Search Articles & Publications

Showing 4781 articles found for "Data"

Strategi Optimasi Database untuk Meningkatkan Kecepatan Akses pada Aplikasi Instagram

Annisa Nadila, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Kenaikan jumlah pengguna aktif Instagram, yang mencapai lebih dari dua miliar akun pada tahun 2023, telah menimbulkan tantangan teknis yang signifikan, terutama dalam mengelola basis data berskala besar. Artikel ini menyajikan… ajikan analisis mendalam mengenai strategi optimasi basis data yang dapat diterapkan untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi akses data pada platform berbagi konten visual seperti Instagram. Melalui tinjauan sistematis dan analisis komparatif terhadap literatur terbaru, penelitian ini mengidentifikasi tujuh dimensi utama yang saling terkait dalam optimasi: desain pengindeksan yang akurat, penulisan kueri yang efektif, penerapan mekanisme caching berlapis, strategi pemecahan dan partisi data, replikasi untuk ketahanan sistem, penggunaan basis data khusus dan arsitektur hibrida, serta keamanan dan efisiensi biaya operasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi terintegrasi yang memanfaatkan PostgreSQL, Redis, dan Cassandra dapat secara signifikan mengurangi latensi akses sekaligus meningkatkan throughput sistem secara keseluruhan.

Analisis Persepsi Pengguna terhadap Data Quality Google Maps: Studi Kasus Ketidakakuratan Titik Lokasi dalam Layanan Transportasi Online

Tiara Syahira Mardianto, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Aplikasi pemetaan digital seperti Google Maps telah menjadi bagian penting dari layanan transportasi daring. Namun, pengguna sering kali menemukan perbedaan antara titik lokasi yang ditampilkan dan kondisi lapangan yang… sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap kualitas data di Google Maps, khususnya terkait ketidakakuratan titik lokasi dalam layanan transportasi daring. Metode survei kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuesioner daring kepada 33 responden yang secara aktif menggunakan Google Maps dan aplikasi transportasi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,8% responden menilai Google Maps secara umum akurat, namun 69,7% responden pernah mengalami ketidakakuratan titik lokasi, dan 51,5% di antaranya perlu melakukan penyesuaian titik penjemputan secara manual. Data lokasi yang tidak akurat juga memengaruhi efisiensi perjalanan, menyebabkan keterlambatan, serta menurunkan tingkat kepercayaan pengguna. Meskipun demikian, 87,9% responden tetap menunjukkan loyalitas terhadap Google Maps karena kegunaan dan kemudahan penggunaannya. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akurasi lokasi penting untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pengguna terhadap layanan pemetaan digital.

PENGARUH PENGUNGKAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KEUANGAN: STUDI PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA

Aksa, Putriana, Intihanah, Intihanah, Mirosea, Nitri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan akuntansi lingkungan terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Variabel independen&#8230; en yang digunakan adalah Environmental Disclosure Score (EDS) yang dikonstruksi berdasarkan Global Reporting Initiative (GRI) Standards, sementara kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Leverage, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan digunakan sebagai variabel kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 32 perusahaan pertambangan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling, menghasilkan 160 observasi selama lima tahun. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan akuntansi lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA (β = 0,124; p < 0,01) dan ROE (β = 0,187; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan yang secara aktif mengungkapkan informasi lingkungan cenderung memiliki kinerja keuangan yang lebih baik, konsisten dengan teori legitimasi dan teori pemangku kepentingan. Implikasi penelitian ini mendorong regulator dan perusahaan untuk meningkatkan standar pelaporan lingkungan sebagai bagian integral dari tata kelola perusahaan yang baik

Strategi Pengembangan Dermaga Desa Labuhan Lalar dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sumbawa Barat

Melly Aprilia Lestari, Abdul Manan, Muhammad Dzul Fadlli
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan dermaga Desa Labuhan Lalar dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah di Kabupaten Sumbawa Barat. Latar belakang masalah adalah rendahnya kontribusi dermaga&#8230; maga terhadap pendapatan asli daerah yang disebabkan oleh pengelolaan dermaga yang belum optimal dan potensi pengembangannya yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dermaga Desa Labuhan Lalar memiliki berbagai potensi dan kekuatan yang dapat dimaksimalkan seperti sistem QRIS untuk menarik retribusi kapal, 21 UMKM yang aktif, dan pemandangan sunset yang menjadi daya tarik wisatawan. Namun, ada juga kelemahan dan ancaman yang perlu diatasi agar dermaga dapat kembali beroperasi dan menghasilkan pendapatan asli daerah. Strategi pengembangan yang dapat dilakukan yaitu pemerintah perlu fokus pada satu tujuan yang akan dikembangkan ke depannya antara fokus untuk pengembangan sektor pariwisata atau fokus ke fungsi sebagai pelabuhan. Adapun pra-syarat yang harus dilakukan yaitu harus adanya kemauan politik, agar potensi teknis dan ekonomi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dapat terwujud dan diimplementasikan.

LITERATURE REVIEW: PENGARUH OMNICHANNEL EXPERIENCE DAN SERVICE QUALITY TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION PADA KONSUMEN RITEL MODERN DI INDONESIA

Angelica, Feby Audrey, Petrus Loo
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh inkonsistensi temuan penelitian sebelumnya terkait hubungan omnichannel experience dan customer satisfaction. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh omnichannel experience dan service&#8230; vice quality terhadap customer satisfaction pada ritel modern di Indonesia menggunakan metode kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari jurnal ilmiah dan buku melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa omnichannel experience dan service quality masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Secara simultan, keduanya menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan konsumen ritel modern.

Pengaruh Kompensasi Stratejik terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z pada Era Digital

Rahelia Nur Saftri, Agung Zulfikri
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak kompensasi strategis terhadap kinerja karyawan Generasi Z di era teknologi saat ini dan untuk menemukan jenis kompensasi yang paling sesuai dengan karakteristik&#8230; generasi tersebut. Untuk melakukan penelitian literatur, artikel ilmiah dari tahun 2021–2026 dikumpulkan dari jurnal nasional dan internasional melalui basis data seperti Google Scholar dan SINTA. Teknik analisis termasuk identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi strategis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kinerja yang ditunjukkan oleh karyawan. Memiliki sistem kompensasi yang adil dan sesuai dengan tujuan perusahaan dapat meningkatkan motivasi, produktivitas, dan kepuasan kerja. Bagi Generasi Z, efektivitas kompensasi dipengaruhi oleh faktor-faktor non-finansial dan finansial, seperti fleksibilitas dalam bekerja, pengembangan karier, dan menemukan keseimbangan antara hidup pribadi dan kerja. Selain itu, perusahaan harus menerapkan kompensasi strategis yang komprehensif dan adaptif untuk meningkatkan retensi, keterikatan, dan kinerja karyawan secara berkelanjutan. Ini karena ketidaksesuaian antara sistem kompensasi dan harapan karyawan dapat menyebabkan penurunan kinerja dan peningkatan niat untuk meninggalkan pekerjaan.

Influence​ Culture Organization and Employee Discipline towards Performance Employees at the Department Health Bogor Regency

Leni Laelawati, Rita Rahmawati, Muhammad Husein Maruapey
Abstract: Public health organizations are required to maintain service quality through strong organizational culture and employee discipline. However, empirical studies that specifically examine both variables in local public health&#8230; th institutions remain limited. This study aims to analyze the effect of organizational culture and employee discipline on employee performance at Puskesmas Curug Bitung, Bogor Regency. The study used a quantitative associative approach with a survey design. The population consisted of 32 employees, and 25 respondents were selected as the sample using the Slovin formula. Data were collected through questionnaires, observations, and structured interviews, then analyzed using validity and reliability tests, Pearson Product Moment correlation, coefficient of determination, and partial t-test. The results show that organizational culture has a positive and significant effect on employee performance, with a correlation coefficient of 0.777, R square of 0.630, and t-value of 5.910. Employee discipline also has a positive and significant effect on employee performance, with a correlation coefficient of 0.808, R square of 0.653, and t-value of 6.583. The novelty of this study lies in its direct testing of organizational culture and discipline without mediating variables in a district-level public health service institution. Strengthening service-oriented culture and consistent discipline is therefore essential to improve employee performance.

Partisipasi Institusi Pedesaan dan Efektivitas Program Bangga Kencana

Hafied Maulana Ibrahim, Muhammad Husein Maruapey, Agus Suarman Sudarsa
Abstract: Penelitian ini menganalisis partisipasi institusi masyarakat pedesaan dalam Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana serta implikasinya terhadap efektivitas program di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten&#8230; en Bogor. Penelitian ini berangkat dari masih terbatasnya kajian yang menempatkan institusi masyarakat pedesaan sebagai aktor utama pembangunan keluarga berbasis komunitas dan belum banyaknya penelitian yang menghubungkan pola partisipasi, faktor yang memengaruhi, strategi penguatan, serta outcome program secara integratif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif evaluatif. Data dikumpulkan pada Agustus sampai Oktober 2025 melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan kuesioner pendukung terhadap koordinator program, penyuluh lapangan, aparatur kecamatan dan desa, kader masyarakat, pengurus kelompok bina keluarga, tokoh masyarakat, dan keluarga penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi relatif aktif pada tahap pelaksanaan, tetapi masih lemah pada tahap perencanaan dan evaluasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan institusi masyarakat pedesaan penting untuk menggeser partisipasi dari simbolik menjadi substantif guna meningkatkan efektivitas program, perubahan perilaku, dan kesejahteraan keluarga.

Pengaruh Mekanisme Corporate Governance dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan

Syndi Dewi Annisa, Gustin Alpian, Rafif Dhaifullah, Ewel hektiana, Gusti Puspita Sari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mekanisme Good Corporate Governance (GCG) dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor teknologi di Indonesia. Permasalahan utama dalam penelitian&#8230; itian ini adalah adanya tekanan profitabilitas dan fluktuasi Return on Assets (ROA) pada perusahaan teknologi periode 2022–2024 meskipun sektor ini tengah mengalami ekspansi besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal komparatif dengan data sekunder sebanyak 84 observasi yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik mekanisme GCG maupun ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan teknologi. Temuan ini memberikan kebaruan (novelty) bahwa pada industri teknologi, pertumbuhan aset yang masif dan struktur tata kelola formal belum menjadi determinan utama profitabilitas jangka pendek karena karakteristik industri yang lebih berfokus pada strategi pertumbuhan dan penetrasi pasar. Simpulannya, besarnya skala perusahaan dan keberadaan pengawasan formal tidak otomatis menjamin peningkatan efektivitas keuangan pada fase ekspansi perusahaan teknologi.

Model Tata Kelola Kolaboratif untuk Wirausaha Muda di Kabupaten Bogor

Wahyudi Chaniago, Endeh Suhartini, Saprudin
Abstract: Penelitian ini mengkaji bagaimana tata kelola kolaboratif dapat dibangun untuk memperkuat pengembangan wirausaha muda di Kabupaten Bogor. Kajian terdahulu umumnya menitikberatkan pada pendidikan kewirausahaan, kewirausahaan&#8230; aan digital, atau pengembangan usaha mikro dan kecil, sedangkan model kolaborasi multipihak pada level lokal masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di Kabupaten Bogor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 11 informan yang dipilih secara purposif dari unsur pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, pelaku usaha muda, dan akademisi, serta didukung observasi dan data program. Analisis dilakukan dengan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi sudah berlangsung, tetapi masih terfragmentasi. Teknologi komunikasi telah digunakan secara luas, namun belum tersedia platform terintegrasi yang menghubungkan para aktor. Kapasitas digital masih timpang, budaya organisasi masih dipengaruhi ego sektoral dan kekakuan birokrasi, kepercayaan antarpihak belum kokoh, dan tujuan bersama belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam aksi bersama. Penelitian ini menawarkan model kolaborasi yang dibangun atas lima dimensi yang saling terkait, yaitu teknologi komunikasi terintegrasi, peningkatan kapasitas digital berkelanjutan, budaya kolaboratif, kepercayaan yang terlembagakan, dan tujuan bersama yang diformalkan.