Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas V SD Inpres 8 Mamboro.…
. Model STAD merupakan salah satu metode pembelajaran yang menekankan kerja sama dalam kelompok kecil yang heterogen, di mana setiap anggota kelompok memiliki tanggung jawab dalam memahami dan menyampaikan materi kepada teman sekelompoknya. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif bagi siswa.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa pada setiap siklus serta meningkatnya keaktifan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Dengan demikian penelitian model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat menjadi alternatif metode yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu di tingkat sekolah dasar. Dengan adanya kerja sama dalam kelompok, siswa lebih termotivasi untuk belajar dan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang diajarkan. Oleh karena itu, guru disarankan untuk menerapkan model ini dalam pembelajaran guna menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis dan mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : peran sibali reso bagi kehidupan masyarakat petani di Desa Bulutellue, keterkaitan Sibali Reso terhadap keberhasilan peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat petani di Desa Bulutellue,…
ulutellue, upaya petani di Desa Bulutellue menjaga sibali reso sebagai bagian dari kehidupan sosialnya. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif yang dianalisis dan dituliskan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan individu sebanyak delapan orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sibali reso yang ada di Desa Bulutellue merupakan suatu bentuk modal sosial yang menekankan pada kebersamaan masyarakat untuk memperbaiki kualitas hidup bersama dan melakukan perubahan yang lebih baik serta penyesuaian secara terus menerus. Kehadiran sikap sibali reso diterapkan dalam masyarakat merupakan suatu bentuk simbiosis mutualisme yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak yang terlibat dalam proses ini. Dengan dibudayakan secara terus-menerus sikap ini mampu memberikan dampak ypositif dimana selain menjalin hubungan silaturahmi antar sesama manusia dalam hal tolong-menolong juga mampu untuk meningkatkan rasa solidaritas kebersamaan serta menghasilkan suatu pekerjaan yang lebih mudah dan bisa memberikan hasil pertanian yang berlimpah. Eksistensi sibali reso terus diupayakan oleh masyarakat petani di Desa Bulutellue karena mereka menyadari bahwa kegiatan pertanian sebagai mata pencaharian utama di desa ini sangat memerlukan kerjasama utamanya dalam hal pengolahan sawah, pemanenan hasil pertanian sampai pada pengolahan hasil pertanian serta pemanfaatan lahan pasca panen
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi Catur Guru di kelas VI SD Inpres 5 Birobuli.…
Model PBL diterapkan untuk membangun pemahaman siswa secara aktif melalui eksplorasi dan pemecahan masalah dalam konteks nyata, sehingga siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif terhadap nilai-nilai ajaran Catur Guru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui tes hasil belajar, observasi, dan wawancara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
Keberhasilan pembelajaran berbasis masalah ini ditunjukkan oleh meningkatnya rata-rata nilai siswa dari siklus pertama ke siklus kedua, serta meningkatnya keterlibatan dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, pendekatan ini juga membantu siswa memahami konsep Catur Guru secara lebih mendalam serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penerapan model PBL dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, khususnya dalam mengajarkan nilai-nilai ajaran agama yang berbasis kearifan lokal.
Abstract:Laporan ini membahas hasil dari kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan di Cafe Haus Nummer 11, Padang, yang berfokus pada perencanaan keuangan dan penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk meningkatkan…
profitabilitas. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membantu pemilik usaha memahami strategi keuangan dan regulasi pajak yang relevan dengan operasional bisnis mereka.
Cafe Haus Nummer 11 merupakan salah satu UMKM yang menyediakan berbagai makanan dan minuman. Namun, cafe ini menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan dan penerapan PPN, yang berpotensi mengurangi margin keuntungan. Dengan menyusun strategi perencanaan keuangan yang meliputi proyeksi pendapatan, pengeluaran, dan investasi, serta penerapan PPN sebesar 12% mulai Januari 2025, cafe ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi transaksi dan kepatuhan pajak.
Melalui metode wawancara, observasi, dan pengumpulan data sekunder, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk optimalisasi arus kas, diversifikasi produk, dan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa langkah-langkah tersebut dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing cafe di pasar lokal.
Abstract:Misinformasi di media sosial telah menjadi masalah signifikan yang memengaruhi kehidupan sosial, politik, dan kesehatan publik. Kemajuan teknologi dan penggunaan platform media sosial memudahkan penyebaran informasi, tetapi…
api juga meningkatkan risiko informasi yang tidak akurat. Penelitian ini menganalisis faktor penyebab dan dampak misinformasi di media sosial, menggunakan metode tinjauan pustaka. Hasilnya menunjukkan bahwa algoritma media sosial, emosi pengguna, dan rendahnya literasi digital mempercepat penyebaran misinformasi, yang memperburuk polarisasi sosial dan ketidakpercayaan terhadap media. Solusi yang diusulkan adalah edukasi media, verifikasi fakta, dan perubahan algoritma untuk mengurangi dampak negatifnya.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan konsep Wahdatul Ulum (Kesatuan Ilmu) dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, dengan fokus pada studi kasus di komunitas pedesaan. Wahdatul Ulum mengedepankan integrasi…
rasi berbagai disiplin ilmu, baik ilmu kesehatan, sosial, maupun budaya, untuk menghasilkan solusi holistik dalam mengatasi permasalahan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu desa di Indonesia, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Wahdatul Ulum dapat memperkuat kolaborasi antara tenaga medis, masyarakat, dan pemerintah lokal, sehingga tercipta program kesehatan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan lokal. Pendekatan ini juga terbukti dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program-program kesehatan, memperkuat nilai-nilai sosial, dan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pola hidup sehat. Penelitian ini menyarankan perlunya pendekatan berbasis Wahdatul Ulum untuk menciptakan solusi kesehatan yang berkelanjutan dan kontekstual di daerah pedesaan.
Abstract:Terdapat tantangan dan peluang yang dihadapi dalam pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di era 5.0, di mana kemajuan teknologi dan informasi membawa dampak kompleks bagi masyarakat Indonesia. Era digital tidak hanya…
mempermudah akses terhadap ajaran agama, tetapi juga menghadirkan budaya baru, seperti individualisme maupun konsumerisme, serta memicu penyebaran informasi yang menyesatkan sehingga dapat mengganggu keharmonisan masyarakat. Munculnya sikap individualisme dan budaya konsumerisme dapat mengikis rasa empati dan kepedulian sosial, yang berdampak pada penurunan moral dan ancaman terhadap persatuan bangsa. Untuk menangani tantangan ini, tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila, khususnya pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di era 5.0 dalam menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka dengan mengumpulkan data/infprmasi dari literatur yang relevan, termasuk buku, artikel, dan dokumen terkait. Analisa data akan diterapkan pendekatan komparatif terhadap berbagai literatur dan sumber yang relevan. Hasi pembahasan menemukakan bahwa dalam pengamalan Pancasila Sila Pertama perlu adanya semangat mewujudkan strategi komprehensif yang meliputi: pendidikan karakter yang Pancasilais, penguatan nilai-nilai keagamaan yang kondusif, dan peningkatan literasi digital yang kritis. Melalui kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat sipil, dengan menghidupi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari, maka setiap orang akan memiliki rasa kepedulian yang tinggi kepada sesama karena menganggap semua manusia sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yang wajib dihargai, sehingga secara bersama-sama dapat mewujudkan keharmonisan yang utuh di tengah kemajemukan masyarakat.
Abstract:QR code (Quick Response Code) telah berkembang pesat sebagai alat untuk melakukan transaksi pembayaran secara cepat dan efisien di berbagai sektor ekonomi. Dalam konteks pembayaran internasional, QR code menawarkan solusi…
i yang mengurangi hambatan geografis, mempermudah transaksi lintas negara, serta meningkatkan kenyamanan pengguna. Penggunaan QR code memungkinkan konsumen dan bisnis untuk melakukan pembayaran secara langsung melalui perangkat mobile, tanpa memerlukan perangkat keras khusus seperti terminal kartu kredit. Dengan mengintegrasikan teknologi QR code dalam sistem pembayaran global, proses transaksi menjadi lebih murah, cepat, dan aman, serta dapat meminimalisir biaya konversi mata uang dan mengurangi ketergantungan pada kartu kredit atau jaringan pembayaran konvensional. Studi ini mengkaji potensi dan tantangan penggunaan QR code dalam sistem pembayaran internasional, serta dampaknya terhadap inklusi finansial, efisiensi pasar, dan pengurangan biaya transaksi di tingkat global. Selain itu, dibahas juga bagaimana berbagai negara dan lembaga keuangan memanfaatkan teknologi ini untuk mempercepat digitalisasi ekonomi global, dengan menyoroti contoh penggunaan QR code di beberapa negara yang telah mengimplementasikan sistem pembayaran internasional berbasis QR code.
Abstract:Sebagai filosofi utama negara Indonesia, Pancasila memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Ini adalah penelitian tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila berkontribusi pada…
a pengembangan dan inovasi teknologi yang berkelanjutan, bermartabat, dan bermoral. Penelitian ini menyelidiki bagaimana Pancasila dapat berfungsi sebagai landasan filosofis dan moral untuk kemajuan teknologi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis literatur. Pancasila tidak sekadar menjadi filosofi statis, melainkan kerangka dinamis untuk memandu pengembangan IPTEK di era digital dan transformasi teknologi yang semakin kompleks. Studi ini menunjukkan bagaimana setiap sila dapat diterjemahkan menjadi prinsip-prinsip etis dalam inovasi teknologi, mulai dari pertimbangan moral dan spiritual hingga aspek kemanusiaan yang inklusif. Kajian mendalam menunjukkan bahwa Pancasila dapat berfungsi sebagai kompas etis 2 yang dapat mengarahkan kemajuan teknologi agar tetap selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan keberlanjutan.
Abstract:Artikel ini membahas pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam konteks kesehatan. Konsep Wahdatul Ulum, yang berakar pada prinsip tauhid, menekankan bahwa semua pengetahuan, termasuk ilmu kesehatan,…
esehatan, harus dipandang sebagai kesatuan yang harmonis, di mana sains dan agama saling melengkapi dan tidak terpisahkan.Penerapan nilai Wahdatul Ulum dalam etika kesehatan bertujuan untuk menciptakan praktik kesehatan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dan moral. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan pendekatan yang lebih holistik dalam pelayanan kesehatan, di mana pasien tidak hanya disembuhkan secara fisik tetapi juga mendapatkan kesejahteraan spiritual. Melalui pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai Wahdatul Ulum, diharapkan para profesional kesehatan dapat mengembangkan karakter yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan dalam bidang kesehatan sejalan dengan prinsip moral dan etika yang diajarkan oleh agama Islam. Dengan demikian, Wahdatul Ulum berperan sebagai fondasi dalam membangun etika kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan umat manusia secara keseluruhan.