Search Articles & Publications

Showing 4574 articles found for "Elit"

Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Terkait Download Film Bajakan melalui Aplikasi Telegram

Dina Prihastuti, Dian Amesti, Adnin Najma Hafiezha, Ajeng Sholikhawati, Ilham Firmansyah
Abstract: Masih banyak masyarakat Indonesia yang menikmati film bajakan dengan cara mengakses melalui website ilegal. Hal inilah yang pada akhirnya memicu banyak masalah hukum dan ekonomi terutama yang berkaitan dengan hak cipta.… Dalam penulisan penelitian ini, peneliti menggunakan metodologi yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, menilai suatu fenomena hukum melalui analisis normatif berdasarkan undang-undang, norma, dan literatur dalam bentuk jurnal dan makalah penelitian sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perlindungan hukum dan dampak pembajakan film illegal. Berdasarkan temuan penelitian ini, pemerintah melakukan perlindungan hak cipta dibidang sinematografi baik secara preventif maupun represif melalui arbitrase atau penyelesaian hukum. Penjahat pembajakan menggunakan program Telegram karena kemudahan penggunaan, kebebasan, dan tidak adanya pengelolaan saluran yang ketat. Pemegang hak cipta sinematografi yang dirugikan akibat pembajakan di Telegram dapat mengajukan laporan kepada polisi atau penyidik tentang penggandaan dan/atau pelanggaran tersebut.

Analisis Faktor Penyebab Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas XI SMA Budi Agung Medan

Sukarman Purba, Friandi Halomoan Siagian, Theresia Silalahi, Mustopa Bangun
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik pada siswa di SMAS Budi Agung Medan. Prokrastinasi akademik didefinisikan sebagai kecenderungan untuk menunda-nunda penyelesaian… lesaian tugas akademik, yang dapat berdampak negatif bagi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Variabel yang dikaji adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik, yang terdiri dari faktor internal (kondisi fisik dan psikologis) dan faktor eksternal (gaya pengasuhan orang tua dan kondisi lingkungan). Populasi dalam penelitian ini adalah 40 siswa kelas XI SMAS Budi Agung Medan tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket. Hasil analisis menunjukkan bahwa kontribusi masing-masing faktor terhadap prokrastinasi akademik adalah: (a) kondisi fisik 28%, (b) gaya pengasuhan orang tua 25%, (c) kondisi lingkungan 24%, dan (d) kondisi psikologis 23%. Faktor kondisi fisik merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi prokrastinasi akademik, dengan 62,5% siswa menyatakan kontribusi sedang dan 22,5% kontribusi tinggi. Sedangkan faktor kondisi psikologis memiliki kontribusi terendah, dengan 62,5% siswa menyatakan kontribusi sedang dan 27,5% kontribusi tinggi. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi pihak sekolah, orang tua, dan siswa untuk memahami dan mengatasi permasalahan prokrastinasi akademik melalui upaya perbaikan kondisi fisik, gaya pengasuhan orang tua, kondisi lingkungan, serta penguatan aspek psikologis siswa.

Pojok Literasi Di SDN Kaloran Kidul: Solusi Untuk Anak Yang Masih Belum Lancar Membaca

Detin Isna Sofiatilah, Faqih Firmansyah, Kalisa Dwi Putri, Khoerunisa Abdurahman, Mirna, Mutmainah, Nabila Fatmala, Ramdani, Salsa Umi Nasuha, Nesya, Shilvi Rizki Maulida, Siti Meiliana Syahra Iswandi, Taski Adelia Agustin, Ulpah
Abstract: Literasi merupakan fondasi utama untuk menghadapi tantangan pendidikan di jenjang selanjutnya. Literasi tidak berarti hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melibatkan pemahaman, interpretasi, dan apresiasi berbagai… bagai bentuk komunikasi, termasuk bahasa lisan, tulisan, dan media digital. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kegiatan pojok literasi dapat mengatasi peserta didik yang belum lancar dalam membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana data dikumpulkan dalam bentuk berupa paragraf dan gambar, sehingga peneliti perlu mengkaji data tersebut terlebih dahulu yaitu melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini ialah seluruh  peserta didik kelas 1 sampai kelas 6 di SDN Kaloran Kidul yang mengikuti program pojok literasi. Hasil dari penelitian ini yaitu guru memiliki peran yang cukup vital untuk menumbuhkan kemampuan membaca peserta didik dengan menjadi pendamping & motivator. Program wajib pojok literasi yang dilaksanakan di SDN Kaloran Kidul cukup sukses untuk dapat mendukung peserta didik menjadi lebih percaya diri, meningkatkan minat baca, kelancaran dalam membaca, serta berpikir lebih kritis.

Hubungan Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Dengan Kinerja Guru SMK Negeri 2 Medan

Sukarman Purba, Anugrah Imanuel, Glory Natalia Siahaan, Pahothon Gultom
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan : 1) Motivasi kerja dan kepuasan kerja dengan kinerja guru, 2) Motivasi kerja dengan kinerja guru, 3) Kepuasan kerja dengan kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian… tian kuantitatif dengan metode korelasi, populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 2 Medan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji prasyarat analisis, uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru. 2) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepuasan kerja dengan kinerja guru. 3) Terdapat hubungan positif dan signifikan secara bersama-sama motivasi kerja, kepuasan kerja dengan kinerja guru.

Memperkuat Pendidikan Inklusi Melalui Kemitraan Strategis Dan Kolaborasi Berkelanjutan

Gresida Ira Yuni B, Habibatus Saadah L, Regita Dwi Anugerah, Fanny Nelviandra, Dea Mustika
Abstract: Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang menjanjikan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, penerapan pendidikan inklusi bukanlah… ukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan upaya kolaboratif dari berbagai pihak. Artikel ini mengeksplorasi pentingnya membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusi.Pertama, artikel ini menekankan kolaborasi antara guru, staf sekolah, dan orang tua sebagai kunci utama. Keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan anak-anak mereka sangat penting untuk memahami kebutuhan individual dan menyediakan dukungan yang diperlukan. Di sisi lain, kolaborasi antar guru dan staf memungkinkan berbagi pengalaman, strategi, dan sumber daya yang bermanfaat. Selanjutnya, artikel ini menyoroti peran penting kemitraan dengan profesional dan organisasi di luar lingkungan sekolah. Kerja sama dengan ahli terapi, psikolog, dan penyedia layanan masyarakat dapat memperkaya layanan pendukung bagi siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, kemitraan dengan lembaga pendidikan tinggi dan penelitian berpotensi meningkatkan pengembangan profesional guru dan memajukan praktik terbaik dalam pendidikan inklusi. Terakhir, artikel ini mengeksplorasi tantangan dalam membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif, seperti hambatan komunikasi, perbedaan perspektif, dan keterbatasan sumber daya. Dengan memberikan rekomendasi dan strategi praktis, artikel ini bertujuan untuk membantu sekolah, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengatasi tantangan tersebut dan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi semua siswa.

Pengaruh Motivasi Dan Pemahaman Diagram Menggunakan Microsoft Visio Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Di Smk Sinar Husni

Sukarman Purba, Silvia Tarigan, Muhammad Wahid Rivanzha Lubis, Arya Putra Bima Azizzi
Abstract: Penelitian mengenai Implementasi Microsoft Office Visio Sebagai Media Pembelajaran Siswa SMK Swasta Sinar Husni Pada Mata Pelajaran Gambar teknik XII Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Penelitian ini dilatar belakangi… gi oleh banyaknya siswa yang memperoleh nilai dibawah standar kompetensi kelulusan minimum (KKM) pada materi Instalasi Listrik. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan digunakannya aplikasi Microsoft Office Visio sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotor siswa dalam mata pelajaran instalasi sound system pada kompetensi dasar instalasi perangkat elektronika. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimental design, dengan one-grup pre-test post-test design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test pada siswa. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata pre-test siswa sebesar 50,86 dan nilai rata-rata post-test sebesar 70,09. Peningkatan N-gain sebesar 38% menunjukan bahwa rata-rata siswa mengalami peningkatan. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Microsoft Office Visio sebagai media pembelajaran dianggap efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam kompetensi dasar instalasi listrik.

Membangun Kolaborasi Dan Kemitraan Dalam Mendukung Keberhasilan Pendidikan Inklusi

Kikis Eka Suyono Putri, M. Rika Wahyuni, Widya Fitriani Hasibuan, Dea Mustika
Abstract: Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang menjanjikan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, penerapan pendidikan inklusi bukanlah… ukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan upaya kolaboratif dari berbagai pihak. Artikel ini mengeksplorasi pentingnya membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusi.Pertama, artikel ini menekankan kolaborasi antara guru, staf sekolah, dan orang tua sebagai kunci utama. Keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan anak-anak mereka sangat penting untuk memahami kebutuhan individual dan menyediakan dukungan yang diperlukan. Di sisi lain, kolaborasi antar guru dan staf memungkinkan berbagi pengalaman, strategi, dan sumber daya yang bermanfaat. Selanjutnya, artikel ini menyoroti peran penting kemitraan dengan profesional dan organisasi di luar lingkungan sekolah. Kerja sama dengan ahli terapi, psikolog, dan penyedia layanan masyarakat dapat memperkaya layanan pendukung bagi siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, kemitraan dengan lembaga pendidikan tinggi dan penelitian berpotensi meningkatkan pengembangan profesional guru dan memajukan praktik terbaik dalam pendidikan inklusi. Terakhir, artikel ini mengeksplorasi tantangan dalam membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif, seperti hambatan komunikasi, perbedaan perspektif, dan keterbatasan sumber daya. Dengan memberikan rekomendasi dan strategi praktis, artikel ini bertujuan untuk membantu sekolah, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengatasi tantangan tersebut dan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi semua siswa.

Optimalisasi Kegiatan Ekstrakurikuler Dalam Pengembangan Minat Dan Bakat Siswa Di Man 3 Medan

Agnes Novita Br Simanjorang, Andina Larasati, Arini Maulida Sitepu, Rejeki Karina Banurea, Riris Bintang, Sri Rejeky Sitohang, Santa Murni A Situmorang
Abstract: Kegiatan ekstrakurikuler atau sering disingkat (Ekskul) merupakan kegiatan pembelajaran bagi siswa di luar sekolah yang mempunyai potensi besar untuk mentransformasikan siswa menjadi siswa yang kreatif, inovatif, kompeten… n dan berorientasi pada prestasi. Dalam pelaksanaan program ektrakurkuler dilakukan yang beriringan dengan pengawasan dan evaluasi agar kinerja program kegiatan ekstrakurikuler dan hasilnya sesuai dengan perencanaan standar ekstrakulikuler efektif yaitu tujuan dan sasaran yang jelas, perencanaan dan struktur yang baik, kesesuaian dengan minat dan bakat siswa, partisipasi aktif siswa, fasilitas dan dukungan yang memadai. dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dalam metode penelitian menggunakan tipe deskriptif. MAN 3 Medan memiliki program ekstrakurikuler yang dapat mendukung akreditasi sekolah. Program ekstrakurikuler yang ada di MAN 3 Medan dapat membantu minat dan bakat siswa.

Meta Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Projek (Project Based Learning) Terhadap Hasil Belajar Siswa

Sukarman Purba, Aulia Wulandari, Maria Siringo-ringo, Bisuk Sirait
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Project Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah meta analisis dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.… a. Penelitian ini menggunakan metode sintesis kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Project Based Learning pada hasil belajar siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menelusuri jurnal melalui Google Cendekia. Dari model Problem based learning dipilih 6 hasil penelitian untuk dianalisi lebih lanjut dalam bentuk %. Dari 6 penelitian dapat, disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik peningkatan hasil belajar dari yang terendah 10,23 % sampai yang tertinggi 73,73 % dengan rata – rata 31,56 % . Rata –rata hasil belajar peserta didik sebelum menggunakan medel pembelajaran Project Based Learning 65,66 dan setelah dilakukan dan menerapkan model Project Based Learning terjadi peningkatan menjadi 83,20 dapat diartikan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Tanggap Darurat K3 Terhadap Kebakaran Di Industri Migas : Literature Review

Zahwatul Hasanah Siregar, Abdurrozaq Hasibuan
Abstract: Industri minyak dan gas (migas) memiliki risiko kebakaran yang tinggi akibat proses kerja dan bahan yang mudah terbakar. Artikel ini meninjau literatur mengenai tanggap darurat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap… ap kebakaran di industri migas. Penelitian ini mengidentifikasi faktor risiko kebakaran dan mengevaluasi langkah-langkah tanggap darurat yang efektif. Berdasarkan analisis 10 jurnal yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2024, ditemukan bahwa kurangnya pelatihan, sistem keamanan yang tidak memadai, dan perilaku kerja yang tidak aman menjadi penyebab utama kebakaran di industri migas. Temuan ini menunjukkan perlunya penerapan sistem tanggap darurat yang lebih baik untuk mengurangi risiko kebakaran dan dampaknya. Peningkatan komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja, implementasi teknologi deteksi kebakaran, serta pelatihan rutin dan evaluasi berkala adalah langkah-langkah yang direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas tanggap darurat kebakaran di industri migas.