Abstract:Perkembangan perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, namun kemampuan bank dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) masih dipengaruhi oleh berbagai faktor internal yang tercermin melalui tingkat…
gkat kesehatan dan kinerja keuangan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Dana Pihak Ketiga pada Bank Syariah Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Data yang digunakan berupa laporan keuangan triwulanan Bank Syariah Indonesia periode 2021–2025 dengan jumlah 20 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui bantuan software pengolah data statistik yaitu SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap DPK, NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap DPK, sedangkan BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPK. Secara simultan CAR, NPF, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap DPK. Penelitian ini memberikan gambaraDana Pihak Ketiga (DPK)n bahwa penghimpunan DPK pada Bank Syariah Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh kekuatan modal, tetapi juga oleh kemampuan bank dalam mengelola risiko pembiayaan dan menjalankan strategi operasional.
Abstract:Wakaf memiliki peran strategis sebagai instrumen filantropi Islam dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi di Indonesia. Namun, kesenjangan yang signifikan masih terjadi antara potensi masif yang dimiliki…
ki dengan realisasi penghimpunannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan wakaf produktif di Indonesia, mencakup konsep, kerangka hukum, tantangan, serta strategi pengembangannya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (literature review), penelitian ini mensintesis berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan resmi terkait tata kelola wakaf produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum melalui UU No. 41 Tahun 2004 dan pembentukan Badan Wakaf Indonesia (BWI) sudah kuat, efektivitas pengelolaan wakaf produktif secara nasional belum berjalan optimal. Tantangan struktural utama meliputi keterbatasan kapasitas manajerial nazhir, rendahnya literasi masyarakat mengenai wakaf produktif, serta kendala administrasi aset. Sebaliknya, beberapa studi kasus lembaga wakaf modern membuktikan bahwa manajemen profesional, inovasi model bisnis, dan transparansi mampu menghasilkan surplus berkelanjutan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi manajemen wakaf melalui profesionalisasi nazhir, kolaborasi lintas sektor, dan digitalisasi merupakan keharusan untuk meningkatkan efektivitas wakaf produktif sebagai pilar pembangunan ekonomi yang inklusif.
Abstract:Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sering diposisikan sebagai barometer kondisi ekonomi nasional yang merangkum ekspektasi pelaku pasar terhadap fundamental makroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi…
engevaluasi peran serta efektivitas IHSG sebagai indikator kesehatan ekonomi Indonesia berdasarkan bukti-bukti empiris dari studi terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (literature review) sistematis yang mensintesis artikel jurnal, laporan ilmiah, dan data sekunder terkait. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa IHSG memiliki hubungan dua arah yang signifikan dengan variabel makroekonomi utama seperti inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan pertumbuhan PDB. Penguatan IHSG mencerminkan optimisme investor dan stabilitas keuangan, sementara penurunannya memberikan sinyal risiko makroekonomi atau tekanan eksternal akibat integrasi keuangan global. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi keterbatasan IHSG, antara lain kerentanannya terhadap perilaku spekulatif jangka pendek, serta ketidakmampuannya dalam merefleksikan kondisi sektor UMKM secara komprehensif. Kesimpulannya, meskipun IHSG sangat relevan sebagai leading indicator untuk membaca dinamika pasar dan mendiagnosis denyut nadi perekonomian, penggunaannya tidak boleh berdiri sendiri. Otoritas kebijakan disarankan untuk mengintegrasikan analisis IHSG dengan indikator sektoral dan sosial-ekonomi yang lebih luas guna menciptakan gambaran kesehatan ekonomi nasional yang utuh, inklusif, dan berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Medan. Lonjakan populasi di wilayah perkotaan menimbulkan berbagai masalah, seperti kepadatan tinggi,…
nggi, keterbatasan layanan kesehatan, dan penurunan kualitas lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan masyarakat, tenaga medis, dan aparat kelurahan di beberapa kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah penduduk berdampak pada penurunan derajat kesehatan masyarakat akibat buruknya sanitasi, keterbatasan air bersih, serta meningkatnya kasus penyakit menular seperti ISPA dan diare. Selain itu, kesejahteraan sosial juga menurun karena tingginya kemiskinan, ketimpangan ekonomi, dan kurangnya perumahan yang layak. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembangunan yang terpadu dan berkelanjutan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Abstract:Digitalisasi layanan kesehatan telah menjadi fondasi utama dalam pengembangan smart hospital di berbagai negara, termasuk Indonesia. RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sebagai rumah sakit rujukan tingkat provinsi menghadapi tantangan…
tangan kompleks terkait koordinasi antar unit, integrasi data, serta efektivitas alur pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digitalisasi layanan antar unit di RSUD Arifin Ahmad dan menilai kontribusinya terhadap peningkatan kinerja pelayanan dan kesiapan rumah sakit menuju konsep Rumah Sakit Cerdas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen yang terkait dengan SIMRS, Rekam Medis Elektronik (RME), serta sistem pendukung digital lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum digitalisasi, layanan antar unit masih didominasi proses manual, yang mengakibatkan tingginya waktu tunggu, kesalahan input, dan koordinasi yang kurang efektif. Setelah implementasi digitalisasi, terjadi peningkatan signifikan pada aspek kecepatan pelayanan, sinkronisasi data real-time, transparansi proses, serta keselamatan pasien. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan seperti variasi literasi digital pegawai, kebutuhan peningkatan infrastruktur TI, resistensi terhadap perubahan, serta isu keamanan data. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi layanan antar unit tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan, tetapi juga menjadi prasyarat fundamental dalam mewujudkan RSUD Arifin Ahmad sebagai Rumah Sakit Cerdas yang adaptif, efisien, dan terintegrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui integrasi konsep Technology Acceptance Model, Reinventing Government, dan Smart Hospital Framework sebagai dasar analisis transformasi digital di sektor kesehatan.
Abstract:Pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan negara yang memiliki peranan penting dalam mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pajak tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan…
n negara, tetapi juga sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi, memperluas lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pelayanan publik seperti pendidikan dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka yang bersumber dari buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan dokumen resmi pemerintah. Pembahasan dalam penelitian ini mencakup pengertian hukum pajak, regulasi perpajakan, sistem pemungutan pajak, serta permasalahan penerapan hukum pajak di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi perpajakan yang jelas, konsisten, dan transparan sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mendukung optimalisasi penerimaan negara guna mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi sederhana dan aksi bersih lingkungan terhadap kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah di bantaran Sungai Percut, Desa Pematang Lalang, Kecamatan Percut Sei…
ei Tuan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Edukasi sederhana dilakukan secara langsung kepada masyarakat melalui pendekatan personal, sedangkan aksi bersih lingkungan dilakukan bersama masyarakat di kawasan bantaran sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi sederhana memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai dampak sampah terhadap lingkungan dan kesehatan. Selain itu, aksi bersih lingkungan mampu menumbuhkan rasa kepedulian serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Setelah kegiatan dilakukan, sebagian masyarakat mulai mengurangi kebiasaan membuang sampah ke sungai dan lebih memahami pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam. Meskipun demikian, perubahan perilaku masyarakat masih berlangsung secara bertahap karena dipengaruhi oleh faktor kebiasaan lama, keterbatasan fasilitas, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi sederhana yang dipadukan dengan aksi bersih lingkungan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Lalu Kaisar Wisnu Kita, Jihan Zeinyuta R., Robi Kurniawan, Yusiran, Fadli Firdaus, Syukur Dwi F. P., M. Naufal A. D., Arif Wahyu Budiarto, Jhon Hericson Purba, Adlian Jefiza, Irwanto Zarma Putra, Hasnira, Fauzun Atabiq, Muhammad Syafei Gozali, Didi Istardi, Mishthafiyatillah, Afif Nuril Mustofa
Abstract:Pelatihan K3 ini berfokus pada urgensi pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi para calon pekerja. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran (safety…
awareness), pengetahuan, dan praktik K3 di tempat kerja guna mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Dengan fokus pada peningkatan kesadaran dan praktik K3, kegiatan ini juga bertujuan menyediakan workshop bagi calon pekerja agar mereka mampu mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko K3 di lingkungan kerja mereka kelak. Melalui pendekatan edukasi dan implementasi kebijakan K3 yang baik, diharapkan tercipta budaya keselamatan yang lebih kuat dan berkelanjutan di tempat kerja. Luaran pengabdian ini mencakup peningkatan kesadaran dan pengetahuan K3 di kalangan pekerja, penurunan tingkat kecelakaan dan cedera, serta peningkatan kualitas lingkungan kerja secara keseluruhan. Selain itu, pengabdian ini juga meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi K3 yang berlaku dan mengurangi dampak negatif kecelakaan kerja terhadap produktivitas dan kesejahteraan pekerja.
Abstract:Penyalahgunaan narkoba pada remaja merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan sosial. Remaja usia sekolah menengah pertama merupakan…
kan kelompok yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan pergaulan yang dapat memicu perilaku penyalahgunaan narkoba. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bahaya narkoba serta upaya pencegahannya melalui kegiatan edukasi kesehatan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada siswa SMP di Kota Banda Aceh dengan jumlah peserta 40 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai narkoba dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 56,5 dan meningkat menjadi 85,2 pada post-test. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan edukasi berlangsung. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya narkoba serta strategi pencegahannya. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya preventif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja organisasi RS Latemmamala Soppeng melalui penerapan gaya kepemimpinan partisipatif, serta menganalisis pengaruhnya terhadap…
dap kepuasan kerja pegawai. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik survei melalui wawancara kepada pegawai dan tenaga kesehatan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan koordinasi, penyusunan materi sosialisasi, pelaksanaan workshop kepemimpinan partisipatif, evaluasi, hingga penyusunan laporan akhir. Target kegiatan adalah meningkatnya pemahaman pegawai tentang konsep kepemimpinan partisipatif, terjalinnya hubungan kerja sama yang lebih efektif antara pimpinan dan pegawai, peningkatan motivasi dan rasa memiliki terhadap rumah sakit, serta terbukanya peluang pengembangan karir pegawai. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan kualitas pelayanan kesehatan di RS Latemmamala Soppeng.