Abstract:Evaluasi kinerja adalah elemen krusial dalam meningkatkan perusahaan secara efisien dan efektif. Proses ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan atau program yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya manusia di…
dalam perusahaan. Untuk menilai kinerja setiap karyawan, dilaksanakan penilaian kinerja yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas kerja mereka agar lebih efektif. Penilaian ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan yang berkelanjutan dan untuk melakukan tindakan perbaikan jika pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan deskripsi tugas yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan dengan cara yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang dianalisis adalah data sekunder, yang diambil dari berbagai sumber seperti jurnal. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa manajemen evaluasi kinerja karyawan memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan operasional perusahaan. Dengan kata lain, manajemen evaluasi kinerja karyawan berperan penting dalam mengarahkan proses yang harus dilakukan oleh perusahaan, seperti produksi, penjualan, dan pemasaran, agar dapat beroperasi secara efektif untuk mencapai tujuan perusahaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dari aktivitas Komunikasi Pemasaran Terpadu Pada Produk PT.Cemerlang Abadi Mulia Cabang Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan…
tan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari informan-informan yang bersangkutan dengan penelitian ini. Data sekunder yang digunakan berupa buku-buku referensi dan jurnal yang telah ada. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Obyek penelitian ini yaitu terkait dengan Komunikasi Pemasaran Terpadu pada produk PT.Cemerlang Abadi Mulia Cabang Tasikmalaya.
Skripsi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan persaingan diera digital dan adanya penurunan omset pada tahun 2021 yang dikarenakan kurang maksimalnya dari aktvitas komunikasi pemasaran terpadu dalam kegiatan pemasaran serta kurang kreatifitasnya sumber daya manusia dibidang marketing yang dirasakan oleh PT.Cemerlang Abadi Mulia Cabang Tasikmalaya. Untuk meningkatkan kembali penjualan khususnya produk Elite Springbed dalam persaingan ketat diera digital sekarang PT.Cemerlang Abadi Mulia Cabang Tasimalaya sendiri meningkatkan kembali komunikasi pemasaran terpadu secara lebih inovatif dan kreatif, aktivitas komunikasi pemasaran terpadu memegang peranan penting bagi kelangsungan hidup perusahaan, dengan menggunakan teori komunikasi pemasaran terpadu yang memiliki element periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarkat, penjualan personal, dan pemasaran langsung yang terus dikembangkan sehingga aktivitasnya dapat berjalan baik tentunya dapat meningkatkan kembali penjualan Elite Springbed di Tasikmalaya.
Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas Komunikasi Pemasaran Terpadu yang dilakukan PT.Cemerlang Abadi Mulia Cabang Tasikmalaya pada produknya Elite Springbed terbilang berjalan dengan baik dimana dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh PT.Cemerlang Abadi Mulia Cabang Tasikmalaya sendiri dapat meningkatkan kembali omset penjualan di tahun 2022.
Abstract:Toko Setia Jaya Perkasa adalah sebuah bisnis di bidang ritel yang beralamat di Jl. Raya Salopa Kabupaten Tasikmalaya, setiap perusahaan pasti terdapat laporan keuangan begitujuga Toko Setia Jaya Perkas. Dilihat dari laba…
bersih dan penjualannya itu mengalami fluktuasi namun lebih cenderung mengalami kenaikan dibanding penurunan, satu diantar instrumen yang sering diimplementasikan untuk mengevaluasi keadaan keuangan perusahaan adalah laporan keuangan. Perkembangan bisnis perlu dipantau untuk memahami apakah perusahaan mengalami kenaikan atau penurunan. Analisis rasio keuangan harus dilakukan secara rutin setiap tahun agar memahami perkembangannya. Salah satu bagian dari rasio keuangan yang dapat aplikasikan melihat tingkat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba adalah rasio profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan Toko Setia Jaya Perkasa menghasilkan laba selama periode lima tahun terkahir. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif , yang bertujuan untuk memahami nilai – nilai atau karakteristik suatu fenomena tanpa melakukan perbandingan. Penelitian ini difokuskan pada pengungkapan fakta, gejala, dan fenomena tertentu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Observasi, Wawancara, dan Studi Dokumentasi dengan jenis data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil mengenai profitabilitas Toko Setia Jaya Perkasa ini menunjukkan berada di dalam kondisi keuangan yang cukup baik dalam segi ROA dan ROE, dimana ROA berada di angka yang cukup besar yaitu 47,44%, yang artinya perusahaan mampu mengefisiensikan asetnya untuk menghasilkan laba yang positif. Begitu juga ROE berada di angka 67,86% yang berarti perusahaan mampu mengontrol penggunaan dananya untuk menghasilkan laba. Sementara GPM, OPM, dan NPM berada di angka yang sangat kecil dimana GPM berada diangka 14,98%, OPM sebesar 5,24%, dan NPM 3,92%, artinya Toko Setia Jaya Perkasa belum mampu menghasilkan keuntungan dari laba kotor, laba operasional, dan laba bersih atas penjualan yang didapatkan. Namun, angka – anngka tersebut masih bisa ditingkatkan lebih tinggi lagi.
Abstract:Kasir merupakan seorang yang bertanggung jawab atas manajemen uang secara cermat, termasuk penerimaan dan pembayaran uang (Prasetyo & Yunita, 2022). Di Toko Nia tugas kasir masih melakukan proses transaksi secara manual…
sehingga menimbulkan permasalahan yang terjadi dalam proses penjualan mencakup kesalahan harga dan perhitungan, ketidakjelasan tulisan pada pesanan, kehilangan nota transaksi, kerusakan pada nota penjualan, serta kesalahan dalam penginputan dan akumulasi laporan penjualan. Hal ini dapat menyebabkan penundaan dan keraguan terhadap keakuratan laporan penjualan serta mengurangi efisiensi dalam proses pelaporan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem informasi kasir di Toko Nia untuk meningkatkan efisiensi operasional toko, memperbaiki proses kasir, dan mengoptimalkan pengelolaan informasi transaksi. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah Metode Waterfall. Metode pengujian perangkat lunak yang diterapkan adalah Black Box Testing. Menggunakan sistem bahasa php dan javascript, sistem dibangun dengan framework yang menggunakan Bootstrap dan Codeigniter dan database yang digunakan DBMS MySQL. Hasil dari penelitian ini bahwa sistem informasi pada Toko Nia membantu memperlancar kegiatan penjualan dan operasional di Toko Nia, mengurangi kesalahan transaksi, mempercepat proses penjualan, serta menyediakan laporan penjualan yang lebih akurat dan efisien.
Abstract:Perkembangan di era teknologi globalisasi yang sangat cepat membawa banyak manfaat di berbagai bidang, salah satunya dalam bidang penjualan produk kosmetik. MsGlow Skincare Yuka Beauty memiliki potensi mengikuti perbisnisan…
san secara online dengan memiliki produk kecantikan original. Untuk mendukung potensi tersebut maka dibutuhkan suatu aplikasi, tetapi sebelum membuat sebuah aplikasi membutuhkan perancangan user interface dari aplikasi penjualan kosmetik. Dalam merancang user interface dari aplikasi penjualan kosmetik ini menggunkan metode design thinking. Setelah melakukan perancangan ini hasil prototype diuji menggunakan pengujian kegunaan atau usability dengan metode Use Questionnaire. Dalam metode Use Questionnaire mempunyai aspek-aspek seperti Usefulness, Ease Of Learning, Ease Of Use dan Satisfaction. Dalam pengujian usability ini melakukan dengan penyebaran kuesioner sebanyak 30 butir pernyataan kepada 20 orang evaluator dan menggunakan 5 point skala penilaian untuk mendapatkan data. Dari pengujian usability ini mendapatkan nilai 87% dari aspek kegunaan (usefulness), 84% dari aspek kemudahan penggunaan (ease of use), 89% pada aspek kemudahan dalam mempelajari (ease of learning), dan 85 % dari aspek kepuasan pengguna (satisfaction).
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja kotor dan penjualan terhadap laba bersih setelah pajak pada PT. Astra Otoparts Tbk, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2023. Metode…
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Data yang digunakan meliputi laporan keuangan PT. Astra Otoparts Tbk selama periode tersebut. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t untuk analisis parsial dan uji F untuk analisis simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, modal kerja kotor dan penjualan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih setelah pajak. Modal kerja kotor berpengaruh positif dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 5,570, sementara penjualan juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 6,297. Secara simultan, modal kerja kotor dan penjualan mempengaruhi laba bersih setelah pajak dengan kontribusi sebesar 76,9%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan modal kerja kotor dan strategi penjualan yang efektif dapat meningkatkan laba bersih perusahaan. Diharapkan temuan ini dapat membantu perusahaan dalam merencanakan strategi keuangan yang lebih baik dan meningkatkan kinerja keuangan di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang digunakan oleh Haus Indonesia dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dengan narasumber…
mber dari berbagai latar belakang seperti kepala toko, mahasiswa, penjual minuman, karyawan swasta, dan pelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haus Indonesia menggunakan berbagai strategi pemasaran digital seperti pembuatan konten di media sosial, promosi di e-commerce, kolaborasi dengan influencer dan foodblogger, serta iklan di media sosial seperti Facebook Ads dan Instagram Ads. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaring konsumen dan membangun engagement dengan pelanggan. Namun, terdapat kendala dalam konsistensi pembuatan konten dan perlunya lebih jeli dalam melihat tren pasar. Kesimpulannya, pemasaran digital Haus Indonesia sudah berjalan dengan baik, namun perlu peningkatan dalam frekuensi dan variasi metode promosi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
Abstract:Gojek merupakan salah satu aplikasi yang bergerak di bidang pelayanan transportasi dengan menyediakan berbagai layanan dari transportasi sampai gaya hidup, salah satunya layanan Go-Food yang merupakan sebuah fitur layanan…
n pesan antar makanan. Selama ini Go-Food telah banyak melakukan promosi penjualan yang dipasarkan melalui aplikasi Gojek dengan alat promosi penjualan berupa price discount. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara promosi penjualan yang dilakukan Go-Food dengan minat beli konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan rank spearman. Populasi penelitian ini adalah konsumen yang pernah atau sering menggunakan layanan Go-Food. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah simple random sampling (sampel acak sederhana). Jumlah sampel yang diambil dalam peneletian ini sebanyak 32 responden yang dihitung menggunakan Slovin. Data diolah menggunakan skala ordinal. Analisis data dilakukan dengan bantuan komputer melalui program SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa promosi penjualan yang dilakukan Go-Food dengan minat beli konsumen terdapat hubungan yang signifikan antara promosi dengan minat beli konsumen.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak likuiditas terhadap kemungkinan kebangkrutan PT Bata, salah satu perusahaan ternama dalam industri alas kaki. Penelitian ini menggunakan data keuangan dari laporan tahunan…
PT Bata selama lima tahun terakhir (2019-2023). Likuiditas perusahaan diukur menggunakan dua rasio utama, yaitu rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio), yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Risiko kebangkrutan dievaluasi menggunakan model Altman Z-score, sebuah alat prediktif yang menggabungkan berbagai rasio keuangan untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan dan memprediksi kebangkrutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penurunan likuiditas dan peningkatan risiko kebangkrutan. Current ratio dan quick ratio yang semakin menurun dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa PT Bata mengalami kesulitan dalam menjaga tingkat likuiditas yang sehat. Z-score yang dihitung juga menunjukkan tren penurunan yang mengkhawatirkan, dengan skor yang mendekati atau bahkan berada di bawah ambang batas yang mengindikasikan risiko kebangkrutan. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen likuiditas yang efektif dalam menjaga stabilitas keuangan dan keberlanjutan operasional PT Bata. Untuk mengurangi risiko kebangkrutan, perusahaan disarankan untuk meningkatkan pengelolaan kas, mengurangi biaya operasional, dan mengadopsi strategi penjualan yang lebih agresif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi literatur keuangan dengan mengilustrasikan betapa krusialnya likuiditas dalam mempengaruhi stabilitas keuangan perusahaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penjualan dan Harga Pokok Penjualan terhadap Laba Kotor pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2014-2022. Metode analisis…
nalisis yang digunakan meliputi regresi linear berganda, uji t, dan uji F. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Penjualan memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap Laba Kotor dengan nilai korelasi 0,929 dan signifikansi 0,000, sementara Harga Pokok Penjualan juga menunjukkan korelasi yang sangat kuat dengan nilai 0,885, meskipun pengaruhnya dianggap lemah secara parsial terhadap Laba Kotor dengan signifikansi 0,000 dan hasil t hitung yang negatif. Koefisien determinasi (R²) mencapai 100%, mengindikasikan bahwa Penjualan dan Harga Pokok Penjualan secara simultan memberikan kontribusi penuh terhadap variasi Laba Kotor. Uji F menunjukkan nilai F hitung (116321,755) jauh lebih besar daripada F tabel (3,28), dengan signifikansi 0,000, mengonfirmasi adanya pengaruh simultan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Penjualan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap Laba Kotor, sedangkan Harga Pokok Penjualan, meskipun memiliki pengaruh kuat, menunjukkan dampak negatif yang signifikan. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk fokus pada strategi pemasaran dan efisiensi operasional untuk meningkatkan laba kotor secara keseluruhan.