Showing 30 articles found for "Pelayanan"

Implementasi Payment Point Dalam Meningkatkan Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor SAMSAT Bondowoso

Aminatus Zahriyah, Ibrotul Hasanah, Vanisya Agni Macella
Abstract: Pajak di Indonesia merupakan salah satu sumber pendapatan utama bagi dan memegang peranan penting untuk menggerakkan roda perekonomian negara, belanja negara dan segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan negara. Jika… a dihitung dalam persentase, pajak menyumbang sekitar 80% dari total pendapatan negara. SAMSAT Payment Point merupakan layanan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan, Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, dan Santunan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas jalan yang tempat pelaksanaannya di luar gedung Kantor Bersama SAMSAT dan masyarakat pemilik kendaraan bermotor dapat melakukan pendaftaran dan pembayaran di tempat yang strategis atau pusat keramaian. SAMSAT Payment Point pada Kabupaten Bondowoso yaitu penerapan Sistem Layanan Online Payment Point pada UPT PPD Bondowoso banyak menggunakan sistem layanan ini, notice dari pelayanan online payment point berkisar 20 hingga 30 notice. Sistem ini sangat membantu dalam membayarkan tagihan pajak tanpa harus mendatangi kantor SAMSAT Bondowoso. Pelayanan ini mempermudah bagi Wajib Pajak (WP) yang bertempat tinggal jauh dari kantor SAMSAT Bondowoso. Payment Point hanya berlaku bagi Wajib Pajak tahunan. Dalam pelaksanaannya, UPT PPD Bondowoso memiliki dua lokasi tempat penerapan payment point yaitu di daerah Wonosari dan Prajekan. Disamping itu juga wajib pajak bisa menggunakan sistem Inovasi Sambel Bajak (Sambil Belanja Bayar Pajak) melalui Indomaret dan Alfamart juga dibeberapa aplikasi pembayaran seperti LinkAja dan Tokopedia.

Penerapan Sistem Brimen Dalam Pengarsipan Dokumen Pada Bank BRI Unit Tanggul 2 Jember

Andriani Maghfiroh F.S, Ghaitsa Tamara A.K, Ervina Dwi Z.A
Abstract: Dalam dunia perbankan teknologi informasi merubah suatu kebiasaan bagi karyawan dalam bekerja yang awalnya mereka melakukan pekerjaan mereka secara manual menjadi automatis sehingga pekerjaan mereka dapat terselesaikan dengan… engan cepat. Pada Bank BRI Unit  Tanggul 2 Jember telah menerapkan sistem brimen untuk penginputan dokumen nasabah. Pengarsipan dokumen merupakan salah satu aspek yang penting dalam pengelolaan data di Bank BRI. Sistem pengarsipan yang baik dan efisien akan membantu bank dalam menemukan dokumen dengan cepat dan mudah, menjaga keamanan dan kerahasiaan data nasabah dan juga dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem BRIMEN (BRI Document Management System) dalam pengarsipan dokumen pada Bank BRI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem BRIMEN memiliki beberapa manfaat, antara lain; Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengarsipan dokumen, Mempermudah pencarian dan akses dokumen, Meningkatkan keamanan dan keandalan dokumen, Mengurangi penggunaan ruang penyimpanan dokumen.

Sosialisasi Pelayanan Produk dan Jasa Simpanan Tabungan kepada Nasabah BMT Salafiyah Cabang Kalibaru

Rifatul Kiptiyah, Loviana, Setyaning Robyatul, Riza Agustiana
Abstract: BMT (Baitul Maal wat Tamwil) adalah lembaga keuangan non-bank yang awalnya dimaksudkan sebagai lembaga ekonomi nasional dengan fokus yang jelas pada masyarakat lapisan baah. Baitul Maal wat tamwil terbagi menjadi dua kata.… a. Baitul Maal artinya lembaga sosial (pengatur dana Zakat, Infaq, Shodaqoh) dan Baitul Tamwil artinya badan usaha. BMT NU Salafiyah telah berdiri kurang lebih 10 tahun dan bergerak di bidang jasa keuangan/pinjaman dan tabungan. BMT telah memperkenalkan sejumlah produk tabungan. Diantaranya adalah SIAGA (Tabungan Anggota), Tabungan Mudrarabah Umum dan Tabungan Deposito, SAHARA (Tabungan Haji dan Umroh), SABAR (Tabungan Idul Fitri), TABAH (Tabungan Mudralabah), Tabungan Wadiah, Tabungan Pendidikan, Tabungan Haji/Travel, penawaran tabungannya adalah sebagai berikut. Selain itu, BMT Salafiyah juga telah memperkenalkan produk pembiayaan/pinjaman, termasuk pembiayaan tambahan seperti dengan jaminan seperti BPKD (Badan Pemilik Kendaraan Bermotor) .

Peningkatan Akses Layanan Antar Jemput Tabungan dan Pembiayaan oleh BMT NU Cabang Grujugan kepada Nasabah

Sherly Handayani Safitri, Safitri, Devi, Kholifah, Siti
Abstract: Pelayanan atau yang sering disebut dengan service excelent merupakan sebuah hal atau kemampuan yang pasti dimiliki setiap instansi atau perusahaan. Maka hal tersebut pasti dilaksanakan dan dikembangkan oleh sebuah instansi… si ataupun perusahaan tersebut demi kemajuan ataupun keberlangsungan perusahaan kedepannya menjadi lebih baik dan mampu bersaing dengan kompetitor lainnya. Artikel ini dibuat sebagai bentuk hasil dari pengabdian penulis terhadap masyarakat melalui BMT NU Jawa Timur cabang Grujugan. BMT NU Jawa Timur adalah sebuah instansi yang bergerak di bidang lembaga keuangan dengan menggunakan system koperasi yang berbasis syari’ah, yang mana pada instansi tersebut terdapat produk tabungan dan pembiayaan sebagai produk dari instansi tersebut. Dengan adanya service excelentlah instansi tersebut akan tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, tanpa service excelent atau yang sering disebut dengan pelayanan yang prima BMT NU Jawa Timur tidak akan mampu tumbuh dan berkembang serta bersaing dengan kompetitornya di era 5.0 saat ini. Metode yang penulis gunakan dalam memperoleh hasil dan pembahasan yaitu dengan metode survei. Yang mana penulis terjun langsung kelapangan untuk memberikan pertanyaan kepada responden ( nasabah ) di BMT NU cabang Grujugan.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Kebersihan Gigi Dan Mulut Dengan Perilaku Menyikat Gigi Pada Siswa Kelas II Dan III Disekolah Dasar Negeri Cimone 8 Kota Tangerang

Dita Faradillah, Ida Faridah, Ria Setia Sari
Abstract: Latar Pendahuluan : Pengetahuan tentang kesehatan gigi sangatlah penting, terutama dalam hal menjaga kebersihan gigi. Dengan pengetahuan yang memadai, seseorang dapat memengaruhi sikap dan perilakunya dalam merawat kebersihan&#8230; sihan mulut, selain itu Periode usia anak sekolah 6-12 tahun adalah salah satu kelompok yang rentan akan penyakit gigi dan mulut. Tujuan: Tujuan umum pada penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kebersihan gigi dan mulut dengan perilaku menyikat gigi pada siswa kelas II dan III di Sekolah Dasar  Negeri Cimone 8  Kota Tangerang. Metode : Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik Sampel: Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Jumlah Sampel: jumlah sampel sama dengan populasi karena dimana jumlah sampel 100 siswa-siswi sama dengan jumlah populasi dan semuanya dijadikan sampel penelitian. Analisis Data: Analisis data mengunakan uji Chi Square test. Hasil Penelitian: Didapatkan  ada hubungan antara tingkat pengetahuan kebersihan gigi dengan perilaku menyikat gigi pada siswa kelas II dan III di Sekolah Dasar Negeri 8 Cimone Kota Tangerang, dengan nilai p=0,003 < 0,05.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan anatar pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap perilaku menyikat gigi. Saran: Diharapkan pihak sekolah dapat bekerja sama dalam upaya pelayanan asuhan kesehatan gigi dengan Program Studi Kesehatan Gigi untuk memberikan promosi kesehatan gigi secara kontinyu sehingga siswa sekolah dasar dapat meningkatkan budaya tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan benar.

Kinerja Sumber Daya Manusia Pada PT Bank Jatim Kantor Kas Pemerintah Daerah Lumajang

Dian Zahra Izzati, Devi Hardianti Rukmana
Abstract: Sumber daya manusia sangat berperan penting dalam setiap kegiatan instansi bank. Oleh karena itu diperlukannya pengelolaan sumber daya manusia yang baik, agar kinerja karyawan semakin meningkat. Kinerja karyawan sangat berpengaruh&#8230; erpengaruh terhadap pelayanan nasabah. Apabila kinerja karyawan buruk, maka pelayanan terhadap nasabah juga buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja sumber daya manusia Pada PT Bank Jatim Kantor Kas Pemerintah Daerah Lumajang. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research). Dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pada PT Bank Jatim Kantor Kas Pemerintah Daerah Lumajang, karyawan mengalami beban kerja yang berlebihan seperti double jod sehingga kinerja karyawan menurun. Oleh karenanya dipelurkan pengelolaan sumber daya manusia yang baik agar kinerja karyawan semakin meningkat sehigga tidak terjadinya double job.

Analisis Manajemen Risiko Pembiayaan Pada Produk Layanan Berbasis Jamaah (LASISMA) Tanpa Jaminan Di BMT NU Cabang Kalibaru

Moh Haris Balady, Risma Nur Kholifah, Tria Sughesti Adifa Winata
Abstract: Lembaga Keuangan merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam mengelolah dana umat. entah itu berbentu koperasi atau perbankan Syariah, keduanya sama-sama menyediakan berbagai macam produk yang ditawarkan kepada umat.&#8230; mat. mulai dari Produk Pembiayaan/Pinjaman hingga Tabungan/simpanan dengan berbagai macam Variannya dan masih banyak Lagi tawaran Produk Dari lembaga Keuangan Syariah. Pada Kesempatan Kali ini Penulis akan mengkaji salah satu produk pembiyaan lembaga keuangan syariah yaitu Pelayanan Berbasis Jamaah (LASISMA) tanpa jaminan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan manajemen risiko pembiayaan berbasis jamaah pada Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah di BMT NU Cabang Kalibaru Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif untuk menjawab permasalahan yang terjadi dengan mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian pada BMT NU Cabang Kalibaru Banyuwangi telah menerapkan manajemen risiko dalam pembiayaan Lasisma dengan menggunakan 3C yaitu Character, capacity, dan juga condition of economic.

Perancangan Sistem Informasi Inventaris Barang Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banyuwangi

Hasan Basori, A. Hamdani
Abstract: Revolusi Industri 5.0 menandai transisi menuju otomatisasi dalam berbagai proses, di mana teknologi internet tidak hanya menghubungkan manusia di seluruh dunia, tetapi juga menjadi fondasi bagi transaksi online antara pemerintah&#8230; merintah dan masyarakat. Teknologi berfungsi sebagai alat untuk mempermudah pekerjaan, dan seiring dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi semakin mendukung pengolahan data dan informasi. Salah satu penerapan teknologi informasi yang signifikan adalah dalam pengelolaan inventaris di instansi atau perusahaan, yang penting untuk mencatat dan memantau status barang inventaris. Inventarisasi merupakan kegiatan krusial yang mencakup pencatatan, penghitungan, dan pelaporan aset di setiap unit kerja. Hal ini berfungsi sebagai laporan penggunaan finansial dan tolak ukur kebutuhan sarana dan prasarana. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyuwangi saat ini memerlukan metode pengembangan sistem informasi inventaris barang. Meskipun telah menggunakan komputer untuk pendataan, masih terdapat kebutuhan untuk meningkatkan pengelolaan data inventaris. Oleh karena itu, perancangan sistem informasi inventarisasi barang menjadi solusi yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan inventaris di DPMPTSP, serta mendukung pengembangan pengelolaan inventaris di Kabupaten Banyuwangi.

Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Ketidakberdayaan Pada Pasien Hiv/Aids Di Ruang Isolasi Dahlia RSUD Wates

Dian Islamiati Machmud, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit kekurangan sistem imun yang disebabkan oleh retrovirus HIV tipe 1 atau HIV tipe 2. Infeksi HIV adalah infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel&#8230; l darah putih infeksi oleh HIV biasanya berakibat pada kerusakan sistem kekebalan tubuh secara progresif, menyebabkan terjadinya infeksi oportunistik dan kanker tertentu (terutama pada orang dewasa. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah suatu kumpulan kondisi klinis tertentu yang merupakan hasil akhir dari infeksi oleh HIV. Tujuan: Mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan di ruang Isolasi Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Wates. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan studi kasus. Subjek penelitian pada studi kasus ini adalah 1 pasien di RSUD Wates dengan gangguan sistem imunitas dengan diagnosa medis HIV/AIDS. Hasil: Dari hasil pengkajian dan pemeriksaan fisik didapatkan data pasien dengan keadaan umum lemah, merasa tertekan atau depresi, merasa bersalah, merasa takut, merasa cemas atau ansietas, merasa tidak berguna, merasa frustrasi, merasa menyerah dan pasrah, merasa tidak pasti untuk melanjutkan hidup. Diagnosis keperawatan utama adalah ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis. Pencapaian yang diharapkan pada kasus ini dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis yaitu dalam waktu 3 hari intervensi keperawatan masalah keperawatan dapat teratasi. Saran: Diharapkan bagi perawat, karya tulis ilmiah ini dapat diterapkan dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dewasa dengan HIV/AIDS sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.

Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Komplain Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam

Meliala, Sri Agustina, Muhammad Adiul Ilham, Hana Dhini Julia Pohan
Abstract: Pelayanan kefarmasian Rumah Sakit merupakan kegiatan yang berperan penting dalam menunjang pelayanan kesehatan. Ketepatan waktu dalam pelayanan dapat meningkatkan kepuasan pasien dan mengurangi komplain dari pasien. Adapun&#8230; un hasil observasi di RSUD Kota Subulussalam dibuktikan dengan adanya pasien yang berdiri dan ada juga yang duduk di tangga untuk menunggu nomor antrean nya. Menggunakan rancangan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh pasien rawat jalan yang melakukan pengobatan di RSUD Kota Subulussalam sebanyak 6550 orang dengan sampel sebanyak 98 orang yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji chi-square. menunjukkan bahwa variabel bukti nyata dengan dengan p-value 0,002<0,05, kehandalan dengan p-value 0,003<0,05, daya tanggap dengan p-value 0,000<0,05, jaminan dengan p-value 0,004<0,05, empati dengan p-value 0,003<0,05. Penelitian ada hubungan pengetahuan bukti nyata, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya komplain di instalasi farmasi RSUD Kota Subulussalam dengan p sig> 0,05. Disarankan agar petugas di instalasi farmasi tetap mempertahankan mutu pelayanan yang sudah baik dan meningkatkan mutu pelayanan yang masih kurang, sehingga pasien akan tetap merasa puas.