Search Articles & Publications

Showing 271 articles found for "Lindu"

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK TERDAKWA DALAM PENYELESAIAN PERKARA PIDANA DI GORONTALO

Mozin, Nopiana
Abstract: Based on research results witness or victim protection is regulated in Law no. 13 of 2006 and to find out how the legal protection of the rights of the defendant in criminal cases in Gorontalo the violation of the defendant… ant was carried out by the investigator both from the beginning of the process until the end of the process. The human rights law must be fulfilled and there are several violations committed by the investigator both intentionally or unintentionally. The defendant's human rights are listed in Law No. 8 of 1981 concerning criminal procedural law in article 98 paragraph 1 explains"If an act which forms the basis of an indictment in an examination of a criminal case by a district court results in a loss for another person, the presiding judge may at the request of that person determine to incorporate the case for the compensation claim to the criminal case".Paragraph (2) explains;"The request referred to in paragraph (1) may only be submitted at the latest before the public prosecutor recommends a criminal charge. In the event that the public prosecutor is not present, the request is submitted no later than before the judge passes the sentence ".The defendant's human rights law is a right that must be carried out by the investigator from the beginning of the process until the end of the investigation process.  

LITERATURE RIVIEW : ANAK BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Sirod, Alwan
Abstract: Salah satu aspek yang paling penting dalam pembangunan sosial dan hukum yakni terkait perlindungan terhadap anak. Anak sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang kehadirannya menjadi sebuah kebahagiaan dan harapan bagi orang… orang tuanya. Dalam melakukan literature riview, penulis menggunakan metode kepustakaan (library research), dengan cara melakukan pengumpulan data dari sumber sumber literasi seperti buku, jurnal selain itu dapat pula berupa bahan dokumentasi, jurnal, surat kabar maupun majalah. Ada 3 topik pembahasan, antara lain pengertian anak, kedudukan anak dan hak hak anak dalam peraturan perundang-undangan. Kelebihan dalam buku ini yakni substansi buku sudah mengakomodir berkaitan dengan haka nak dalam peraturan perundang-undangan, Dimana didalamya termat aturan aturan yang dijabarkan secara rinci dengan penjabaran yang lugas dan jelas, sedangkan untuk kekurangannya, untuk desain cover sedikit terkesan monoton, perlu penggunaan cover yang lebih menarik. Kata Kunci : Pengertian Anak, Kedudukan Anak dan Hak Hak Anak

Manajemen Pelayanan Organisasi Perkumpulan Harmoni Alam Papuana di Papua Selatan

Ryvelyno Michaelriyo Alan David’S Moesieri
Abstract:  Perkumpulan Harmoni Alam Papuana adalah organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat adat di Provinsi Papua Selatan. Organisasi ini aktif dalam mengadvokasi perlindungan… rlindungan hak-hak masyarakat adat, khususnya terkait dengan akses terhadap sumber daya alam dan pemanfaatan ruang hidup mereka.     Salah satu inisiatif penting yang dilakukan adalah kolaborasi dengan Badan Registrasi   Wilayah Adat (BRWA) untuk mendorong konsolidasi dan kerja kolaboratif antar organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut. Melalui diskusi "Para-para Harapan", Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berupaya memperkuat pencapaian dan tujuan masing-masing organisasi dalam menghadapi dinamika pembangunan di Provinsi Papua Selatan.     Selain itu, organisasi ini juga terlibat dalam upaya mendesak pemerintah untuk menangani krisis pangan dan kebakaran hutan yang melanda wilayah tersebut. Bersama dengan enam organisasi lainnya, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana menyuarakan pentingnya tindakan darurat untuk menyelamatkan dan memenuhi hak masyarakat adat yang terdampak krisis iklim dan kesulitan pangan.     Perkumpulan Harmoni Alam Papuana juga berpartisipasi dalam lokakarya inklusif yang bertujuan untuk pemajuan, penghormatan, dan perlindungan hak masyarakat adat serta lingkungan hidup di Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat adat dari berbagai kabupaten dan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan lembaga terkait.     Melalui berbagai kegiatan tersebut, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berkomitmen untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam, serta memastikan keberlanjutan budaya dan kehidupan masyarakat adat di Papua Selatan. Kata Kunci : Manajemen Pelayanan; Pelayanan Organisasi; Perkumpulan harmoni alam papuana

Peran Pendidikan IPS dalam Meningkatkan Literasi Perlindungan Konsumen di Era Digital: Studi Literatur

Bayu Aji Saputra Hasibuan, Desy Safitri, Sujarwo
Abstract: The advancement of digital technology has transformed consumption patterns while simultaneously increasing risks related to consumer protection, including online fraud, information manipulation, and misuse of personal data,… ta, thereby requiring more critical and comprehensive literacy skills. This study addresses the problem of low consumer protection literacy, as indicated by high levels of impulsive consumption behavior, limited understanding of consumer rights and obligations, and an imbalance between the intensity of technology use and the ability to evaluate information effectively. The purpose of this research is to examine the role of Social Studies education in enhancing consumer protection literacy, its integration into the learning process, and the effectiveness of its implementation in the digital era through a literature review approach. The findings reveal that consumer protection literacy remains at a moderate to low level, yet it has a significant relationship with rational economic decision-making and the ability to mitigate digital risks. Social Studies education has been proven effective in improving such literacy through contextual, interactive, and experience-based learning, which strengthens students’ understanding, attitudes, and skills as consumers. The novelty of this study lies in the conceptual and practical integration of consumer protection literacy into Social Studies learning, encompassing cognitive, affective, and behavioral dimensions, as well as emphasizing pedagogical strategies based on case studies and reflective discussions as effective approaches to shaping intelligent and responsible consumers in the digital era.

Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi Usaha Kreatif Lokal dalam Mendukung Sektor Pariwisata

Seharja, Sesde, Rusmini, Andin
Abstract: Tourism and the creative industry have an inseparable link, these two things are an emotional link between visitors and the tourist destinations they visit, namely in the form of souvenirs, as mementos to take home after… traveling. Advances in digital technology have increased the distribution of information related to work and creativity so that the risk of work theft and copyright infringement is very vulnerable to occurring and this can be detrimental to creative industry players. This research uses qualitative methods with a literature approach in the form of laws, government regulations, articles and books that are relevant to the research topic. This research aims to provide an understanding of the importance of registering Intellectual Property Rights for creative industry to ensure the law protection of the intellectual property that has been created. The research results show that every creative industry player needs to register copyrighted works with the Directorate General of Intellectual Property. Apart from that, synergy is needed between the Government and the public in increasing awareness of creators or creative industry players to register copyrighted works as Intellectual Property Rights through regulations and facilities provided by the authorized government institution, namely the Directorate General of Intellectual Property, Ministry of Law and Rights. Indonesian Human Rights so that creative works receive legal protection.

Jarak Penempatan Lightning Arrester sebagai Pelindung Transformator terhadap Tegangan Lebih pada Gardu Induk 150 Kv Harapan Baru

Toyib, M. Zainuddin, Rusdiansyah, Bustani, La Bima
Abstract: The substation is part of the electrical energy distribution system, therefore depending on its function it must be protected from disturbances that cause disruption to the distribution of electrical energy. One of the important… mportant equipment in a substation is a transformer, and the protection device used is a lightning rod. With its good characteristics, the arrester plays a role in bypassing lightning currents so that the equipment does not produce high overvoltages. The analysis results show that the maximum distance between the arrester and the transformer is 10.96 meters, while the installation distance in the field is 3.2 meters, so the arrester can still protect the transformer because it is still lower than the maximum distance. Allowed. After the arrester turns on for 9.54 μs, the voltage on the transformer will drop. And because the BIL of the transformer is 650 KV and the peak voltage reaches 751.3 kV at 300 μs, the arrester can still protect the transformer.

Kesetaraan Gender dalam Program Pemberdayaan Perempuan untuk Mewujudkan Keluarga Sejahtera

Maulina, Arifani, Syaprianto
Abstract: Program pemberdayaan perempuan merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup keluarga melalui pendekatan kesetaraan gender. Perempuan memiliki peran strategis dalam pengelolaan… engelolaan keluarga, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam akses, partisipasi, dan pengambilan keputusan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung penguatan kesetaraan gender dalam program pemberdayaan perempuan guna mewujudkan keluarga sejahtera. Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pemberdayaan perempuan yang difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Riau, meliputi pendampingan kelompok perempuan, sosialisasi kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, pendampingan kegiatan, dan dokumentasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi prinsip kesetaraan gender dalam program pemberdayaan perempuan mampu meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan keluarga, memperkuat peran ekonomi perempuan, serta mendorong terciptanya relasi keluarga yang lebih adil dan harmonis. Program pemberdayaan perempuan berbasis kesetaraan gender terbukti berkontribusi positif terhadap terwujudnya keluarga sejahtera secara sosial dan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dalam penguatan peran perempuan dan keluarga.

Analisa Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Di PT. Wonojati Wijoyo Kediri Mewujudkan Lingkungan Kerja Aman Dan Produktif

Budi Hartono
Abstract: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam operasional perusahaan yang bertujuan melindungi tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi… i K3 di PT. Wonojati Wijoyo Kediri guna mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan memberikan rekomendasi untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian observasional, melibatkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Wonojati Wijoyo telah memiliki dasar program K3, namun terdapat kelemahan dalam sosialisasi kebijakan, kepatuhan penggunaan APD, kondisi APD, dan sistematisasi manajemen risiko. Kekuatan terletak pada komitmen awal manajemen dan ketersediaan infrastruktur K3 dasar. Kesimpulannya, implementasi K3 di PT. Wonojati Wijoyo memerlukan perbaikan berkelanjutan melalui penguatan pelatihan, peningkatan kualitas APD, optimalisasi pengawasan, dan peningkatan keterlibatan karyawan untuk mencapai lingkungan kerja yang aman dan produktif secara optimal. Upaya ini penting untuk menunjang keberlangsungan dan efisiensi perusahaan.

Efektivitas Psikoedukasi Berbasis Personal Safety Questionnaire Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Keselamatan Pribadi Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual

Muh Rajan Piara, Salsabila Mursah, Amirah Nursalsabillah Tamim, Ratu Alisya Deswina, Dino Rizadman Rahia, Wahyu Woliyono
Abstract: Peningkatan kasus kekerasan seksual di kalangan remaja saat ini semakin meningkat, hal ini tentunya sangat mengkhawatirkan. Di Indonesia sendiri khususnya di Kota Baubau, terdapat 251 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan… empuan dan anak. Sepanjang tahun 2024, kasus kekerasan seksual terhadap anak tercatat sebagai kasus paling dominan di kota Baubau dengan jumlah mencapai 29 kasus. Melihat tingginya angka tersebut serta rentannya remaja menjadi korban, sehingga diperlukan intervensi edukatif yang dapat membekali siswa dengan keterampilan perlindungan diri. Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya pendidikan keselamatan pribadi dalam menghadapi tindakan kekerasan seksual. Psikoedukasi dilaksanakan di SMPN 1 dan SMPN 9 Baubau dengan melibatkan 58 siswa. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test untuk mengevaluasi efektivitas intervensi. Materi disampaikan secara interaktif melalui ceramah, diskusi, refleksi diri, dan ice breaking. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan berdasarkan hasil uji Wilcoxon (p = 0.003). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai kekerasan seksual serta pentingnya perlindungan diri. Dengan meningkatnya pemahaman siswa, diharapkan mereka mampu mengambil sikap preventif dan berani melaporkan jika mengalami atau menyaksikan kekerasan seksual. Oleh karena itu, psikoedukasi sangat direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam program pendidikan di sekolah sebagai langkah pencegahan yang berkelanjutan.

Peran Calistung Dalam Stimulasi Kognitif Pada Anak Memerlukan Perlindungan Khusus Di Sentra Wirajaya Makassar

Faradillah Firdaus, Putri Dewi Ananda Arifin M.Nr, Putri Alvina Tarilsa, Andi Zanirah Regina Mandawana, Nur Sadrina Amanda Mulyadi
Abstract: Penelitian ini didasari oleh keterbatasan akses pendidikan pada anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok rentan, serta pentingnya dukungan pendidikan melalui rehabilitasi sosial seperti yang dilakukan di Sentra Wirajaya… ya Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian berjumlah dua orang AMPK yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pendamping sosial (Pensos), serta dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran program CALISTUNG (membaca, menulis, dan berhitung) dalam menstimulasi kemampuan kognitif Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di Sentra Wirajaya Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CALISTUNG memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan aspek kognitif anak, terutama dalam hal pengenalan huruf, angka, serta kemampuan dasar membaca dan menulis. Program ini juga membantu meningkatkan kepercayaan diri anak dan keterampilan sosial dasar.