Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

Penerapan Teknologi Untuk Meningkatkan Literasi Siswa Di SMP Negeri 5 Kisaran

Suci Andriyani, Zulfan Efendi, Chitra Latiffani
Abstract: Peningkatan literasi siswa di era digital memerlukan pendekatan yang inovatif dan adaptif, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi. kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan teknologi dalam meningkatkan literasi… erasi siswa di SMP Negeri 5 Kisaran. Metode yang digunakan meliputi penggunaan platform e-learning, aplikasi pembelajaran interaktif, dan alat digital lainnya yang terintegrasi dalam kurikulum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti penggunaan platform pembelajaran online (Google Classroom, Moodle), aplikasi literasi (Duolingo, Grammarly), dan video pembelajaran, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan membaca, menulis, dan pemahaman teks siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknologi dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung proses belajar mengajar dan meningkatkan literasi siswa, dengan catatan perlunya pelatihan yang memadai bagi guru dan siswa serta infrastruktur yang mendukung.

Implementasi Kampus Mengajar Di SDN 12 Batang Lawe Kabupaten Solok Selatan

Roy Rahmadi Putra, Nurdawani Putri Insyani
Abstract: Abstrak merupakan ringkasan singkat dari makalah untuk membantu pembaca cepat memastikan masalah utama pengabdian, solusi dari penyelesaian masalah yang ditemui, tujuan pengabdian serta hasil sementara pengabdian yang bisa… sa berupa angka/persentase sesuai dengan kebutuhan pengabdian. Abstrak harus jelas dan informatif, memberikan pernyataan untuk masalah yang diteliti serta solusinya. Panjang abstrak antara 90 hingga 230 kata. Hindari singkatan yang tidak biasa dan definisikan semua simbol yang digunakan dalam abstrak. Menggunakan kata kunci yang terkait dengan topik pengabdian direkomendasikan

Unlocking Team Potential With Effective Communication: Seminar Komunikasi Efektif Karyawan CV. Kreasi Pisang Indonesia

Andi Azizah Kusuma Dewi, Arzety Dinda Syafiqa, Afriani Taufik, Andi Halimah
Abstract: Komunikasi memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Komunikasi menjadi hal yang penting dalam keberlangsungan interaksi, baik dalam ranah formal maupun non formal. Suatu organisasi tidak akan berjalan dengan baik… tanpa adanya komunikasi. Peranan komunikasi dalam organisasi sebagai pondasi untuk bisa menjalankan fungsi-fungsi dan tujuan yang akan dicapai suatu organisasi. Berdasarkan survey engagement yang dilakukan oleh departemen HCGA pada area komunikasi ditemukan hasil yang lebih rendah dari area lain. Pada Perusahaan CV. Kreasi Pisang Indonesia masih sering terjadi kesalahan dalam komunikasi baik kantar individu maupun kelompok. Sehingga, dilakukan seminar sebagai bentuk upaya yang dapat membantu karyawan juga perusahaan dalam menyelesaikan permasalahannya. Seminar “Unlocking Team Potential Team with Effective Communication” berisikan hal-hal penting seputar komunikasi yang efektif bagi karyawan dalam berinteraksi dalam ranah kerja. Seminar dilakukan dalam rangka membantu memfasilitasi karyawan dalam bentuk intervensi dari pemberian materi mengenai komunikasi efektif. Untuk mengukur perubahan dan peningkatan karyawan sebelum dan sesudah seminar, diberikan pretest dan posttest. Hasil dari seminar yang dilakukan yakni terdapat perbedaan pengetahuan oleh karyawan sebelum dan setelah diberikan seminar yang dibuktikan dari hasil pre-posttest yang dikerjakan.

Pelatihan Manajemen Emosi Pada Pegawai UPT Penilaian Potensi Dan Kompetensi BKD Provinsi Sulawesi Selatan

Ismarli Muis, Zahir Alfattah Darussalam, Rafilah Nabila Muchlis, Ria Inayah Aulia Paletari
Abstract: Berbagai tuntutan yang dihadapi oleh pegawai menimbulkan dampak kurangnya kemampuan dalam mengontrol emosi. Emosi sendiri merupakan salah satu aspek yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan manusia. Manajemen emosi yang&#8230; ang baik dapat membantu individu dalam meningkatkan efektivitas kerja pada individu. Pelatihan manajemen emosi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman 17 pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penilaian Potensi dan Kompetensi (PPK) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Sample Pre-Post Test Design dengan instrumen pre-test dan post-test yang mengukur pemahaman mengenai manajemen emosi dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon signed-rank test, diperoleh nilai signifikansi p = 0,002 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test. Maka, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan manajemen emosi efektif dalam meningkatkan pemahaman manajemen emosi pada 17 pegawai UPT-PPK BKD Provinsi Sulawesi Selatan.

Strategi Manajemen Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Guru SMA Kartika XX-1 Makassar

Angel, Sulistiawati, Nurhadijah, Ridfah, Ahmad
Abstract: Keberhasilan tercapainya tujuan pembelajaran individu bukan hanya karena pengelolaan kelas yang dilakukan guru, melainkan juga karena motivasi individu. Guru mempunyai peluang untuk meningkatkan motivasi siswa. Oleh karena&#8230; na itu, psikoedukasi menjadi salah satu kegiatan yang diimplementasikan sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai strategi manajemen kelas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada guru SMA Kartika XX-1 Makassar. Tahapan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi pembukaan, pemberian pre-test, pemaparan materi, sesi diskusi, dan pemberian post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.000) antara rata-rata skor pre-test (6,11) dengan rata-rata post-test (8,19). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang mengindikasikan bahwa pemberian psikoedukasi dapat meningkatkan pemahaman peserta.

Hypnoparenting: Pola Asuh Anak Dan Remaja Di Era Digital

Ninies Eryadini, Yayuk Chayatun Machsunah, Ety Youhanita
Abstract: Peran orang tua sangat penting dalam membimbing anak dan remaja di era digital ini. Era digital tidak mungkin dihindari sehingga penting bagi orang tua untuk beradaptasi. Orang tua harus menerapkan pola asuh anak dan remaja&#8230; aja yang tepat agar terhindar dari permasalahan dan konflik. Penyuluhan mengenai hypnoparenting dan pola asuh anak dan remaja di era digital (PAAREDI) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya pola asuh yang tepat sehingga dapat menjadi support system bagi keluarga. Penyuluhan ini diadakan di desa Plosowahyu hasil kerjasama Tim Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Adi Buana dengan Pemerintahan Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan. Penyuluhan dilaksanakan secara klasikal tatap muka, dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi hypnoparenting. Dengan demikian peserta tidak hanya memperoleh teori pengasuhan anak, akan tetapi juga pengalaman langsung mengenai hypnoparenting. Peserta merespon positif dan antusias mengikuti kegiatan, Diharapkan setelah mengikuti penyuluhan ini peserta dapat menerapkan pola asuh yang tepat bagi keluarganya serta menyebarluaskan informasi penting ini kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing

Pemberdayaan Bumdesa Muncul Sari Aji Dalam Pengelolaan Laporan Bidang Keuangan

Ketut Gunawan, I Made Madiarsa, Ni Putu Sri Wati
Abstract: Bidang keuangan masih menjadi permasalahan utama bagi Bumdesa Muncul Sari Aji. Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan pengelola Bumdesa Muncul Sari Aji dalam tata kelola laporan keuangan. &#8230; uangan.  Kegiatan ini berbasis pada metode PALS (Participatory Action Learning System) yang diwujudkan melalui tahapan persiapan, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan sevaluasi secara berkelanjutan. Penekanan pelatihan dan pendampingan diarahkan pada pembuatan laporan keuangan terhadap semua jenis usaha dan analisis kesehatan keuangan. Data diperoleh dari observasi aktivitas peserta pelatihan serta wawancara dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan pengelola laporan bidang keuangan serta mendapatkan respon yang positif dari peserta. Peserta memahami kondisi keuangan yang dikelola dan mampu memberikan pemahaman yang mendalam dari hasil pemberdayaan ini.

Bimbingan Teknis Wirausaha Baru di Kabupaten Lamongan

Evi Aulia Rachma, Kuswanto, Ratna Nurdiana, Sofia Tri Septiawati, Imam Syafi’i, Nur Fitria Wiji Astutik
Abstract: Salah satu cara berwirausaha adalah terlebih dahulu kita harus mempunyai jiwa berwirausaha dan mempunyai motivasi untuk berwirausaha, oleh karena itu perlu adanya pelatihan berwirausaha ini. Pelatihan kewirausahaan tidak&#8230; hanya membekali individu dengan pengetahuan teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktis dan pandangan langsung tentang dunia bisnis. Tujuan  kegiatan  pengabdian kepada  masyarakat  ini  adalah  untuk  memberikan  bimbingan teknis wirausaha baru bagi masyarakat di Kabupaten Lamongan, agar nantinya bisa menjadi pelaku usaha  yang  mampu bersaing  supaya  bisa mencapai kesejahteraan. Dari hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat, peserta pelatihan merespon  secara  positif  dan  terlihat  puas.  Dapat  terlihat pula  antusiasme  peserta  untuk  menjadi wirausaha  yang  ditunjukkan  dengan  keaktifan  berpartisipasi  dalam  pelatihan.  .  Peserta  juga  telah menunjukkan  pemahaman  mereka  tentang  kewirausahaan  dan  pemasaran  yang  didukung  dengan berhasilnya mereka mempraktikkan secara  mandiri proses membuat produk baru, desain kemasan serta melakukan pemasaran secara digital.

Remaja Berdaya: Pelatihan Lilin Aromaterapi Dan Penerapan Zerowaste Untuk Pengembangan Diri Di Batujajar Community Care

Nurjanah, Erni
Abstract: Masa remaja adalah periode transisi yang penuh dengan tantangan. Dalam fase ini, remaja memerlukan bimbingan dan dukungan untuk mengembangkan keterampilan, minat, dan bakat mereka. Salah satu aspek penting adalah pengembangan&#8230; angan keterampilan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan. Batujajar Community Care (BCC) telah menginisiasi program yang ditujukan untuk membantu remaja dari latar belakang keluarga yang kurang mampu. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan remaja dalam mengelola keuangan serta meningkatkan rasa percaya diri mereka. PKM juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan wirausaha remaja melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi, sekaligus memupuk kesadaran lingkungan dengan pendekatan zerowaste. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup pemberian materi, diskusi, dan pelatihan langsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa remaja mampu memahami dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan, motivasi mereka dalam belajar dan berkreasi meningkat, serta kesadaran akan penerapan zerowaste dan pembuatan lilin aromaterapi semakin meningkat. Secara keseluruhan, PKM ini memberikan dampak positif pada motivasi, keterampilan, dan kesadaran lingkungan remaja. Harapannya, hal ini dapat membantu mereka mencapai masa depan yang lebih baik, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memberikan kontribusi positif pada kelestarian lingkungan.

Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Dengan Aplikasi Microsoft Exel Pada SMK PAB 8 Sampali

Fenny, Tri Wulandari
Abstract: Laporan keuangan (financial statements) merupakan produk akhir dari serangkaian proses pencatatan dan pengikhtisaran data transaksi bisnis. Perkembangan bisnis yang sangat cepat dan dinamis serta semakin tingginya tingkat&#8230; at persaingan usaha antar kompetitor menuntut para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman. Persiapan yang dilakukan tentu harus dilakukan secara cermat dan  tidak dapat dilakukan dengan sendiri, terlebih tidak seluruh UMKM memahami tentang keseluruhan permasalahan tersebut, sehingga para pelaku UMKM perlu dibantu serta didampingi. Program pengabdian kepada masyarakat. bertujuan untuk melatih pembukuan akuntansi sederhana UMKM dengan menggunakan Microsoft Exel pada Sekolah SMK PAB 8 Sampali  dan diharapkan siswa-siswi mampu melakukan pencatatan akuntansi yang baik. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan. Para murid dilatih dan dibimbing untuk melakukan pencatatan laporan keuangan. Kegiatan tersebut dilakukan secara cepat dan sangat mudah. Untuk mengukur ketercapaian target dan luaran yang diharapkan, yaitu menjadikan siswa tersebut dapat melakukan pencatatan akuntansi berupa laporan keuangan dengan keunggulan.