Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bogor. Penyalahgunaan narkoba…
di Kabupaten Bogor menjadi masalah serius yang mempengaruhi kesehatan masyarakat dan stabilitas sosial. Melalui berbagai program dan kegiatan, Bakesbangpol berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mencegah penyalahgunaan narkoba, serta memberdayakan komunitas lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi untuk menggali data dari pelaksana kebijakan serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai upaya yang telah dilakukan, masih ada tantangan dalam implementasi kebijakan, seperti kurangnya sumber daya dan koordinasi antar instansi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan strategi penanggulangan narkoba di masa depan.
Abstract:Jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) sebanyak 158,3 juta jiwa di dunia, Indonesia menduduki peringkat ke-5 dari 10 negara penyandang DM terbanyak di Asia Tenggara yaitu sebanyak 20,4 juta jiwa dan diperkirakan akan terus…
us mengalami peningkatan hingga 28,6 juta jiwa pada tahun 2050. Dampak terjadinya diabetes melitus salah satunya melalui kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas fisik berperan penting dalam membantu mengontrol kadar glukosa darah serta mencegah terjadinya komplikasi. Mengetahui gambaran aktivitas fisik penderita diabetes melitus di Puskesmas Gambirsari Kota Surakarta. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.491 diambil menggunakan teknik kuota sampling, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden yang didapatkan menggunakan kuesioner IPAQ dan dianalisis secara univariat. Mayoritas responden berusia 60-69 (41,5%) yang didominasi oleh perempuan sebanyak (64,4%) sedangkan laki-laki (35,4%), mayoritas Pendidikan penderita DM adalah SMA (44,6%) yang memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (60%). Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik penderita diabetes melitus di Puskesmas Gambirsari Kota Surakarta memiliki aktivitas fisik sedang, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan pendampingan dari tenaga kesehatan.
Abstract:Hipertensi pada lansia menempati urutan tertinggi di antara penyakit tidak menular lainnya di Indonesia, sehingga menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Aktivitas fisik dapat menyebabkan vasodilatasi, peningkatan…
ngkatan produksi oksida nitrat oleh sel endotel, penurunan stres oksidatif, dan peningkatan sensitivitas pembuluh darah terhadap relaksasi, sehingga membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi Di Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain Kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel yang digunakan Non-Probability Sampling dengan metode Quota Sampling. Jumlah sampel 64 responden. Instrument yang digunakan GPAQ (Global Physical Activity Quesionnaire) untuk mengukur aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran aktivitas fisik pada lansia di Puskesmas Grogol 15 (23,4%) aktivitas fisik rendah, 42 (65,6%) aktivitas fisik sedang, dan 7 (10,9%) aktivitas fisik tinggi. Aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo mayoritas adalah aktivitas fisik sedang.
Abstract:Tinjauan sistematis ini mengkaji titik-titik konvergensi dan divergensi antara konsep Tasawuf tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) dan pendekatan character strengths dalam psikologi positif. Pencarian literatur komprehensif…
dilakukan melalui platform Consensus yang mengakses lebih dari 170 juta publikasi ilmiah. Dari 937 studi yang teridentifikasi, setelah melalui proses penyaringan dan penilaian eligibilitas, sebanyak 50 makalah dipilih untuk dianalisis secara mendalam. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kedua kerangka kerja sama-sama bertujuan membina pengembangan moral dan kesejahteraan manusia melalui kultivasi kebajikan. Namun demikian, keduanya berakar pada pandangan dunia yang secara fundamental berbeda: tazkiyatun nafs berlandaskan kerangka spiritual-teosentris, sementara character strengths berpijak pada paradigma sekuler-humanistik. Konvergensi utama ditemukan pada kebajikan inti yang sama seperti kesabaran, syukur, dan kerendahan hati yang dalam kedua tradisi berfungsi sebagai faktor protektif bagi kesehatan mental. Sebaliknya, perbedaan signifikan muncul pada aspek epistemologi, metodologi, dan tujuan akhir. Tazkiyatun nafs menekankan transendensi spiritual dan penyelarasan diri dengan kehendak Ilahi, sedangkan character strengths memprioritaskan validasi empiris dan pencapaian flourishing dalam kerangka kerja sekuler. Upaya integrasi kedua pendekatan menunjukkan potensi yang menjanjikan, khususnya dalam konteks pendidikan dan intervensi terapeutik. Namun demikian, isu validitas pengukuran terutama dalam menangkap dimensi spiritual secara autentik masih menjadi tantangan krusial. Tinjauan ini mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang ada dan mengusulkan arah penelitian masa depan menuju pendekatan pengembangan karakter yang holistik, terintegrasi, dan sensitif secara budaya.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, yang memiliki kontriubuasi besar terhadap Produk Domestik Bruto serta penciptaan lapangan kerja. Namun, di tengah perkembangan…
ekonomi digital dan pesatnya transformasi teknologi, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan mengadopsi digitalisasi, terutama dalam aspek pemasaran untuk mempertahankan keberlangsungan usahanya. Terkait hal tersebut, terdapat aplikasi yakni Aplikasi Dolen (Doloksanggul Online) yang dikembangkan oleh putera daerah sebagai platform digital yang memiliki tujuan untuk membantu UMKM dalam meningkatkan akses pasar, meningkatkan pendapatan demi peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Aplikasi Dolen terhadap peningkatan kesejahteraan Pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana untuk mengukur hubungan antar dua variabel. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terhadap 30 responden dan juga observasi oleh peneliti. Indikator kesejahteraan yang diteliti meliputi peningkatan pendapatan, akses terhadap pendidikan, kesehatan serta kondisi perumahan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Dolen memiliki dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan. Berdasarkan uji signifikansi korelasi maka ditemukan bahwa besar pengaruh penggunaan aplikasi Dolen terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Humbang Hasundutan adalah sebesar 76,2% .
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan pendidikan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh…
peroleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan melalui platform Google Scholar serta didukung oleh artikel jurnal, prosiding, dan laporan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBG merupakan program strategis yang berperan dalam meningkatkan status gizi, konsentrasi belajar, kehadiran, serta prestasi akademik siswa. Dari aspek sosial, program ini berkontribusi dalam mengurangi beban ekonomi keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat interaksi sosial. Namun demikian, implementasi MBG masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, distribusi yang belum optimal, serta lemahnya pengawasan. Secara keseluruhan, MBG memiliki relevansi tinggi dan potensi keberlanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan sumber literatur yang masih terbatas pada satu platform sehingga perlu perluasan kajian. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan kajian secara multidisipliner, termasuk dalam bidang hukum, ekonomi, kesehatan, kebijakan publik, dan moral.
Abstract:Pendidikan tidak hanya terfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga. Di SMK Negeri 3 Buduran, partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga…
ahraga masih rendah. Penelitian sebelumnya menunjukkan variasi tingkat motivasi siswa, dimana Ramadhani (2023) menemukan motivasi kategori rendah (37%), Ardiansyah (2019) kategori sedang (53,3%), dan Muhammad Sahroni (2021) kategori baik (79%). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 143 siswa peserta ekstrakurikuler olahraga. Instrumen berupa angket yang mengukur motivasi intrinsik (kesehatan, perhatian, minat, bakat) dan ekstrinsik (metode pengajaran, alat/bahan ajar, kondisi lingkungan), dengan analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata motivasi intrinsik 3,23 (kategori Tinggi), motivasi ekstrinsik 3,34 (Sangat Tinggi), dan motivasi total 3,28 (Sangat Tinggi). Temuan ini lebih tinggi dibanding Ramadhani (2023) dan Ardiansyah (2019), namun sejalan dengan Muhammad Sahroni (2021), mengindikasikan bahwa konteks sekolah dan kualitas pembinaan berperan penting dalam membentuk motivasi. Implikasi praktisnya, sekolah dapat meningkatkan partisipasi dengan mengoptimalkan pengelolaan program, sarana prasarana, dan iklim lingkungan yang suportif.
Abstract:Integrasi teknologi digital ke dalam ranah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah memicu pergeseran paradigma yang mendalam dalam cara pendidik memahami proses belajar mengajar. Laporan penelitian ini menyajikan analisis…
komprehensif mengenai persepsi guru PAUD terhadap penggunaan media digital, dengan mengambil studi kasus di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi, Sumedang. Melalui lensa psikologi perkembangan, laporan ini mengevaluasi bagaimana alat-alat digital memengaruhi domain kognitif, sosial-emosional, dan motorik anak pada fase krusial "Masa Emas." Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, memanfaatkan teknik analisis data interaktif untuk mengeksplorasi narasi dan pengalaman nyata para pendidik di lapangan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru-guru di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi memandang media digital sebagai instrumen ganda: sebagai katalisator motivasi dan literasi yang efektif, namun juga sebagai sumber risiko potensial terhadap perkembangan sosial dan kesehatan fisik anak. Berdasarkan perspektif sosiokultural Lev Vygotsky, media digital diidentifikasi mampu menyediakan scaffolding dalam Zone of Proximal Development (ZPD), khususnya melalui metode digital storytelling yang memperkaya kemampuan bahasa ekspresif. Namun, dari perspektif kognitif Jean Piaget, terdapat kekhawatiran mengenai kesesuaian konten digital dengan tahap pra-operasional anak yang masih membutuhkan interaksi konkret. Laporan ini juga menyoroti tantangan sistemik berupa keterbatasan literasi digital guru dan infrastruktur, serta upaya strategis Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui platform Sumedang Simpati Academy (SSA) untuk meningkatkan kompetensi digital pendidik. Kesimpulan dari laporan ini menekankan perlunya model integrasi teknologi yang seimbang, berpusat pada anak, dan didukung oleh kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua guna memastikan bahwa penggunaan media digital selaras dengan tugas-tugas perkembangan anak yang holistik.
Abstract:Indonesia sedang memasuki fase bonus demografi yang memberikan peluang besar sekaligus tantangan bagi pembangunan nasional. Namun, masih terdapat kesenjangan keterampilan antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan…
industri yang dapat menghambat pemanfaatan peluang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi adaptasi mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam menyongsong bonus demografi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menelaah keterampilan, peran organisasi, dan kewirausahaan sebagai bentuk kesiapan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 15 mahasiswa FMIPA UNIMED yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui angket terbuka Google Form dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan adaptasi melalui peningkatan literasi digital, penguasaan bahasa asing, pengembangan soft skills, serta keterlibatan dalam organisasi, seminar, magang, dan kewirausahaan. Tantangan yang dihadapi mencakup persaingan kerja, keterbatasan lapangan pekerjaan, kesenjangan keterampilan, serta kendala internal seperti manajemen waktu dan kesehatan mental. Keterampilan abad 21 berupa kombinasi hard skills dan soft skills dinilai sebagai bekal utama, sedangkan organisasi kampus dan kewirausahaan berperan penting dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing sekaligus menciptakan lapangan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Negeri Medan memiliki kesadaran adaptif yang tinggi, meskipun masih diperlukan perluasan penelitian dengan lingkup yang lebih besar untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Non Performing Financing (NPF) pada PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025. NPF merupakan…
pakan indikator penting dalam menilai kualitas pembiayaan dan tingkat kesehatan bank syariah, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang diawali dengan uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,823, sedangkan CAR juga tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,980. Secara simultan, FDR dan CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,965. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 3,5% menunjukkan bahwa variasi NPF lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan NPF pada PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025 tidak ditentukan secara signifikan oleh FDR dan CAR, melainkan dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal lainnya.