Search Articles & Publications

Showing 4512 articles found for "Penelitian"

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XII DI SMK 7 MEDAN

Tsuwaibatul Aslamiyah Lubis
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian dilakukan di SMK 7 Medan dengan melibatkan… 30 siswa kelas XII sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen satu kelompok pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, terutama pada aspek penalaran, pemodelan, dan logika matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi PBL dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah siswa.

Sosialisasi Pengetahuan Mengenai Pencegahan Bullying  pada Siswa di SMAN 10 Kota Bengkulu.

Ine Cyntia, Bella Feristika, Tiara Nelva, Putri Padillah, Desti Anggraini, Fenti Ariosita, Ika Pasca Himawati, Rany Caludia
Abstract: Bullying merupakan masalah sosial yang masih banyak dijumpai di lingkungan sekolah, terutama dalam bentuk verbal yang berpengaruh besar terhadap kondisi psikologis korban sekaligus memicu perilaku agresif pada pelaku. Penelitian… nelitian ini bertujuan untuk menguraikan definisi serta jenis-jenis bullying, mengidentifikasi faktor penyebabnya, dan menyusun strategi pencegahan maupun penanggulangan melalui keterlibatan sekolah, keluarga, masyarakat, serta pemerintah. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan ceramah, penyuluhan, dan sosialisasi kepada 28 siswa kelas X di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. Tujuannya adalah agar siswa memahami materi penelitian dan mengumpulkan data menggunakan angket skala Likert sebagai alat bantu dalam penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bullying dipengaruhi oleh perbedaan status sosial, budaya senioritas, disharmoni keluarga, kurangnya pengawasan sekolah, serta karakter individu. Kesimpulan menunjukkan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam mengatasi bullying melalui pendidikan karakter, pengawasan intensif, komunikasi yang baik, serta penerapan aturan dan sanksi tegas untuk mewujudkan suasana belajar yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik.

PELATIHAN PERANCANGAN KUESIONER SECARA DARING BAGI SISWA SMA PEMBANGUNAN JAYA 2 SIDOARJO

Aries Yulianto
Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi riset dan keterampilan metodologis siswa SMA melalui pelatihan perancangan kuesioner secara daring. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas XII SMA Pembangunan… bangunan Jaya 2 Sidoarjo yang sedang mempersiapkan penelitian sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek. Permasalahan utama yang dihadapi siswa adalah rendahnya pemahaman mengenai prinsip dasar penyusunan kuesioner yang valid dan reliabel, meskipun telah terbiasa menggunakan platform survei daring. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan daring menggunakan aplikasi Zoom yang dikemas dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi contoh kuesioner. Materi pelatihan mencakup pengenalan kuesioner sebagai instrumen penelitian, kriteria kuesioner yang baik, langkah-langkah penyusunan pernyataan, serta aspek etika pengumpulan data. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai proses penyusunan kuesioner, struktur instrumen, teknik penulisan pernyataan, dan kemampuan mengevaluasi kualitas butir pertanyaan. Siswa juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung penguatan budaya riset sejak jenjang pendidikan menengah serta menjadi model pengabdian masyarakat berbasis daring yang efektif untuk menjembatani kebutuhan praktis siswa dengan keilmuan di perguruan tinggi.

Efektivitas Kebijakan Moneter dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Negara Berkembang

Permana, Fahreza, Sembiring, Dhany Saputra, Harahap, Yusuf Akbar Raya, Harahap, Muhammad Arfan
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas instrumen kebijakan moneter dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di negara berkembang melalui stabilitas makroekonomi, pengurangan kemiskinan, dan ketimpangan. Metode… ode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) kualitatif, mensintesis 20-30 sumber peer-reviewed periode 2019-2025 dengan analisis konten tematik dan desain deskriptif-komparatif pada kasus seperti Indonesia, India, dan Brasil. Hasil utama menunjukkan kebijakan kontraktif efektif mengendalikan inflasi (misalnya dari 5,95% menjadi 2,61% di Indonesia), kebijakan ekspansif merangsang pertumbuhan PDB (1-2% jangka pendek) dan menurunkan kemiskinan (dari 9,78% menjadi 9,36%), meski terhambat pasar keuangan lemah dan guncangan eksternal.

PENYULUHAN BAHAYA MEROKOK PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2025

Mutiara Hikmah, Nur Triningtias P, Nelly Masna Barus, Khalikul Fadli
Abstract: Merokok merupakan kebiasaan yang berdampak buruk pada kesehatan, terutama bagi remaja yang sedang berada pada masa perkembangan. Penelitian menunjukkan bahwa pelajar SMP mulai terpapar rokok akibat pengaruh teman sebaya,… lingkungan, serta kurangnya pemahaman tentang bahaya rokok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP di Kabupaten Aceh Tenggara agar memahami bahaya rokok, serta membekali mereka dengan strategi penolakan terhadap rokok. Metode kegiatan meliputi kunjungan langsung ke lima sekolah, pemberian materi melalui ceramah, presentasi visual, leaflet, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian siswa laki-laki pernah mencoba merokok karena pengaruh teman, dan sebagian besar siswa belum memahami dampak jangka panjang rokok. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya merokok dan pentingnya menciptakan lingkungan tanpa asap rokok. Diperlukan tindak lanjut berupa edukasi berkala dan keterlibatan keluarga serta kader kesehatan.

Analisis Hubungan Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Medan Timur

Khayuni, Riska, Harahap, Rodiah, Saragih, Sapna Maharani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan di Kota Medan pada tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik kuesioner… sederhana. Data utama bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan tahun 2025 dan hasil penyebaran kuesioner kepada 30 responden di kecamatan Medan Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran berpengaruh positif terhadap peningkatan kemiskinan. Tingkat kemiskinan Kota Medan sebesar 7,25 persen (171,60 ribu jiwa) dengan garis kemiskinan Rp721.547 per kapita per bulan. Meskipun terjadi penurunan angka kemiskinan dibanding tahun sebelumnya, indeks kedalaman (1,31) dan keparahan kemiskinan (0,35) meningkat, menunjukkan kesenjangan ekonomi yang masih cukup lebar. Rekomendasi yang dihasilkan antara lain peningkatan pelatihan keterampilan kerja, pemberdayaan sektor UMKM, dan penguatan investasi daerah.

Transformasi Sistem Ekonomi Sosial Indonesia 1945-1960: Dari Kekacauan Kolonial Menuju Kemandirian Berbasis Gotong Royong

Hani, Nazwa Akhaza, Rahmi, Siti, Yusliandi, Rifaldy, Hasibuan, Reni Ria Armayani
Abstract: Penelitian ini menganalisis transformasi sistem ekonomi sosial Indonesia periode 1945-1960 sebagai fase krusial membangun kemandirian ekonomi nasional di tengah warisan struktur kolonial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif… skriptif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian mengkaji lima fase: warisan ekonomi kolonial, rekonstruksi ekonomi nasional (1945-1950), era Demokrasi Liberal (1950-1959), implementasi prinsip gotong royong, dan ekonomi berdikari (1959-1960). Hasil menunjukkan Indonesia mewarisi kondisi paradoks kaya sumber daya namun terbelenggu kemiskinan struktural akibat dualisme ekonomi kolonial. Upaya rekonstruksi menghadapi hyperinflasi, defisit anggaran kronis, dan infrastruktur hancur. Para pendiri bangsa merumuskan alternatif ketiga antara kapitalisme dan sosialisme melalui ekonomi gotong royong yang diinstitusionalisasikan dalam Pasal 33 UUD 1945. Periode Demokrasi Liberal ditandai Program Benteng yang belum optimal, sementara Demokrasi Terpimpin menekankan ekonomi berdikari melalui Manipol-USDEK. Meskipun idealisme kuat secara filosofis, implementasi menghadapi kendala teknis-manajerial. Penelitian menyimpulkan periode 1945-1960 meletakkan fondasi identitas ekonomi Indonesia yang menekankan keseimbangan efisiensi ekonomi dan keadilan sosial, dengan relevansi nilai gotong royong terhadap prinsip ekonomi Islam seperti ta'awun dan keadilan sosial.

Corporate Social Responsbility dan GCG

Ketaren, Anggi Anggeriani br, Perdana, Arya, Aldiansyah, M. Taufiq, Nurjami’ah, Zein, Ahmad Wahyudi
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh timbal balik antara CSR dan GCG, peran mereka dalam meningkatkan kinerja perusahaan, serta tantangan implementasinya pada perusahaan terdaftar di BEI Indonesia. Penelitian menggunakan… enggunakan pendekatan tinjauan pustaka kualitatif, mensintesis temuan dari 90 jurnal peer-review, tesis, dan repositori akademik Indonesia periode 2019-2025, dianalisis secara deskriptif-analitis tanpa pengumpulan data primer. CSR memperkuat GCG melalui pengawasan internal dan pengurangan masalah agensi, sementara GCG meningkatkan efektivitas CSR via transparansi dan dewan independen, menghasilkan kinerja keuangan lebih baik (misalnya ROA, Tobin's Q, pertumbuhan laba 12%), ketahanan krisis, dan sinyal positif investor; rekomendasi meliputi pelatihan GCG dan adopsi ISO 26000 untuk mengatasi kesenjangan.

Perbandingan Teori Inflasi dan Deflasi: Analisis Berdasarkan Pemikiran Ekonomi Klasik, Keynesian, dan Monetaris

Fitria Pida, Dinda, Febrian, Mhd. Rofi, Sabilla, Bunga Sausan, Reni Ria Armayani Hasibuan
Abstract: Penelitian ini menganalisis inflasi dan deflasi melalui perspektif ekonomi klasik, Keynesian, dan monetaris dengan pendekatan studi pustaka kualitatif. Teori klasik dan monetaris memandang inflasi dan deflasi sebagai fenomena… omena moneter yang disebabkan oleh perubahan jumlah uang beredar, dengan asumsi penyesuaian pasar otomatis melalui fleksibilitas harga dan upah. Sebaliknya, teori Keynesian memahami fenomena tersebut sebagai hasil ketidakseimbangan permintaan-penawaran agregat dan tekanan biaya, sehingga memerlukan intervensi aktif pemerintah melalui kebijakan fiskal dan moneter. Analisis empiris menunjukkan bahwa inflasi dan deflasi bersifat multifaktorial dengan interaksi antara faktor moneter dan non-moneter. Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan kebijakan integratif yang mengombinasikan stabilitas moneter dengan pengelolaan permintaan agregat menjadi relevan bagi perumusan kebijakan makroekonomi kontemporer yang berorientasi pada stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Ekonomi Politik Dalam Program Pengentasan Kemiskinan Di Indonesia

Nissa, Chairun, Alisa, Intan, Nabil Nasution, Muhammad, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program pengentasan kemiskinan di Indonesia dari perspektif ekonomi politik dengan menyoroti peran negara, dinamika kepentingan politik, serta hubungan kekuasaan dalam perumusan… n dan implementasi kebijakan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui studi literatur terhadap dokumen kebijakan pemerintah, data resmi, laporan lembaga internasional, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan dan diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pengentasan kemiskinan di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat miskin, tetapi juga oleh kepentingan politik, politik anggaran, serta pengaruh elit politik dan birokrasi. Program bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan BLT berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan daya beli rumah tangga rentan, namun masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait ketepatan sasaran, eksklusi sosial, dan tata kelola data penerima manfaat. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan sosial yang berbasis data terpadu, akuntabel, dan berkelanjutan agar program pengentasan kemiskinan dapat mencapai tujuan jangka panjang secara lebih efektif.