Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan perolehan jumlah pendapatan dan beban PT Asuransi Allianz Life Indonesia Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggambarkan…
rkan kondisi perubahan yang terjadi pada laporan keuangan konsolidasian. Keterbaruan temuan pada penelitian ini yaitu kenaikan pendapatan disebabkan kenaikan tarif premi karena adanya kenaikan inflasi biaya medis yang mengakibatkan perusahaan melakukan repricing, sedangkan faktor internal yaitu peningkatan hasil investasi dikarenakan perusahaan melakukan peluncuran Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI). Kontribusi terbesar penyebab kenaikan beban yaitu adanya peningkatan biaya operasional. Sedangkan faktor eksternal disebabkan oleh klaim dan manfaat dibayar yang meningkat dikarenakan biaya medis meningkat.
Abstract:The rapid advancement of artificial intelligence (AI) has significantly impacted the healthcare sector, particularly in supporting the early detection of diabetes; however, many AI models still face challenges due to their…
ir black-box nature, where decision-making processes are not easily understood. This study aims to compare two Explainable Artificial Intelligence (XAI) methods, namely Local Interpretable Model-Agnostic Explanations (LIME) and SHapley Additive Explanations (SHAP), in interpreting the prediction results of an Artificial Neural Network (ANN) model using the Diabetes Health Indicator dataset. Prior to modeling, the data were preprocessed through cleaning and normalization to ensure quality and consistency. The trained ANN model was then analyzed using LIME and SHAP to evaluate the contribution of each feature to the prediction outcomes. The results show that both methods are capable of providing meaningful and interpretable explanations, although SHAP demonstrates more consistent and stable interpretations across the dataset. These findings highlight the importance of integrating XAI techniques to enhance model transparency, thereby increasing trust and supporting more reliable decision-making in clinical settings, particularly for diabetes diagnosis.
Abstract:This research is designed to examine how students use both denotative and connotative meanings in their everyday utterances within the campus environment. In daily communication, students do not rely solely on literal meanings;…
anings; instead, their language often conveys implied messages shaped by context, cultural background, and patterns of social interaction. To explore this phenomenon, the study applies a qualitative descriptive approach, focusing on naturally occurring conversations among students in various campus settings. Data were collected through careful observation and documentation of students’ spoken interactions, allowing for an in-depth understanding of how meaning is constructed in real-life situations. The results indicate that students actively employ both denotative and connotative meanings in their speech. However, connotative meanings appear more dominant, particularly in informal contexts such as casual conversations with peers. This tendency highlights the role of language as a flexible and dynamic tool for expression. Furthermore, the frequent use of connotative language demonstrates students’ creativity in conveying ideas, emotions, and attitudes. It also reflects how language functions as a marker of social identity, helping students build relationships and express group belonging within the academic community.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis potensi formulasi teh herbal berbasis bunga telang (Clitoria ternatea), jahe (Zingiber officinale), dan sereh (Cymbopogon citratus) sebagai minuman fungsional. Metode…
tode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA 2020 melalui tahapan identifikasi, screening, eligibility, dan inklusi terhadap artikel yang relevan dari berbagai basis data ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga bahan tersebut mengandung senyawa bioaktif utama seperti antosianin, flavonoid, polifenol, dan minyak atsiri yang berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Bunga telang berperan dominan dalam memberikan warna alami dan aktivitas antioksidan, jahe berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan dan sensasi hangat, sedangkan sereh memberikan aroma khas serta efek antimikroba. Kombinasi ketiga bahan menunjukkan potensi sinergis dalam meningkatkan kualitas fungsional dan karakteristik sensorik minuman herbal. Namun demikian, penelitian sebelumnya masih terbatas pada penggunaan bahan tunggal atau kombinasi parsial. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan yang lebih komprehensif untuk mengoptimalkan formulasi serta menguji efektivitasnya secara empiris.
Abstract:Tujuan penelitian ini Untuk Mengembangkan dan mengimplementasikan model infrastruktur Jaringan Komputer pada SMK Muhammadiyah Marioriwawo menggunakan metode PPDIOO. Adapun metode yang Untuk proses perancangan jaringan metode…
tode mempergunakan metode “The PPDIOO network lifecyle” dimana metode ini sudah dipakai oleh cisco. PPDIOO memiliki keunggulan yang utama yakni bisa membuat total biaya kepemilikan (TCO) menjadi turun. Hasil implementasi Pada arsitektur jaringan yang di bangun ini akan menggunakan topologi star dengan pertimbangan efisiensi biaya dan efektivitas transfer data antar komputer di dalam jaringan dan pengembangan dan pengelolaan jaringan. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu Penerapan infrastruktur jaringan yang yang di gunakan untuk mentrasfer data antar komputer pada LAB belum terkoneksi jaringan antar komputer ,Menghasilkan perancangan jaringan komputer Local Area Network ( LAN ) yang dapat di gunakan pada LAB SMK Muhammadiyah Marioriwawo untuk proses mentransfer data dengan menggunakan jaringan komputer Local Area Network ( LAN ), hasil pengujiannya jaringan komputer pada LAB SMK Muhammadiyah Marioriwawo sudah terkoneksi pada jaringan
Abstract:Pemanfaatan sistem informasi dalam pemerintahan daerah menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif dan berbasis data. Pemerintah daerah dituntut mampu mengolah data yang dihasilkan dari aplikasi…
kasi layanan publik menjadi informasi yang ringkas, akurat, dan mudah dipahami oleh pengambil keputusan. Pemerintah Kabupaten Batubara telah mengembangkan aplikasi SIBAHAGIA (Sistem Informasi Batubara Harus Giat Inovasi) sebagai salah satu inovasi daerah yang menghasilkan data terkait aktivitas dan partisipasi digital masyarakat. Namun, data tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam bentuk informasi strategis untuk mendukung proses pengambilan keputusan, khususnya pada program literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan informasi pemerintah daerah serta merancang dashboard sistem informasi literasi digital berbasis data aplikasi SIBAHAGIA. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan melalui studi dokumen dan wawancara dengan pemangku kepentingan pemerintah daerah, perancangan dashboard menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC), serta pemodelan visualisasi informasi yang mengacu pada indikator kinerja utama (Key Performance Indicators). Hasil penelitian berupa rancangan dashboard yang menyajikan informasi literasi digital secara terintegrasi, meliputi tingkat penggunaan aplikasi, sebaran pengguna, dan capaian program literasi digital. Rancangan dashboard ini diharapkan dapat membantu pemerintah Kabupaten Batubara dalam melakukan monitoring dan evaluasi program literasi digital secara lebih efektif, serta mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan sistem informasi pemerintahan daerah berbasis dashboard.
Abstract:This study examines the management processes involved in developing green infrastructure for Islamic educational institutions, specifically focusing on the construction of madrasah buildings using green building concepts.…
. It investigates how environmental sustainability principles can be systematically integrated into the planning, design, construction, and operational phases of madrasah development projects. Utilizing a qualitative case study approach combined with document analysis, this research analyzes two madrasah building projects in Indonesia that have implemented green building strategies. Data were collected through in-depth interviews with project managers, architects, contractors, madrasah leaders, and stakeholders, alongside analysis of project documents, designs, and specifications. Findings reveal that successful implementation requires an integrated management approach encompassing green design adaptation to local context, sustainable material sourcing, energy and water efficiency integration, waste management during construction, and life-cycle cost considerations. The study identifies key enablers including leadership commitment, technical expertise, community participation, and Islamic ethical alignment, while highlighting challenges such as budget constraints, regulatory gaps, and technical capacity limitations. This research contributes a framework for madrasah green building project management that balances environmental responsibility with educational functionality and Islamic architectural values.
Abstract:Divorce has been done then this has hurt the gift and also the union that has been given by God and this violates the goal of Christian life which is a mistake and a sin in the eyes of God. The affirmation of the prohibition…
tion of divorcing a marriage must always be adhered to and the Lord Jesus said it very clearly
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana emosi dan gaya hidup memengaruhi konsumsi kopi kekinian di kalangan generasi Z. Dengan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan 25 responden berusia antara 18 hingga…
ngga 26 tahun untuk mengkaji motivasi, pola konsumsi, dan pengaruh sosial yang berkaitan dengan perilaku konsumsi kopi. Temuan menunjukkan bahwa keputusan untuk mengonsumsi kopi lebih dipengaruhi oleh faktor emosional dan social, seperti kebutuhan untuk relaksasi, penghargaan diri, dan tekanan dari lingkungan social dibandingkan dengan pertimbangan fungsional semata. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika perilaku konsumsi di kalangan generasi Z dan menyarankan pengembangan strategi pemasaran yang lebih adaptif dan efektif untuk produk kopi kekinian.
Abstract:Lingga Village in Karo Regency, North Sumatra, is a cultural village that preserves the traditional architecture of the Karo people, particularly the Siwaluh Jabu traditional house, which reflects the community’s life philosophy,…
philosophy, social order, and spirituality. The surrounding environment of these traditional houses remains poorly organized, with vacant land left unmanaged and declining awareness of cultural preservation, resulting in suboptimal utilization of the area’s aesthetic value, cultural function, and tourism potential. This community service program aims to arrange a cultural garden around the traditional houses while empowering the local community to manage the cultural landscape in a sustainable manner, with a focus on preserving cultural identity, improving environmental quality, and strengthening the local economy through the development of cultural tourism and agrotourism. The implementation method adopts a community-based participatory approach, carried out through several stages: site observation and mapping, focus group discussions, planning and designing the cultural garden, training and knowledge transfer, collective implementation of garden arrangement, as well as evaluation and documentation. The garden design integrates the orientation of the Siwaluh Jabu house, the cosmological meaning of space, ecological landscape principles, and the selection of local vegetation with symbolic, aesthetic, and economic value, organized into aesthetic, educational, and productive zones. The results of the program indicate the establishment of a well-arranged cultural garden rich in Karo cultural symbols, increased community capacity and participation, and the creation of a sustainable cultural landscape management model that functions as a “living laboratory” combining aesthetic, educational, economic, and spiritual roles. This model positions the community as the main actor and holds potential to be replicated in other cultural villages with similar characteristics.