Search Articles & Publications

Showing 1134 articles found for "Saran"

Penyuluhan Dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dari Kulit Terong Ungu Di Desa Dawuhan

Ningsih, Indah Yulia, Prajitiasari, Ema Desia
Abstract: Abstract: Eggplant is one of the most widely cultivated food commodities in Indonesia. One of them was carried out by "Dawuhan Jaya", the eggplant farmer group in Dawuhan Village, Tenggarang District, Bondowoso Regency,… in which the majority of its members cultivated purple eggplant varieties. All the time, eggplant peel is usually thrown away when the vegetable is consumed. It only becomes unutilized waste. However, it is known that purple eggplant peel has many health benefits, including antibacterial and antioxidant. Therefore, in this service activity, product diversification of eggplant peel was carried out to process it into dish soap, a product that is widely used in households. The method used in the implementation of the activity was the participatory rural appraisal. The service activity aimed to empower the community, especially eggplant farmer group partners. The stages of activities carried out included counseling and training to increase the partner’s knowledge and skills regarding processing purple eggplant peel into high-value products. The next stage was mentoring carried out to determine and ensure the partner’s ability in production and marketing activities independently. This program was expected to be able to utilize purple eggplant by-products and increase people's income.             Keywords: dish soap; product diversification; purple eggplant peel    Abstrak: Terong merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satunya dilakukan oleh kelompok petani terong “Dawuhan Jaya” di desa Dawuhan, kecamatan Tenggarang, kabupaten Bondowoso yang mayoritas anggotanya membudidayakan varietas terong ungu. Selama ini biasanya kulit terong selalu dibuang bila akan dikonsumsi, sehingga hanya menjadi sampah yang tak termanfaatkan. Namun, diketahui bahwa kulit terong ungu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, diantaranya sebagai antibakteri dan antioksidan. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan upaya diversifikasi produk kulit terong menjadi produk yang banyak digunakan dalam rumah tangga, seperti sabun cuci piring. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah participatory rural appraisal. Tahapan kegiatan yang dilakukan mencakup penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengenai pengolahan kulit terong ungu menjadi produk yang bernilai jual tinggi. Tahapan selanjutnya adalah pendampingan yang dilaksanakan untuk mengetahui dan memastikan kemampuan mitra dalam kegiatan produksi dan pemasaran secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya mitra kelompok petani terong. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memanfaatkan produk sampingan terong ungu sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Kata kunci: diversifikasi produk; kulit terong ungu; sabun cuci piring

Penerapan Teknik SEO Untuk Peningkatan Potensi Pemasaran Peralatan Pemadam Kebakaran

Woen, Angela, Sylvia, Chatrine, Halim, Fandi
Abstract: Abstract: Sinar Jaya store is a store that sells fire extinguishers in Medan city. In majority, this store still serves transactions by accepting customer to the store directly. Since the COVID-19 pandemic has lasted for… so long, this store has begun to explore technology by utilizing Instagram as social media and having a website which can be accessed via www.sinarjayamedan.com as a medium to introduce the store, market the products digitally and increase business legitimacy. However, existing web pages must be optimized further to improve the ability of Toko Sinar Jaya in response to marketing needs. The measurement results using 2 (two) Search Engine Optimization (SEO) measurement websites show an average score of 61,5 out of a scale of 100. Thus, this community service activity is aimed at increasing this SEO score. SEO activities are carried out by using the on-page SEO method on existing web pages and continued with Content Management training for off-page SEO implementation. On-page SEO is carried out with activities including the installation of the Yoast SEO plugin, keyword research, visibility and permalink settings, Google Search Console, Google Analytics, sitemap generator and schema markup. The SEO score then increased significantly from 61,5 to 74,5.             Keywords: inbound marketing; micro, small and medium enterprise; search engine optimization (SEO)     Abstrak: Toko Sinar Jaya merupakan toko yang menjual alat-alat pemadam kebakaran di kota Medan. Secara mayoritas, toko ini masih melayani transaksi langsung dengan menerima kedatangan pelanggan ke toko. Sejak pandemi COVID-19 yang berlangsung telah begitu lama, toko ini mulai mengeksplorasi teknologi dengan memanfaatkan media sosial Instagram dan memiliki website yang bisa diakses lewat www.sinarjayamedan.com sebagai media untuk memperkenalkan toko, memasarkan produk secara digital dan meningkatkan legitimasi bisnis. Namun demikian, laman web yang ada harus dioptimalkan lagi untuk lebih meningkatkan kemampuan Toko Sinar Jaya dalam menjawab kebutuhan pemasaran. Hasil pengukuran menggunakan 2 (dua) website pengukuran Search Engine Optimization (SEO) masih menunjukkan rata-rata skor 61,5 dari skala 100. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan skor SEO ini. Kegiatan SEO dilakukan secara on-page terhadap laman web dan dilanjutkan dengan pelatihan Content Management untuk implementasi SEO secara off-page. SEO on-page dilakukan dengan kegiatan meliputi Instalasi plugin Yoast SEO, keyword research, visibility and permalink setting, Google Search Console, Google Analytics, sitemap generator dan schema markup. Skor SEO kemudian meningkat dengan cukup signifikan dari angka 61,5 menjadi 74,5.   Kata kunci: inbound marketing; search engine optimization (SEO); usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)

Peningkatan Kesadaran Dan Kemandirian Masyarakat Dalam Pengendalian Penyakit Degeneratif Di Kecamatan Sawangan

Wijayatri, Ratna, Puspita, Eka, Nur, Nafiatun, choirunnisa, choirunnisa, afifah, Riski, Nurcahya, Santi
Abstract: Abstract: Mranggen Hamlet is a hamlet located in Wangunsari Village, Sawangan District, Magelang Regency. The majority of the population in this village are elderly and elderly who have health problems in the form of degenerative… enerative diseases, some of which have experienced complications. In this hamlet, posbindu has only been established and has only been routinely active for the last 1 month. It is hoped that with community service activities, public awareness related to a healthy lifestyle and prevention of worsening of degenerative diseases will improve. The program carried out in this service activity is the strengthening of posbindu and increasing understanding of the community regarding degenerative diseases, their prevention, maintenance and complications that can be experienced by these diseases and efforts to minimize complications with a healthy lifestyle. This activity was carried out by means of counseling to small groups of people consisting of housewives and posbindu administrators. The counseling target takes a target that plays a very important role in the community, namely housewives and posbindu officers. It is hoped that the increased knowledge and understanding of degenerative diseases on both sides will make it easier to realize behavioral changes in the future. The results of the counseling that we carried out received very good enthusiasm from the residents and increased understanding from the community.             Keywords: degenerative disease; elderly; posbindu   Abstrak: Dusun Mranggen merupakan dusun yang berada Desa Wangunsari Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Mayoritas penduduk di desa ini adalah lansia dan pralansia yang memiliki permasalahan kesehatan berupa penyakit degeneratif yang beberapa telah     mengalami komplikasi. Di Dusun ini baru dibentuk posbindu dan baru aktif secara rutin 1 bulan terakhir. Diharapkan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat  kesadaran masyarakat terkait pola hidup yang sehat dan pencegahan terjadinya perburukan dari penyakit degeneratif membaik. Program yang dijalankan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penguatan posbindu serta peningkatan pemahaman kepada masyarakat terkait penyakit degeneratif, pencegahannya, pemeliharaan serta komplikasi yang bisa dialami oleh penyakit tersebut dan upaya memini-malkan komplikasi dengan pola hidup sehat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada kelompok-kelompok kecil masyarakat yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pengurus posbindu. Target penyuluhan mengambil sasaran yang berperan sangat penting dalam masyarakat yaitu ibu rumah tanggga dan petugas posbindu. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit degeneratif di kedua pihak akan mempermudah dalam mewujudkan perubahan perilaku kedepannya. Hasil dari penyuluhan yang  kami laksanakan mendapatkan antusiasme warga yang sangat baik dan peningkatan pemahaman dari masyarakat. Kata kunci: lansia; penyakit degeneratif; posbindu

Pemanfaatan Aplikasi E-Masjid Sebagai Informasi Bagi BKM Al-Ikhlas

Marpaung, Nasrun, Nata, Andri, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract: All fields of work have utilized information technology because data processing is fast and produces good results as expected. Utilization of Information Systems as a form of transparency of the Al-Ikhlas mosque… e in improving the quality of BKM performance by utilizing the website as a medium of information is a form of concern and a form of good performance so that later the Kisaran Naga village community can access the latest information. In addition, BKM Al-Ikhlas annually receives zakat as one of the routine activities that really requires the latest and greatest data, so that there are no accurate errors in delivering zakat to the mustahaq. However, because there is no system that can accommodate this data, it becomes a problem every year. So we need an application that can provide solutions to existing problems. This application is made using the PHP programming language which produces applications that can be accessed from anywhere and anytime, making it easier for users. The E-Masjid application is also an application that can manage mosque cash information, and zakat payments that make it easier for the community of the Kisaran Naga village and BKM Al-Ikhlas to handle good zakat transactions. Keywords: application; e-masjid; zakat Abstrak: Seluruh bidang pekerjaan sudah memanfaatkan teknologi informasi dikarenakan pengolahan data yang cepat dan baik menghasilkan hasil yang baik juga sesuai dengan yang diharapkan. Pemanfaatan Sistem Informasi sebagai bentuk transparansi kegiatan masjid Al-Ikhlas dalam peningkatan kualitas kinerja BKM dengan memanfaatkan website sebagai media informasi merupakan bentuk kepedulian dan bentuk kinerja yang baik yang nantinya pihak masyarakat kelurahan Kisaran Naga dapat mengakses informasi yang up to date. Selain itu BKM Al-Ikhlas setiap tahunnya melakukan penerimaan zakat sebagai salah satu kegiatan rutin yang sangat membutuhkan data yang akurat dan mutakhir, sehingga tidak ada kesalahan dalam penyaluran zakat kepada yang mustahaq. Namun dikarenakan tidak adanya sistem yang dapat menampung data tersebut menjadi masalah setiap tahunnya. Sehingga dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Aplikasi ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP yang menghasilkan aplikasi yang dapat diakses dari manapun dan kapanpun sehingga memudahkan pengguna. Aplikasi E-Masjid juga merupakan aplikasi yang dapat mengelola informasi kas masjid, dan pembayaran zakat yang memudahkan masyarakat lingkungan kelurahan Kisaran Naga dan BKM Al-Ikhlas dalam mengelola transaksi zakat yang baik. Kata kunci: aplikasi; e-masjid; zakat

Pembuatan Signage Kawasan Di Kampung Romantis Kota Malang Sebagai Desa Tematik

Susanti, Wiwik Dwi, Sunarya, Wendy, Masnuna, Masnuna
Abstract: Abstract: Kampung Romantic is one of the urban villages in Malang City which currently transforms to be a village with special interest. One of the potentials in Kampung Romantis is the decorative-plant tour and business… developed by its residents. This potential can be utilized to strengthen the character of the village that upholds good relations between neighbors and families. Reviewing the standard of a tourism village, Kampung Romantis is still far from the existing standard due to a lack of adequate facilities and infrastructure. However, its location is strategic as located in the middle of the city and near shopping centers, educational and heritage areas. Considering its strategic location and the high interest of the residents in developing their village, it is important to brand the area of this village visually. An effort was made through this service program through the signage design for a logo of Kampung Romantis which can strengthen the image of that area. The stages of the service program started from observation and communication with the residents, then planning and construction for the signage design. This program had successfully produced a signage design that was constructed to brand the area of Kampung Romantis by involving the residents. Keywords: regional signage; romantic village; thematic village Abstrak: Kampung romantis merupakan salah satu kampung kota di Kota Malang yang saat ini berupaya untuk menjadi kampung minat khusus. Wisata belanja tanaman hias yang merupakan potensi yang sekarang dapat dikembangkan oleh warganya sendiri. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai untuk memperkuat identitas kawasan sebagai kampung kota yang tetap mengedepankan hubungan yang baik dengan tetangga dan juga keluarga. Apabila dikaji berdasarkan standar kampung wisata, maka kampung romantis masih jauh dari standar yang ada karena sarana dan prasarananya masih minim.  Lokasi kampung romantis sangat strategis karena terletak ditengah Kota Malang dan juga dekat dengan pusat perbelanjaan, area pendidikan dan juga kawa-san heritage (warisan) yang ada di Kota Malang. Melihat lokasinya yang strategis serta    tingginya minat warganya untuk mengembangkan menjadi kampung wisata, maka diperlukan upaya untuk dapat membranding kawasan tersebut dan juga mempercantik secara visual kawasan tersebut. Upaya yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini melalui desain signage berupa logo dari kampung romatis untuk dapat memperkuat branding kawasan tersebut. Tahapan kegiatan pengabdian dimulai dari observasi dan komunikasi dengan warga hingga perencanaan dan konstruksi signage. Kegiatan pengabdian ini berhasil membuat rancangan signage yang akhirnya dapat dibangun untuk branding di Kawasan kampung romantis dengan keterlibatan   warganya. Kata kunci: desa tematik; kampung romantis; signage

Pengembangan Website Untuk Pengelolaan Bumdes Desa Cipta Karya, Bengkayang

Yuliana, Yulianaa, Thomas, Santi, Priadana, Adri
Abstract: Abstract: Community service activities aimed at the government of Cipta Karya Village, Sungai Betung District, Bengkayang Regency aim to increase the interest and use of Information Technology in the Website field. Through… gh a village institution managed by the community and village government, namely BUMdes, this greatly helps the community in improving the village economy which has the potential for information that can be used to convey information. Utilization of Information Technology in the creation of the assisted village web to display information related to the activities of the creation village. The service was carried out by studying the literature, implementing, and evaluating. Where the implementation is carried out in stages such as socialization, data management, creation of websites and domains as well as admin training, to the management of village websites. Through this website, the village government can provide information related to village activities such as potential tourism objects.         Keywords: BUMDES; management; website development; village     Abstrak: Kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan sasaran pemerintah Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemanfaatan Teknologi Informasi pada bidang Website. Desa Cipta Karya belum memiliki wadah atau tempat untuk mempromosi potensi wisata desa. Pengelolaan Bumdes belum dimanfaatkan dengan baik dan benar dan belum ada tempat untuk menginformasi kegiatan atau informasi yang ada di Desa. Begitu pula peta lokasi wisata belum banyak diketahui oleh masyarakat luar. Melalui sebuah lembaga Desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa yaitu BUMdes, ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian desa yang memiliki potensi informasi yang bisa digunakan untuk menyampaikan suatu informasi. Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam pembuatan web desa binaan untuk menampilkan informasi yang berkaitan dengan kegiatan desa cipta karya. Pengabdian ini dilakukan dengan metode studi literatur, pelaksanaan dan evaluasi. Dimana pada pelaksanaannya dilakukan tahap seperti sosialisasi, pengumpulan data, pembuatan website dan domain dan juga pelatihan admin, hingga pengelolaan website desa. Melalui website ini, pihak pemerintah desa dapat memberikan informasi terkait dengan kegiatan desa seperti potensi objek wisata. Kata kunci: BUMdes; desa; pengelolaan; pengembangan website

Strategi Pengembangan Produk Kerupuk Opak Minang Yolanda

Agustini, Fauzia, Amanah, Dita, Harahap, Dedy Ansari
Abstract: Abstract: This activity was carried out on SMEs producing snacks from sweet potatoes, namely opaque located in Medan under the name UD. Opak Minang Yolanda. Based on the observations, several problems were found, namely… the texture is too fragile so it breaks easily, the taste has only one taste (original taste), the size is too large and the packaging is too simple. This activity is intended to assist UD. Opak Minang Yolanda in solving the main problems as described previously.The specific target in this activity is to improve product by diversifying products including texture, taste, size, packaging. The methods used in this activity are observations, interviews and seeking information from various literatures in the form of books, articles in journals, newspapers, relevant magazines and searching online. This activity also used a coaching pattern. The achievement of this study is the idea of opaque diversification for improvement in the sustainability of UD. Opak Minang Yolanda is an improvement in texture by thickening the volume of the opaque when formed, flavors made into various variants that are tailored to consumer tastes, sizes are made into two variants, namely large and small, making the packaging more attractive. Keywords: observation; opaque; snacks   Abstrak: Studi ini dilakukan pada UMKM di Medan yang menghasilkan opak yaitu makanan ringan dari ubi dengan nama UD. Opak Minang Yolanda. Berdasarkan hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan yaitu tekstur (permukaan) yang terlalu rapuh sehingga mudah pecah, hanya satu rasa yaitu original, ukuran (bentuk) yang terlalu besar dan kemasan (bungkus) yang terlalu sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk membimbing UD. Opak Minang Yolanda dalam menyelesaikan kesulitan utamanya seperti yang diuraikan sebelumnya. Sasaran utama kegiatan ini adalah membenahi produk dengan diversifikasi produk meliputi tekstur, cita rasa, ukuran, kemasan. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah melangsungkan pengamatan, tanya jawab, dan menggali fakta-fakta dari berbagai referensi seperti buku, artikel pada jurnal, surat kabar, majalah yang relevan dan juga pencarian informasi secara online. Selain itu dilakukan pembinaan untuk merubah kualitas produk UD. Opak Minang Yolanda. Capaian luaran kegiatan ini adalah buah pikiran melalui diversifikasi opak untuk memperbaharui dan keberlanjutan UD. Opak Minang Yolanda yaitu pada tekstur dengan cara lebih menambah volume opak ketika dibentuk, cita rasa yang lebih bervarian yang disesuaikan dengan selera konsumen, ukuran menjadi 2 (dua) varian yaitu besar dan kecil serta menciptakan kemasan menjadi lebih menarik. Kata kunci: makanan ringan; observasi; opak  

Pelatihan Kerajinan Tangan Dalam Upaya Memanfaatkan Peluang Bisnis Di Era Pandemi

Wulandari, Try, Emilda, Emilda, Lazuarni, Shafiera
Abstract: Abstract: The COVID-19 outbreak, which has been going on for about a year and a half, continues to harm the people and the Indonesian economy. Indonesia's economic activity is getting weaker and lowering the purchasing power… ower of the Indonesian people. One of the prevention strategies implemented by the government is by limiting community mobility through work from home and also study from home for students. Since the enactment of this policy, students have more free time at home. Therefore, this PKM activity aims to introduce business opportunities that can be utilized by students. This free handicraft training hopes that the participants will maximize the training in making handicrafts and earn additional income during the pandemic. The target of this activity is students. Based on the results of the work made by the participants, this PKM activity can be said because the participants succeeded in making their respective works well in the first try. The handicrafts made have also met the expectations of the PKM team and can be said to be worthy of sale. Keywords: business opportunity, handicraft, mask connector   Abstrak: Wabah covid-19 yang sudah berlangsung kurang lebih satu setengah tahun terakhir ini terus merugikan masyarakat dan perekonomian Indonesia. Aktivitas perekonomian Indonesia kian melemah dan menurunkan daya beli masyarakat Indonesia. Salah satu strategi pencegahan yang diterapkan oleh pemerintah yaitu dengan cara membatasi mobilitas masyarakat melalui work from home dan juga study from home bagi para mahasiswa. Sejak diberlakukannya kebijakan ini, para mahasiswa memiliki lebih banyak waktu luang di rumah. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengenalkan peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa. Pelatihan kerajinan tangan yang diberikan secara gratis ini mengharapkan para peserta nantinya akan memaksimalkan pelatihan membuat kerajinan tangan dan meraih penghasilan tambahan selama pandemi. Sasaran kegiatan ini adalah para mahasiswa. Berdasarkan hasil karya yang dibuat oleh para peserta, kegiatan PKM ini dapat dikatakan karena para peserta berhasil membuat karyanya masing-masing dengan baik dalam percobaan pertama. Hasil kerajinan tangan yang dibuat pun sudah memenuhi harapan tim PKM dan dapat dikatakan layak untuk dijual. Kata kunci: kerajinan tangan; konektor masker; peluang bisnis

Pelatihan Penggunaan Media Sosial Untuk Meningkatkan Pemasaran Produk UMKM Pulau Salah Nama

Salamah, Irma, Kusumanto, Raden, Rahman, A, Fadhli, Mohammad, Elmerillia, Elmerillia, Meidella, Anisah
Abstract: Abstract: The Salah Nama island is located in the middle of the Musi River waters, located in Mariana Ilir Village, Banyuasin 1 District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province. The people of Salah Nama Island have UMKM… KM engaged in culinary, animal husbandry and agriculture. The current obstacle that is still being faced is the marketing of UMKM products. Coupled with access to locations that are still quite difficult to reach. Lack of promotion due to lack of marketing strategy is a major problem. Globalization that continues to grow is also marked by the number of existing social media. Today, social media has become the center of public attention that can be used as a means of product marketing. The lack of information and knowledge about the use of the internet and social media in the people of Salah Nama Island is one of the causes of the non-optimal use of existing social media. This service program is carried out with the aim of training the community in using social media so that they can increase the marketing of UMKM products on Salah Nama Island. The method used is by conducting counseling, practical assistance, to discussion. From the stages of service that have been carried out, the community understands how to create social media accounts and understands the use of social media in various aspects, not only as a means of communication. So that people can use social media to improve the economy. Keywords: marketing; micro small medium enterprises; salah nama island; social media Abstrak: Pulau salah nama berada di tengah perairan Sungai Musi, berlokasi di Kelurahan  Mariana Ilir, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan. Masyarakat Pulau Salah Nama memiliki UMKM yang bergerak dibidang kuliner, peternakan dan pertanian. Kendala saat ini yang masih dihadapi ialah bidang pemasaran produk UMKM. Ditambah dengan akses lokasi yang masih cukup sulit dijangkau. Kurangnya promosi akibat minimnya strategi pemasaran menjadi permasalahan utama. Globalisasi yang terus berkembang juga ditandai dengan banyaknya media sosial yang ada. Dewasa ini media sosial menjadi pusat perhatian publik yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi sarana pemasaran produk.  Minimnya informasi dan pengetahuan mengenai penggunaan internet dan media sosial pada masyarakat Pulau Salah Nama menjadi salah satu penyebab belum optimalnya penggunaan  media sosial yang ada. Program pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melatih  masyarakat dalam menggunaan media sosial sehingga dapat meningkatkan pemasaran produk UMKM di Pulau Salah Nama. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan penyuluhan, pendampingan praktik, hingga diskusi. Dari tahapan pengabdian yang sudah dilaksanakan masyarakat menjadi paham cara pembuatan akun media sosial dan mengerti kegunaan media sosial dalam berbagai aspek tidak hanya sebagai sarana komunikasi. Sehingga  masyarakat dapat memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan perekonomian. Kata kunci: media sosial; pemasaran; pulau salah nama; usaha mikro kecil menengah

Pengenalan Google Meet Sebagai Sarana Informasi Di Tengah Pandemi Covid-19

Nurwati, Nurwati, Kifti, Wan Mariatul, Helmiah, Fauriatun
Abstract: Abstract: The Dadimulyo Village, West Kisaran District, Asahan Regency, which is located at  PD. Indah street No.17 Sei Renggas, Kota Kisaran Barat District has Quality Family Cadres, the problem that occurs to these cadres… adres is that there is still a lack of knowledge about technology that allows them to use information delivery media to information users and vice versa. This is an obstacle due to the pandemic situation Covid 19 is currently requiring everyone to work from home. From the results of the training that we have done to family planning cadres in Dadimulyo Asahan Village, it is felt to be very useful. This is based on the results of the knowledge of the cadres who are enthusiastic in participating in this activity and gain useful experience and knowledge which can then be utilized at the Dadimulyo village office. Keywords: cadre; Covid-19 pandemic; Google Meet.   Abstrak: Desa Dadimulyo kabupaten Asahan  yang beralamat dijalan PD. Indah No.17 Sei Renggas memiliki kader keluarga berkualitas, Permasalahan yang terjadi pada para kader tersebut yaitu masih kurangnya ilmu pengetahuan tentang teknologi yang memungkinkan dapat menggunakan media penyampaian informasi kepada pengguna informasi begitupun sebaliknya. Hal ini menjadi sebuah kendala karena situasi pandemi covid-19 saat ini yang mengharuskan semua kalangan bekerja dari rumah. Dari hasil pelatihan yang telah kami lakukan kepada para kader keluarga berkualitas di kelurahan Dadimulyo Asahan dirasakan sangat bermanfaat. Hal ini berdasarkan hasil dari pengetahuan para kader yang antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan mendapatkan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat kemudian dapat dimanfaatkan di kelurahan Dadimulyo. Kata kunci: Google Meet; kader; pandemi Covid-19.