Abstract:Sebagai filosofi utama negara Indonesia, Pancasila memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Ini adalah penelitian tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila berkontribusi pada…
a pengembangan dan inovasi teknologi yang berkelanjutan, bermartabat, dan bermoral. Penelitian ini menyelidiki bagaimana Pancasila dapat berfungsi sebagai landasan filosofis dan moral untuk kemajuan teknologi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis literatur. Pancasila tidak sekadar menjadi filosofi statis, melainkan kerangka dinamis untuk memandu pengembangan IPTEK di era digital dan transformasi teknologi yang semakin kompleks. Studi ini menunjukkan bagaimana setiap sila dapat diterjemahkan menjadi prinsip-prinsip etis dalam inovasi teknologi, mulai dari pertimbangan moral dan spiritual hingga aspek kemanusiaan yang inklusif. Kajian mendalam menunjukkan bahwa Pancasila dapat berfungsi sebagai kompas etis 2 yang dapat mengarahkan kemajuan teknologi agar tetap selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan keberlanjutan.
Abstract:Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk moral dan karakter bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan zaman. Ini membahas urgensi moral Pancasila dalam…
membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan menghadapi persaingan global menuju Indonesia Emas 2045. Dengan menelusuri nilai-nilai dasar Pancasila yang mengedepankan gotong royong, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia, penelitian ini menggali bagaimana penerapan nilai-nilai tersebut dapat memperkuat moralitas generasi muda Indonesia. Di samping itu, pembahasan ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi generasi muda dalam menginternalisasi moral Pancasila serta pentingnya pendidikan karakter berbasis Pancasila dalam menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing. Dengan demikian, penguatan moral Pancasila menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang adil, makmur, dan berkemajuan.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah mencerminkan dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sebagai dasar negara,…
Pancasila diharapkan dapat menjadi pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan menilai keselarasan antara prinsip-prinsip Pancasila dan kebijakan serta praktik pemerintahan yang ada, melalui analisis konstitusi, undang-undang, dan dinamika politik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem pemerintahan Indonesia secara teoretis mengadopsi nilai-nilai Pancasila, dalam praktiknya masih terdapat sejumlah ketidaksesuaian, terutama dalam hal implementasi
demokrasi, keadilan sosial, dan pengelolaan kekuasaan. Oleh karena itu, meskipun dasar negara telah jelas, penguatan pengamalan Pancasila dalam sistem pemerintahan masih perlu dilakukan agar tujuan nasional dapat tercapai secara maksimal.
Abstract:Sebagai akibat dari dampak globalisasi terhadap budaya, sosial, ekonomi, dan politik di seluruh dunia, identitas nasional di seluruh dunia, termasuk Indonesia, menghadapi bahaya. Sebagai filosofi bangsa, Pancasila menghadapi…
dapi kesulitan untuk tetap relevan di tengah perubahan dunia. Studi ini menyelidiki peran strategis Pancasila dalam mempertahankan identitas nasional dan nilai-nilainya di era globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila dapat menjadi filter budaya yang dinamis dan menyerap perubahan dunia tanpa kehilangan jati diri Indonesia. Ini dicapai melalui metode kualitatif yang menggunakan studi literatur dan kuisioner dari masyarakat. Pancasila dapat memperkuat kohesi sosial, kebijakan publik, dan pendidikan sambil mengatasi tantangan modernisasi dan fragmentasi identitas melalui reinterpretasi kontekstual.
Abstract:Pembentukan karakter siswa yang berbudi pekerti luhur menjadi salah satu tujuan utama dalam pendidikan, khususnya dalam pendidikan agama Hindu. Ajaran Tri Kaya Parisudha, yang mencakup berpikir yang baik (manacika), berkata…
ata yang baik (wacika), dan berbuat yang baik (kayika), memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari siswa di SD Inpres 4 Birobuli serta dampaknya terhadap perkembangan sikap dan perilaku mereka.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha di sekolah dilakukan melalui pembiasaan kegiatan positif, seperti berdoa sebelum dan sesudah pelajaran, berbicara sopan kepada guru dan teman, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan sekolah. Guru berperan sebagai teladan utama dalam mengajarkan nilai-nilai kebaikan ini kepada siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik langsung.
Dengan diterapkannya ajaran Tri Kaya Parisudha secara konsisten, siswa menunjukkan perubahan positif dalam sikap dan perilaku mereka, seperti meningkatnya rasa hormat kepada guru, teman, dan orang tua, serta kesadaran untuk selalu berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini membuktikan bahwa ajaran Tri Kaya Parisudha dapat menjadi landasan yang kuat dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur.
Abstract:Gotong royong, sebagai salah satu nilai luhur budaya Indonesia, memiliki peran penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling mendukung. Nilai ini tidak hanya relevan dalam kehidupan sosial, tetapi…
api juga menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan. "Gotong royong merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan kesatuan masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan bersama," sebagaimana diungkapkan oleh Geertz (1961) dalam penelitiannya mengenai masyarakat Jawa. Dalam konteks pendidikan, gotong royong dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan kolaboratif, di mana setiap peserta didik saling membantu untuk mencapai tujuan bersama.
Namun, dalam kenyataannya, tidak semua peserta didik memahami dan menerapkan nilai gotong royong dalam proses belajar. Fenomena siswa yang egois, tidak mau membantu teman sekelas, dan selalu ingin menang sendiri semakin sering ditemukan. Menurut penelitian oleh Rachmadi (2019), "sikap egois di kalangan pelajar sering kali disebabkan oleh tekanan untuk berprestasi secara individual, sehingga mengesampingkan pentingnya kerja sama dan saling mendukung." Sikap ini tidak hanya merugikan teman sekelas, tetapi juga merugikan diri sendiri karena mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dari orang lain dan mengembangkan keterampilan sosial yang penting.
Sikap egois ini juga berdampak negatif pada dinamika kelas, di mana suasana belajar menjadi kurang kondusif dan penuh dengan persaingan yang tidak sehat. Dalam studi oleh Suryadi (2020), ditemukan bahwa "kelas dengan tingkat individualisme yang tinggi cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dan prestasi belajar yang lebih rendah." Oleh karena itu, penting untuk menemukan solusi yang dapat mendorong peserta didik untuk kembali mengutamakan kerja sama dan gotong royong dalam belajar.
Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran berbasis praktik, seperti pembuatan canang sari. Canang sari, yang merupakan bagian dari tradisi Bali dalam upacara keagamaan, dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengajarkan nilai gotong royong. Sebagaimana dikemukakan oleh Sudarsana (2017), "melalui praktik pembuatan canang sari, siswa dapat belajar pentingnya kerjasama, tanggung jawab, dan saling menghargai peran masing-masing dalam mencapai hasil yang diinginkan."
Praktikum pembuatan canang sari tidak hanya memperkenalkan siswa pada aspek budaya dan keagamaan, tetapi juga menumbuhkan keterampilan kolaboratif yang esensial dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembuatan canang sari yang melibatkan berbagai langkah dan bahan membutuhkan kerja sama yang baik antar siswa. Sebagaimana dijelaskan oleh Ratna (2018), "setiap tahap dalam pembuatan canang sari memerlukan kontribusi dari setiap anggota kelompok, sehingga tidak ada yang bisa bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain."
Abstract:Penelitian ini membahas hubungan agama dan negara di Indonesia yang mengadopsi model "religious nation-state," di mana Pancasila menjadi dasar negara sekaligus pedoman kehidupan berbangsa. Sebagai negara dengan populasi…
Muslim terbesar, Indonesia berhasil menjaga keseimbangan antara nilai-nilai religius dan prinsip konstitusi yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, memanfaatkan data primer seperti dokumen resmi dan data sekunder dari literatur akademik untuk menggali dinamika hubungan agama-negara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model relasi agama-negara di Indonesia memungkinkan implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan publik, tanpa mengarah pada dominasi satu agama tertentu. Tantangan yang dihadapi termasuk menguatnya politik identitas berbasis agama, radikalisme, dan pengaruh globalisasi. Strategi yang diusulkan mencakup penguatan regulasi, pendidikan toleransi, pemberdayaan lembaga keagamaan, penegakan hukum yang adil, dan optimalisasi peran media.Model ini terbukti efektif menjaga harmoni sosial-politik dalam masyarakat yang plural, meskipun memerlukan adaptasi berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi strategis bagi penguatan hubungan agama-negara yang moderat, inklusif, dan menghormati pluralitas, sehingga dapat menjadi contoh bagi negara lain yang menghadapi tantangan serupa.
Abstract:Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui anak berkebutuhan khusus tunadaksa yang meliputi karakteristik, faktor penyebab, serta faktor penghambat yang dialami tunadaksa. Penyandang tunadaksa merupakan…
upakan seseorang yang mengalami kelainan ortopedik (salah satu bentuk berupa gangguan dari fungsi normal pada tulang, otot, dan persendian yang mungkin karena bawaan sejak lahir, penyakit atau kecelakaan), sehingga apabila mau bergerak atau berjalan memerlukan alat bantu. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, peneliti mengumpulkan data dengan turun langsung ke lapangan, kemudian mengamati gejala yang sedang diteliti serta wawancara dengan memberikan pertanyaan kepada narasumber yaitu orang tua/ wali dari ABK tunadaksa, dan pengambilan dokumentasi selama observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan karakteristik yang dialami ABK tunadaksa meliputi 1) fisik tubuh yang kurang sempurna, 2) fungsi anggota gerak tubuh kurang normal, dan 3) adanya gangguan bicara. Dan faktor penyebab tersebut meliputi: 1) bawaan sejak lahir, 2) kelahiran bayi premature, 3) terjadi gangguan/ kecelakaan saat kehamilan ibu, dan 4) nutrisi yang kurang mencukupi. Kemudian faktor penghambat pada proses penyembuhan ABK tersebut yaitu, keadaan ekonomi yang kurang mencukupi, mahalnya biaya pengobatan, dan jauhnya lokasi tempat pengobatan.
Abstract:Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mengetahui lebih dalam apakah penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan Etika Sosial di Indonesia sudah benarbenar diterapkan oleh masyarakat Indonesia.…
. Dan nyatanya seperti yang kita ketahui kekacauan atau konflik antar masyarakat masih banyak dan sering kali terjadi di sekitar kita. Etika sosial adalah seperangkat aturan yang mengatur perilaku dan sikap seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain. Etika sosial bertujuan agar semua orang merasa nyaman, hidup damai, dan tidak saling bermusuhan. Contoh etika sosial, Datang tepat waktu ke suatu rapat, Berjabat tangan, Menjaga kontak mata saat berbicara, Tidak meludah di depan orang lain, Berbahasa yang baik dan sopan, Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan. salah satu contoh konflik yang sering terjadi di masyarakat adalah rasisme dan diskriminasi. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, untuk menciptakan kehidupan yang rukun diantara perbedaan yang ada, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Abstract:Tulisan ini bertujuan untuk lebih mengetahui dan memahami tentang pancasila dan nilai nilai yang terkandung dalam pancasila itu sendiri, dan pentingnya pancasila bagi suatu negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif…
tatif dan pembahasan secara deskriptif, yaitu teori yang menjadi bahan pembahasannya diperoleh dari hasil studi kepustakaan dengan berbagai macam sumber yang ada dari jurnal, artikel, buku yang memiliki kedalaman dari para ahli. Dengan pentingnya pancasila sebagai suatu negara maka penulis tertarik untuk menganalisi kembali implementasi pancasila sebagai dasar negara. Dengan demikian, implementasi pancasila sangat penting bagi suatu negara.