Search Articles & Publications

Showing 901 articles found for "Bangun"

Pemberdayaan KTT Jabal Farm Milenial Melalui Teknologi IOT Pemantauan Kolam dan Pakan Ikan Otomatis

Baso, Budiman, Risald, Risald, Ullu, Hevi Herlina, Manek, Patricia G.
Abstract: The Jabal Farm Millennial Taruna Tani Group is located in Kefamenanu City, focusing on freshwater fish farming and agriculture. The conventional fish farming system faces challenges in terms of monitoring pond conditions… and efficient feeding. One of the main problems faced by the group is the difficulty in maintaining optimal water temperature and quality as well as manual feeding management. To overcome this problem, it is necessary to implement Internet of Things (IoT) technology integrated with an Android application. This technology allows monitoring of pond conditions such as water temperature and pH automatically, as well as periodic fish feeding settings. This community service aims to build IoT-based automatic monitoring tools and systems, as well as provide training and mentoring to members of the Jabal Farm Taruna Tani Group in using IoT technology for fish pond management. The implementation method in this activity uses a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach that emphasizes active community participation in all stages of the activity, from problem identification to evaluation and follow-up. With IoT technology, it is expected that fish pond management patterns will become more modern and efficient. This technology can help improve fish farming performance, reduce risks, and facilitate management, thus having a positive impact on the productivity and welfare of farmers. Keywords: kelompok taruna tani jabal farm milenial; fish farming; internet of things (IoT)   Abstrak: Kelompok Taruna Tani Jabal Farm Milenial berada di Kota Kefamenanu, dengan fokus pada budidaya ikan air tawar dan pertanian. Sistem budidaya ikan yang masih konvensional menghadapi tantangan dalam hal pemantauan kondisi kolam dan pemberian pakan yang efisien. Salah satu masalah utama yang dihadapi kelompok ini adalah kesulitan dalam menjaga suhu dan kualitas air yang optimal serta pengelolaan pemberian pakan secara manual. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan implementasi teknologi Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan aplikasi Android. Teknologi ini memungkinkan pemantauan kondisi kolam seperti suhu dan pH air secara otomatis, serta pengaturan pemberian pakan ikan secara berkala. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun alat dan sistem pemantauan otomatis berbasis IoT, serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota Kelompok Taruna Tani Jabal Farm dalam menggunakan teknologi IoT untuk manajemen kolam ikan. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan tindak lanjut. Dengan adanya teknologi IoT, diharapkan pola pengelolaan kolam ikan akan menjadi lebih modern dan efisien. Teknologi ini dapat membantu meningkatkan performa budidaya ikan, mengurangi risiko, dan memudahkan manajemen, sehingga memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani. Kata kunci: kelompok taruna tani jabal farm milenial; budidaya ikan; internet of things (IoT)

Peningkatan Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tukang Bangunan Kelurahan Sadeng Dengan Pendekatan Partisipatif

Nana Patria, Agustinus Sungsang, Dewi, Kemmala, Krisdiyanto, Aris, Lombardoaji Sidiq, Alif, Almoris Baene, Master, Fajrotul Bahiroh, Inna
Abstract: Sadeng Village, Gunungpati, is still facing challenges in implementing Occupational Safety and Health (K3) among builders. Lack of understanding and awareness of the importance of K3 causes risky work practices and has the… he potential to cause work accidents. This Community Service Program (PPM) aims to increase the competency of builders in implementing K3 principles. The method used is an integrated and participatory approach, including outreach and direct visits to projects and laboratories. The results of activities show increased compliance with K3 principles. It is hoped that this program can be the first step to building a safe and healthy work culture among builders in Sadeng Village, as well as encouraging sustainable implementation of K3 in the future. Keywords: Occupational Safety and Health; K3; Construction Workers; Laboratory; Community Service   Abstrak: Kelurahan Sadeng, Gunungpati, masih menghadapi tantangan dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan tukang bangunan. Kurangnya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya K3 menyebabkan praktik kerja yang berisiko dan berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tukang bangunan dalam menerapkan prinsip-prinsip K3. Metode yang digunakan adalah pendekatan terpadu dan partisipatif, meliputi sosialisasi dan kunjungan langsung ke proyek dan laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip K3. Diharapkan, program ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun budaya kerja yang aman dan sehat di kalangan tukang bangunan di Kelurahan Sadeng, serta mendorong penerapan K3 yang berkelanjutan di masa mendatang. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja; K3; Pekerja Konstruksi; Laboratorium; Pengabdian Masyarakat

Membangun Kemandirian Karang Taruna Desa Bumi Asih Kecamatan Palas Melalui Pelatihan Kewirausahaan

MA Syaripudin, MA Syaripudin, Wibowo, Tegar, Apriada, Yulis Juncy, Romadhoni, Ahmad, Dewi, Tri Marita, Santika, Mita, Azzahra, Aisyah, Septia, Septia, Asmara, Mira
Abstract: The KKN program as a model of Community Service can be directed at efforts to build community capacity to be more advanced, independent and highly competitive. In accordance with the potential of Bumi Asih Village, Palas… South Lampung District, KKN is intervened through Entrepreneurship Training for Management and Members of Karang Taruna. The training will motivate Karang Taruna members to continue to innovate and adapt to market conditions, dare to try new products, maximize services and expand markets to face competition and create new, more creative markets. Karang Taruna as a youth organization has a strategic role in developing villages. Karang Taruna Bumi Asih Village is committed to improving youth welfare through Entrepreneurship training to provide various skills and knowledge to spur innovative and inspiring creativity. The method applied is the ABCD (Assets Base Community Development) Pattern with stages; Discovery, Dreams, Design, and Destiny. With the ABCD pattern, youth organizations are directed to be able to recognize and identify social problems that occur, understand, formulate and implement appropriate resolution techniques. With training, Karang Taruna administrators and members will have a strong organizational foundation, be visionary, and have integrity in directing a better life in society. Karang Taruna's real actions can direct the lives of the younger generation in a way that can reduce the unemployment rate in Bumi Asih Village.  Keywords: entrepreneurship; karang taruna, and youth independence.   Abstrak: Program KKN sebagai model Pengabdian kepaad Masyarakat, dapat diarahkan pada upaya membangun kapasitas masyarakat agar lebih maju, mandiri dan berdayasaing tinggi. Sesuai potensi Desa Bumi Asih Kecamatan Palas Lampung Selatan, KKN diintervensikan melalui Pelatihan Kewirausahaan bagi Pengurus dan Anggota Karang Taruna. Pelatihan akan memotivasi anggota Karang Taruna untuk terus melakukan inovasi dan penyesuaian dengan kondisi pasar, berani mencoba produk baru, memaksimalkan layanan dan memperluas pasar guna menghadapi persaingan serta menciptakan pasar baru yang lebih kreatif. Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam membangun Desa. Karang Taruna Desa Bumi Asih berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan pemuda melalui pelatihan Kewirausahaan guna membekali berbagai keterampilan dan pengetahuan guna memacu kreatifitas yang inovatif dan inspiratif. Metode yang diterapkan adalah Pola ABCD (Assets Base Community Development) dengan tahapan; Discovery, Dreams, Design, dan Destiny. Dengan pola ABCD, karang taruna diarahkan agar mampu menemukenali serta mengidentifikasi permasalahan sosial yang terjadi, memahami, merumuskan dan mengimplementasikan teknik penyelesaiannya secara tepat. Dengan Pelatihan, pengurus dan anggota Karang Taruna akan memiliki dasar organisasi yang kuat, visioner, dan memiliki integritas dalam mengarahkan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Aksi nyata Karang Taruna dapat mengarahkan kehidupan generasi muda secara sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Desa Bumi Asih. Kata Kunci: kewirausahaan; karang taruna, dan kemandirian pemuda.  

Inisiasi Program Kidspreneur Pada LKSA Panti Asuhan Hasbi Rabbi Bandar Lampung

Marvinita, Risda, Fathia, Syaharani N, Nabila, Nuzul Inas, Banuwa, Laili F, Sari, Aida
Abstract: The Kidspreneur program was created with the aim of building the mental and mental independence of children from an early age, enhancing entrepreneurial motivation, improving their knowledge and skills of entrepreneurship,… p, as well as teaching them how to promote business products, develop their knowledge and entrepreneur skills, and develop their company's product marketing skills. The service of this community was carried out at the LKSA Panti Asuhan Hasbi Rabbi Bandar Lampung on July 10–14, 2023. The method used is participatory, involving partners in various stages of activities such as training, the practice of entrepreneurial ideas, and support. The results of these activities are motivating and encouraging participants to become entrepreneurs at a young age, enhancing entrepreneurial skills and ideas, and getting information about digital marketing. Benefits of this activity in addition to the success of the government program in the realization of the program Kota Bandar Lampung Ramah Anak. It is also expected to be an additional source of income or even a primary source of search to reduce the dependence of orphanage members on donations in order to realize the financial independence of the orphans.             Keywords: kidspreneur; training; orphanage   Abstrak: Program Kidspreneur dibuat dengan tujuan untuk membangun mental dan jiwa kemandirian anak sejak usia dini, meningkatkan motivasi kewirausahaan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan, serta mengajari mereka cara mempromosikan produk bisnis, pengetahuan dan kemampuan kewirausahaan, dan mengembangkan keterampilan pemasaran produk perusahaan mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di LKSA Panti Asuhan Hasbi Rabbi Bandar Lampung pada tanggal 10-14 Juli 2024. Metode yang digunakan adalah bersifat partisipatif, dengan melibatkan mitra dalam berbagai tahapan kegiatan seperti pelatihan, praktik ide kewirausahaan, serta pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah memotivasi dan mendorong peserta untuk menjadi wirausahawan di usia muda, meningkatkan keterampilan dan ide kewirausahaan, serta mendapatkan informasi mengenai pemasaran digital. Manfaat dari kegiatan ini bentuk kontribusi pada program pemerintah dalam mewujudkan program Kota Bandar Lampung Ramah Anak. Diharapkan juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan atau bahkan sumber pencarian utama untuk mengurangi ketergantungan anggota panti asuhan terhadap donatur demi mewujudkan kemandirian finansial anggota panti asuhan. Kata kunci: kidspreneur; pelatihan; panti asuhan

Analisis Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Sebagai Dasar Pelaporan Akuntansi Lingkungan di PT. Pelabuhan Indonesia

Julianti, Ni Ketut Trisna, Abiyasa, Agus Putu
Abstract: The construction and development of the port at PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Benoa Port cannot be separated from various impacts, one of which is the environmental impact, especially since the location… of the development and port is close to settlements, companies and other ecosystems. This makes PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra to hold the Implementation of Environmental Management and Monitoring (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra is a form of Pelindo's contribution in preserving and maintaining the health of the environment around the company and the environment affected by the company's operational and construction activities. Environmental preservation activities are of course supported by the budget or environmental costs provided by the company. Environmental accounting is one way to record environmental costs within the company. The method used is the descriptive qualitative method. The results obtained are that Environmental Management and Monitoring are greatly influenced by the amount of the existing budget, Pelindo has implemented environmental accounting reporting which contains environmental costs, fuel costs, electricity costs, water costs, costs for the use of raw material emissions, B3 waste handling costs, and biodiversity Kata kunci: environmental costs; environmental accounting   Abstract: Pembangunan dan pengembangan pelabuhan di PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Pelabuhan Benoa tidak lepas dari berbagai dampak, salah satunya adalah dampak lingkungan, terlebih lagi lokasi pengembangan dan pelabuhan berada dekat dengan pemukiman, perusahaan dan ekosistem lainnya. Hal itu, membuat PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra untuk mengadakan Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra merupakan bentuk kontribusi Pelindo dalam melestarikan dan menjaga kesehatan lingkungan di sekitar perusahaan dan lingkungan yang terkena dampak dari kegiatan operasional dan konstruksi perusahan. Kegiatan pelestarian lingkungan tentunya didukung oleh anggaran atau biaya lingkungan yang diberikan oleh perusahaan. Akuntansi lingkungan merupakan salah satu cara pencatatan biaya lingkungan di dalam perusahaan. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil yang didapat yaitu Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan sangat dipengaruhi oleh besarnya anggaran yang ada, Pelindo sudah menerapkan pelaporan akuntansi lingkungan yang berisi biaya lingkungan, biaya bahan bakar, biaya listrik, biaya air, biaya penggunaan emisi bahan baku, biaya penanganan limbah B3, dan keanekaragaman hayati        Keywords: biaya lingkungan; akuntansi lingkungan

Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Melalui Program Pelatihan Pemetaan Menggunakan Teknologi Drone Di Kecamatan Pemali

Fitriansyah, Hadi, Zulkia, Dwi Rizka, Setiawan, Fahri, Hartati, Lasmi, Syarani, Desti, Tamami, Khoirul, Cahyani, Dwi Rizky, Caesar, Muhammad Yusuf
Abstract: The lack of ability to operate advanced mapping technology such as drones creates limitations for village communities in Pemali District, resulting in low community participation and contribution in the planning and management… gement process of village areas. In fact, active community participation is very important to ensure that every development program is in accordance with local needs and conditions to achieve regional development planning as stated in the 2020-2024 RPJMN. For this reason, it is necessary to use drone technology to provide solutions by providing fast and accurate spatial data, as well as improving the technical skills of village communities in mapping and managing areas. Through drone training, it is hoped that village communities can be more independent and actively participate in development planning, as well as opening up new opportunities in the field of technology that can improve their welfare and quality of life. Meanwhile, the method used in community service is in accordance with POAC or Planning, Organizing, Actuating, Controlling. From all the activities and evaluations that have been carried out, the results and conclusions obtained are that training and outreach on the use of drones through community service is considered effective and useful in developing community capabilities and increasing insight into the Pemali sub-district. Keywords: community service; drone; pemali district   Abstrak: Kurangnya kemampuan untuk mengoperasikan teknologi pemetaan canggih seperti drone membuat Keterbatasan Masyarakat desa di Kecamatan Pemali ini menyebabkan rendahnya partisipasi dan kontribusi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengelolaan wilayah desa. Padahal, partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi local untuk mencapai perencanaan pembangunan kawasan seperti yang tertera pada RPJMN 2020-2024. Untuk itu perlu peran penggunaan teknologi drone dapat memberikan solusi dengan menyediakan data spasial yang cepat dan akurat, serta meningkatkan keterampilan teknis masyarakat desa dalam pemetaan dan pengelolaan wilayah. Melalui pelatihan drone, masyarakat desa diharapkan dapat lebih mandiri dan berpartisipasi aktif dalam perencanaan pembangunan, serta membuka peluang baru dalam bidang teknologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Adapun, untuk metode yang digunakan dalam pengabdian masayarakat ini sendiri sesuai dengan POAC atau Planning, Organizing, Actuating, Controlling. Dari keseluruhan kegiatan dan evaluasi yang telah dilakukan, diperoleh hasil dan kesimpulan bahwa pelatihan serta sosialisasi penggunaan drone melalui pengabdian masayarakat ini diniai efektif dan bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan masyarakat dan menambah wawasan pada kecamatan pemali. Kata kunci: drone; pengabdian masyarakat; pemali

Pendampingan Sustainable Livelihood Berbasis Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Rembitan

Pratama, Inka Nusamuda, Subandi, Azwar, Imam, Sadrul, Pratiwi, Yupitari Estu, Aprileana, Lady, Oktriani, Elisa
Abstract: The sustainable livelihood assistance program in Rembitan Village aims to improve community welfare based on local wisdom. The activity stages include initial identification of socio-economic and environmental conditions… of the village, preparation of activity plans based on community participation, as well as implementation of training and workshops. After the training, intensive mentoring is provided to help people apply new skills in their daily practice. The results achieved include increasing community capacity in sustainable agricultural techniques, developing better quality handicraft and traditional food products, as well as diversifying family income sources. Program evaluation shows a positive response from the community to training and mentoring activities, with indications of an increase in the local economy and awareness of the importance of sustainable natural resource management. This service activity not only succeeded in improving the economic welfare of the Rembitan Village community, but also strengthened local capacity in facing the challenges of sustainable development in the future.   Keywords: sustainable livelihoods; local wisdom; well-being; economy     Abstrak: Program pendampingan sustainable livelihood di Desa Rembitan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis kearifan lokal. Tahapan awal kegiatan meliputi identifikasi kondisi sosial-ekonomi dan lingkungan Desa, penyusunan rencana kegiatan berbasis partisipasi masyarakat, serta implementasi pelatihan dan workshop. Setelah pelatihan, dilakukan pendampingan intensif untuk membantu masyarakat menerapkan keterampilan baru dalam praktiknya sehari-hari. Hasil yang dicapai meliputi peningkatan kapasitas masyarakat dalam teknik pertanian berkelanjutan, pengembangan produk kerajinan tangan dan makanan tradisional dengan kualitas yang lebih baik, serta diversifikasi sumber pendapatan keluarga. Evaluasi program menunjukkan respons yang positif dari masyarakat terhadap kegiatan pelatihan dan pendampingan, dengan indikasi peningkatan ekonomi lokal dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Rembitan, tetapi juga memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan dimasa mendatang.   Kata kunci: sustainable livelihood; kearifan lokal; kesejahteraan; ekonomi

Pemberdayaan Masyarakat Hessa Perlompongan Untuk Meningkatkan SDGS Desa Melalui Program Literacy Smart People

Oktari, Tri, Syofra, Anil Hakim, Pane, Siti Aminah, Sitorus, Irfan Rinaldi
Abstract: Hessa Perlompongan Village is one of the Law Aware Villages with certain criteria, including regular payment of land and building taxes, low crime rates, and low drug use rates. Apart from that, Hessa Perlompongan Village… e is a rural area with a typology of agricultural village and industrial village communities. Due to the large potential of Hessa Perlompongan Natural Resources (SDA), it is necessary to increase the capacity of Human Resources (HR) who have the ability Literacy SMART People in the modern era and has high competitiveness in facing industry 5.0.  This research uses qualitative research methods or research methods that emphasize analysis or descriptiveness. Education problems in Hessa Perlompongan Village are very low because people are more likely to choose to work and marry early rather than continue higher education. One of the solutions offered by the PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 implementation team is to create a program concept Literacy SMART People (LSP). In this discussion it can be concluded that the aim of Community Empowerment in Hessa Perlompongan Village is to make it happen Sustainable Development Goals (SDGs) Quality Village Education through the LSP Program from PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 to transform the human resources of Hessa Perlompongan Village into a community with character and high competitiveness.   Keywords: hessa perlompongan; literacy; SDM     Abstrak: Desa Hessa Perlompongan adalah salah satu Desa Sadar Hukum dengan kriteria tertentu, termasuk pembayaran pajak bumi dan bangunan yang teratur, tingkat kriminalitas yang rendah, dan tingkat penggunaan narkoba yang rendah. Selain itu, Desa Hessa Perlompongan adalah wilayah perdesaan dengan tipologi masyarakat desa pertanian dan desa industri. Karena besarnya potensi Sumber Daya Alam (SDA) Hessa Perlompongan, diperlukan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan Literacy SMART People di era modern dan memiliki daya saing yang tinggi dalam menghadapi industri 5.0.  Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kualitatif atau metode penelitian yang lebih menekankan analisis atau deskriptif. Masalah pendidikan di Desa Hessa Perlompongan sangat rendah karena masyarakat lebih cenderung memilih bekerja dan menikah dini daripada melanjutkan pendidikan tinggi. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh tim pelaksana PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 adalah membuat konsep program Literacy SMART People (LSP). Dalam pembahasan ini dapat disimpulkan Tujuan dari Pemberdayaan Masyarakat Desa Hessa Perlompongan adalah untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Pendidikan Desa Berkualitas melalui Program LSP dari PPKO HMPS Pend. Matematika UNA 2024 untuk mengubah SDM Desa Hessa Perlompongan menjadi masyarakat yang berkarakter dan berdaya saing tinggi.   Kata Kunci: hessa perlompongan; Literasi; SDM

Penerapan Pembangunan Berkelanjutan Dalam Upaya Peningkatan Pengelolaan Lingkungan

Mahadewi, Kadek Julia, Rusmana, I Putu Edi, Amalia, Rafika, Sukadana, Dewa Ayu Putri, Sukmayanti, Made Sinthia, Rama, Bagus Gede Ari
Abstract: The use of natural resources for the implementation of development is closely related to the environment and spatial planning. These two things have so far tended to be unplanned and unsustainable, the result of which is… a decline in the quality and function of the environment, including the natural resources within it. Environmental problems are increasing day by day, this indicates that environmental policy has not been successful. The community service activity was carried out on Friday 26 July 2024 at the Subak Sibang Kaja Abiansemal Hall. The problem formulation in this report is firstly, What is the form of community synergy to realize sustainable development in environmental management? and secondly, what are the inhibiting factors in realizing sustainable development? The aim of this report is to find out the synergy of society in realizing sustainable development in environmental management and what factors are obstacles in realizing sustainable development. This implementation method uses socialization where implementation is carried out through lectures given by resource persons with the aim of making the community understand the importance of management. environment .  The results of the first community service activities are in the form of synergy which occurs in the form of cooperation between the community and the government in environmental management such as establishing a waste bank and the first inhibiting factors in sustainable development, lack of public awareness, the absence of legal regulations that provide appropriate sanctions. firm and finally the existence of climate change in an area   Keywords: environment; improvement; sustainable developmen.

Transformasi Pengetahuan Seks Pranikah dan HIV/AIDS melalui Juventum Health Advocates (JHA)

Triana, Vivi, Syahrial, Syahrial, Haq, Arinil
Abstract: Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja menjadi perhatian khusus terutama tiga risiko yang terjadi yaitu seksualitas, penyalahgunaan NAPZA, dan HIV/AIDS. Hal ini membutuhkan upaya yang berkelanjutan… kelanjutan untuk memberikan pendidikan yang relevan dan pengetahuan yang komprehensif. Tujuan kegiatan ini adalah promosi kesehatan melalui pendidikan teman sebaya (Peer Educator) dengan konsep Juventum Health Advocates (JHA) atau "Advokat Kesehatan Remaja" dimana sekelompok remaja bertugas untuk mempromosikan, mendukung, dan memperjuangkan kesehatan remaja, terutama terkait dengan isu-isu seperti seks pranikah, NAPZA, dan HIV/AIDS. Kegiatan ini berupa pelatihan dengan memfasilitasi peserta dengan materi disertai modul pembelajaran. Remaja yang tergabung dalam JHA ini akan berperan sebagai volunteer yang terjun langsung untuk pro-aktif dengan lingkungan sekitar seperti berperan sebagai konselor dan membagikan ilmu seputar kesehatan reproduksi, seksual berisiko. Pendekatan Peer Education telah membawa perubahan positif dalam pengetahuan, yang nantinya akan berdampak pada perilaku, dan sikap remaja. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pre test dan post test tentang pengetahuan remaja yang samakin meningkat setelah diberikan materi. Keseluruhan kegiatan memberikan memberikan hasil yang efektif dan berdampak positif baik pada pembangunan karakter remaja dan lingkungan sekolah.