Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kebutuhan industri dan persepsi konsumen terhadap penerapan kemasan plastik biodegradable sebagai solusi pengurangan limbah plastik pada produk kopi bubuk di wilayah Lampung. Pendekatan…
endekatan yang digunakan bersifat kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 109 responden yang terdiri atas masyarakat umum, mahasiswa, dan pelaku usaha. Masalah pada penelitian ini adalah banyaknya sampah plastik yang dihasilkan dari kemasan kopi sachet yang sulit terurai sehingga menyebabkan pencemaran dah dapat merusak ekosistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan tanggapan positif terhadap kemasan biodegradable dengan nilai rata-rata di atas 3 pada skala 4. Berdasarkan hasil relative weight dari perhitungan HOQ menunjukkan bahwa kemasan berlabel “Eco-Friendly” (33,9%) menjadi prioritas utama, diikuti riset pasar regional (27,1%), bahan biodegradable (16,3%), efisiensi biaya (17,6%), dan bioplastik berbasis pati (5%). Hasil ini menegaskan pentingnya menyeimbangkan aspek estetika, keberlanjutan, efisiensi biaya, dan relevansi pasar agar kemasan kopi bubuk biodegradable tetap menarik dan kompetitif. Faktor yang dianggap paling penting mencakup keamanan bahan, daya tahan kemasan, desain visual, serta kemampuan terurai alami. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar industri kopi di Lampung mengembangkan kemasan berbasis bioplastik pati yang aman, memiliki label “eco-friendly”, dan diproduksi secara efisien agar tetap kompetitif di pasar.
Abstract:UMKM Dapoer Mimi menghadapi permasalahan pada kemasan take away makanan soto yang digunakan saat ini, yaitu desain yang kurang menarik, tidak ramah lingkungan karena berbahan plastik, serta kurang fungsional karena sering…
g menyebabkan tumpah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kemasan paper bowl berbahan serat bambu yang mampu memenuhi harapan konsumen dan mengatasi kelemahan kemasan eksisting. Metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD) untuk mentransformasi Voice of Customer (VOC) menjadi karakteristik teknis desain yang terukur melalui pembangunan House of Quality (HoQ). Hasil analisis HoQ menghasilkan spesifikasi teknis prioritas, yang meliputi: ketahanan suhu hingga 90°C (bobot 8%), ketebalan material 0,8–1,0 mm (bobot 6%), kandungan material daur ulang minimal 20% (bobot 11%), price premium justification (bobot 11%), serta desain yang memuat logo dan informasi produk yang jelas (bobot 6%). Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kemasan dengan spesifikasi tersebut diharapkan dapat menjadi solusi komprehensif yang meningkatkan kepuasan konsumen, nilai jual, sekaligus memperkuat komitmen keberlanjutan bagi UMKM Dapoer Mimi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan potensi keuntungan dalam budidaya tanaman cabe di Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu. Analisis ini mencakup biaya sewa lahan, pengolahan tanah, penggunaan bahan dan pupuk,…
k, serta biaya tenaga kerja yang diperlukan dalam proses budidaya cabe. Sewa lahan ¼ hektar dihargai Rp. 3.000.000, dengan biaya pengolahan tanah sebesar Rp. 4.000.000. Penggunaan plastik mulsa sebanyak 32 kg yang dihargai Rp. 30.000 per kg, serta pupuk NPK Mutiara sebanyak 100 kg seharga Rp. 1.300.000, menjadi komponen penting dalam persiapan awal tanam. Pupuk susulan menggunakan Pupuk Caliber 400 kg seharga Rp. 200.000 per 100 kg. Penggunaan obat-obatan meliputi peptisida Abamektin, Fungisida Bion M, dan Antracol. Dalam hal tenaga kerja, setiap hari diperlukan satu orang dengan gaji harian Rp. 100.000, dan pada saat panen, delapan orang dibutuhkan. Harga jual cabe diperkirakan mencapai Rp. 22.000 per kg. Berdasarkan komponen biaya dan hasil yang diperoleh, analisis ini memberikan gambaran mengenai keuntungan yang dapat diperoleh dari usaha budidaya cabe di desa tersebut, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan profitabilitas usaha tersebut.
Abstract:Pada perkembangan zaman dan kesadaran lingkungan yang semakin meningkat, penerapan akuntansi manajemen lingkungan menjadi penting bagi perusahaan termasuk dibidang pembuatan barang kerajinan tangan. Penelitian ini bertujuan…
uan untuk mengindentifikasi penerapan akuntansi manajemen lingkungan dalam meningkatkan produk inovasi pada UMK PKBM Tenggang Raso di Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari perusahaan UMK PKBM Tenggang Raso di Kota Padang dengan analisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMK PKBM Tenggang Raso telah menerapkan akuntansi manajemen lingkungan secara baik namun masih perlu menyebarkan informasi secara spesifik. Inovasi produk yang diciptakan dari limbah plastik sisa produksi memiliki dampak positif pada lingkungan sekitar dan dapat meningkatkan daya saing UMK tersebut. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan pandangan baru mengenai penggunaan akuntansi manajemen lingkungan dalam meningkatkan inovasi produk yang ramah lingkungan.
Abstract:Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 telah menjalankan kegiatan produktif seperti menanam serai di lahan milik mereka sendiri. Namun, pendapatan kas organisasi tetap minim karena rendahnya literasi pengetahuan…
getahuan mengenai teknologi modern. Kurangnya pemahaman ini menghambat perkembangan keterampilan berkebun menjadi aktivitas yang lebih menguntungkan. Sebagai solusi atas permasalahan ini, diadakan sosialisasi hidroponik menggunakan galon bekas. Program ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang pembuatan hidroponik, yang diharapkan dapat menghasilkan pangan mandiri, meningkatkan ekonomi organisasi, serta mengurangi sampah galon. Kegiatan sosialisasi ini mengadopsi metode Asset-Based Community Development, yaitu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi internal organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Melalui metode ini, ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di Dusun Sikepan 1 diajak untuk melihat dan memanfaatkan sumber daya yang sudah mereka miliki untuk mencapai tujuan program. Dalam pelaksanaannya, respon positif dan antusiasme yang tinggi ditunjukkan oleh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1, menandakan adanya minat yang kuat terhadap teknologi hidroponik. Antusiasme ini mencerminkan adanya potensi besar untuk penerapan hidroponik sebagai bagian dari kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Dengan mengintegrasikan hidroponik ke dalam kegiatan sehari-hari, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 dapat memaksimalkan penggunaan lahan dan barang bekas, meningkatkan produktivitas pertanian, dan membuka peluang usaha baru yang lebih menguntungkan. Program ini juga berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, mendukung aspek lingkungan selain aspek ekonomi.
Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan sampah plastik di Dusun Wates, Desa Jerukagung, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang yang hingga saat ini masih belum tertangani dengan baik.…
k. Sebagian besar masyarakatnya hanya sebatas membuang dan membakar sampah plastik saja, tanpa adanya pengelolaan sampah. Sehingga, hal tersebut dapat menimbulkan permasalahan yang baru lagi misalnya dapat menimbulkan polusi udara akibat pembakaran sampah plastik dan tanah menjadi tidak subur lagi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengelola sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna sehingga dapat digunakan sebagai upaya mengurangi sampah plastik. Pengabdian ini dilakukan dengan mencari permasalahannya terlabih dahulu kemudian mencari solusi yang tepat untuk memecahkan permasalahan tersebut. Pengabdian ini termasuk ke dalam salah satu kegiatan Kuliah Kerja Nyata, yang dimulai pada tanggal 9 Juli hingga 10 Agustus 2024. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu ecobrick. Ecobrick merupakan sampah plastik yang dimasukkan dan dipadatkan hingga keras dan kuat ke dalam botol plastik sehingga dapat digunakan kembali. Luaran atau output yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian ini berupa tiang atau plang.
Abstract:Sampah plastik merupakan masalah penting yang terus meningkat setiap tahunnya. Ini adalah ancaman bagi ekosistem laut di seluruh dunia. Penelitian telah menunjukkan bahwa benda-benda plastik, seperti mikroplastik, hadir…
di air laut dan lingkungan lainnya. Mikroplastik dapat dikonsumsi oleh ikan, kemudian ikan dikonsumsi oleh manusia. Sampah plastik juga sangat mengganggu jalur transportasi laut, di mana banyak sampah padat ditemukan di jalur kapal dan perahu nelayan. Kematian terumbu karang dan lamun dapat berdampak signifikan terhadap lingkungan laut. Dengan menekan jumlah produksi plastik yang dihasilkan di darat maka sampah tidak akan berakhir di lautan kita dan tidak menyebapkan kerusakan lingkungan yang ada di laut melalui Bank Sampah mengolah sampah plastik menjadi barang kreatif yang kemudian dijual menjadikan suatu sumber ekonomi bagi kehidupan di sekitarnya, serta penggunaan kantong kain pengganti kantong plastik.