Search Articles & Publications

Showing 1926 articles found for "Dasar"

Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa Yang Partisipatif 

Ema Novithania, Yahnu Wiguno Sanyoto, Eva Susanti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif di Desa Tanjung Besar Kecamatan Mekakau Ilir Kabupaten Ogan Komering… Ulu Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ilmu pemerintahan (Pendekatan Pembangun), dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemerintah desa, LPM, kepala dusun, masyarakat, dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran LPM telah berjalan, ditinjau dari indikator harapan sebagai penghubung antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mendorong partisipasi, indikator norma yang didasarkan pada aturan yang berlaku meskipun penerapannya masih fleksibel, serta indikator wujud perilaku yang terlihat dalam keterlibatan LPM pada musyawarah, pembangunan, dan gotong royong. Namun, pelaksanaan peran tersebut belum optimal karena belum merata di seluruh wilayah desa. Pada indikator penilaian dan sanksi, evaluasi telah dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat, tetapi sanksi masih bersifat informal. Kondisi ini menunjukkan bahwa peran LPM perlu ditingkatkan agar partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan desa dapat berjalan lebih optimal dan merata.

Pengaruh Current Ratio dan Total Asset Turnover terhadap Return on Asset (Studi pada Perusahaan Subsektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020–2024)

Salma Risna Rahmadini, Nurhadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR) dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap Return on Asset (ROA) secara parsial maupun simultan pada perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar… daftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Kesenjangan penelitian (gap) yang mendasari kajian ini adalah belum konsistennya hasil penelitian terdahulu mengenai hubungan antara likuiditas, efisiensi penggunaan aset, dan profitabilitas, serta masih terbatasnya penelitian yang berfokus pada subsektor tekstil dan garmen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan keuangan enam perusahaan sampel yang dipilih melalui purposive sampling, sehingga diperoleh 30 data observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset, sedangkan Total Asset Turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Asset. Secara simultan, Current Ratio dan Total Asset Turnover berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset dengan kontribusi sebesar 32,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi penggunaan aset memiliki peran yang lebih menentukan dibandingkan likuiditas jangka pendek dalam menentukan profitabilitas perusahaan tekstil dan garmen..

PENINGKATAN KARSA MURID KELAS IV MELALUI PEMBELAJARAN NUMERASI KONTEKSTUAL KOLABORATIF BERBASIS MBAK DEKA

Sumarto, Hadi
Abstract: Numerasi merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar, tidak hanya dalam kemampuan berhitung, tetapi juga dalam menggunakan konsep matematika untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan kehidupan… upan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran numerasi kontekstual kolaboratif berbasis MBAK DEKA dalam meningkatkan KARSA murid kelas IV. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 33 murid, terdiri atas 20 laki-laki dan 13 perempuan. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, hasil kerja murid, dan catatan refleksi selama proses pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MBAK DEKA memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan kolaboratif. Perkembangan KARSA terlihat melalui munculnya inisiatif, keaktifan, kemampuan berkolaborasi, keberanian mengemukakan gagasan, tanggung jawab, dan kreativitas murid dalam menyelesaikan tantangan numerasi. Aktivitas pembelajaran yang memberikan ruang kepada murid untuk berdiskusi, menentukan strategi, menyelesaikan masalah, dan mengomunikasikan hasil mendorong murid menjadi subjek aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran numerasi kontekstual kolaboratif berbasis MBAK DEKA dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang tidak hanya mendukung pengembangan kemampuan numerasi, tetapi juga memperkuat KARSA murid melalui pengalaman belajar yang bermakna.

PENDAMPINGAN DIGITALISASI UMKM DESA KUTAKEMBARAN: DARI PRODUK LOKAL MENUJU PASAR DIGITAL

Nur Azizah, Indah, Putri Cahyani, Anggun, Malik, Arifudin, Nur Azizah, Indah, Rizky Daemawan, Muchamad, Zaqi Amali, Muhammad, Rohadatul ‘Aisylah, Zahra, Wachjuni, Wachjuni, Sopyan, Yayan
Abstract: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kutakembaran, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan pada umumnya masih memasarkan produk secara konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal,… l, ditandai dengan belum adanya identitas merek yang jelas, kualitas foto produk yang kurang menarik, minimnya pemahaman konten promosi, serta belum dimanfaatkannya WhatsApp Business dan marketplace sebagai kanal pemasaran. Kegiatan pengabdian ini merupakan kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HMBD) Universitas Kuningan dengan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Kutakembaran yang bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam membangun branding, menghasilkan foto produk dan konten promosi yang menarik, memanfaatkan WhatsApp Business, serta mengenal dan mempraktikkan penjualan melalui marketplace Shopee. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 di Balai Desa Kutakembaran melalui metode pemaparan materi yang dipadukan dengan praktik langsung, meliputi tujuh pokok bahasan yaitu branding, foto produk, desain konten dan copywriting, WhatsApp Business, marketplace Shopee, promosi media sosial, dan simulasi perjalanan konsumen. Kegiatan diikuti oleh sekitar 25 pelaku UMKM yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi WhatsApp Business paling diminati peserta karena kedekatannya dengan kebiasaan komunikasi sehari-hari, sementara sesi pembuatan toko Shopee menghadapi kendala karena sebagian besar peserta belum memiliki akun sehingga membutuhkan pendampingan lebih intensif. Melalui kegiatan ini, peserta berhasil menghasilkan aset digital dasar berupa identitas merek, foto produk, desain konten promosi, dan akun WhatsApp Business yang siap digunakan untuk mendukung pemasaran produk lokal ke pasar digital.

STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN HALSEAN COFFEE DAN RESTO DALAM MENDUKUNG ENTREPRENEURSHIP GENDER DI KOTA CIMAHI

Ariyanti, Nanda, Nuratri, Bangkit
Abstract: Perkembangan industri coffee shop di Indonesia meningkat pesat dengan konsep yang semakin beragam. Fenomena ini tidak terlepas dari meningkatnya daya beli masyarakat kelas menengah dan ketertarikan generasi muda terhadap… gaya hidup kekinian, Persaingan yang semakin ketat membuat pelaku usaha coffee shop dituntut untuk memiliki strategi pemasaran yang efektif agar dapat bertahan dan berkemabang. Namun, coffee shop ini masih menghadapi tantangan berupa kurang optimalnya strategi pemasaran sehingga berdampak pada volume penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang saat ini diterapkan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan volume penjualan guna mendukung kewirausahaan berbasis gender. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, karyawan, pelanggan, dan pemangku kepentingan terkait. Analisis data menggunakan kerangka kerja bauran pemasaran (7P) dan analisis SWOT, sedangkan validitas data diverifikasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Halsean Coffee dan Resto telah menerapkan strategi pemasaran berdasarkan elemen 7P: produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Faktor pendukung meliputi kualitas produk, harga yang kompetitif, lokasi strategis, pelayanan yang baik, dan meningkatnya minat masyarakat terhadap coffee shop. Faktor penghambat meliputi promosi digital yang belum optimal, inovasi produk yang terbatas, kendala sumber daya manusia, dan persaingan bisnis yang ketat. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan promosi digital, peningkatan inovasi produk, pengembangan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan temuan analisis SWOT untuk meningkatkan volume penjualan secara berkelanjutan.

PENGUATAN TALENT MANAGEMENT SEBAGAI FONDASI KEPEMIMPINAN ORGANISASI MAHASISWA: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI PEMBEKALAN MATERI PADA LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN MAHASISWA (LDKM) HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI

NUGRAHA, DERRY, JOKO, FATRA SYAHLAN, MIFTAH AMIR, R. EDY RACHMADIO
Abstract: The leadership of student organizations is an important foundation for the sustainability and effectiveness of student activities in higher education institutions. However, many student organization leaders do not yet have… ve a sufficient understanding of how to identify, develop, and maintain the potential of members (talent management), resulting in the leadership regeneration process often being less than optimal. This community service activity was conducted in the form of material preparation for the Student Leadership Basic Training (LDKM) organized by the Student Association (HIMA) of Economic Education on August 9, 2026, at Villa Cantik, with the theme "The Urgency of Leadership." A total of 55 students participated as event participants. The material presented focuses on talent management within organizations, covering the identification of member potential, competency development strategies, and mapping the regeneration of management. The implementation methods include interactive lectures, group discussions, and organizational case studies. The results of the activity show an increase in participants' understanding of the concept of talent management, marked by high enthusiasm in discussions and the participants' ability to formulate strategies for managing members' potential in organizational case simulations. This activity made a tangible contribution to strengthening students' leadership capacities and opened up opportunities for sustainable collaboration between academics and student organizations within the Economics Education Study Program

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi 'Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita?' pada Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar

Enjelina Br Ginting, Ayu Melinda Br Ginting
Abstract: Penelitian dilatarbelakang oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi "Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita?". Hal ini disebabkan oleh pembelajaran… yang masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang aktif dalam memahami konsep kebutuhan, keinginan, dan kegiatan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV Sekolah Dasar melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 25 orang. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada tes awal (pra-siklus), persentase ketuntasan klasikal hanya mencapai 44%. Setelah diterapkan model PBL pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 68%, dan pada siklus II meningkat signifikan mencapai 88%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS materi "Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita?" pada peserta didik kelas IV Sekolah Dasar.

Konversi Agama, Proses, dan Faktor yang Memengaruhinya dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam

Fuad, Anisul, Rokhimah, Siti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena konversi agama beserta proses dan faktor-faktor yang memengaruhinya dari kacamata psikologi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode… etode studi kepustakaan (library research) dan menerapkan teknik analisis isi terhadap berbagai literatur akademik mutakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konversi agama merupakan proses transformasi kognitif, afektif, dan psikomotorik yang mendalam dan berlangsung secara bertahap, meliputi fase kegelisahan batin, pencarian spiritual, perjumpaan dengan ajaran baru, pengambilan keputusan, hingga tahap komitmen. Proses ini sangat dipengaruhi oleh faktor internal seperti krisis identitas dan pencarian makna hidup, serta faktor eksternal yang mencakup keluarga, komunitas, relasi sosial, dan peran media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konversi agama bukan sekadar perpindahan identitas formal, melainkan proses pendidikan jiwa yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan. Pembinaan bagi pelaku konversi (muallaf) perlu mengintegrasikan konsep dasar psikologi pendidikan Islam secara holistic yakni fitrah, tarbiyah, ta’lim, ta’dib, dan tazkiyatun nafs dengan pendekatan yang humanis dan empatik agar terbentuk identitas keberagamaan yang sehat dan matang.

Strategi Pengembangan Obyek Wisata Kampung Tematik (Studi Di Kampung Jawi Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang)

Mochammad Wildan Huda, Eppy Yuliani
Abstract: Penelitian ini berangkat dari berbagai isu utama yang menghambat keberlanjutan dan optimalisasi potensinya, seperti keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung wisata, seperti akses jalan, sanitasi, dan akomodasi… yang belum memadai, sehingga mengurangi kenyamanan wisatawan dan daya tarik destinasi, minimnya upaya promosi dan pemasaran, yang menyebabkan rendahnya kunjungan wisatawan, rendahnya kemampuan sumber daya manusia dalam pengelolaan wisata, termasuk kurangnya pelatihan bagi masyarakat lokal Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif agar mencapai tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan objek wisata Kampung Tematik di Kampung Jawi, seacara rinci menggunakan analasis skala likert dan analisis SWOT , pengumpulan data primer yaitu wawancara, observasi kuisoner, dan data sekunder yaitu survey instansional dan literatur web Berdasarkan hasil analisis konsep 4A, dapat diketahui bahwa komponen Ancillary dengan hasil 4,07 menjadi aspek yang paling kuat dalam mendukung pengembangan Kampung Jawi, diikuti oleh Atraksi yaitu 3,99 dan Amenitas yaitu 3,70 yang juga berada dalam kategori baik. Sementara itu, Aksesibilitas yaitu 3,27 menjadi aspek yang masih perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut karena memiliki nilai rata-rata terendah. Berdasarkan hasil analisis SWOT, diperoleh nilai IFAS sebesar 6,16 dan EFAS sebesar 5,79. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kekuatan internal yang dimiliki Kampung Jawi lebih besar dibandingkan pengaruh faktor eksternal yang dihadapi. Kondisi ini menempatkan Kampung Jawi pada penerapan strategi ST (Strength–Threat) dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menghadapi tantangan eksternal melalui penguatan identitas budaya, peningkatan kemandirian pengelolaan, dan pengembangan inovasi wisata dalam jangka menengah (3–5 tahun).  

Praktik Pemanfaatan Dana Desa, Studi Kasus Dana Ketahanan Pangan Untuk Peternakan Susu Kambing Dan Budidaya Melon Premium Di Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal

Nurul Azmiyati
Abstract: Program Ketahanan Pangan Desa adalah inisiatif strategis yang mewajibkan penggunaan minimal 20% Dana Desa (sesuai Permendes No. 2 Tahun 2024) untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan warga secara… ecara mandiri dan berkelanjutan. Program ini berfokus pada nabati/hewani, pengelolaan lumbung, dan penguatan BUMDes. Susu kambing adalah alternatif susu sapi yang kaya nutrisi, lebih mudah dicerna, dan mengandung protein, kalsium, serta prebiotik tinggi untuk meningkatkan imunitas dan kesehatan pencernaan. Budidaya melon premium (seperti varietas Inthanon, Kinanti, atau Fujisawa) sangat diminati karena menawarkan harga jual jauh lebih tinggi, rasa jauh lebih manis dan renyah, serta keamanan konsumsi (rendah/bebas pestisida) dibandingkan melon konvensional. Dengan mendasarkan beberapa alasan di atas, KUB ( Kelompok Unit Bersama ) Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal memanfaatkan dana pada program ketahanan pangan desa untuk petermakan kambing dan budidaya melon premium. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif kualitatif. Penelitian bertujuan untuk Untuk mengkaji proses perencanaan dan implementasi pemanfaatan dana desa, untuk mengetahui seberapa efektif program peternakan kambing perah dan budidaya melon premium dalam peningkatan pengembangan ekonomi pedesaan dan untuk menelaah peran dan kontribusi kedua kegiatan peternakan kambing perah dan budidaya melon dalam pengembangan pembangunan desa. Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai proses perencanaan dan implementasi pemanfaatan dana desa serta menjadi dasar bagi pemanfaatan program dana desa lainnya kedepannya