,6% menilai penggunaan RME kurang baik. Uji chi-square menghasilkan nilai p-value = 0,007 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan RME dengan kepuasan tenaga kesehatan. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan kualitas penggunaan RME melalui pelatihan, pendampingan, serta optimalisasi sistem untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelayanan tenaga kesehatan.
Abstract:Program bank sampah merupakan salah satu inisiatif untuk mengelola sampah secara efektif melalui pemberdayaan masyarakat dalam pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi…
i dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam program bank sampah di Kelurahan Batu Gadang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, teknik pengumpulan data yaitu wawancara yang melibatkan 99 responden yang dipilih secara acak. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49,5% masyarakat kurang dalam partisipasi bank sampah, 62,6% masyarakat yang memiliki pengetahuan kurang, 52,5% yang memiliki sikap negatif , dan 35,4% masyarakat yang memiliki persepsi kurang. Hasil uji statistik didapatkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan (p = 0,001), sikap (p =0,006) dengan partisipasi masyarakat dan terdapat hubungan antara persepsi dengan partisipasi masyarakat (p=0,030).
Faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, pengetahuan tentang pentingnya pengelolaan sampah, motivasi ekonomi, serta dukungan sosial dari pemerintah dan masyarakat sekitar berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi masyarakat. Selain itu, kesadaran lingkungan yang tinggi dan adanya insentif ekonomi berupa uang atau barang turut meningkatkan minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam program tersebut.