Search Articles & Publications

Showing 1578 articles found for "Telah"

Akuntabilitas Penyaluran ZIS-DSKL Perspektif Akuntansi Syariah (Studi Kasus Pada Baznas Kabupaten Jember)

Ahmad Khoirul Sobri, Muiszatin, Eis Fahmiatul Fununi
Abstract: Zakat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun pemahaman yang terbatas mengenai harta yang wajib dizakati masih menjadi kendala dalam optimalisasinya. Di Indonesia, pengelolaan ZIS-DSKL dipercayakan… ipercayakan kepada BAZNAS, yang dituntut untuk menjalankan tugasnya dengan transparansi dan akuntabilitas guna mempertahankan kepercayaan publik. Sejak didirikan pada 2017, BAZNAS Kabupaten Jember telah berupaya mengelola zakat secara amanah sesuai dengan prinsip syariat Islam. Di bawah kepemimpinan H. Saifullahudi, jumlah donatur mengalami peningkatan yang signifikan. BAZNAS berkontribusi dalam tiga dimensi akuntabilitas, yaitu hubungan vertikal kepada Allah SWT, tanggung jawab horizontal kepada masyarakat melalui program pendidikan dan kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui advokasi dan bantuan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai akuntabilitas pengelolaan dana ZIS-DSKL di BAZNAS Kabupaten Jember menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan mencakup survei dan eksperimen, dengan analisis data berbasis perangkat lunak seperti SPSS untuk meningkatkan efisiensi serta akurasi hasil penelitian.

Pelaksanaan Program Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) Untuk Mengembangkan Kreativitas Peserta Didik Di UPT SD Negeri 04 Bariang Rao-rao

Gina Fadhilah Ramadhani, Zulmi Aryani
Abstract: Pelaksanaan Program Pemantapan Kemampuan Mengajar ini bertujuan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran di sekolah. Kretivitas memang bukan faktor utama dalam pendidikan tapi pendidikan mampu memberikan… n stimulus kepada peserta didknya untuk mengembangkan kreativitasnya. Kretivitas berpegang teguh pada rasa keingintahuan dan menumbuhkan kemampuan cipta berkreasi pada lingkungan sekelilingnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan cara observasi, wawancara dan pengumpulan data yang diperoleh selama masa penugasan. Dalam pelaksanaan Program Pemantapan Kemampuan Mengajar, mahapeserta didik telah melaksanakan program, seperti mengajar, mengembangkan administrasi kelas dan pemanfaatan teknologi digital. Pogram yang telah dilaksanakan memperoleh hasil yang baik untuk peserta didik, mahasiswa dan sekolah.

Program Pemeriksaan Mata Dan Edukasi Kesehatan Visual pada Siswa Sekolah Dasar: Studi Kasus di SDTQ Al Wafi

Haryanti, Suci, Sahel, Kartikawati , Atti
Abstract: Peningkatan penggunaan gawai digital di kalangan siswa sekolah dasar telah berkontribusi pada meningkatnya risiko gangguan penglihatan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDTQ Al Wafi dengan tujuan melakukan skrining… ing kesehatan mata dan implementasi program intervensi komprehensif. Metode pelaksanaan mencakup pemeriksaan mata dengan snellen chart, trial frame, dan autoref pada seluruh siswa, dilanjutkan dengan edukasi kesehatan visual dan pendampingan intensif. Dari total siswa yang diperiksa, teridentifikasi 4 kasus gangguan penglihatan yang memerlukan penanganan khusus, dengan karakteristik utama berupa kesulitan penglihatan jarak jauh. Program intervensi yang diterapkan meliputi modifikasi lingkungan belajar, pendampingan psikososial, dan edukasi komunitas sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan perbaikan signifikan dalam perilaku penggunaan gawai dan postur belajar siswa, serta peningkatan kapasitas sekolah dalam deteksi dini gangguan penglihatan. Program ini menghasilkan model intervensi berbasis komunitas yang dapat diadaptasi untuk penanganan kesehatan mata siswa di sekolah dasar lainnya.

Pemantapan Kemampuan Mengajar Di UPT SD Negeri 13 Bangko

Dwi Ayu Sakapiranti, Rosi Satria Ardi
Abstract: Laporan ini merupakan hasil dari kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar mahasiswa Strata 1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar,  yang bertujuan untuk mengukur perkembangan dan keterampilan mahasiswa dalam mengajar… ar disekolah dasar selama waktu yang telah ditentukan. Program ini juga bertujuan untuk melatih siswa agar memiliki kemampuan menggunakan ilmu yang dipelajari dalam situasi nyata baik kegiatan mengajar maupun tugas non mengajar, seperti kunjungan ke perpustakaan, menjalankan adaptasi teknologi, kegiatan ekstrakurikuler, dan pengembangan kreativitas. Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa tentang  bagaimana menjadi seorang pendidik yang baik dan memiliki 4 (empat) kompetensi guru yaitu, pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, yang semua itu akan sangat berguna saat mahasiswa sudah memasuki dunia kerja sebagai tenaga pendidik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu dengan cara mengamati secara langsung keadaan lingkungan sekolah serta tingkah laku siswa dan minat belajar siswa. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa adalah proses yang efektif untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengelola kelas, merancang materi pembelajaran yang menarik, dan berinteraksi dengan siswa. Dari program yang sudah terjalankan tercapai hasil yang sudah direncanakan dan dapat memberikan perubahan terhadap UPT SD Negeri 13 Bangko.

Generasi Jujur : Membangun Karakter Antikorupsi Sejak Dini

Linda Wahyu Marpaung, Afrizal, Irvan Rolyesh Situmorang, Desma Erica Maryati M, Petrus Loo, Albert Herlambang, Jefri
Abstract: Kejujuran adalah salah satu nilai paling fundamental dalam kehidupan manusia. Nilai ini tidak hanya mencerminkan karakter seseorang, tetapi juga menjadi pondasi utama dalam membangun masyarakat yang bebas dari korupsi. Kejujuran… ejujuran dan sikap antikorupsi memiliki hubungan yang erat, karena pada dasarnya, korupsi adalah bentuk ketidakjujuran yang dilakukan demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu. Korupsi bukan hanya masalah tetapi lebih dari itu korupsi telah menggerogoti ketahanan bangsa dan negara disemua bidang. Saat ini korupsi merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Praktik korupsi merusak struktur sosial, ekonomi, dan pemerintahan, serta menghambat pembangunan nasional. Salah satu solusi jangka panjang untuk memerangi korupsi adalah dengan membangun karakter antikorupsi pada generasi muda sejak dini. Artikel ini membahas mengenai pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Rantau Utara Labuhan Batu yang dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2024. Kegiatan ini di ikuti oleh 30 orang siswa. Kegiatan dilaksanakan dalam pelatihan dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai sikap antikorupsi yang harus di mulai sejak dini. Metode pelatihan yang digunakan selain pemberian materi juga melakukan permainan dengan menggunakan aplikasi Kahoot!. Tujuan dari hasil pelatihan ini adalah agar peserta pelatihan mendapat pemahaman bahwa sikap antikorupsi harus dimiliki oleh setiap orang untuk Indonesia lebih baik. 

Edukasi Pemahaman Plagiarisme Pada Mahasiswa Kesehatan Untuk Membentuk Budaya Akademik Yang Jujur

Siti Nurfadilah H, Yusuf Sabilu, Fifi Nirmala G, Listy Handayani, Hariati Lestari, Rastika Dwiyanti Liaran
Abstract: Tindakan plagiat telah menjadi masalah yang menakutkan bagi banyak akademisi, peneliti, jurnalis, mahasiswa, dan komunitas akademik lainnya. Saat ini, kasus plagiarisme semakin banyak ditemui. Plagiarisme menjadi sebuah… tantangan yang perlu dicari solusinya. Saat ini, plagiarisme di Indonesia semakin meluas, terutama di kalangan mahasiswa. Praktik plagiasi di lingkungan akademik pun sangat banyak ditemui. Kegiatan PKM berupa edukasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait plagiarisme sangat perlu diberikan sejak dini sehingga mereka memiliki kesadaran untuk menghadapi plagiarisme agar dapat membentuk kejujuran akademik di era digital saat ini. Kegiatan PKM dilakukan pada 30 Desember 2024. Sasaran edukasi adalah mahasiswa Semester 1 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo  yang berjumlah 42 orang. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Semua tahap berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan sehingga diperoleh hasil evaluasi kegiatan PKM menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata sebesar 22,38. Hasil kegiatan PKM ini disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi  mengenai plagiarisme.

Menciptakan Lingkungan Sekolah Yang Aman Melalui Sosialisasi Anti Bullying Di Mi Darul Ulum, Desa Rowo Gempol

Ufi’atun Nur Faizah, Dewi A'issyatur Rohmah, Virgie Ramadhani Z, Eli Masnawati, Masfufah, Siti Kholidatur Rodliyah, Yuliastutik, Laila Badriyah
Abstract: Perundungan atau bullying merupakan fenomena yang mengganggu keharmonisan lingkungan pendidikan. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada individu yang menjadi korban, tetapi juga merusak dinamika kelompok secara keseluruhan.… luruhan. Lingkungan sekolah idealnya menjadi tempat yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal, baik akademik maupun sosial. Namun kenyataannya di lapangan, beberapa peserta didik masih menghadapi tantangan berupa tindakan bullying yang mampu mengganggu proses belajar mereka. Hal tersebut menjadi urgensi, sehingga penerapan program anti bullying perlu di implementasikan guna mencegah dan mengatasi permasalahan tersebut. Melihat kondisi ini, MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, menginisiasi pelaksanaan sosialisasi anti-bullying yang digagas oleh mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya. Sosialisasi anti-bullying ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mampu mendukung perkembangan peserta didik. Kegiatan ini juga memfokuskan pada peningkatan keterampilan guru dalam mengidentifikasi dan menangani kasus bullying, serta melibatkan orang tua untuk  mendukung anak mereka dalam menghadapi dan mencegah perilaku bullying. Objek kegiatan ini ditujukan untuk seluruh peserta didik MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, dengan melibatkan partisipasi aktif dari kepala sekolah, guru dan juga orang tua. Metode yang dipilih guna pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol yakni Participatory Action Research (PAR), dengan langkah berikut: 1) identifikasi masalah, 2) perencanaan, 3) implementasi, 4) evaluasi dan refleksi, 5) diseminasi, serta 6) keberlanjutan. Hasil dari pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum Desa Rowo Gempol menunjukkan pelaksanaan kegiatan sosialisasi anti-bullying di MI Darul Ulum telah berhasil  mencapai tujuan utamanya yakni menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Melalui sosialisasi yang komprehensif, peserta didik, guru dan orang  tua mendapatkan pemahaman mendalam terkait bentuk bullying beserta dampaknya, baik secara fisik maupun psikologis. Selain itu juga mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih inklusif dan saling menghargai satu sama lain, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan dari orang tua dan guru dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekitar, khususnya sekolah. Dari kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif bagi perkembangan siswa.

Sosialisasi Knowledge Audit Pada Siswa SMKN 1 Solok Selatan

Asmy Febry Tama, Zulsantoni, Vera Septaria, Nabilla Fitri Dyana
Abstract: Audit adalah proses pemeriksaan formal atas catatan keuangan seseorang atau perusahaan yang dilakukan oleh pihak yang independen,  bertujuan untuk mengevaluasi dan memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan.… . SMKN I Solok Selatan merupakan sekolah menengah kejuruan yang salah satu program penjurusannya adalah akuntansi. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memperdalam ilmu akuntansi dibutuhkan sosialisasi mengenai pemeriksaan atau audit keuangan yang merupakan salah satu bagian dari ilmu akuntansi yang tidak dipelajari secara mendalam di sekolah. Audit merupakan suatu pekerjaan pemeriksaan yang dilakukan setelah laporan keuangan selesai diterbitkan. Materi yang diberikan oleh pihak sekolah dalam bidang akuntansi hanya sebatas praktik dalam membuat dan menyusun laporan keuangan, sedangkan untuk audit belum terdapat dalam kurikulum siswa. Untuk itu diadakan sosialisasi pengetahuan audit di lingkungan SMKN 1 Solok Selatan agar mereka juga bisa memahami akan adanya resiko kerja dan pemeriksaan pekerjaan. Metode pelaksanaan dimulai dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan pada tahap akhir kegiatan dengan memberikan quiz dan reward kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan.

Penyuluhan Pencegahan Diabetes Mellitus (DM) Pada Siswa SMK Negeri 4 Kendari

Listy Handayani, Hariati Lestari, Hartati Bahar, Siti Nurfadilah H, Irma
Abstract: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup yang ditandai dengan peningkatan gula darah (hiperglikemia) yang disebabkan karena menurunnya jumlah insulin akibat gangguan metabolisme pankreas.… ankreas. Indonesia merupakan negara yang menyumbang penyakit DM tertinggi yaitu sebesar 10,3 juta jiwa dan akan meningkat menjadi 16,7 juta jiwa pada tahun 2045. Salah satu penyebab DM adalah kurangnya pengetahuan mengenai pengaturan pola makan dan  kurangnya aktivitas fisik. DM dapat terjadi pada remaja sehingga edukasi keseahtan sangat penting dilakukan. Kegiatan PKM berupa penyuluhan bertujuan untuk meningktkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan penyakit DM. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Januari 2025 di SMK Negeri 4 Kendari. Sasaran peserta adalah siswa SMK Negeri 4 Kendari yang berjumlah 30 orang. Metode penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah. Tahapan kegiatan ini terdiri dari perencanaan (persiapan, koordinasi dengna pihak sekolah, penentuan sasaran dan waktu pelaksanaan), tahap pelaksanaan (perkenalan, penyampaian materi dan sesi tanya jawab).  Pada tahap akhir dilakukan evaluasi untuk menilai keberhasilan kegiatan pelatihan serta pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Seluruh tahapan kegiatan terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar sedangkan dari hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 50,9 menjadi 73,3 setelah dilakukan penyuluhan sehingga penyuluhan berhasil meingkatkan pengetahuan pencegahan DM pada siswa SMK Negeri 4 Kendari.  

Worshop Pengisian Beban Kerja Dosen (BKD) Di Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) Bagi Dosen Pemula STKIP Widyaswara Indonesia

Mandra Adrika Putra, Tri Yanti, Stevani Lavitri
Abstract: Pelaksanaan pengabdian di STKIP Widyaswara Indonesia, dengan tujuan untuk mensosialisasikan cara pengisisan Beban Kerja Dosen (BKD) di Sitem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) bagi dosen STKIP Widyaswara Indonesia,… a, dengan metode pelaksanaan demontrasi dan diskusi. Pada dasarnya para dosen-dosen di STKIP Widyaswara Indonesia sudah memenuhi SKS BKD semesternya, tinggal mengimputkan dan melengkapi dokumen pendukung di BKD SISTER-nya masing-masiang lagi, Karena kurang mengertinya dosen didalam mengimputkan dan melengkapi dokumen pendukung di BKD SISTER-nya, sehingga BKD di SISTER masing-masing dosen masih kosong. Setelah  di laksanakan pengabdian ini, dosen-dosen sudah mengerti cara mengisi BKD di SITER, dan semakin memotivasi dosen-dosen didalam mengisi BKD-nya