Search Articles & Publications

Showing 1294 articles found for "Belajar"

Penerapan Model Pembelajaran Based Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V SDN 12 Batang Lawe

Ahmad Al Akbar, Dian Sarmita
Abstract: Dalam rangka memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran dan managerial di sekolah, untuk melatih dan mengembangkan keguruan, serta keterampilan mengajar. Maka diadakan sebuah program untuk meningkatkan… ingkatkan kualitas mahasiswa sebagai calon guru yakni program PKM (Pemantapan Kemampuan Mengajar). Program ini bertujuan untuk melatih calon guru melalui praktek mengajar secara nyata di sekolah. Program PKM ini dilakukan melalui beberapa tahapan yakni tahap pengamatan proses pembelajaran, latihan terbimbing dan latihan mandiri. Hasil dari program PKM umumnya berjalan dengan baik sesuai dengan program dan kegiatan yang telah dirancang. Mahasiswa mampu mengetahui proses pembelajaran secara langsung, dapat merencanakan pembelajaran dan melaksanakan proses belajar mengajar di kelas serta meningkatkan keterampilan mengajar. Dapat disimpulkan bahwa melalui program PKM, mahasiswa mampu meningkatkan hard skill maupun soft skill dalam mengajar.

Psikoedukasi Perilaku Pro-Lingkungan Dan Motivasi Belajar Pada Siswa SMP Negeri 03 Seunuddon

Andi Megawati Mappiati Mardhatillah, Gita Putri Prayinto, Shafa Sabrina Ghinaya, Niswah Nailan Nafisah, Elina Dwiyana, Tsania Sabilahaq, Syafrizal, Devika Yuanita
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pro lingkungan dan motivasi belajar pada siswa SMPN 03 Seunuddon. Metode yang digunakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test post test.… . Subjek penelitian dengan jumlah 35 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang berbentuk skala likert. Kuesioner tersebut bertujuan untuk melihat perilaku pro-lingkungan serta motivasi belajar siswa. Hasil dari pengujian ini Terdapat beberapa hasil dari pengabdian ini, hasil pertama adalah perbedaan yang signifikan pada hasil pre-test dan post-test responden. Hasil tersebut memperlihatkan terdapat perbedaan perspektif responden sebelum dan setelah psikoedukasi. Hasil kedua adalah kebersihan pantai, keberadaan tanaman mangrove, penambahan fasilitias tong sampah, serta pengadaan infografis guna menambah pengetahuan masyarakat sekitar. Dapat di simpulkan psikoedukasi untuk meningkatkan prilaku pro-lingkungan pada pngabdian ini membawa perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang berarti terdapat pengaruh antara psikoedukasi dan prilaku pro-lingkungan.

Penerapan Teknologi Untuk Meningkatkan Literasi Siswa Di SMP Negeri 5 Kisaran

Suci Andriyani, Zulfan Efendi, Chitra Latiffani
Abstract: Peningkatan literasi siswa di era digital memerlukan pendekatan yang inovatif dan adaptif, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi. kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan teknologi dalam meningkatkan literasi… erasi siswa di SMP Negeri 5 Kisaran. Metode yang digunakan meliputi penggunaan platform e-learning, aplikasi pembelajaran interaktif, dan alat digital lainnya yang terintegrasi dalam kurikulum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti penggunaan platform pembelajaran online (Google Classroom, Moodle), aplikasi literasi (Duolingo, Grammarly), dan video pembelajaran, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan membaca, menulis, dan pemahaman teks siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknologi dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung proses belajar mengajar dan meningkatkan literasi siswa, dengan catatan perlunya pelatihan yang memadai bagi guru dan siswa serta infrastruktur yang mendukung.

Strategi Manajemen Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Guru SMA Kartika XX-1 Makassar

Angel, Sulistiawati, Nurhadijah, Ridfah, Ahmad
Abstract: Keberhasilan tercapainya tujuan pembelajaran individu bukan hanya karena pengelolaan kelas yang dilakukan guru, melainkan juga karena motivasi individu. Guru mempunyai peluang untuk meningkatkan motivasi siswa. Oleh karena… na itu, psikoedukasi menjadi salah satu kegiatan yang diimplementasikan sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai strategi manajemen kelas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada guru SMA Kartika XX-1 Makassar. Tahapan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi pembukaan, pemberian pre-test, pemaparan materi, sesi diskusi, dan pemberian post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.000) antara rata-rata skor pre-test (6,11) dengan rata-rata post-test (8,19). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang mengindikasikan bahwa pemberian psikoedukasi dapat meningkatkan pemahaman peserta.

Optimalisasi MindMap Dalam Efektivitas Belajar Mengajar

Jaja Suteja, Mohammad Sofyan, Munawar Asikin, Jahidah, Nurul Siti
Abstract: Pengabdian ini bertujuan untuk sharing optimalisasi MindMap dalam efektivitas belajar mengajar, dengan metode pengabdian secara online yang dihadiri oleh 293 orang peserta dari 25 Provinsi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa… ahwa mindmap secara efektif dalam pembelajaran, guru/pengajar dapat menciptakan lingkungan yang mendukung eksplorasi kreatif, kolaborasi, dan pemahaman yang dalam bagi siswa/mahasiswa. Mindmap tidak hanya menjadi alat untuk mengajar dan belajar, tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan berpikir siswa/mahasiswa secara holistik. Membantu menggambarkan hubungan antara konsep-konsep yang kompleks secara visual. Ini membantu siswa untuk memahami dan mengingat informasi dengan lebih baik daripada hanya membaca teks atau catatan. Dengan menggunakan warna, gambar, dan simbol, dapat merangsang kreativitas siswa/mahasiswa dalam memproses informasi. Hal ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa/mahasiswa dalam pembelajaran dan membuatnya lebih menyenangkan. Struktur visual mindmap mempermudah siswa/mahasiswa untuk mengingat informasi karena dapat mengaitkan konsep-konsep dengan gambaran keseluruhan yang di buat.

Pelatihan Implementasi Pembelajaran Dengan Aplikasi Quiziz Berabasis Artificial Intelligence Di UPT. SD Negeri 04 Sei Muka

Ruri Ashari Dalimunthe, Sahren, Afrisawati
Abstract: Pengaruh teknologi informasi dan komunikasi sangat berkembang pesat dalam memberikan dampak bagi pendidikan belajar mengajar. Aksebilitas pendidikan teknologi informasi memungkinkan akses informasi dan pengetahuan dari seluruh… eluruh dunia tanpa batasan waktu dan tempat, Dengan dikembangkannya teknologi ini, peserta dalam proses belajar mengajar dapat menyerap informasi lebih cepat dan mudah, Memperkaya sumber belajar dalam mengakses berbaga materi pelajaran melalui platform digital serta keterlibatan teknologi informasi dapat memberikan dampak aktif siswa selama proses pembelajaran. UPT SD Negeri 04 Sei Muka merupakan sebuah sekolah dasar tempat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PkM) didalam memberikan informasi teknologi dan komunikasi terhadap peserta didik / tenaga pengajar demi meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence dalam proses belajar mengajar, Metode pelatihan melibatkan tenaga pengajar, Melakukan pelatihan praktis menggunakan alat bantu Artificial Intellegence yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dalam proses belajar mengajar disekolah dasar. Meningkatkan kualitas pembelajaran di UPT SD Negeri 04 Sei Muka dalam memberikan kontribusi positif didalam mengembangkan pembelajaran berbasis Artificial Intellegence tingkat sekolah dasar dan memberikan petunjuk bagi sekolah lainnya dalam mengadopsi teknologi berinovasi dalam pendidikan.

Penerapan Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran Di Sekolah UPT. SD Negeri Sei Muka

Cecep Maulana, Irianto, Amalia
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan aplikasi Carva sebagai media pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sei Muka. Pendekatan pengabdian yang digunakan adalah partisipatif, melibatkan… elibatkan guru-guru SDN Sei Muka dalam pengembangan dan implementasi aplikasi Carva. Proses pengabdian dimulai dengan penyuluhan dan pelatihan kepada guru-guru mengenai potensi dan manfaat aplikasi Carva dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Selanjutnya, aplikasi Carva diterapkan dalam pembelajaran di SDN Sei Muka dengan dukungan penuh dari tim pengabdian. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Carva memberikan dampak positif dalam pembelajaran di SDN Sei Muka. Guru dan siswa merasakan peningkatan dalam keterlibatan, pemahaman materi, dan minat belajar siswa. Selain itu, aplikasi Carva juga membantu guru dalam menyusun dan menyajikan materi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Kegiatan pengabdian ini juga memunculkan beberapa tantangan, seperti keterbatasan akses teknologi dan kebutuhan akan pelatihan lanjutan bagi guru. Oleh karena itu, rekomendasi diberikan untuk terus mendukung penggunaan aplikasi Carva dalam pembelajaran, baik melalui penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai maupun pelatihan bagi para pendidik. Dengan demikian, penerapan aplikasi Carva sebagai media pembelajaran dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi proses pembelajaran di SDN Sei Muka dan masyarakat sekitarnya.

Remaja Berdaya: Pelatihan Lilin Aromaterapi Dan Penerapan Zerowaste Untuk Pengembangan Diri Di Batujajar Community Care

Nurjanah, Erni
Abstract: Masa remaja adalah periode transisi yang penuh dengan tantangan. Dalam fase ini, remaja memerlukan bimbingan dan dukungan untuk mengembangkan keterampilan, minat, dan bakat mereka. Salah satu aspek penting adalah pengembangan… angan keterampilan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan. Batujajar Community Care (BCC) telah menginisiasi program yang ditujukan untuk membantu remaja dari latar belakang keluarga yang kurang mampu. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan remaja dalam mengelola keuangan serta meningkatkan rasa percaya diri mereka. PKM juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan wirausaha remaja melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi, sekaligus memupuk kesadaran lingkungan dengan pendekatan zerowaste. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup pemberian materi, diskusi, dan pelatihan langsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa remaja mampu memahami dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan, motivasi mereka dalam belajar dan berkreasi meningkat, serta kesadaran akan penerapan zerowaste dan pembuatan lilin aromaterapi semakin meningkat. Secara keseluruhan, PKM ini memberikan dampak positif pada motivasi, keterampilan, dan kesadaran lingkungan remaja. Harapannya, hal ini dapat membantu mereka mencapai masa depan yang lebih baik, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memberikan kontribusi positif pada kelestarian lingkungan.

Program Pelaksanaan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) Di UPT SDN 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Dina Putri, Esa Yulimarta
Abstract: Adapun tujuan PKM adalah untuk mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologis sekolah tempat praktek mengajar secara langsung; menguasai berbegai keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran;… belajaran; menerapkan berbagai kemampuan profesional kemahasiswaan secara utuh dan terpadu dalam situasinya; melatih mahasiswa agar memiliki pengalaman faktual tentang proses pemebelajaran; memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mempelajari dan memahami serta menghayati seluk beluk lembaga pendidikan. Bentuk pelaksanaan kegiatan PKM terdiri dari dua jenis, yaitu program mengajar dan program non mengajar. Program mengajar terdiri dari tiga jenis, kegiatan pengamatan, latihan terbimbing, latiahan mandiri. Latihan terbimbing dilakukan satu kali di bimbing oleh guru pamong, latihan mandiri dilakukan satu kali tanpa bimbingan guru pamong. Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi meliputi ceramah, tanya jawab, permainan, observasi, pemberian tugas dan diskusi. Hasil yang diperoleh selama mahasiswa melakukan kegiatan praktik mengajar adalah memberi pengalaman mempersiapkan pembelajaran, memilih metode, mengembangkan media dan mengevaluasi dengan 100% siswa lulus KKM. Kegiatan ini telah memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam pengembangan kompetensi di bidang pendidikan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari ke dalam proses pembelajaran di sekolah, serta dapat meningkatkan hubungan kemitraan yang baik antara STKIP Widyaswara Indonesia dengan sekolah yang terkait.

Workshop Penerapan Iklan Layanan Masyarakan Dengan Tema Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Pendidikan Bagi Semua Golongan Di SMK Negeri 3 Medan

Isra Rafika Sihombing, Dita Sayidina Harahap, Dian Setyorini, Fenny Afrida, Deliyanti Simbolon, Lisa Elianti Nasution
Abstract: Penerapan iklan layanan masyarakat dengan tema meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pendidikan bagi semua golongan bertujuan untuk mengajak masyarakat semua golongan untuk mengenyam pendidikan  12 tahun, di antaranya… ranya enam tahun pendidikan dasar dan sekolah menengah pertama tiga tahun serta tiga tahun sekolah menengah atas. Sistem pendidikan di Indonesia langsung di bawah pengawasan kementrian dan kebudayaan yang mengedepankan pengetahuan, keterampiran dan sikap. Namum pada kenyataannya masih banyak masyarakat menengah ke bawah belum memahami betapa pentingnya pendidikan, masih banyaknya masyarakat yang putus sekolah bahkan tidak melanjutkan sekolah sesuai peratuhan pemerintah minimal 12 tahun wajib belajar. Dengan adanya iklan layanan masyarakat ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menginfomasikan melalui media. Media yang digunakan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. Proses pembuatan media promosi menggunakan canva yang digunakan untuk keperluan desain grafis yang menghasilkan visualisasi yang berkualitas dan menarik untuk membantu pengiklankan pentingnya pendidikan bagi semua golongan. Sekolah bukan hanya lembaga untuk kegiatan belajar  mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran bagi siswa siswi namun memberikan stimulus – stimulus bagi masyarakat melalui iklan yang di berikan pihak sekolah agar masyarakat sadar akan pentingnya pendidikan minimal 12 tahun wajib belajar untuk semua golongan masyarakat.