Search Articles & Publications

Showing 280 articles found for "Produksi"

Penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan Dalam Meningkatkan Inovasi Produk Pada UMK PKBM Tenggang Raso Di Kota Padang

Dini Pratiwi, Rama Dani Putyri, Dodi Suryadi
Abstract: Pada perkembangan zaman dan kesadaran lingkungan yang semakin meningkat, penerapan akuntansi manajemen lingkungan menjadi penting bagi perusahaan termasuk dibidang pembuatan barang kerajinan tangan. Penelitian ini bertujuan… uan untuk mengindentifikasi penerapan akuntansi manajemen lingkungan dalam meningkatkan produk inovasi pada UMK PKBM Tenggang Raso di Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari perusahaan UMK PKBM Tenggang Raso di Kota Padang dengan analisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMK PKBM Tenggang Raso telah menerapkan akuntansi manajemen lingkungan secara baik namun masih perlu menyebarkan informasi secara spesifik. Inovasi produk yang diciptakan dari limbah plastik sisa produksi memiliki dampak positif pada lingkungan sekitar dan dapat meningkatkan daya saing UMK tersebut. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan pandangan baru mengenai penggunaan akuntansi manajemen lingkungan dalam meningkatkan inovasi produk yang ramah lingkungan.

Evaluasi Kinerja: Langkah Strategis Meningkatkan Produktivitas Karyawan Yang Efektif

Adinda Kusuma Hati, Muhammad Syahrul Al Aziz, Anjani Layinatun Nisa, Faiqotul Aliyah, Nurul Setianingrum
Abstract: Evaluasi kinerja adalah elemen krusial dalam meningkatkan perusahaan secara efisien dan efektif. Proses ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan atau program yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya manusia di… dalam perusahaan. Untuk menilai kinerja setiap karyawan, dilaksanakan penilaian kinerja yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas kerja mereka agar lebih efektif. Penilaian ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan yang berkelanjutan dan untuk melakukan tindakan perbaikan jika pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan deskripsi tugas yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan dengan cara yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang dianalisis adalah data sekunder, yang diambil dari berbagai sumber seperti jurnal. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa manajemen evaluasi kinerja karyawan memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan operasional perusahaan. Dengan kata lain, manajemen evaluasi kinerja karyawan berperan penting dalam mengarahkan proses yang harus dilakukan oleh perusahaan, seperti produksi, penjualan, dan pemasaran, agar dapat beroperasi secara efektif untuk mencapai tujuan perusahaan.

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Jambesari Kabupaten Jember

Aldi Rahman, Amelva Firstian Maulida, Naning Atika, Laila Nisfu Nikmah, Rivaldi Ari Satrio, Chichi Dian Pusphitasari, Heni Setyawati
Abstract: Limbah kulit kopi yang selama ini dianggap sebagai sampah memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik cair. Pupuk cair ogranik merupakan salah satu solusi penanganan limbah kulit kopi yang dapat dilakukan untuk memberikan… emberikan nilai tambah pada limbah. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pehamanan petani tentang pembuatan pupuk organik serta menemukan bahwa tanaman kopi dari produksi lokal dapat diubah menjadi pupuk tanah yang kaya nutrisi, meningkatkan kualitas tanah dalam berbagai aspek seperti pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan kualitas panganMetode yang digunakan kegiatan pengabdian ini merupakan kombinasi antara metode ceramah (penyuluhan), dan praktik/pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi langsung di masyarakat petani kopi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Jambesari sehingga dapat mengurangi serta memanfaatkan limbah kulit kopi secara efektif dan untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi sebagai alternatif pilihan pemanfaatan kulit kopi. Kegiatan pengabdian ini di lakukan dengan cara pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah kulit kopi. Hasil dari pelatihan Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan POC dan manfaatnya bagi pertanian. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, dan banyak di antara peserta pelatihan berhasil menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik sehari-hari. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil pertanian di desa tersebut, Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, mereka dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan sendiri atau dijual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Kompos Organik Di Desa Jambesari Kabupaten Jember

Moch Alief Akbar Sugiarto, Farhan Atalla Bassam, Raihan Alkuwaity P.M, Nurur Ramdhani, Siti Uswatun Hasanah, Anis Mubariroh, Dzakiyah Yassarotul Fitri, Kholifah Eka Putri, Nadia Juwana, Heni Setyawati
Abstract: Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah penghasil kopi terbanyak di Jember. Masyarakat Desa Jambesari belum mengoptimalkan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi produk yang lebih… h bermanfaat, seperti pupuk kompos. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Jambesari akan potensi limbah kulit kopi sebagai sumber daya yang bernilai, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengolah limbah tersebut menjadi pupuk kompos organik yang berkualitas. tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, memperbaiki kualitas hidup masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Metode dari pengabdian ini adalah sosialisasi. Berdasarkan hasil observasi bahwasanya limbah kulit kopi di desa jambesari masih berjumlah besar. Jumlah limbah kulit kopi bervariasi tergantung pada skala produksinya. Besarnya limbah kulit kopi tersebut berpotensi sebagai bahan pencemar di lingkungan jika tidak dikelola dengan baik di karenakan di Desa Jambesari masih belum ada yang mengelolanya. Pembuatan pupuk kompos berbahan kulit kopi sebagai pupuk organik merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk menekan dampak yang ditimbulkan oleh limbah kulit kopi dan sekaligus sebagai upaya perbaikan kualitas tanah.

Inovasi Sampah Galon Sebagai Media Tanam Sayuran Terhadap Peningkatan Gizi di Kelurahan Magelang

Hasna Putri Syalsabilla, Putri Intan Marcela Abeng, Cherisanda Nesya Nareswari, Suwandoko
Abstract: Abstrak Kegiatan program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam penyelesaian masalah pada masyarakat. Pengabdian msyarakat ini dibuat untuk mengkaji peran… an KKN dalam meningkatkan kesadaraan masyarakat dalam pengelolaan sampah atau sampah untuk pemanfaatan lahan. Produksi sampah rumah tangga meningkat sering bertambahnya populasi penduduk. Pengelolaan sampah domestik masih menjadi permasalahan di Kelurahan Magelang sehingga dilakukan urban farming. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pemanfaatan sampah galon sebagai media tanam sayuran terhadap peningkatan gizi di Kelurahan Magelang, khususnya RW 01, 07, dan 12. Teknik pengumpulan dilakukan melalui observasi selama pelaksanaan program pemanfaatan lahan sebagai sumber pangan mandiri. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi masalah dan menganalisisnya secara komprehensif. Hasilnya menunjukkan keberhasilan dalam mencapai tujuan, dengan tanggapan positif dan keterlibatan aktif warga. Program ini berkontribusi pada pengelolaan sampah yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Magelang.

Pemanfaatan Alam Dengan Pelatihan Pembuatan Ecoprint Pada Desa Sukomakmur Dusun Krandegan Kabupaten Magelang

Ardhana Raka Pramudya, Rani Herawati, Suci Lestari, Restu Septi Hariyanti, Muhammad Rangga Putra A., Mukhammad Ragil Juniarta, Nuzulia Rahma Nisa’ Unnida, Frizaz Naufal Ahmad Zaki, Septian Dwi Martono, Diva Oktaviani, Raka Mahendra Sulistiyo
Abstract: Pewarna sintetis memiliki dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga dilakukan upaya untuk kembali memanfaatkan pewarna alami (back to nature) sebagai alternatif pengganti pewarna kimia yang berbahaya bagi alam dan penggunaannya.… ggunaannya. Salah satu tren yang muncul adalah pewarnaan tekstil menggunakan teknik ecoprint. Tim KKN melakukan kegiatan pelatihan pembuatan ecoprint pada Desa Sukomakmur, Dusun Krandegan, Kabupaten Magelang dengan tujuan warga dapat memanfaatkan alam sekitar dengan pembuatan ecoprint menggunakan limbah daun yang berada pada lingkungan dusun. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan praktik pembuatan ecoprint. Pelatihan ecoprint dilakukan dengan kolaborasi tim KKN dengan peserta yaitu ibu-ibu Dusun Krandegan. Bahan yang digunakan yaitu daun tanaman yang ada disekitar Dusun Krandegan seperti daun labu siam, daun paku, daun pepaya, dan bunga. Dari perspektif lingkungan, ecoprint mendorong penggunaan bahan alami dan ramah lingkungan dalam proses pencetakan motif pada kain, mengurangi ketergantungan pada pewarna sintetis berpotensi mencemari lingkungan. Secara ekonomi, pelatihan ini membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya dalam produksi kain dan produk kerajinan bernilai tinggi, yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Sisi sosial, pelatihan ecoprint memperkuat komunitas dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat dalam kegiatan kreatif dan kolaboratif. Hal ini mendorong masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan mengapresiasi kekayaan alam yang ada.

Urgensi Pengolahan Limbah Organik Melalui Metode Biopori Di Dusun Nepen Kabupaten Magelang

Yasmin Nurzahrah, Syahrila Suminar Arum, Fatkhur Rokhman, Danysa Mulyaningrum, Khofifah Apsari, Unaisa Rahma Febriani, Najna Ainis Mutiara, M. Daffa Bayu Taftian, Melan, Rendi Arfan Fahrezi, Resti Kurnia Triastanti
Abstract: Produksi sayur saat masa panen di Dusun Nepen, Kabupaten Magelang dapat mencapai 2 ton per hari. Permasalahan utama yang timbul akibat tingginya angka panen berdampak pada limbah sayuran yang tidak dikelola dengan baik oleh… leh petani maupun masyarakat Dusun Nepen sehingga menimbulkan permasalahan kesehatan. Tim KKN Desa Sutopati 1 berupaya untuk mencegah terjadinya permasalahan kesehatan di Dusun Nepen melalui pengolahan limbah sayur organik dengan metode biopori yaitu memanfaatkan pipa paralon yang dilubangi pada bagian tutup dan badannya sebagai jalan masuk mikroorganisme untuk mengurai limbah-limbah sayur yang telah dimasukan ke dalam pipa. Hasil penguraian limbah tersebut memakan waktu selama tiga bulan agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk bagi masyarakat Dusun Nepen yang mayoritas bekerja sebagai petani sayur/petani kebun. Metode dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap identifikasi masalah, persiapan, dan pelaksanaan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu wawancara dan observasi dengan narasumber sementara data skunder diperoleh melalui jurnal ilmiah, buku, dan tulisan-tulisan lain yang memiliki relevansi dan telah terakreditasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengolahan limbah organik dengan metode biopori di Dusun Nepen merupakan langkah  efektif untuk mengatasi permasalahan limbah sayuran dan sampah organik lainnya serta membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat agar program ini memiliki keberlangsungan.

Penerapan Pendekatan Joint Product Sebagai Dasar Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Rakita

Aisyah Ramadhani, Allya Nadira Puteri Zena, Yosa Novadilla
Abstract: Perhitungan harga pokok produksi sangat penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah mengingat salah satu manfaat harga pokok produksi adalah menentukan harga jual produk. Penerapan pendekatan joint product sebagai dasar… r perhitungan harga pokok produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah Rakita di Kota Padang merupakan usaha yang memproduksi rakik yang menghasilkan dua jenis produk rakik dari satu atau beberapa macam bahan baku dalam satu proses produksi seperti rakik maco dan rakik kacang. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara untuk mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan oleh usaha Rakita dalam memproduksi rakik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perhitungan produksi rakik pada usaha Rakita telah sesuai dengan prinsip – prinsip akuntansi, untuk mengetahui harga pokok produksi untuk masing – masing produk dan untuk mengetahui pencatatan laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang diteliti penulis menurut direct costing yang dalam perhitungannya menggunakan alokasi biaya bersama (joint cost) sebesar Rp. 301.000 untuk produk rakik maco dan Rp. 222.000 untuk produk rakik kacang. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah bahwa menetapkan perhitungan dasar harga pokok produksi pada usaha Rakita masih memiliki kendala disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemberdayaan sumber daya manusia yang masih minim tentang pendekatan  joint product, maka saran penulis berikan kepada pihak usaha Rakita adalah menghitung harga pokok produksi menggunakan pendekatan joint product dengan menggunakan metode direct costing, selain itu usaha Rakita juga harus mengalokasikan biaya produksi dengan menggunakan metode biaya bersama (joint costing).

Kuliah Kerja Nyata : Pengabdian Kepada Masyarakat Tugusari Melalui Kegiatan Pemberdayaan dan Inovasi Berkelanjutan

Zenita Claudia Salsabillah, Roi Riski Fauzi, Risky Yunitasari, Rohmatil Laili, Erlina Putri Siskawati, Yolanda Nindy Hermawan, Risa Umami, Arifatun Nisa Mardhotilah, Frado Dymas Prasetyo, Nadif Ali Wasil Laeli, Rida Aulia Rusli, Arif Rahman Hakim, Adela Abigail Widiasari Putri, Hofidatul maulana Hasby, Putri Aprilia Daniatul M, Ananda Naufal Rahmatullah
Abstract: Salah satu cara mahasiswa dapat membantu mengatasi masalah yang ada di masyarakat adalah dengan mengabdikan diri kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pengabdian kepada masyarakat ditawarkan untuk meningkatkan… kan muatan dan kualitas pendidikan mahasiswa dan mencapai nilai tambahan dari pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran pendidikan non-formal (KKN) dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, memberikan edukasi kepada anak-anak di Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari serta memaksimalkan pengembangan produksi potensi kopi. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Mahasiswa KKN kolaboratif kelompok 149 melaksanakan berbagai kegiatan yang ditujukan guna pengembangan pengelolaaan hasil potensi yang dapat berkembang di desa. Banyak dusun yang memiliki potensi yang luar biasa tetapi kurangnya ketertarikan masyarakat dalam pengelolaan hasil alamnya. Dengan bantuan praktisi dan civitas akademika melalui mahasiswa KKN, ditujukan guna membangun semangat masyarakat untuk dapat melaksanakan pengembangan dan perubahan kearah yang lebih baik. Adapun mahasiwa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendorong kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan melalui program kerja LIHAT (lingkungan sehat), kesadaran urgensi Pendidikan SEPINDES (sekolah pintar desa),  dan program pengembangan kulit kopi menjadi teh Cascara

Upaya Penerapan SMK3 Di Industri Manufaktur CV Kediri Karya Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi

Muhamad Naufal Tamam Dariansa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan  Kerja  (SMK3) sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan mengurangi  risiko  kecelakaan  kerja  di CV Kediri Karya Jambangan,… bangan, Papar, Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif, di mana data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap pelaksanaan SMK3 di lapangan, serta wawancara dengan karyawan dan manajemen pabrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 secara  efektif dapat meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya keselamatan kerja, mengurangi jumlah kecelakaan kerja, dan meningkatkan efisiensi produksi. Penerapan prosedur keselamatan, pelatihan  rutin, dan pengawasan ketat terbukti memiliki dampak positif terhadap penurunan insiden kecelakaan  kerja. Penelitian ini merekomendasikan agar pabrik terus memperbarui dan mengawasi implementasi SMK3 untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan karyawan.